<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Bedah Sistem MLM</title>
	<atom:link href="http://priyadi.net/archives/2006/09/24/bedah-sistem-mlm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://priyadi.net/archives/2006/09/24/bedah-sistem-mlm/</link>
	<description>Changing the world, one person at a time...</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Jan 2012 05:02:38 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
	<item>
		<title>By: Daftar cara berbisnis yang tidak baik &#171; MeLoNu &#8211; Media Logika Nurani</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2006/09/24/bedah-sistem-mlm/#comment-588670</link>
		<dc:creator>Daftar cara berbisnis yang tidak baik &#171; MeLoNu &#8211; Media Logika Nurani</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Sep 2011 01:00:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=699#comment-588670</guid>
		<description>[...] Piramida / MLM artikel yg sangat menarik bisa dilihat disini (bedah sistem mlm). yg saya ambil singkat intinya MLM adalah menggunakan langkah proses piramida / Skim piramid [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Piramida / MLM artikel yg sangat menarik bisa dilihat disini (bedah sistem mlm). yg saya ambil singkat intinya MLM adalah menggunakan langkah proses piramida / Skim piramid [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: afix</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2006/09/24/bedah-sistem-mlm/#comment-586411</link>
		<dc:creator>afix</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jan 2011 18:28:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=699#comment-586411</guid>
		<description>saya ga faham apa itu mlm,,tp saya bru gabung di mlm,kira2 mlm ini bagus ga???pntes ga di kerjakaan??
1.modal cuma 1x slama-lamanya
2.bonus dibayar harian
3.tdk ada tutup poin
4.tdk ada peringkat
tdk ada reward,yg ada cm uang cash
5.hnyaa membina 2 tim

mnta pendapat nya donk...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya ga faham apa itu mlm,,tp saya bru gabung di mlm,kira2 mlm ini bagus ga???pntes ga di kerjakaan??<br />
1.modal cuma 1x slama-lamanya<br />
2.bonus dibayar harian<br />
3.tdk ada tutup poin<br />
4.tdk ada peringkat<br />
tdk ada reward,yg ada cm uang cash<br />
5.hnyaa membina 2 tim</p>
<p>mnta pendapat nya donk&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mada</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2006/09/24/bedah-sistem-mlm/#comment-586333</link>
		<dc:creator>mada</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jan 2011 06:10:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=699#comment-586333</guid>
		<description>Mas Pri, coba dong ikut dulu jadi anggota MLM murni/yang benar (TANYA DULU/CEK DULU DI APLI MANA MLM YANG BENAR) selama 1 tahun ajalah, baru bahas soal MLM.
Pasti hasilnya akan beda. Kan yang dibahas selama ini hanya atas dasar pemikiran mas Pri aja. Nyemplung dulu kedalam baru lihat ada apa didalam MLM itu. Oke......thanks, salam kenal aja ya mas dari aku.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Pri, coba dong ikut dulu jadi anggota MLM murni/yang benar (TANYA DULU/CEK DULU DI APLI MANA MLM YANG BENAR) selama 1 tahun ajalah, baru bahas soal MLM.<br />
Pasti hasilnya akan beda. Kan yang dibahas selama ini hanya atas dasar pemikiran mas Pri aja. Nyemplung dulu kedalam baru lihat ada apa didalam MLM itu. Oke&#8230;&#8230;thanks, salam kenal aja ya mas dari aku.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wanto</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2006/09/24/bedah-sistem-mlm/#comment-585483</link>
		<dc:creator>wanto</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 22:04:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=699#comment-585483</guid>
		<description>kalau diutamakan kualitas produknya dan terbukti masyarakat telah membuktikannya,maka k link akan maju pesat dan melejit</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau diutamakan kualitas produknya dan terbukti masyarakat telah membuktikannya,maka k link akan maju pesat dan melejit</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wanto</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2006/09/24/bedah-sistem-mlm/#comment-585482</link>
		<dc:creator>wanto</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 21:32:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=699#comment-585482</guid>
		<description>so good</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>so good</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ipnu subroto</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2006/09/24/bedah-sistem-mlm/#comment-584953</link>
		<dc:creator>ipnu subroto</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2010 06:46:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=699#comment-584953</guid>
		<description>mas mo nanya nih, bgmn dg sistem di PT Melianature Indonesia. mohon dijelaskan
trms</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas mo nanya nih, bgmn dg sistem di PT Melianature Indonesia. mohon dijelaskan<br />
trms</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: red carpet</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2006/09/24/bedah-sistem-mlm/#comment-584932</link>
		<dc:creator>red carpet</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Mar 2010 06:18:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=699#comment-584932</guid>
		<description>sekarang sudah tahun 2010. Ada kah suatu berita yang menarik tentang bahasan ini? Bagi yang pro dan kontra, adakah suatu berita yang bisa dibagikan lagi?

Terimakasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sekarang sudah tahun 2010. Ada kah suatu berita yang menarik tentang bahasan ini? Bagi yang pro dan kontra, adakah suatu berita yang bisa dibagikan lagi?</p>
<p>Terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: anung</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2006/09/24/bedah-sistem-mlm/#comment-581336</link>
		<dc:creator>anung</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 08:53:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=699#comment-581336</guid>
		<description>bisnis apapun kalau tak ada konsumen bagaimana ?
MLM kan hanya cara meraih konsumen, dst,dst,
setuju silahkan gabung, gak setuju ya jangan dipaksa.
BILA setuju di MLM , harus dengan cara MLM.
Bila mau konvensional , ya harus dengan cara konvensional.
Intinya sesuaikan aja dengan masing-masing, semuanya bagus.
Untuk sukses di MLM harus sesuai marketing plan. Itu kuncinya. Jangan pernah diaduk-dicampur-campur, karena itu diluar marketing plan.
Diskusi MLM bagus, tapi akan mengurangi waktu memdapatkan konsumen baru.... cenderung capek deh...
Pesan saya pada pelaku MLM, hendaklah menghindari debat , karena akan menguras waktu, mendingan dibanyakin kerja. Kecuali anda sudah diposisi yang ... tahulah ..... sehingga fotokopi diri anda sudah berjalan....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bisnis apapun kalau tak ada konsumen bagaimana ?<br />
MLM kan hanya cara meraih konsumen, dst,dst,<br />
setuju silahkan gabung, gak setuju ya jangan dipaksa.<br />
BILA setuju di MLM , harus dengan cara MLM.<br />
Bila mau konvensional , ya harus dengan cara konvensional.<br />
Intinya sesuaikan aja dengan masing-masing, semuanya bagus.<br />
Untuk sukses di MLM harus sesuai marketing plan. Itu kuncinya. Jangan pernah diaduk-dicampur-campur, karena itu diluar marketing plan.<br />
Diskusi MLM bagus, tapi akan mengurangi waktu memdapatkan konsumen baru&#8230;. cenderung capek deh&#8230;<br />
Pesan saya pada pelaku MLM, hendaklah menghindari debat , karena akan menguras waktu, mendingan dibanyakin kerja. Kecuali anda sudah diposisi yang &#8230; tahulah &#8230;.. sehingga fotokopi diri anda sudah berjalan&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: anung</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2006/09/24/bedah-sistem-mlm/#comment-581335</link>
		<dc:creator>anung</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 08:41:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=699#comment-581335</guid>
		<description>merasa ditipu atau mnyimpulkan ditipu ?
bila penipuan mengapa tak diserahkan kepada yang berwenang?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>merasa ditipu atau mnyimpulkan ditipu ?<br />
bila penipuan mengapa tak diserahkan kepada yang berwenang?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Koes</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2006/09/24/bedah-sistem-mlm/#comment-581300</link>
		<dc:creator>Koes</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2008 15:32:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=699#comment-581300</guid>
		<description>Setelah saya membaca hampir seluruh isi thread ini, saya setuju dengan pendapat Mas Priyadi.

