<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Yang Saya Tidak Sukai Dari Televisi Kita</title>
	<atom:link href="http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/</link>
	<description>Changing the world, one person at a time...</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 May 2012 14:44:01 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
	<item>
		<title>By: Aryanto Yuniawan</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-578545</link>
		<dc:creator>Aryanto Yuniawan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 03:32:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-578545</guid>
		<description>Saatnya film kartun Indonesia bangkit lagi.. tapi penghargaan yang diberikan oleh yang katanya disebut sebagai &quot;TV nasional&quot; malah gak punya jiwa nasional sedikitpun. Alasannya rating! Film2 karya anak bangsa hanya dihargai dengan nilai yang bikin sakit hati! maklum mereka dah dapet harga murah dari film-film luar. saatnya pemerintah turun tangan untuk angkat citra bangsa melalui media. Dan saya salut buat pemerintah yang sudah mulai buat projek2 film animasi melalui studio-studio animasi dan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di indonesia. Kesadaran selama ini bahwa animator-animator Indonesia dikenal sebagai &quot;TUKANG JAHIT&quot; pesenan film-film import harus ditingkatkan menjadi CREATOR! Gali kebudayaan bangsa sendiri,dan buat film kita sendiri, harapan dan dukungan kepada Pemerintah dan Sponsor swasta sangat dibutuhkan untuk unjuk gigi di kancah internasional. about TV nasional? sementara pandang sebelah mata aja dulu..mereka masih sibuk dengan rating kok...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saatnya film kartun Indonesia bangkit lagi.. tapi penghargaan yang diberikan oleh yang katanya disebut sebagai &#8220;TV nasional&#8221; malah gak punya jiwa nasional sedikitpun. Alasannya rating! Film2 karya anak bangsa hanya dihargai dengan nilai yang bikin sakit hati! maklum mereka dah dapet harga murah dari film-film luar. saatnya pemerintah turun tangan untuk angkat citra bangsa melalui media. Dan saya salut buat pemerintah yang sudah mulai buat projek2 film animasi melalui studio-studio animasi dan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di indonesia. Kesadaran selama ini bahwa animator-animator Indonesia dikenal sebagai &#8220;TUKANG JAHIT&#8221; pesenan film-film import harus ditingkatkan menjadi CREATOR! Gali kebudayaan bangsa sendiri,dan buat film kita sendiri, harapan dan dukungan kepada Pemerintah dan Sponsor swasta sangat dibutuhkan untuk unjuk gigi di kancah internasional. about TV nasional? sementara pandang sebelah mata aja dulu..mereka masih sibuk dengan rating kok&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rozzy</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-569900</link>
		<dc:creator>rozzy</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Dec 2007 04:35:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-569900</guid>
		<description>salam,
aku mau minta tolong ada yang punya rekaman tayangan adzan di indosiar yang sebelum puasa kemarin diganti (kisah seorang anak miskin). tolong dong.... aku butuh uat TA ku. rekaman ang aku punya rusak. tolong ya....
terima kasih sebelumnya.

