<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Krisis Minyak Dunia dan Indonesia</title>
	<atom:link href="http://priyadi.net/archives/2005/09/30/krisis-minyak-dunia-dan-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://priyadi.net/archives/2005/09/30/krisis-minyak-dunia-dan-indonesia/</link>
	<description>Changing the world, one person at a time...</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Jan 2012 05:02:38 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
	<item>
		<title>By: junior high school student</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2005/09/30/krisis-minyak-dunia-dan-indonesia/#comment-578755</link>
		<dc:creator>junior high school student</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 07:35:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=473#comment-578755</guid>
		<description>kelangkaan bbm mank bikin pusing yaaa8-&#124;
ck,ck,ck[-( huwaaaaaa kapan indonesia bisa manfaatin alamnya sendiriiiiii?!!!:((
disaat minyak tanah langka,lari ke gas!:(
kenapa sekarang gas malah susah dicari?!:((
kenapa gak manfaatin gas alam seperti bioetanol,biogas, dll yang banyak diproduksi di indonesia? PEMERINTAH  YANG MEMBACA TULISAN SAYA, TIDAK BISAKAH BELAJAR MENGANTISIPASI KELANGKAAN BBM DENGAN BAHAN BAKAR YANG LEBIH RAMAH LINGKUNGAN??????????!!!!![-o&lt;~X(:x</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kelangkaan bbm mank bikin pusing yaaa8-|<br />
ck,ck,ck[-( huwaaaaaa kapan indonesia bisa manfaatin alamnya sendiriiiiii?!!!:((<br />
disaat minyak tanah langka,lari ke gas!:(<br />
kenapa sekarang gas malah susah dicari?!:((<br />
kenapa gak manfaatin gas alam seperti bioetanol,biogas, dll yang banyak diproduksi di indonesia? PEMERINTAH  YANG MEMBACA TULISAN SAYA, TIDAK BISAKAH BELAJAR MENGANTISIPASI KELANGKAAN BBM DENGAN BAHAN BAKAR YANG LEBIH RAMAH LINGKUNGAN??????????!!!!![-o<~X(:x</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Qinimain Zain</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2005/09/30/krisis-minyak-dunia-dan-indonesia/#comment-576928</link>
		<dc:creator>Qinimain Zain</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 09:25:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=473#comment-576928</guid>
		<description>Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 31 Mei 2008

Matinya Ilmu Administrasi dan Manajemen
(Satu Sebab Krisis Indonesia)
Oleh Qinimain Zain

FEELING IS BELIEVING. C(OMPETENCY) = I(nstrument) . s(cience). m(otivation of Maslow-Zain) (Hukum XV Total Qinimain Zain).

INDONESIA, sejak ambruk krisis Mei 1998 kehidupan ekonomi masyarakat terasa tetap buruk saja. Lalu, mengapa demikian sulit memahami dan mengatasi krisis ini?

Sebab suatu masalah selalu kompleks, namun selalu ada beberapa akar masalah utamanya. Dan, saya merumuskan (2000) bahwa kemampuan usaha seseorang dan organisasi (juga perusahaan, departemen, dan sebuah negara) memahami dan mengatasi krisis apa pun adalah paduan kualitas nilai relatif dari motivasi, alat (teknologi) dan (sistem) ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Di sini, hanya menyoroti salah satunya, yaitu ilmu pengetahuan, system ilmu pengetahuan.  Pokok bahasan itu demikian penting, yang dapat diketahui dalam pembicaraan apa pun, selalu dikatakan dan ditekankan dalam berbagai forum atau kesempatan membahas apa pun bahwa untuk mengelola apa pun agar baik dan obyektif harus berdasar pada sebuah sistem, sistem ilmu pengetahuan. Baik untuk usaha khusus bidang pertanian, manufaktur, teknik, keuangan, pemasaran, pelayanan, komputerisasi, penelitian, sumber daya manusia dan kreativitas, atau lebih luas bidang hukum, ekonomi, politik, budaya, pertahanan, keamanan dan pendidikan. Kemudian, apa definisi sesungguhnya sebuah sistem, sistem ilmu pengetahuan itu? Menjawabnya mau tidak mau menelusur arti ilmu pengetahuan itu sendiri.

Ilmu pengetahuan atau science berasal dari kata Latin scientia berarti pengetahuan,  berasal dari kata kerja scire artinya mempelajari atau mengetahui (to learn, to know). Sampai abad XVII, kata science diartikan sebagai apa saja yang harus dipelajari oleh seseorang misalnya menjahit atau menunggang kuda. Kemudian, setelah abad XVII, pengertian diperhalus mengacu pada segenap pengetahuan yang teratur (systematic knowledge). Kemudian dari pengertian science sebagai segenap pengetahuan yang teratur lahir cakupan sebagai ilmu eksakta atau alami (natural science) (The Liang Gie, 2001), sedang (ilmu) pengetahuan sosial paradigma lama krisis karena belum memenuhi syarat ilmiah sebuah ilmu pengetahuan.  Dan, bukti nyata masalah, ini kutipan beberapa buku pegangan belajar dan mengajar universitas besar (yang malah dicetak berulang-ulang): 

