2 January 2006

Perda K3 Kotamadya Bandung

Posted under: at 23:37

Tahun ini di Kota Bandung mulai diberlakukan Perda No. 11 tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan. Perda ini mengatur tentang hal-hal yang berhubungan dengan kedisplinan warga Kota Bandung, mulai dari membuat kegaduhan sampai dengan mengumpulkan WTS. Sedangkan sanksinya bervariasi antara Rp 250 ribu sampai dengan Rp 50 juta.

Berikut adalah beberapa pelanggaran yang diatur dalam Perda ini berikut dengan dendanya, dikutip dari harian Pikiran Rakyat pada ilustrasi artikel “Fine” atau “Delapan-Enam” Saja….

  1. Menyeberang tidak pada tempatnya Rp 250 ribu
  2. Naik-turun angkutan umum Rp 250 ribu
  3. Kewajiban menanam pohon Rp 250 ribu
  4. Menyediakan tempat sampah di pekarangan rumah Rp 250 ribu
  5. Mengecat pagar dan rumah Rp 250 ribu
  6. Membuat gaduh Rp 250 ribu
  7. Merokok di tempat umum, sekolah, dll Rp 5 juta
  8. Bermain layangan, ketepel di jalur lalu lintas Rp 250 ribu
  9. Mempergunakan becak di jalur bebas becak Rp 250 ribu
  10. Berusaha atau berdagang di trotoar Rp 1 juta
  11. Mencuci mobil, menjadikan garasi di bahu jalan dan trotoar Rp 5 juta
  12. Memasang portal dan polisi tidur tanpa izin Rp 1 juta
  13. Menggelandang, mengemis di tempat umum Rp 250 ribu
  14. Mengamen, mengelap mobil di simpang jalan Rp 250 ribu
  15. Menghimpun anak jalanan untuk dimanfaatkan meminta-minta/mengamen Rp 50 juta
  16. Melakukan perbuatan asusila Rp 5 juta
  17. Menyediakan, menghimpun WTS untuk dipanggil Rp 50 juta
  18. Menjajakan cinta di tempat umum Rp 5 juta
  19. Membuang sampah ke saluran, trotoar dan fasilitas umum lain Rp 5 juta
  20. Mengotori, mencoret-coret jalan, rambu, pohon maupun bangunan lain Rp 5 juta

Itu hanyalah beberapa point dari Perda tersebut, sayangnya saya tidak memiliki teks lengkap dari Perda tersebut. Ada rekan yang memilikinya?

Menurut saya, beberapa point seperti nomor 1 dan 2 masih sulit dilakukan karena minimnya fasilitas yang diberikan, walaupun saya lihat Kota Bandung sangat aktif mengecat jalan-jalannya pada bulan yang lalu. Pelarangan prinsip pada nomor 10, 13 dan 14 mungkin bisa menjadi langkah positif asalkan dibarengi dengan aksi sosial yang layak. Pelaku nomor 19 dan 20 mungkin sudah waktunya ditindak dengan hukuman yang setimpal. Nomor 5 mungkin agak terlalu dipaksakan :). Sedangkan nomor 7 mungkin sudah waktunya untuk dipromosikan menjadi Peraturan Pemerintah ;).

Apapun efek dari Perda tersebut, yang jelas mulai sekarang kita harus berhati-hati supaya tidak kena denda hanya gara-gara tidak disiplin diri. Walaupun tentunya ada atau tidak ada Perda seharusnya tidak mempengaruhi disiplin pribadi kita semua.

71 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!