rozzy
rozzy_83@yahoo.co.id
08170472783</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam,<br />
aku mau minta tolong ada yang punya rekaman tayangan adzan di indosiar yang sebelum puasa kemarin diganti (kisah seorang anak miskin). tolong dong&#8230;. aku butuh uat TA ku. rekaman ang aku punya rusak. tolong ya&#8230;.<br />
terima kasih sebelumnya.</p>
<p>rozzy<br />
<a href="mailto:rozzy_83@yahoo.co.id">rozzy_83@yahoo.co.id</a><br />
08170472783</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: vida</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-455340</link>
		<dc:creator>vida</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2007 09:45:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-455340</guid>
		<description>iiiihhhhh!!!
gw benci banget sama tv7. gw ini kan fansnya akane di ranma 1/2. gimana sih?! blom slesai dah ditamatin. please dong tv 7, jangan jahat kyk gitu. dulu kartun2 tv 7 kan bagus2. skarang, jelek2. gimana niiih....????~X(:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iiiihhhhh!!!<br />
gw benci banget sama tv7. gw ini kan fansnya akane di ranma 1/2. gimana sih?! blom slesai dah ditamatin. please dong tv 7, jangan jahat kyk gitu. dulu kartun2 tv 7 kan bagus2. skarang, jelek2. gimana niiih&#8230;.????~X(:</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lendra mahasiswa fakultas ilmu komunikasi unpad jurusan manajemen media (massa)</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-443042</link>
		<dc:creator>Lendra mahasiswa fakultas ilmu komunikasi unpad jurusan manajemen media (massa)</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Mar 2007 10:57:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-443042</guid>
		<description>jiplak-menjiplak itu hal yang lumrah kok...
saya yakin hampir semua masyarakat indonesia membuat dua gunung segitiga saat pelajaran kesenian; dan saya yakin hal itu bukanlah sebuah karya yg murni lahir dari diri kita. bahkan kita belajar bicara dengan cara meniru
masalah sebenarnya terletak pada hak cipta... seperti yg kita tau, ada undang2 yg melindungi semua karya cipta. nah jadi yg perlu dipermasalahkan apakah sinetron yang menjiplak itu sudah minta izin sama pembuat aslinya di negeri korea sana? kalo iya, ya udah jgn diprotes. mereka kan ngaku kalo nyontek.

lalu tentang tayangan yang tidak mendidik. apakah anda tahu bahwa biaya operasional sebuah stasiun TV dalam sehari bisa mencapai lebih dari 1M? jadi wajarlah... kalo banyak stasiunTV nayangin acara yg ga mendidik, kenapa? karena yg penting banyak yg nonton, kalo banyak yg nonton banyak pengiklan yg beli spot, banyak beli spot berarti banyak uang, banyak uang berarti bisa survive!

memang tayangan TV di Indonesia terkesan seragam, mungkin karena falsafah bangsa kita yang bhineka tunggal ika:) ibaratnya RCTI nawarin mie goreng, SCTV nayangin mie rebus, indosiar nayangin kwe tiau, TPI nayangin spagheti. emang sih beda, tapi sebetulnya sama-sama mie! hehe.. masalah keseragaman tayangan ini balik lagi ke masalah rating. sebuah acara yg orisinal (ambil contoh katakan cinta) segera diikutin oleh acara sejenis. kenapa? karena banyak yg suka (nonton), ujung2nya terjadilah hal yang saya sebutkan di paragraf terdahulu.dan terjadilah keseragaman

tiap stasiun TV emang ga fokus (bahkan Metro menayangkan film di hari minggu,kan?) kenapa? sebab susah membuat seseorang jatuh cinta setengah mati ke sebuah stasiun TV. seperti saya, saya cinta mati sama tayangan piala dunia, bukan pada SCTV-nya. jadi kalo tayangan itu pindah ke TVRI sekalipun saya akan tetap nonton.semua orang suka sama program acara, bukan pada stasiun TV-nya!
soal adzan di daerah yang kadang tidak ada, mungkin bisa dijawab oleh para petinggi TVRI. &quot;TVRI nasional tidak menayangkan adzan magrib karena patokan waktu yg dipakai adalah waktu DKI. jadi dikhawatirkan bila adzan tersebut disaksikan di daerah lain yang waktunya berbeda akan timbul kesalahpahaman yang bisa membawa kesesatan&quot; (???) hehe gitu katanya... makanya ayo dukung TV-TV lokal! kalo engga, ya kuat2tin diri aja nonton tayangan yang jakarta sentris :D

soal rating, sebetulnya kurang representatif. cara menghitungnya (secara singkat) seperti ini. di pesawat TV dipasang alat yg mampu menghitung waktu dari sebuah stasiun TV yang dipilih. jadi misalnya saya lagi nonton sinetron, baru 5 menit trus temen saya dateng dan ngajak pergi. saya tetap dianggap menyaksikan tayangan tersebut. kenapa? sebab saya lupa mematikan TV. intinya nonton ga nonton selama TV nyala; ya dianggep nonton.ratingpun melesat naik
yang kedua, sample (yang dijadikan objek penghitungan rating) yang diambil secara acak. jadi kalo kebetulan TV yang dipasangi alat adalah milik orang2 seperti saya (yang jarang nonton TV) yaa.. bisa2 sinetron2 jd ga tayang lg karena dianggap ga ada yg nonton (padahal para pembantu rumah tangga selalu rajin ngisi absen di tiap sinetron):P