Contoh, “umumnya dan terutama dalam ilmu-ilmu eksakta dianggap bahwa ilmu pengetahuan disusun dan diatur sekitar hukum-hukum umum yang telah dibuktikan kebenarannya secara empiris (berdasarkan pengalaman). Menemukan hukum-hukum ilmiah inilah yang merupakan tujuan dari penelitian ilmiah. Kalau definisi yang tersebut di atas dipakai sebagai patokan, maka ilmu politik serta ilmu-ilmu sosial lainnya tidak atau belum memenuhi syarat, oleh karena sampai sekarang belum menemukan hukum-hukum ilmiah itu” (Miriam Budiarjo, Dasar-Dasar Ilmu Politik, 1982:4, PT Gramedia, cetakan VII, Jakarta). Juga, “diskusi secara tertulis dalam bidang manajemen, baru dimulai tahun 1900. Sebelumnya, hampir dapat dikatakan belum ada kupasan-kupasan secara tertulis dibidang manajemen. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa manajemen sebagai bidang ilmu pengetahuan, merupakan suatu ilmu pengetahuan yang masih muda. Keadaan demikian ini menyebabkan masih ada orang yang segan mengakuinya sebagai ilmu pengetahuan” (M. Manullang, Dasar-Dasar Manajemen, 2005:19, Gajah Mada University Press, cetakan kedelapan belas, Yogyakarta). 
Kemudian, “ilmu pengetahuan memiliki beberapa tahap perkembangannya yaitu tahap klasifikasi, lalu tahap komparasi dan kemudian tahap kuantifikasi. Tahap Kuantifikasi, yaitu tahap di mana ilmu pengetahuan tersebut dalam tahap memperhitungkan kematangannya. Dalam tahap ini sudah dapat diukur keberadaannya baik secara kuantitas maupun secara kualitas. Hanya saja ilmu-ilmu sosial umumnya terbelakang relatif dan sulit diukur dibanding dengan ilmu-ilmu eksakta, karena sampai saat ini baru sosiologi yang mengukuhkan keberadaannya ada tahap ini” (Inu Kencana Syafiie, Pengantar Ilmu Pemerintahan, 2005:18-19, PT Refika Aditama, cetakan ketiga, Bandung).

Lebih jauh, Sondang P. Siagian dalam Filsafat Administrasi (1990:23-25, cetakan ke-21, Jakarta), sangat jelas menggambarkan fenomena ini dalam tahap perkembangan (pertama sampai empat) ilmu administrasi dan manajemen, yang disempurnakan dengan (r)evolusi paradigma TOTAL QINIMAIN ZAINn (TQZ): The Strategic-Tactic-Technique Millennium III Conceptual Framework for Sustainable Superiority, TQZ Administration and Management Scientific System of Science (2000): Pertama, TQO Tahap Survival (1886-1930). Lahirnya ilmu administrasi dan manajemen karena tahun itu lahir gerakan manajemen ilmiah. Para ahli menspesialisasikan diri bidang ini berjuang diakui sebagai cabang ilmu pengetahuan. Kedua, TQC Tahap Consolidation (1930-1945). Tahap ini dilakukan penyempurnaan prinsip sehingga kebenarannya tidak terbantah. Gelar sarjana bidang ini  diberikan lembaga pendidikan tinggi. Ketiga, TQS Tahap Human Relation (1945-1959). Tahap ini dirumuskan prinsip yang teruji kebenarannya, perhatian beralih pada faktor manusia serta hubungan formal dan informal di tingkat organisasi. Keempat, TQI Tahap Behavioral (1959-2000). Tahap ini peran tingkah-laku manusia mencapai tujuan menentukan dan penelitian dipusatkan dalam hal kerja. Kemudian, Sondang P. Siagian menduga, tahap ini berakhir dan ilmu administrasi dan manajemen akan memasuki tahap matematika, didasarkan gejala penemuan alat modern komputer dalam pengolahan data. (Yang ternyata benar dan saya penuhi, meski penekanan pada sistem ilmiah ilmu pengetahuan, bukan komputer). Kelima, TQT Tahap Scientific System (2000-Sekarang). Tahap setelah tercapai ilmu sosial (tercakup pula administrasi dan manajemen) secara sistem ilmiah dengan ditetapkan kode, satuan ukuran, struktur, teori dan hukumnya, (sehingga ilmu pengetahuan sosial sejajar dengan ilmu pengetahuan eksakta). (Contoh, dalam ilmu pengetahuan sosial paradigma baru milenium III, saya tetapkan satuan besaran pokok Z(ain) atau Sempurna, Q(uality) atau Kualitas dan D(ay) atau Hari Kerja  -  sistem ZQD, padanan m(eter), k(ilogram) dan s(econd/detik) ilmu pengetahuan eksakta - sistem mks. Paradigma (ilmu) pengetahuan sosial lama hanya ada skala Rensis A Likert, itu pun tanpa satuan). (Definisi klasik ilmu pengetahuan adalah kumpulan pengetahuan yang tersusun secara teratur. Paradigma baru, TQZ ilmu pengetahuan adalah kumpulan pengetahuan yang tersusun secara teratur membentuk kaitan terpadu dari kode, satuan ukuran, struktur, teori dan hukum yang rasional untuk tujuan tertentu). 

