15 December 2005

Jawaban Atas Pemberitaan Republika

Posted under: at 23:13

Harian Republika ternyata juga memuat berita yang salah tersebut. Artikel yang dimaksud adalah Makna Lain dari Sebuah Kelucuan. Berikut adalah kutipannya:

Kata Roy, bukan cuma Herman yang ‘tersandung’ SBY. Kemarin, seorang blogger lain, Priyadi Iman Nurcahyo (28 tahun), diundang tim khusus Departemen Kominfo dan Unit Cyber Crime Polda Metro Jaya. Dalam situs pribadinya, pria yang pernah kuliah di Teknik Informatika ITB itu menyebut SBY suka mengirimkan SMS-SMS tak bermutu, sehingga perlu diperiksa.

Saya berani bertaruh kalau wartawan yang menulis artikel ini berada di Hotel Aryaduta pada hari Selasa sore, tanggal 13 Desember ;).

Sekali lagi perlu saya katakan bahwa pertemuan tersebut bukanlah pemeriksaan, silakan baca penjelasan saya yang mendetail tentang pertemuan ini. Singkatnya, pertemuan dihadiri oleh hanya satu orang wakil dari kepolisian, datang atas nama pribadi dan tidak mau disebutkan identitasnya. Yang mengundang saya adalah Ibu Judith MS Lubis, bukan Depkominfo seperti yang diberitakan.

Selain itu saya tidak pernah kuliah di Teknik Informatika ITB. Mungkin Roy Suryo salah membedakan antara saya dan Eko Juniarto, rival sedarahnya.

Sekali lagi saya perlu mengatakan bahwa kemungkinan besar yang dimaksud Roy Suryo adalah artikel-artikel berikut ini:

Bisa dibaca apakah saya layak untuk dijadikan tersangka hanya karena menulis kedua artikel tersebut.

89 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!