sekedar catatan, sejak ga dipegang lagi sama mbak Tutut, TPI bukan lagi menjadi Televisi Pendidikan Indonesia, tapi ya jadi TPI aja. ga ada singkatannya. mungkin sama kaya kursus bahasa inggris LIA. bukan lagi singkatan lembaga indonesia amerika, tapi ya LIA aja. anteve juga sperti itu (walau nama PT-nya tetap andalas televisi)

terakhir, saya mohon bantuannya kepada siapapun (apapun bentuknya).
saya hendak membuat skripsi tentang tayangan adzan magrib di TV. lebih mengacu ke semiotik, membandingkan visual (adegan yang ditampilkan) dengan teks (bunyi adzannya itu sendiri), dan mitos2 yang menyertainya. 

kalo agak ribet, contoh sederhananya mungkin seperti ini,
kenapa saat teks berbunyi ALLOHU AKBAR 2X gambarnya justru mobil2 kejebak macet? apakah karena mitos di Indonesia yang bilang kalau sudah magrib harus pulang? jadi macet kayak apapun juga harus pulang. padahal adzan mengingatkan kita untuk sholat, bukan untuk pulang
hehe.. seperti itu kasarnya...
thx


Lendra Bayu Pratama
lendra.mail@gmail.com
081 7678 4154</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jiplak-menjiplak itu hal yang lumrah kok&#8230;<br />
saya yakin hampir semua masyarakat indonesia membuat dua gunung segitiga saat pelajaran kesenian; dan saya yakin hal itu bukanlah sebuah karya yg murni lahir dari diri kita. bahkan kita belajar bicara dengan cara meniru<br />
masalah sebenarnya terletak pada hak cipta&#8230; seperti yg kita tau, ada undang2 yg melindungi semua karya cipta. nah jadi yg perlu dipermasalahkan apakah sinetron yang menjiplak itu sudah minta izin sama pembuat aslinya di negeri korea sana? kalo iya, ya udah jgn diprotes. mereka kan ngaku kalo nyontek.</p>
<p>lalu tentang tayangan yang tidak mendidik. apakah anda tahu bahwa biaya operasional sebuah stasiun TV dalam sehari bisa mencapai lebih dari 1M? jadi wajarlah&#8230; kalo banyak stasiunTV nayangin acara yg ga mendidik, kenapa? karena yg penting banyak yg nonton, kalo banyak yg nonton banyak pengiklan yg beli spot, banyak beli spot berarti banyak uang, banyak uang berarti bisa survive!</p>
<p>memang tayangan TV di Indonesia terkesan seragam, mungkin karena falsafah bangsa kita yang bhineka tunggal ika:) ibaratnya RCTI nawarin mie goreng, SCTV nayangin mie rebus, indosiar nayangin kwe tiau, TPI nayangin spagheti. emang sih beda, tapi sebetulnya sama-sama mie! hehe.. masalah keseragaman tayangan ini balik lagi ke masalah rating. sebuah acara yg orisinal (ambil contoh katakan cinta) segera diikutin oleh acara sejenis. kenapa? karena banyak yg suka (nonton), ujung2nya terjadilah hal yang saya sebutkan di paragraf terdahulu.dan terjadilah keseragaman</p>
<p>tiap stasiun TV emang ga fokus (bahkan Metro menayangkan film di hari minggu,kan?) kenapa? sebab susah membuat seseorang jatuh cinta setengah mati ke sebuah stasiun TV. seperti saya, saya cinta mati sama tayangan piala dunia, bukan pada SCTV-nya. jadi kalo tayangan itu pindah ke TVRI sekalipun saya akan tetap nonton.semua orang suka sama program acara, bukan pada stasiun TV-nya!<br />
soal adzan di daerah yang kadang tidak ada, mungkin bisa dijawab oleh para petinggi TVRI. &#8220;TVRI nasional tidak menayangkan adzan magrib karena patokan waktu yg dipakai adalah waktu DKI. jadi dikhawatirkan bila adzan tersebut disaksikan di daerah lain yang waktunya berbeda akan timbul kesalahpahaman yang bisa membawa kesesatan&#8221; (???) hehe gitu katanya&#8230; makanya ayo dukung TV-TV lokal! kalo engga, ya kuat2tin diri aja nonton tayangan yang jakarta sentris :D</p>