Bandingkan, fenomena serupa juga terjadi saat (ilmu) pengetahuan eksakta krisis paradigma. Lihat keluhan Nicolas Copernicus  dalam The Copernican Revolution (1957:138), Albert Einstein dalam Albert Einstein: Philosopher-Scientist (1949:45), atau Wolfgang Pauli dalam A Memorial Volume to Wolfgang Pauli (1960:22, 25-26).
Inilah salah satu akar  masalah  krisis Indonesia (juga seluruh  manusia  untuk memahami kehidupan dan semesta). Paradigma lama (ilmu) pengetahuan sosial mengalami krisis (matinya ilmu administrasi dan manajemen). Artiya, adalah tidak mungkin seseorang dan organisasi (termasuk perusahaan, departemen, dan sebuah negara) pun mampu memahami, mengatasi, dan menjelaskan sebuah fenomena krisis usaha apa pun tanpa kode, satuan ukuran, struktur, teori dan hukum, mendukung sistem-(ilmu pengetahuan)nya. 

PEKERJAAN dengan tangan telanjang maupun dengan nalar, jika dibiarkan tanpa alat bantu, membuat manusia tidak bisa berbuat banyak (Francis Bacon).

BAGAIMANA strategi Anda?

 *) Ahli strategi, tinggal di Banjarbaru, email: tqz_strategist@yahoo.co.id (www.scientist-strategist.blogspot.com). 