Saya itu heran, kenapa orang-orang yang pro MLM tidak bisa memahami apa yang dikatakan Mas Priyadi. Dan masih banyak yang mencampuradukkan antara di sisi konsumtif (member pasif) dan sisi &#039;bisnis&#039; (member aktif/distributor). Saya menangkapnya konteks diskusi di sini difokuskan di MLM sisi &#039;bisnis&#039;.

Sistem MLM kalau di-analisa secara matematika sudah memang di-desain untuk gagal. Namun demikian, karena didengungkan2 terus sebagai &#039;bisnis&#039; yang menjanjikan, 
kami mau tidak mau mendefinisikan ini sebagai bentuk penipuan terselubung. Dan ini realita yang kami lihat dan ingin kami sebarluaskan di sini.

MLM bisa disebut suatu bentuk &#039;penipuan&#039; terselubung, apabila saat prospek, calon prospek di-iming2i impian bisnis yang sebetulnya bisa dipastikan profit nya negatif (kecuali dia bisa melempar &#039;bola api&#039; ini ke downline2 di bawahnya sebanyak dan sesegera mungkin. Ini di&#039;kemas&#039; begitu cantik saat disampaikan kepada calon prospek sebagai syarat utk bisa menjadi &#039;sukses&#039;tanpa perlu berada di puncak piramid).

Disebut penipuan apabila saat seminar dikatakan bahwa distributor yang baik harus memakai produk2 nya, karena motif yg sebenarnya adalah menjadikan distributor tsb konsumen yg loyal bagi produk2 MLM ybs.

Mungkin yang sedikit unik dan membedakan dengan penipuan2 yang sesungguhnya adalah, saya amati banyak para pelaku &#039;bisnis&#039; ini yang tidak sadar bahwa ini sebetulnya penipuan, tidak sadar bahwa dirinya sudah menjadi korban penipuan dan sedang meneruskan proses ini ke calon2 prospek nya.

Salahkah bila Mas Priyadi dan beberapa rekan lainnya (termasuk saya) berkoar-koar di sini menyebarluaskan realita yang kami lihat ini?

Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah saya membaca hampir seluruh isi thread ini, saya setuju dengan pendapat Mas Priyadi.</p>
<p>Saya itu heran, kenapa orang-orang yang pro MLM tidak bisa memahami apa yang dikatakan Mas Priyadi. Dan masih banyak yang mencampuradukkan antara di sisi konsumtif (member pasif) dan sisi &#8216;bisnis&#8217; (member aktif/distributor). Saya menangkapnya konteks diskusi di sini difokuskan di MLM sisi &#8216;bisnis&#8217;.</p>
<p>Sistem MLM kalau di-analisa secara matematika sudah memang di-desain untuk gagal. Namun demikian, karena didengungkan2 terus sebagai &#8216;bisnis&#8217; yang menjanjikan,<br />
kami mau tidak mau mendefinisikan ini sebagai bentuk penipuan terselubung. Dan ini realita yang kami lihat dan ingin kami sebarluaskan di sini.</p>
<p>MLM bisa disebut suatu bentuk &#8216;penipuan&#8217; terselubung, apabila saat prospek, calon prospek di-iming2i impian bisnis yang sebetulnya bisa dipastikan profit nya negatif (kecuali dia bisa melempar &#8216;bola api&#8217; ini ke downline2 di bawahnya sebanyak dan sesegera mungkin. Ini di&#8217;kemas&#8217; begitu cantik saat disampaikan kepada calon prospek sebagai syarat utk bisa menjadi &#8216;sukses&#8217;tanpa perlu berada di puncak piramid).</p>
<p>Disebut penipuan apabila saat seminar dikatakan bahwa distributor yang baik harus memakai produk2 nya, karena motif yg sebenarnya adalah menjadikan distributor tsb konsumen yg loyal bagi produk2 MLM ybs.</p>
<p>Mungkin yang sedikit unik dan membedakan dengan penipuan2 yang sesungguhnya adalah, saya amati banyak para pelaku &#8216;bisnis&#8217; ini yang tidak sadar bahwa ini sebetulnya penipuan, tidak sadar bahwa dirinya sudah menjadi korban penipuan dan sedang meneruskan proses ini ke calon2 prospek nya.</p>
<p>Salahkah bila Mas Priyadi dan beberapa rekan lainnya (termasuk saya) berkoar-koar di sini menyebarluaskan realita yang kami lihat ini?</p>
<p>Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Koes</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2006/09/24/bedah-sistem-mlm/#comment-581298</link>
		<dc:creator>Koes</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2008 15:28:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=699#comment-581298</guid>
		<description>Perbandingan Model Bisnis Konvensional vs Model &#039;Bisnis&#039; MLM

