9 December 2005

Kontroversi Oli Top-1

Posted under: at 16:18

Oli Top-1

Oli Top-1 adalah salah satu oli yang paling populer di Indonesia. Oli merk ini sering dipromosikan di berbagai media dengan pesan “Oli yang banyak dipakai oleh artis” atau “Oli nomor satu di Amerika”. Bahkan merk ini adalah salah satu dari 100 Superbrands Indonesia. Dari 100 merk Superbrands tersebut, selain Top-1 hanya ada satu merk oli lain, yaitu Shell Helix.

Walaupun demikian, reputasi oli ini di ajang Internet tidaklah begitu baik. Diskusi tentang oli merk ini dapat dengan mudah ditemukan di mailing-list atau forum online yang berhubungan dengan otomotif. Tidaklah terlalu sulit untuk menemukan diskusi-diskusi tersebut, pencarian sederhana melalui Google akan memunculkan lusinan thread yang berkaitan dengan oli Top-1.

Nyaris seluruh diskusi-diskusi tersebut memiliki sebuah kesimpulan yang sama: Top-1 adalah merk oli yang harus dihindari. Alasan-alasannya:

  • Top-1 bukanlah merk oli terkenal di Amerika, dan bahkan nyaris tidak dijual di pasaran.
  • Kabarnya, Top-1 tidak dibuat di Amerika, tapi di Indonesia, China atau negara lainnya.
  • Menurut pengalaman beberapa pengguna, oli Top-1 merusak mesin kendaraan
  • Beberapa bengkel mobil resmi (misalnya Suzuki dan Astra) melarang penggunaan oli Top-1

Pencarian di Internet terhadap merk ini tidak membuahkan hasil. Yang ada hanyalah diskusi-diskusi yang telah saya sebutkan di atas.

Kemudian saya cek ke situs USPTO (Kantor Paten dan Merk Dagang Amerika Serikat), saya cari apakah ada merk Top-1 di Amerika sana. Hasil pencarian menghasilkan 5 buat merk yang relevan, dan 4 di antaranya masih aktif:

Pemilik keempat merk dagang tersebut adalah “Top Oil Products Company CORPORATION CALIFORNIA” yang beralamatkan di “851 Burlway Road, Suite 600 Burlingame CALIFORNIA 94010″.

Pencarian terhadap “Top Oil Products Company” menghasilkan sebuah situs web www.topoil.com. Sepertinya ini memang situs web perusahaan yang memroduksi oli Top 1. Hanya saja situs web tersebut tidak menggambarkan oli Top 1 sebagai oli nomor 1 di Amerika. Halaman depan sudah menampilkan gambar “Top-1 mechanics in Indonesia”, sedangkan di kanan bawah ada gambar wawancara oleh TVRI. Di halaman News juga ada petinggi Top-1 sedang berbicara di depan mic TVRI. Jika ini adalah oli nomor satu di Amerika, mengapa harus jauh-jauh mencari gambar display ke Indonesia?

Sedangkan usaha saya untuk mencari produk oli Top-1 yang dijual di Amerika adalah sia-sia. Dengan menggunakan beberapa mesin pencari, saya tidak dapat menemukan produk tersebut dijual secara online di Amerika.

Kemungkinan besar merk oli ini memang diproduksi di Amerika, tetapi tidak untuk konsumsi dalam negeri. Mungkin perusahaan ini memiliki produk yang dijual ke dalam negeri (Amerika), tetapi menggunakan merk dagang lain ketika mengekspornya. Atau bisa jadi oli ini adalah oli kualitas nomor dua yang tidak laku dijual di dalam negeri, lalu mereka mencoba menjualnya ke pasar negara-negara berkembang dengan memanfaatkan nama besar Amerika.

Dari hasil pencarian terhadap “Syngen 2000″, basis dari oli Top-1, juga diketahui bahwa oli Top-1 juga dijual dengan nama Duration melalui jaringan distribusi Amway.

Masih berhubungan dengan Top-1, Majalah SWA awal bulan November yang lalu memuat artikel Strategi Kehumasan Top 1 Menghalau Isu. Artikel ini memuat beberapa pernyataan yang mengatasnamakan beberapa klub otomotif di Indonesia. Pernyataan ini kemudian dibantah oleh Indonesian Corolla Club dan Indonesian Mitsubishi Owners melalui surat pembaca. Walaupun bisa dibilang seluruh penggemar otomotif di Indonesia tidak menyukai oli Top-1, pernyataan tersebut adalah pernyataan pribadi, bukan mengatasnamakan klub otomotif masing-masing.

Saya pribadi sudah lama tidak pakai Top 1 :). Masih banyak produk selain Top 1, dan harganya tidak jauh berbeda. Selain itu, penghematan pembelian oli sebanyak beberapa puluh ribu rupiah tentunya tidak sepadan dengan resiko yang saya dapatkan.

Update: Ada kemungkinan oli Top-1 yang mengakibatkan kerusakan adalah oli palsu dan bukan oli asli Top-1. Kemungkinan ini tentunya ada, tetapi tentunya tetap beresiko tinggi untuk menggunakan oli merk ini. Jika isu ini benar, mungkin akan lebih baik jika manajemen Top-1 berkonsentrasi untuk memberantas pembajakan ini, daripada terus menerus berpromosi besar-besaran.

145 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!