THANK you very much for Dr Heidi Prozesky – SASA (South African Sociological Association) secretary about Total Qinimain Zain: The New Paradigm - The (R)Evolution of  Social Science for the Higher Education and Science Studies sessions of the SASA Conference 2008.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 31 Mei 2008</p>
<p>Matinya Ilmu Administrasi dan Manajemen<br />
(Satu Sebab Krisis Indonesia)<br />
Oleh Qinimain Zain</p>
<p>FEELING IS BELIEVING. C(OMPETENCY) = I(nstrument) . s(cience). m(otivation of Maslow-Zain) (Hukum XV Total Qinimain Zain).</p>
<p>INDONESIA, sejak ambruk krisis Mei 1998 kehidupan ekonomi masyarakat terasa tetap buruk saja. Lalu, mengapa demikian sulit memahami dan mengatasi krisis ini?</p>
<p>Sebab suatu masalah selalu kompleks, namun selalu ada beberapa akar masalah utamanya. Dan, saya merumuskan (2000) bahwa kemampuan usaha seseorang dan organisasi (juga perusahaan, departemen, dan sebuah negara) memahami dan mengatasi krisis apa pun adalah paduan kualitas nilai relatif dari motivasi, alat (teknologi) dan (sistem) ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Di sini, hanya menyoroti salah satunya, yaitu ilmu pengetahuan, system ilmu pengetahuan.  Pokok bahasan itu demikian penting, yang dapat diketahui dalam pembicaraan apa pun, selalu dikatakan dan ditekankan dalam berbagai forum atau kesempatan membahas apa pun bahwa untuk mengelola apa pun agar baik dan obyektif harus berdasar pada sebuah sistem, sistem ilmu pengetahuan. Baik untuk usaha khusus bidang pertanian, manufaktur, teknik, keuangan, pemasaran, pelayanan, komputerisasi, penelitian, sumber daya manusia dan kreativitas, atau lebih luas bidang hukum, ekonomi, politik, budaya, pertahanan, keamanan dan pendidikan. Kemudian, apa definisi sesungguhnya sebuah sistem, sistem ilmu pengetahuan itu? Menjawabnya mau tidak mau menelusur arti ilmu pengetahuan itu sendiri.</p>
<p>Ilmu pengetahuan atau science berasal dari kata Latin scientia berarti pengetahuan,  berasal dari kata kerja scire artinya mempelajari atau mengetahui (to learn, to know). Sampai abad XVII, kata science diartikan sebagai apa saja yang harus dipelajari oleh seseorang misalnya menjahit atau menunggang kuda. Kemudian, setelah abad XVII, pengertian diperhalus mengacu pada segenap pengetahuan yang teratur (systematic knowledge). Kemudian dari pengertian science sebagai segenap pengetahuan yang teratur lahir cakupan sebagai ilmu eksakta atau alami (natural science) (The Liang Gie, 2001), sedang (ilmu) pengetahuan sosial paradigma lama krisis karena belum memenuhi syarat ilmiah sebuah ilmu pengetahuan.  Dan, bukti nyata masalah, ini kutipan beberapa buku pegangan belajar dan mengajar universitas besar (yang malah dicetak berulang-ulang): </p>
<p>Contoh, “umumnya dan terutama dalam ilmu-ilmu eksakta dianggap bahwa ilmu pengetahuan disusun dan diatur sekitar hukum-hukum umum yang telah dibuktikan kebenarannya secara empiris (berdasarkan pengalaman). Menemukan hukum-hukum ilmiah inilah yang merupakan tujuan dari penelitian ilmiah. Kalau definisi yang tersebut di atas dipakai sebagai patokan, maka ilmu politik serta ilmu-ilmu sosial lainnya tidak atau belum memenuhi syarat, oleh karena sampai sekarang belum menemukan hukum-hukum ilmiah itu” (Miriam Budiarjo, Dasar-Dasar Ilmu Politik, 1982:4, PT Gramedia, cetakan VII, Jakarta). Juga, “diskusi secara tertulis dalam bidang manajemen, baru dimulai tahun 1900. Sebelumnya, hampir dapat dikatakan belum ada kupasan-kupasan secara tertulis dibidang manajemen. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa manajemen sebagai bidang ilmu pengetahuan, merupakan suatu ilmu pengetahuan yang masih muda. Keadaan demikian ini menyebabkan masih ada orang yang segan mengakuinya sebagai ilmu pengetahuan” (M. Manullang, Dasar-Dasar Manajemen, 2005:19, Gajah Mada University Press, cetakan kedelapan belas, Yogyakarta).<br />
Kemudian, “ilmu pengetahuan memiliki beberapa tahap perkembangannya yaitu tahap klasifikasi, lalu tahap komparasi dan kemudian tahap kuantifikasi. Tahap Kuantifikasi, yaitu tahap di mana ilmu pengetahuan tersebut dalam tahap memperhitungkan kematangannya. Dalam tahap ini sudah dapat diukur keberadaannya baik secara kuantitas maupun secara kualitas. Hanya saja ilmu-ilmu sosial umumnya terbelakang relatif dan sulit diukur dibanding dengan ilmu-ilmu eksakta, karena sampai saat ini baru sosiologi yang mengukuhkan keberadaannya ada tahap ini” (Inu Kencana Syafiie, Pengantar Ilmu Pemerintahan, 2005:18-19, PT Refika Aditama, cetakan ketiga, Bandung).</p>
<p>Lebih jauh, Sondang P. Siagian dalam Filsafat Administrasi (1990:23-25, cetakan ke-21, Jakarta), sangat jelas menggambarkan fenomena ini dalam tahap perkembangan (pertama sampai empat) ilmu administrasi dan manajemen, yang disempurnakan dengan (r)evolusi paradigma TOTAL QINIMAIN ZAINn (TQZ): The Strategic-Tactic-Technique Millennium III Conceptual Framework for Sustainable Superiority, TQZ Administration and Management Scientific System of Science (2000): Pertama, TQO Tahap Survival (1886-1930). Lahirnya ilmu administrasi dan manajemen karena tahun itu lahir gerakan manajemen ilmiah. Para ahli menspesialisasikan diri bidang ini berjuang diakui sebagai cabang ilmu pengetahuan. Kedua, TQC Tahap Consolidation (1930-1945). Tahap ini dilakukan penyempurnaan prinsip sehingga kebenarannya tidak terbantah. Gelar sarjana bidang ini  diberikan lembaga pendidikan tinggi. Ketiga, TQS Tahap Human Relation (1945-1959). Tahap ini dirumuskan prinsip yang teruji kebenarannya, perhatian beralih pada faktor manusia serta hubungan formal dan informal di tingkat organisasi. Keempat, TQI Tahap Behavioral (1959-2000). Tahap ini peran tingkah-laku manusia mencapai tujuan menentukan dan penelitian dipusatkan dalam hal kerja. Kemudian, Sondang P. Siagian menduga, tahap ini berakhir dan ilmu