Cara Memperlakukan Richard Stallman Yang Baik dan Benar
Dari posting Effendy Kho di linux-aktivis diketahui jadwal sementara Richard Stallman di Indonesia adalah:
- Tiba di Jakarta dari Kuala Lumpur tanggal 21 Oktober
- Tanggal 23 Oktober ke Bandung
- Tanggal 24 Oktober ke Bali sampai dengan tanggal 30 Oktober
- Tanggal 30 atau 31 Oktober kembali ke Singapura
- Tanggal 2 November ke Eropa.
Perlu diketahui jadwal tersebut adalah jadwal sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu. Perlu juga saya ingatkan bagi para event organizer acara ini bahwa Richard Stallman adalah tokoh penting yang sayangnya memiliki ego yang tinggi:
- Jangan menyebut istilah Open Source. Richard Stallman adalah tokoh Free Software, bukan Open Source! Jika ada yang menyebut Open Source, Richard Stallman biasanya akan mengambil sikap defensif yang menurut saya berlebihan. Hal ini harus dihindari karena akan menghabiskan waktu.
- Gunakan istilah GNU/Linux dan bukan Linux saja untuk menyebut distribusi Linux. Richard Stallman berpendapat bahwa dengan menyebut Linux saja artinya tidak menghargai upaya yang dilakukan proyek GNU. Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap proyek GNU, saya sendiri menggunakan istilah Linux untuk keperluan sehari-hari terutama untuk mempersingkat pengucapan. Tetapi jika nantinya saya menghadiri event ini, saya akan sebut GNU/Linux.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jenis audience. Yang cocok untuk menghadiri presentasi dari Stallman adalah kalangan-kalangan akademis, aktivis dan orang-orang yang sudah terlebih dahulu mengerti free software. Stallman menurut saya tidak cocok untuk melakukan presentasi di depan kalangan korporat, pebisnis dan apalagi investor. Jika Stallman berbicara di depan kalangan-kalangan tersebut, yang saya takutkan adalah Linux akan menjadi hal yang negatif di mata mereka.