<p>soal rating, sebetulnya kurang representatif. cara menghitungnya (secara singkat) seperti ini. di pesawat TV dipasang alat yg mampu menghitung waktu dari sebuah stasiun TV yang dipilih. jadi misalnya saya lagi nonton sinetron, baru 5 menit trus temen saya dateng dan ngajak pergi. saya tetap dianggap menyaksikan tayangan tersebut. kenapa? sebab saya lupa mematikan TV. intinya nonton ga nonton selama TV nyala; ya dianggep nonton.ratingpun melesat naik<br />
yang kedua, sample (yang dijadikan objek penghitungan rating) yang diambil secara acak. jadi kalo kebetulan TV yang dipasangi alat adalah milik orang2 seperti saya (yang jarang nonton TV) yaa.. bisa2 sinetron2 jd ga tayang lg karena dianggap ga ada yg nonton (padahal para pembantu rumah tangga selalu rajin ngisi absen di tiap sinetron):P</p>
<p>sekedar catatan, sejak ga dipegang lagi sama mbak Tutut, TPI bukan lagi menjadi Televisi Pendidikan Indonesia, tapi ya jadi TPI aja. ga ada singkatannya. mungkin sama kaya kursus bahasa inggris LIA. bukan lagi singkatan lembaga indonesia amerika, tapi ya LIA aja. anteve juga sperti itu (walau nama PT-nya tetap andalas televisi)</p>
<p>terakhir, saya mohon bantuannya kepada siapapun (apapun bentuknya).<br />
saya hendak membuat skripsi tentang tayangan adzan magrib di TV. lebih mengacu ke semiotik, membandingkan visual (adegan yang ditampilkan) dengan teks (bunyi adzannya itu sendiri), dan mitos2 yang menyertainya. </p>
<p>kalo agak ribet, contoh sederhananya mungkin seperti ini,<br />
kenapa saat teks berbunyi ALLOHU AKBAR 2X gambarnya justru mobil2 kejebak macet? apakah karena mitos di Indonesia yang bilang kalau sudah magrib harus pulang? jadi macet kayak apapun juga harus pulang. padahal adzan mengingatkan kita untuk sholat, bukan untuk pulang<br />
hehe.. seperti itu kasarnya&#8230;<br />
thx</p>
<p>Lendra Bayu Pratama<br />
<a href="mailto:lendra.mail@gmail.com">lendra.mail@gmail.com</a><br />
081 7678 4154</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: miyan</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-49237</link>
		<dc:creator>miyan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2006 09:07:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-49237</guid>
		<description>mohon kepada semua stasiun tv,kurangi sinetron yang berorientasi pada harta dan kekuasaan.apakah kebanyakan masyarakat indonesia memang sudah tidak punya,jiwa saling tolong menolong dan saling memberi.sinetron kok isinya dendam,benci,tamak,pingin menguasai,pamer pokoknya banyak lagi....terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mohon kepada semua stasiun tv,kurangi sinetron yang berorientasi pada harta dan kekuasaan.apakah kebanyakan masyarakat indonesia memang sudah tidak punya,jiwa saling tolong menolong dan saling memberi.sinetron kok isinya dendam,benci,tamak,pingin menguasai,pamer pokoknya banyak lagi&#8230;.terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: !Secandri.com</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-48662</link>
		<dc:creator>!Secandri.com</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2006 16:45:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-48662</guid>
		<description>&lt;strong&gt;uneg2 penggemar anime&lt;/strong&gt;