administrasi dan manajemen akan memasuki tahap matematika, didasarkan gejala penemuan alat modern komputer dalam pengolahan data. (Yang ternyata benar dan saya penuhi, meski penekanan pada sistem ilmiah ilmu pengetahuan, bukan komputer). Kelima, TQT Tahap Scientific System (2000-Sekarang). Tahap setelah tercapai ilmu sosial (tercakup pula administrasi dan manajemen) secara sistem ilmiah dengan ditetapkan kode, satuan ukuran, struktur, teori dan hukumnya, (sehingga ilmu pengetahuan sosial sejajar dengan ilmu pengetahuan eksakta). (Contoh, dalam ilmu pengetahuan sosial paradigma baru milenium III, saya tetapkan satuan besaran pokok Z(ain) atau Sempurna, Q(uality) atau Kualitas dan D(ay) atau Hari Kerja  &#8211;  sistem ZQD, padanan m(eter), k(ilogram) dan s(econd/detik) ilmu pengetahuan eksakta &#8211; sistem mks. Paradigma (ilmu) pengetahuan sosial lama hanya ada skala Rensis A Likert, itu pun tanpa satuan). (Definisi klasik ilmu pengetahuan adalah kumpulan pengetahuan yang tersusun secara teratur. Paradigma baru, TQZ ilmu pengetahuan adalah kumpulan pengetahuan yang tersusun secara teratur membentuk kaitan terpadu dari kode, satuan ukuran, struktur, teori dan hukum yang rasional untuk tujuan tertentu). </p>
<p>Bandingkan, fenomena serupa juga terjadi saat (ilmu) pengetahuan eksakta krisis paradigma. Lihat keluhan Nicolas Copernicus  dalam The Copernican Revolution (1957:138), Albert Einstein dalam Albert Einstein: Philosopher-Scientist (1949:45), atau Wolfgang Pauli dalam A Memorial Volume to Wolfgang Pauli (1960:22, 25-26).<br />
Inilah salah satu akar  masalah  krisis Indonesia (juga seluruh  manusia  untuk memahami kehidupan dan semesta). Paradigma lama (ilmu) pengetahuan sosial mengalami krisis (matinya ilmu administrasi dan manajemen). Artiya, adalah tidak mungkin seseorang dan organisasi (termasuk perusahaan, departemen, dan sebuah negara) pun mampu memahami, mengatasi, dan menjelaskan sebuah fenomena krisis usaha apa pun tanpa kode, satuan ukuran, struktur, teori dan hukum, mendukung sistem-(ilmu pengetahuan)nya. </p>
<p>PEKERJAAN dengan tangan telanjang maupun dengan nalar, jika dibiarkan tanpa alat bantu, membuat manusia tidak bisa berbuat banyak (Francis Bacon).</p>
<p>BAGAIMANA strategi Anda?</p>
<p> *) Ahli strategi, tinggal di Banjarbaru, email: <a href="mailto:tqz_strategist@yahoo.co.id">tqz_strategist@yahoo.co.id</a> (www.scientist-strategist.blogspot.com). </p>
<p>THANK you very much for Dr Heidi Prozesky – SASA (South African Sociological Association) secretary about Total Qinimain Zain: The New Paradigm &#8211; The (R)Evolution of  Social Science for the Higher Education and Science Studies sessions of the SASA Conference 2008.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yura</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2005/09/30/krisis-minyak-dunia-dan-indonesia/#comment-575783</link>
		<dc:creator>yura</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 May 2008 05:48:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=473#comment-575783</guid>
		<description>harga BBM naik terus, kebutuhan pokok rakyat makin tak terjangkau, jika dibiarkan berlarut semakin kacau.
Kalau dari hitungan untung rugi, semisal harga jual sumber minyak bumi indonesia masih balance dengan kebutuhan devisa, bagaimana kalau kepemilikan asing diambil alih kembali kenegara ? bagaimana proses hukumnya ? berapa butuh biaya ganti rugi pengambilalihan? trus kalau memang para orang kaya indonesia peduli, apa salahnya gotongroyong pendanaan dalam bentuk kepemilikan saham Pertamina ? daripada saham dimiliki asing ? mungkin jika urusan yang satu ini sudah stabil, indonesia bisa mrngembangkan sumberdaya pengganti dengan peranserta dalam negeri. Barangkali ada yang ahlinya, bisa tolong diberikan gambarannya. maaf , saya orang kecilan, gak sekolah lagi, jadi cuman bisa nanya doang, sekedar pengin tahu . makasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>harga BBM naik terus, kebutuhan pokok rakyat makin tak terjangkau, jika dibiarkan berlarut semakin kacau.<br />
Kalau dari hitungan untung rugi, semisal harga jual sumber minyak bumi indonesia masih balance dengan kebutuhan devisa, bagaimana kalau kepemilikan asing diambil alih kembali kenegara ? bagaimana proses hukumnya ? berapa butuh biaya ganti rugi pengambilalihan? trus kalau memang para orang kaya indonesia peduli, apa salahnya gotongroyong pendanaan dalam bentuk kepemilikan saham Pertamina ? daripada saham dimiliki asing ? mungkin jika urusan yang satu ini sudah stabil, indonesia bisa mrngembangkan sumberdaya pengganti dengan peranserta dalam negeri. Barangkali ada yang ahlinya, bisa tolong diberikan gambarannya. maaf , saya orang kecilan, gak sekolah lagi, jadi cuman bisa nanya doang, sekedar pengin tahu . makasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: usman</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2005/09/30/krisis-minyak-dunia-dan-indonesia/#comment-575182</link>
		<dc:creator>usman</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2008 04:34:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=473#comment-575182</guid>
		<description>:d/ i&#039;m dizy loook at this page, make it better friend. :d:-\&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>:d/ i&#8217;m dizy loook at this page, make it better friend. :d:-\&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adELin</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2005/09/30/krisis-minyak-dunia-dan-indonesia/#comment-570945</link>
		<dc:creator>adELin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jan 2008 05:59:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=473#comment-570945</guid>
		<description>Kalau minyak dunia memang semakin tipis, yah sebaiknya cari bahan bakar lain yang masih banyak...
Toh, sebenarnya dunia ini kaya akan hasil bumi.

