10 March 2005

Status Halal BreadTalk dan Hoka Hoka Bento

Posted under: at 00:34

BreadTalk

Kepada detik.com, Sekjen MUI Din Syamsuddin mengatakan bahwa tiga produk yang beredar di pasar, yaitu BreadTalk, Bintang Zero, dan Hoka Hoka Bento tidak halal.

BreadTalk dinyatakan tidak halal, karena sampai sekarang belum mendapatkan sertifikasi halal dari MUI. “MUI menyatakan belum ada status halal terhadap produk BreadTalk.”

Hal yang sama juga berlaku dengan Hoka Hoka Bento. “Produk Hoka Hoka Bento tidaklah halal, karena belum mendapatkan sertifikat halal. Yang demikian itu masuk ke dalam syubhat,” ujar Din

Sedangkan untuk produk Bintang Zero yang dalam iklannya menyebutakan mengandung 0% alkohol, Din menegaskan bahwa produk itu haram. “Bintang Zero 0% alkohol, menurut LP POM MUI tidaklah halal. Bahkan setelah diteliti, barang itu tetap mengandung khamar. Jadi, dengan sendirinya tetap dinyatakan haram.” kata Din.

Jadi kesimpulannya adalah bahwa yang sudah pasti haram hanyalah Bintang Zero. Sedangkan Hoka Hoka Bento dan BreadTalk belum pasti status halal atau haramnya, sehingga seharusnya masuk kategori syubhat (belum tentu haram, tapi sebaiknya dihindari).

Pada artikel detik.com yang lain, pihak BreadTalk mencoba menjawab:

Soal status BreadTalk yang belum memiliki sertifikat halal, Gita menyatakan dengan mengajukan permohonan sertifikasi halal, perusahaannya selangkah lebih maju dari perusahaan bakery lainnya.

Sebab hingga saat ini tidak ada bakery lain yang mengajukan sertifikat halal. Dan BreadTalk yang masih merupakan pemain baru sudah memikirkan tentang layanan konsumen yang oleh perusahaan lain tidak terpikirkan.

Saya tidak tahu kebenaran bahwa “tidak ada bakery lain yang mengajukan sertifikat halal, dan BreadTalk adalah satu-satunya bakery yang mengajukan sertifikasi halal”. Jika hal itu benar mungkin seharusnya MUI tidak memvonis bahwa produk itu haram, tetapi cukup mengatakan bahwa produk tersebut belum lulus uji kehalalan. Jangan sampai niat baik untuk mendapatkan sertifikasi halal menjadi bumerang bagi produsen yang melakukannya.

Bagi saya sendiri, saya akan hindari mengkonsumsi BreadTalk dan Hoka Hoka Bento sampai mereka bisa menyelesaikan status kehalalannya bersama MUI. Untuk Bintang Zero? Itu bukan selera saya :).

Bagaimana dengan produk bakery lain? Ini yang agak sulit. Jika pernyataan BreadTalk itu benar, maka produk bakery lain yang mirip dengan BreadTalk seperti Holland Bakery atau BreadStory juga belum tentu halal. Bahkan status halalnya bisa lebih dipertanyakan karena mereka belum mengajukan permohonan sertifikasi halal MUI.

Kemungkinan roti tawar murni mengandung bahan-bahan haram menurut saya cukup kecil. Tetapi bisa saja bumbu-bumbu seperti keju, mentega atau selai disisipi bahan-bahan tidak halal. Mungkin cara paling aman adalah dengan mengkonsumsi roti tawar dengan bumbu-bumbu yang dibeli secara terpisah. Cukup banyak bumbu-bumbu roti yang beredar di pasaran sudah mendapatkan sertifikasi halal MUI.

Mungkin seharusnya MUI melakukan sertifikasi halal secara proaktif tanpa menunggu inisiatif dari produsen. Selain itu, pemerintah seharusnya mewajibkan produk-produk yang haram untuk melabeli produknya sebagai produk haram. Menurut saya ini bukan sesuatu yang tidak wajar, mengingat sebagian besar penduduk Indonesia adalah muslim yang tentunya membutuhkan informasi demikian.

140 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!