Boleh dikatakan aku penggemar berat komik jepang (baca manga) dan kartun jepang ( baca anime ) termasuk juga kartun jepang yang nyerempet dewasa   orang bilang hentai/ecchi. Banyak orang beranggapan manga/anime tadi ada barang - barangnya anak ES.DE at...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><strong>uneg2 penggemar anime</strong></p>
<p>Boleh dikatakan aku penggemar berat komik jepang (baca manga) dan kartun jepang ( baca anime ) termasuk juga kartun jepang yang nyerempet dewasa   orang bilang hentai/ecchi. Banyak orang beranggapan manga/anime tadi ada barang &#8211; barangnya anak ES.DE at&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Misato Katsuragi</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-48151</link>
		<dc:creator>Misato Katsuragi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jan 2006 10:32:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-48151</guid>
		<description>Sinetron Indonesia JELEK banget!!!
Tukang jiplak, berbau mistis, kekerasan, sex, bla...bla... pokona ancur abiz !!
Woi, kenapa sih ga bisa kaya&#039; drama Asia lainnya???
Contohlah drama oriental yg sekarang lagi marak tayang di TV (tapi jangan dijiplak)
Satu kata buat sinetron Indonesia : NORAX !!!
Amerika yang bebas aja, masih punya &#039;batas&#039;.
Buat orang2 yg berniat &#039;ngerusak&#039; Indonesia.
Ati-ati yah!
Bakal dibikin &#039;ketat&#039; lagi deh loe-loe pade!
Watch out guyz!!!
Just wait for us : The New Indonesian Heroes !
Huahahahahahahaha...:)) =))</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sinetron Indonesia JELEK banget!!!<br />
Tukang jiplak, berbau mistis, kekerasan, sex, bla&#8230;bla&#8230; pokona ancur abiz !!<br />
Woi, kenapa sih ga bisa kaya&#8217; drama Asia lainnya???<br />
Contohlah drama oriental yg sekarang lagi marak tayang di TV (tapi jangan dijiplak)<br />
Satu kata buat sinetron Indonesia : NORAX !!!<br />
Amerika yang bebas aja, masih punya &#8216;batas&#8217;.<br />
Buat orang2 yg berniat &#8216;ngerusak&#8217; Indonesia.<br />
Ati-ati yah!<br />
Bakal dibikin &#8216;ketat&#8217; lagi deh loe-loe pade!<br />
Watch out guyz!!!<br />
Just wait for us : The New Indonesian Heroes !<br />
Huahahahahahahaha&#8230;:)) =))</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kiki Dian S</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-44583</link>
		<dc:creator>Kiki Dian S</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2005 17:20:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-44583</guid>
		<description>Aneh juga sekarang tayangan-tayangan tv itu. Satu yelevisi memutar mistik, lainnya ikut-ikutan, menjelang Ramadhan pun sama, dari mistik pindah ke religius, eh televisi yang lain berpindah jalur menayangkan sinetron dan tayangan-tayangan yang berbau religius juga. Namun sayangnya, semuanya seperti &quot;hangat_hangat tahi ayam&quot; dan tanpa sebuah pemikiran yang baik untuk semua pemirsanya. Bahkan ngeri juga nih, saya penah liat tayangan di televisi mana gitu,sinetron yng ceritnya seorang adik tiri dipaksa kakak-kakak tirinya untuk makan kulit pisang beneran (kayak dicekoki gitu), gila bener!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aneh juga sekarang tayangan-tayangan tv itu. Satu yelevisi memutar mistik, lainnya ikut-ikutan, menjelang Ramadhan pun sama, dari mistik pindah ke religius, eh televisi yang lain berpindah jalur menayangkan sinetron dan tayangan-tayangan yang berbau religius juga. Namun sayangnya, semuanya seperti &#8220;hangat_hangat tahi ayam&#8221; dan tanpa sebuah pemikiran yang baik untuk semua pemirsanya. Bahkan ngeri juga nih, saya penah liat tayangan di televisi mana gitu,sinetron yng ceritnya seorang adik tiri dipaksa kakak-kakak tirinya untuk makan kulit pisang beneran (kayak dicekoki gitu), gila bener!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fisca Aulia</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-40744</link>
		<dc:creator>Fisca Aulia</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2005 14:41:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-40744</guid>
		<description>terus terang saya tidak suka melihat sinetron2 di stasiun2 tv sekarang, kenapa terlalu banyak dibumbui hal2 yang kurang masuk akal.terlalu banyak peri dan setan menjamur dimana-mana.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terus terang saya tidak suka melihat sinetron2 di stasiun2 tv sekarang, kenapa terlalu banyak dibumbui hal2 yang kurang masuk akal.terlalu banyak peri dan setan menjamur dimana-mana.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: harmen</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-35238</link>
		<dc:creator>harmen</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Sep 2005 17:38:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-35238</guid>
		<description>:(saya suka aneh dg acara RCTI di jogja kok gak ada adzan magribnya padahal semua tv yg katanya tv musik aja (global tv) masih sempat mengumandangkan adzan magrib tau gemana tuh rcti di jogja  apa memang dari pusat RCTI tdk mengumandangkan adzan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>:(saya suka aneh dg acara RCTI di jogja kok gak ada adzan magribnya padahal semua tv yg katanya tv musik aja (global tv) masih sempat mengumandangkan adzan magrib tau gemana tuh rcti di jogja  apa memang dari pusat RCTI tdk mengumandangkan adzan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Budi Hardiyanto</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-34416</link>
		<dc:creator>Budi Hardiyanto</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Sep 2005 10:26:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-34416</guid>
		<description>Dear TV 7