Lagi pula, menurut saya, minyak bumi kurang baik untuk alam..
Karena,seperti topik yang belakangan ini sering dibicarakan...PEMANASAN GLOBAL!!!!
Hasil alam berupa endapan fosil seperti minyak bumi dapat membahayakan lapisan ozon bumi dan akan membahayakan kita....:o:o:o:o:o:o</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau minyak dunia memang semakin tipis, yah sebaiknya cari bahan bakar lain yang masih banyak&#8230;<br />
Toh, sebenarnya dunia ini kaya akan hasil bumi.</p>
<p>Lagi pula, menurut saya, minyak bumi kurang baik untuk alam..<br />
Karena,seperti topik yang belakangan ini sering dibicarakan&#8230;PEMANASAN GLOBAL!!!!<br />
Hasil alam berupa endapan fosil seperti minyak bumi dapat membahayakan lapisan ozon bumi dan akan membahayakan kita&#8230;.:o:o:o:o:o:o</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: BAIHAQI</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2005/09/30/krisis-minyak-dunia-dan-indonesia/#comment-570435</link>
		<dc:creator>BAIHAQI</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2008 04:56:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=473#comment-570435</guid>
		<description>KALO BICARA PENGHEMATAN, MEMANG MENURUT SAYA DENGAN MEMAKSA INDIVIDU UNTUK MENGURANGI PENGGUNAAN BAHAN BAKAR, YAITU DENGAN CARA MENAIKKAN HARGA BBM, 2 KEUNTUNGAN YG DIDAPAT; 1. KONSUMSI MUNGKIN BISA DIKURANGI, 2 SELISIH HARGA (SUBSIDI) TIDAK DINIKMATI OLEH WARGA SINGAPURA ATAU MALAYSIA KARENA MINYAKNYA DISELUNDUPKAN KESANA.
NAMUN..KENAIKKAN HARGA AKAN MEMICU KENAIKKAN SEKTOR2 LAIN, YANG JELAS TRANSPORTASI, HARGA BAHAN MAKANAN DLL, REPOT KAN. TERUS GIMANA DONG?...YA PERBAIKI DULU SEMUANYA, MISAL TRANSPORTASI SEDIAKAN TRANSPORTASI YANG BAGUS PELAYANANANYA, DIOPERASIKAN OLEH PEMERINTAH DAN BBM NYA DIISI DI SPBU MILIK PEMERINTAH, SEHINGGA TIDAK TERPENGARUH OLEH KENAIKAN HARGA BBM, MURAH ONGKOSNYA SEHINGGA ORANG TERDORONG UNTUK MENGGUNAKAN TRANSPORTASI UMUM. 
SIAPKAN TRANSPORTASI KHUSUS UNTUK ANAK SEKOLAH ATAU MEMBERIKAN KUPON SEHINGGA MEREKA BISA BAYAR DENGAN ONGKOS YANG LEBIH MURAH.
UNTUK KENAIKAN HARGA BARANG BISA BISA DITUTUPI DENGAN PENGALOKASIAN DANA PENDIDIKAN YANG LEBIH BESAR SEHINGGA MENGURANGI BIAYA UNTUK PENDIDIKAN, ONGKOS TRANSPORTASI YANG MURAH KARENA DIOPERASIKAN OLEH PEMERINTAH JUGA BISA MENUTUPI KENAIKAN HARGA BARANG, YANG TERAKHIR MUNGKIN MUNGKIN JURUS YANG PALING PAMUNGKAS PERBAIKI DULU PEMERINTAHANNYA YA.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>KALO BICARA PENGHEMATAN, MEMANG MENURUT SAYA DENGAN MEMAKSA INDIVIDU UNTUK MENGURANGI PENGGUNAAN BAHAN BAKAR, YAITU DENGAN CARA MENAIKKAN HARGA BBM, 2 KEUNTUNGAN YG DIDAPAT; 1. KONSUMSI MUNGKIN BISA DIKURANGI, 2 SELISIH HARGA (SUBSIDI) TIDAK DINIKMATI OLEH WARGA SINGAPURA ATAU MALAYSIA KARENA MINYAKNYA DISELUNDUPKAN KESANA.<br />
NAMUN..KENAIKKAN HARGA AKAN MEMICU KENAIKKAN SEKTOR2 LAIN, YANG JELAS TRANSPORTASI, HARGA BAHAN MAKANAN DLL, REPOT KAN. TERUS GIMANA DONG?&#8230;YA PERBAIKI DULU SEMUANYA, MISAL TRANSPORTASI SEDIAKAN TRANSPORTASI YANG BAGUS PELAYANANANYA, DIOPERASIKAN OLEH PEMERINTAH DAN BBM NYA DIISI DI SPBU MILIK PEMERINTAH, SEHINGGA TIDAK TERPENGARUH OLEH KENAIKAN HARGA BBM, MURAH ONGKOSNYA SEHINGGA ORANG TERDORONG UNTUK MENGGUNAKAN TRANSPORTASI UMUM.<br />
SIAPKAN TRANSPORTASI KHUSUS UNTUK ANAK SEKOLAH ATAU MEMBERIKAN KUPON SEHINGGA MEREKA BISA BAYAR DENGAN ONGKOS YANG LEBIH MURAH.<br />
UNTUK KENAIKAN HARGA BARANG BISA BISA DITUTUPI DENGAN PENGALOKASIAN DANA PENDIDIKAN YANG LEBIH BESAR SEHINGGA MENGURANGI BIAYA UNTUK PENDIDIKAN, ONGKOS TRANSPORTASI YANG MURAH KARENA DIOPERASIKAN OLEH PEMERINTAH JUGA BISA MENUTUPI KENAIKAN HARGA BARANG, YANG TERAKHIR MUNGKIN MUNGKIN JURUS YANG PALING PAMUNGKAS PERBAIKI DULU PEMERINTAHANNYA YA.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: saNti.smg</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2005/09/30/krisis-minyak-dunia-dan-indonesia/#comment-567460</link>
		<dc:creator>saNti.smg</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Oct 2007 06:42:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=473#comment-567460</guid>
		<description>Hayoooo..... Hemat EnerGi !!!

