26 August 2006

Pembayaran Lewat Internet di Indonesia

Posted under: at 08:53

Setelah membaca tulisan Romi Satria Wahono tentang Teknik Menerima Pembayaran Lewat Internet, saya mulai berpikir tentang hal ini.

Apa yang paling banyak dilakukan para penjual di Indonesia untuk menerima pembayaran lewat Internet? Kalau saya lihat sedikit yang menerima pembayaran melalui kartu kredit. Alasannya mungkin karena biaya komisi yang tinggi, kesulitan mendapatkan merchant account dan resiko fraud yang cukup tinggi.

Saya lihat kebanyakan menerima pembayaran melalui transfer antar akun bank. Mekanismenya kira-kira seperti ini:

  1. Pembeli mengutarakan niat untuk membeli barang atau jasa tertentu melalui Internet (bisa melalui situs web atau secara informal melalui email atau IM).

  2. Penjual memberi informasi nomor akun bank, terkadang lebih dari satu bank untuk memudahkan pembeli melakukan pembayaran.

  3. Pembeli melakukan pembayaran melalui online banking, mobile banking atau cara klasik seperti melalui ATM dan transfer melalui kasir.

  4. Pembeli memberitahu penjual bahwa dia telah melakukan pembayaran. Misalnya dengan memberi tahu nomor dan tempat pembeli melakukan transfer, mem-fax bukti pembayaran, melalui kolom keterangan, atau dengan nominal dua digit terakhir yang unik.

  5. Pembeli melakukan verifikasi, dan mengirimkan barang jika pembayaran telah diterima dengan baik.

Langkah-langkah tersebut bisa saja berbeda tergantung dari tingkat kepercayaan penjual terhadap pembeli.

Sebenarnya, jika Bank di Indonesia cukup kreatif, mereka bisa saja mempermudah proses ini dengan menyediakan API yang dapat digunakan oleh penjual dan pembeli untuk bertransaksi. Langkah-langkah transaksi akan menjadi kira-kira seperti ini:

  1. Pembeli memilih barang atau jasa melalui sebuah situs web milik penjual.

  2. Setelah selesai memilih barang atau jasa yang akan dibeli, pembeli diarahkan ke situs web mini milik Bank yang dilengkapi dengan nomor transaksi yang akan dilakukan pembayaran. Di sini pembeli dapat langsung menggunakan login online banking untuk melakukan pembelian. Caranya tidak jauh berbeda dengan melakukan transfer melalui online banking.

  3. Jika pembayaran diterima, pembeli diarahkan kembali ke situs milik penjual. Dalam tahap ini juga, situs milik bank mengirimkan kembali nomor transaksi sehingga sistem pada situs pembeli dapat mengetahui bahwa pembeli telah melakukan pembayaran. Pembeli kemudian disuguhi pesan “Terima kasih telah melakukan transaksi”

  4. Penjual melakukan pengiriman barang atau jasa.

Dengan demikian tidak perlu ada lagi proses verifikasi yang melibatkan manusia. Transaksi dapat dilakukan dengan lebih cepat dan mudah.

Sedangkan untuk dapat memanfaatkan jalur pembayaran lain selain online banking, dapat saja dilakukan transaksi dengan mekanisme seperti ini:

  1. Pembeli memilih barang atau jasa melalui sebuah situs web milik penjual.

  2. Setelah selesai memilih barang atau jasa yang akan dibeli, situs web milik penjual memberi nomor untuk transaksi ini. Nomor ini kemudian diserahkan ke situs web khusus milik bank dan situs web bank akan menyerahkan kembali ‘nomor pembayaran khusus’.

  3. Situs web penjual menginformasikan ‘nomor pembayaran khusus’ ini ke pembeli. Pembeli mencatat nomor ini.

  4. Pembeli melakukan pembayaran melalui ATM, kasir atau mobile banking dengan menggunakan ‘nomor pembayaran khusus’ ini. Pembeli tidak perlu lagi menginputkan nomor rekening penjual atau nominal yang akan dibayarkan karena sistem milik bank telah mencatat semuanya.

  5. Jika pembayaran telah diterima, sistem milik bank akan melakukan callback ke situs web milik penjual untuk menginformasikan bahwa pembayaran telah diterima.

  6. Penjual melakukan pengiriman barang atau jasa.

Saya tidak tahu apakah peraturan perbankan memperbolehkan bank-bank melakukan hal-hal seperti ini. Tapi jika peraturan memperkenankannya, bank mana yang akan pertama kali melakukannya?

97 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!