Bayangkan penduduk bumi cuma ada 10 orang (sebut saja namanya  A sampai J). Si A adalah seorg nelayan. Si B tukang jual ikan. 

Kalau kita gambarkan bisnis jual beli ikan dengan memakai model bisnis &#039;traditional&#039; (atau &#039;konvensional&#039;), maka prosesnya adalah sbb:
1. B membeli ikan dari A, dan A mendapat keuntungan.
2. B menjual ikan ke 8 org sisa penduduk (konsumen) dan B mendapat keuntungan dari situ. 
3. Kalaupun B ingin menunjuk distributor baru dlm bisnis ini (katakanlah C), maka B akan jual ikan ke C dengan harga khusus (anggap saja share profit dg C). Baik C maupun B mendapat keuntungan saat menjual ikan ke D-J. 

Catatan penting:
- Dg model ini, baik dari sudut individu maupun dari sudut kelompok, seluruh pelaku bisnis (A-C) mendapat keuntungan. 
- Marketing plan nya adalah menjual ikan sebanyak-banyaknya ke semua penduduk bumi (kondisi ideal) dan bila ini diwujudkan (plan=aktual) maka akan membawa bagi keuntungan aktual kelompok pelaku bisnis.
- pengangkatan C sbg distributor pun pasti ada pertimbangan value. Selama C memiliki value (misalnya faktor geografis dll) sbg distributor, maka proses 3 bisa tercapai. 

Kalau kita gambarkan bisnis jual beli ikan dengan memakai model MLM, maka prosesnya adalah kurang lebih sebagai berikut:
1. B membeli ikan dari A, dan A mendapat keuntungan.
2. Awalnya, B menawarkan sharing profit ke C dan D untuk menjual ikan (C-D menjadi downline B). B mendapatkan keuntungan dari penjualan langsung ke konsumen (E-J) maupun penjualan yang dilakukan downline2 nya.Sedangkan, C dan D mendapatkan keuntungan dari penjualan langsung ke konsumen (E-J). 
3. Dlm wkt singkat, C punya downline E,F,G dan D punya downline H, I, J. Seluruh penduduk bumi kini sudah menjadi penjual ikan. Setelah tercapai kondisi ini, kepada siapakah E - J menjual ikan ??? 
   Dengan asumsi sisi &#039;konsumtif&#039; ikan dari para penjual diabaikan, maka kalau proses ini berjalan terus, E - J mengalami kerugian (sebagai pelaku &#039;bisnis&#039; MLM ikan ini) namun C-D mungkin masih bisa tetap untung, dan yang jelas B pasti untung. Secara kelompok, karena tidak bisa melakukan penjualan ikan di luar kelompoknya, maka jelas2 ini &#039;bisnis&#039; yang merugi.

Catatan penting:
- Kalau MLM yang benar, pencarian downline harus stop sampai di proses no.2, untuk menjamin adanya space utk meraih keuntungan dari 
  penjualan ikan kepada non-distributor. 
- Marketing plan kebanyakan MLM yg saya tahu adalah membangun jaringan sebesar-besarnya, dan bila ini diwujudkan (plan=aktual) maka akan menciptakan kondisi market saturation seperti di proses no.3. 