Pak Pri, ada data kenaikan harga minyak dunia 10Th takhir???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hayoooo&#8230;.. Hemat EnerGi !!!</p>
<p>Pak Pri, ada data kenaikan harga minyak dunia 10Th takhir???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rose</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2005/09/30/krisis-minyak-dunia-dan-indonesia/#comment-565883</link>
		<dc:creator>rose</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Sep 2007 23:35:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=473#comment-565883</guid>
		<description>assalamualaikum.....salam makmur buat semua.....
Mohon keizinan pada pabak dan para pemberi pandangan di blog ini untuk dijadikan salah satu bahan rujukan ....
Bagi saya ...rasanya telah tiba masanya tenaga pembakaran ditukar kenderaan kepada sumber atas bumi tanpa mengali contohnya menggunakan tumbuh-tumbuhan yang boleh menghasilkan minyak atau penggunaan air sebagai tenaga ganti untuk pembakaran dimana pecahan air H2O akan menghasilkan tenaga pembakaran yang lebih baik...hi...hi.... 
&quot;jadikan diri anda sebagai pemakmur alam&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum&#8230;..salam makmur buat semua&#8230;..<br />
Mohon keizinan pada pabak dan para pemberi pandangan di blog ini untuk dijadikan salah satu bahan rujukan &#8230;.<br />
Bagi saya &#8230;rasanya telah tiba masanya tenaga pembakaran ditukar kenderaan kepada sumber atas bumi tanpa mengali contohnya menggunakan tumbuh-tumbuhan yang boleh menghasilkan minyak atau penggunaan air sebagai tenaga ganti untuk pembakaran dimana pecahan air H2O akan menghasilkan tenaga pembakaran yang lebih baik&#8230;hi&#8230;hi&#8230;.<br />
&#8220;jadikan diri anda sebagai pemakmur alam&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Priyadi</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2005/09/30/krisis-minyak-dunia-dan-indonesia/#comment-565693</link>
		<dc:creator>Priyadi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Sep 2007 07:22:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=473#comment-565693</guid>
		<description>#45: silakan mas</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#45: silakan mas</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Narindra</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2005/09/30/krisis-minyak-dunia-dan-indonesia/#comment-565687</link>
		<dc:creator>Narindra</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Sep 2007 06:35:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=473#comment-565687</guid>
		<description>Mas Pri,