  Aku adalah pemirsa setia TV 7. Aku sangat suka serial Pendekar Awan dan Angin. Tetapi kenapa waktu hari senin 5/9/2005 serial tsb tidak tayang.

  Pada awalnya kan acara tsb senin s/d rabu jam 00.00, tetapi kemudian hanya senin s/d selasa. Pada saat itu aku bilang ga apalah toh masih ada. Tapi pada hari senin 5/9/2005 serial tsb tidak tayang.

  Saya mohon kepada TV 7 untuk menayangkan serial tsb sesuai jadwal acara sebelumnya. Dengan begitu akan mendapat citra yang lebih baik dari para pemirsa TV 7.

  Terima kasih atas perhatiannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear TV 7</p>
<p>  Aku adalah pemirsa setia TV 7. Aku sangat suka serial Pendekar Awan dan Angin. Tetapi kenapa waktu hari senin 5/9/2005 serial tsb tidak tayang.</p>
<p>  Pada awalnya kan acara tsb senin s/d rabu jam 00.00, tetapi kemudian hanya senin s/d selasa. Pada saat itu aku bilang ga apalah toh masih ada. Tapi pada hari senin 5/9/2005 serial tsb tidak tayang.</p>
<p>  Saya mohon kepada TV 7 untuk menayangkan serial tsb sesuai jadwal acara sebelumnya. Dengan begitu akan mendapat citra yang lebih baik dari para pemirsa TV 7.</p>
<p>  Terima kasih atas perhatiannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dee</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-32118</link>
		<dc:creator>dee</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Aug 2005 11:02:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2004/12/04/yang-saya-tidak-sukai-dari-televisi-kita/#comment-32118</guid>
		<description>huahahahhaa.... emang bener pada gak ada yang suka acara tv yang sebegitu negatifnya :d... tapi kenyataannya, itu yang terjadi di realita hidup gitu... contoh paling besar adalah Jakarta.... semakin vulgar semakin disukai dan jadi rating paling tinggi disukai para penontonnya... khususnya kalangan bawah... getho.....:d</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>huahahahhaa&#8230;. emang bener pada gak ada yang suka acara tv yang sebegitu negatifnya :d&#8230; tapi kenyataannya, itu yang terjadi di realita hidup gitu&#8230; contoh paling besar adalah Jakarta&#8230;. semakin vulgar semakin disukai dan jadi rating paling tinggi disukai para penontonnya&#8230; khususnya kalangan bawah&#8230; getho&#8230;..:d</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