Kalau dari marketing plan saja, MLM yang seperti ini sudah jelas-jelas sesuatu yang penuh konflik (bangun jaringan seluas mungkin utk menciptakan market saturation), maka sudah jelas bagi kami yang bisa melihat realita ini tidak perlu ikut/menyelami MLM untuk menarik kesimpulan bhw:
   a. MLM itu hanya menguntungkan segelintir pelaku bisnis nya saja (dari internet, ada survey sekitar 0.1% - 2% orang yang sukses di MLM).
   b. MLM itu mencari keuntungan dari kerugian orang lain (downline2 di bawah nya).
  
salam
Koes</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Perbandingan Model Bisnis Konvensional vs Model &#8216;Bisnis&#8217; MLM</p>
<p>Bayangkan penduduk bumi cuma ada 10 orang (sebut saja namanya  A sampai J). Si A adalah seorg nelayan. Si B tukang jual ikan. </p>
<p>Kalau kita gambarkan bisnis jual beli ikan dengan memakai model bisnis &#8216;traditional&#8217; (atau &#8216;konvensional&#8217;), maka prosesnya adalah sbb:<br />
1. B membeli ikan dari A, dan A mendapat keuntungan.<br />
2. B menjual ikan ke 8 org sisa penduduk (konsumen) dan B mendapat keuntungan dari situ.<br />
3. Kalaupun B ingin menunjuk distributor baru dlm bisnis ini (katakanlah C), maka B akan jual ikan ke C dengan harga khusus (anggap saja share profit dg C). Baik C maupun B mendapat keuntungan saat menjual ikan ke D-J. </p>
<p>Catatan penting:<br />
- Dg model ini, baik dari sudut individu maupun dari sudut kelompok, seluruh pelaku bisnis (A-C) mendapat keuntungan.<br />
- Marketing plan nya adalah menjual ikan sebanyak-banyaknya ke semua penduduk bumi (kondisi ideal) dan bila ini diwujudkan (plan=aktual) maka akan membawa bagi keuntungan aktual kelompok pelaku bisnis.<br />
- pengangkatan C sbg distributor pun pasti ada pertimbangan value. Selama C memiliki value (misalnya faktor geografis dll) sbg distributor, maka proses 3 bisa tercapai. </p>
<p>Kalau kita gambarkan bisnis jual beli ikan dengan memakai model MLM, maka prosesnya adalah kurang lebih sebagai berikut:<br />
1. B membeli ikan dari A, dan A mendapat keuntungan.<br />
2. Awalnya, B menawarkan sharing profit ke C dan D untuk menjual ikan (C-D menjadi downline B). B mendapatkan keuntungan dari penjualan langsung ke konsumen (E-J) maupun penjualan yang dilakukan downline2 nya.Sedangkan, C dan D mendapatkan keuntungan dari penjualan langsung ke konsumen (E-J).<br />
3. Dlm wkt singkat, C punya downline E,F,G dan D punya downline H, I, J. Seluruh penduduk bumi kini sudah menjadi penjual ikan. Setelah tercapai kondisi ini, kepada siapakah E &#8211; J menjual ikan ???<br />
   Dengan asumsi sisi &#8216;konsumtif&#8217; ikan dari para penjual diabaikan, maka kalau proses ini berjalan terus, E &#8211; J mengalami kerugian (sebagai pelaku &#8216;bisnis&#8217; MLM ikan ini) namun C-D mungkin masih bisa tetap untung, dan yang jelas B pasti untung. Secara kelompok, karena tidak bisa melakukan penjualan ikan di luar kelompoknya, maka jelas2 ini &#8216;bisnis&#8217; yang merugi.</p>
<p>Catatan penting:<br />
- Kalau MLM yang benar, pencarian downline harus stop sampai di proses no.2, untuk menjamin adanya space utk meraih keuntungan dari<br />
  penjualan ikan kepada non-distributor.<br />
- Marketing plan kebanyakan MLM yg saya tahu adalah membangun jaringan sebesar-besarnya, dan bila ini diwujudkan (plan=aktual) maka akan menciptakan kondisi market saturation seperti di proses no.3. </p>
<p>Kalau dari marketing plan saja, MLM yang seperti ini sudah jelas-jelas sesuatu yang penuh konflik (bangun jaringan seluas mungkin utk menciptakan market saturation), maka sudah jelas bagi kami yang bisa melihat realita ini tidak perlu ikut/menyelami MLM untuk menarik kesimpulan bhw:<br />
   a. MLM itu hanya menguntungkan segelintir pelaku bisnis nya saja (dari internet, ada survey sekitar 0.1% &#8211; 2% orang yang sukses di MLM).<br />
   b. MLM itu mencari keuntungan dari kerugian orang lain (downline2 di bawah nya).</p>
<p>salam<br />
Koes</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: widhi</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2006/09/24/bedah-sistem-mlm/#comment-579544</link>
		<dc:creator>widhi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 06:40:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/?p=699#comment-579544</guid>
		<description>Menurut saya yang namanya bisnis minimal harus ada:
1. Modal (Fisik &amp; Finansial) yang dikeluarkan dan besarnya relatif (Didunia ini g ada yang namanya makan siang gratis bung)
2. Ada sesuatu yang harus dijual (Produk yang punya nilai manfaat bagi pemakainya/pembelinya)
3. Ada hasil yang berupa keuntungan atau bonus karena transaksi yang dilakukan di no. 2