Minta ijin untuk memasukkan tulisan ini di blogg saya, Wasiatku.blogspot.com Untuk bahan bacaan saya.

Hatur nuhun</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Pri,</p>
<p>Minta ijin untuk memasukkan tulisan ini di blogg saya, Wasiatku.blogspot.com Untuk bahan bacaan saya.</p>
<p>Hatur nuhun</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: achmad bintoro</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2005/09/30/krisis-minyak-dunia-dan-indonesia/#comment-563435</link>
		<dc:creator>achmad bintoro</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 08:55:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=473#comment-563435</guid>
		<description>:d
Yg pasti ok punya artikel ini. mohon ijin ya pak kalau sewaktu-waktu sy kutip pendapat anda di artikel ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>:d<br />
Yg pasti ok punya artikel ini. mohon ijin ya pak kalau sewaktu-waktu sy kutip pendapat anda di artikel ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ASTRAKA</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2005/09/30/krisis-minyak-dunia-dan-indonesia/#comment-475756</link>
		<dc:creator>ASTRAKA</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Apr 2007 11:08:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=473#comment-475756</guid>
		<description>UNTUK MENANGGAPI BBM:KITA TERUTAMA TIDAK PERLU MENYALAHKAN ORANG ATAU PEMERINTAH TAPI INSTOPEEEKSILAH....KITA INI BANGSA YANG KITA AKUI SALAH DIDIKAN ...KALAU KITA DIBERIKAN ENAK KITA LUPA UNTUK MENGEMBANGKAN DAN HANYA BISA BAJAK KARYA ORANG BANYAK SOAL DAN KORUPSI LAGI DAN NEPOTISME LAGI DAN KOLUSI LAGI ITU SUDAH DILIHAT DUNIA,INI EMANG KITA TAHU NEGARA KITA MISKIN..TETAPI KITA INI ORANG YANG PINTAR BANYAK BICARA ...KERJA NOL BESAR.MANA DARI GANTI PRESIDEN BEBERAPA KALI AJA MASIH MISKIN KAN ...SAYA PIKIR NEGARA INI JANGANLAH SUKA SEKALI MENDESKRIMINASIKAN ORANG JADINYA ORANG YANG PUNYA POTENSI MALAH DISINGKIRKAN DAN DIA LUPAKAN NEGARA TAPI GOLONGANNYA SENDIRI.KITA SEBETULNYA HARUS BANGKIT DARI PEMERINTAH YANG KACAU MENETAPKAN HARGA BBM DAN HARUS BISA MENCIPTAKAN BAHAN ALTENATIF DAN KALAU KITA BISA BELAJAR DARI NEGARA TETANGA KITA SINGAPORE MALAYSIA,THAILAND DLL..INDONESIA PALING KETINGGALAN DALAM BIROKRASI PEMERINTAHANNYA .BUAT APA KITA BICARA KEKAYAN BUMI KITA PANJANG LEBAR KALAU KITA SENDIRI TIDAK BISA MENGELOLANYA..KALAU PUN KITA DAPAT MENGELOLANYA UANGNYA BISA NGA UNTUK MEMBASMI KEMISKINAN DINEGARA KITA INI...PALING PALING JUGA UNTUK GOLONGAN ATAU ANGGOTA TERTENTU.INI GUA KASIH SOLUSINYA KALAU LO LO ORANG YANG PINTER DIBIDANG TECHNOLOGI GUA KASIH SARAN LO BIKIN TANDINGAN BBM MELALUI TENAGA BATERAI KAN BATERAI BISA DIBIKIN BESAR KEKUATANYA UNTUK PENGERAK MOBIL ATAU MOTOR..ATAU LEBIH CANGIH LAGI LO YANG BANYAK MODAL INVESTKAN KE TENAGA MAGNET KAN MOBIL BISA DIBIKIN TIDAK MEMAKAI RODA TETAPI MELALUI MAGNET ITULAH SEBAGAI JALAN.DAN JALANYA JUGA BISA DIBIKIN DARI MAGNET NGERTI KAN INI MUNGKIN BISA TERLAKSANA LHO INI HANYA IDE GILAKU AJA DAN MUNGKIN BIAYA YANG GILA BESAR TAPI KALAU DIBIKIN KOTA OTONOMINYA DI BEBASKAN UNTUK PEMBANGUNANNYA SAYA KIRA INDONESIA TIDAK PERLU SELALU MINTA PERSETUJUAN PEMERINTAH PUSAT.NAH BBM MUNGKIN BISA TERATASI DAN NEGARA KITA JADILAH NEGARA YANG MAJU...PEPATAH JANGANLAH KITA MELIHAT DENGAN KEBENCIAN ATAS KEBERHASILAN ORANG LAIN .TETAPI LIHATLAH KEBERHASILAN ORANG LAIN DENGAN HORMAT DAN BERJUANGLAH SEPERTI DIA.AMIN YA .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>UNTUK MENANGGAPI BBM:KITA TERUTAMA TIDAK PERLU MENYALAHKAN ORANG ATAU PEMERINTAH TAPI INSTOPEEEKSILAH&#8230;.KITA INI BANGSA YANG KITA AKUI SALAH DIDIKAN &#8230;KALAU KITA DIBERIKAN ENAK KITA LUPA UNTUK MENGEMBANGKAN DAN HANYA BISA BAJAK KARYA ORANG BANYAK SOAL DAN KORUPSI LAGI DAN NEPOTISME LAGI DAN KOLUSI LAGI ITU SUDAH DILIHAT DUNIA,INI EMANG KITA TAHU NEGARA KITA MISKIN..TETAPI KITA INI ORANG YANG PINTAR BANYAK BICARA &#8230;KERJA NOL BESAR.MANA DARI GANTI PRESIDEN BEBERAPA KALI AJA MASIH MISKIN KAN &#8230;SAYA PIKIR NEGARA INI JANGANLAH SUKA SEKALI MENDESKRIMINASIKAN ORANG JADINYA ORANG YANG PUNYA POTENSI MALAH DISINGKIRKAN DAN DIA LUPAKAN NEGARA TAPI GOLONGANNYA SENDIRI.KITA SEBETULNYA HARUS BANGKIT DARI PEMERINTAH YANG KACAU MENETAPKAN HARGA BBM DAN HARUS BISA MENCIPTAKAN BAHAN ALTENATIF DAN KALAU KITA BISA BELAJAR DARI NEGARA TETANGA KITA SINGAPORE MALAYSIA,THAILAND DLL..INDONESIA PALING KETINGGALAN DALAM BIROKRASI PEMERINTAHANNYA .BUAT APA KITA BICARA KEKAYAN BUMI KITA PANJANG LEBAR KALAU KITA SENDIRI TIDAK BISA MENGELOLANYA..KALAU PUN KITA DAPAT MENGELOLANYA UANGNYA BISA NGA UNTUK MEMBASMI KEMISKINAN DINEGARA KITA INI&#8230;PALING PALING JUGA UNTUK GOLONGAN ATAU ANGGOTA TERTENTU.INI GUA KASIH SOLUSINYA KALAU LO LO ORANG YANG PINTER DIBIDANG TECHNOLOGI GUA KASIH SARAN LO BIKIN TANDINGAN BBM MELALUI TENAGA BATERAI KAN BATERAI BISA DIBIKIN BESAR KEKUATANYA UNTUK PENGERAK MOBIL ATAU MOTOR..ATAU LEBIH CANGIH LAGI LO YANG BANYAK MODAL INVESTKAN KE TENAGA MAGNET KAN MOBIL BISA DIBIKIN TIDAK MEMAKAI RODA TETAPI MELALUI MAGNET ITULAH SEBAGAI JALAN.DAN JALANYA JUGA BISA DIBIKIN DARI MAGNET NGERTI KAN INI MUNGKIN BISA TERLAKSANA LHO INI HANYA IDE GILAKU AJA DAN MUNGKIN BIAYA YANG GILA BESAR TAPI KALAU DIBIKIN KOTA OTONOMINYA DI BEBASKAN UNTUK PEMBANGUNANNYA SAYA KIRA INDONESIA TIDAK PERLU SELALU MINTA PERSETUJUAN PEMERINTAH PUSAT.NAH BBM MUNGKIN BISA TERATASI DAN NEGARA KITA JADILAH NEGARA YANG MAJU&#8230;PEPATAH JANGANLAH KITA MELIHAT DENGAN KEBENCIAN ATAS KEBERHASILAN ORANG LAIN .TETAPI LIHATLAH KEBERHASILAN ORANG LAIN DENGAN HORMAT DAN BERJUANGLAH SEPERTI DIA.AMIN YA .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

