20 November 2005

Kontroversi Taksi Bluebird di Bandung

Posted under: at 11:36

Blue Bird Group

Satu minggu yang lalu, ratusan supir taksi di Bandung berdemo menentang masuknya taksi Bluebird. Tak hanya itu, aksi demo disertai dengan pengrusakan salah satu armada Bluebird yang melewati lokasi demonstrasi.

Setuju atau tidak Bluebird beroperasi di Bandung? Saya pribadi sangat setuju sekali. Saat ini kondisi angkutan taksi di Bandung sangat memprihatinkan. Sebagian besar armada taksi tidak menggunakan argo atau biasanya menolak untuk menggunakan argometer. Taksi sangat tidak nyaman, AC kadang tidak berfungsi dengan baik dan isi taksi terkesan tidak terawat. Supir pun terkesan lebih lihai dalam urusan tawar menawar harga jika dibandingkan dengan kemampuan menyetirnya.

Ketika pulang menonton di BSM sekitar jam 22.30 (dan ada masalah dengan mobil yang seharusnya menjemput), saya lebih suka berlama-lama menunggu angkutan ke arah Cicaheum dengan tarif khusus malam daripada harus naik taksi yang hampir selalu diawali dengan ritual ngotot-ngototan harga.

Jika ke Jakarta dengan menggunakan kereta, setelah sampai stasiun Gambir, saya lebih suka menyeberang jalan untuk menyegat taksi Bluebird ketimbang naik taksi yang sudah ada di dalam stasiun. Sebaliknya, ketika sampai di stasiun Bandung (dan tidak ada yang menjemput), saya lebih menyukai pulang naik angkutan Stasiun Hall – Sadang Serang daripada harus naik taksi yang sudah menunggu di parkiran stasiun.

Intinya, layanan taksi Bluebird di Jakarta sangat memuaskan, dan itu tidak saya dapatkan ketika sedang berada di Bandung.

Mengapa Bluebird lebih diminati daripada sebagian besar taksi lain?

  • Selalu menggunakan argo, artinya tidak perlu ada ritual tawar menawar harga.
  • Mobil yang terawat, walaupun mobil keluaran lama.
  • Pengemudi relatif tidak ugal-ugalan dibandingkan dengan taksi lain, ada atau tidak ada penumpang.
  • Pengemudi yang berpakaian sopan dan relatif lebih ramah dibandingkan taksi lain.
  • Ada identitas pengemudi yang jelas dan ada nomor seri taksi.

Jika taksi lain berdemo, lalu apa alasan mereka untuk berdemo? Dikutip dari detikcom:

“Di Kota Bandung taksi sudah banyak. Tapi penumpangnya kurang. Jangan sampai ada taksi baru bikin mati taksi lama,” ungkap Ketua Paguyuban Taksi Kota Bandung, Ade, saat melakukan aksi demo di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Aceh, Senin (14/11/2005) di Bandung.

Menurut saya bukan itu alasannya. Sebenarnya potensi penumpang taksi jauh lebih banyak daripada yang ada sekarang. Hanya saja, calon-calon penumpang tersebut tidak menyukai layanan taksi yang ada di Bandung. Seandainya layanan taksi ditingkatkan, rasanya jumlah penumpang juga akan naik. Seharusnya mereka berdemo ke perusahaan taksi yang memekerjakan mereka, bukan kepada Pemda Bandung.

Untuk memesan layanan Taksi Bluebird di Bandung, gunakan nomor (022)-7561234. Saya sendiri belum sempat mencobanya. Mudah-mudahan dengan masuknya Bluebird, kualitas layanan taksi di Bandung akan semakin baik.

73 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!