Jadi jika ada sebuah konsep bisnis yang muncul dan sudah memenuhi 3 hal diatas saya rasa baik itu MLM,NETWORK MARKETING,FRANCHISING,CORPORATION atau jenis2 usaha yang lain itu adalah legal, sah dan bukan suatu usaha penipuan menurut saya.
Tinggal bagaimana kita memilih dari beberapa jenis usaha yang kira-kira cocok buat kita. Bagi yang pintar berdagang mungkin akan lebih memilih Corporasi atau buka usaha kecil2an yang sesuai dg keahlian. Tapi bagi yang tidak pandai berjualan atau bahkan cuma punya sedikit modal mungkin jawabannya hanya Network Marketing. Kesimpulannya semua itu tergantung bagaimana upaya dan kerja keras yang positif yang kita lakukan, tanpa kerja keras apapun usaha yang kita masuki hasilnya 0 besar.

Peace Man !!! :)&gt;-</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya yang namanya bisnis minimal harus ada:<br />
1. Modal (Fisik &amp; Finansial) yang dikeluarkan dan besarnya relatif (Didunia ini g ada yang namanya makan siang gratis bung)<br />
2. Ada sesuatu yang harus dijual (Produk yang punya nilai manfaat bagi pemakainya/pembelinya)<br />
3. Ada hasil yang berupa keuntungan atau bonus karena transaksi yang dilakukan di no. 2</p>
<p>Jadi jika ada sebuah konsep bisnis yang muncul dan sudah memenuhi 3 hal diatas saya rasa baik itu MLM,NETWORK MARKETING,FRANCHISING,CORPORATION atau jenis2 usaha yang lain itu adalah legal, sah dan bukan suatu usaha penipuan menurut saya.<br />
Tinggal bagaimana kita memilih dari beberapa jenis usaha yang kira-kira cocok buat kita. Bagi yang pintar berdagang mungkin akan lebih memilih Corporasi atau buka usaha kecil2an yang sesuai dg keahlian. Tapi bagi yang tidak pandai berjualan atau bahkan cuma punya sedikit modal mungkin jawabannya hanya Network Marketing. Kesimpulannya semua itu tergantung bagaimana upaya dan kerja keras yang positif yang kita lakukan, tanpa kerja keras apapun usaha yang kita masuki hasilnya 0 besar.</p>
<p>Peace Man !!! :)>-</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.816 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-02-06 06:31:27 -->

