Seleb Blog™
Dua minggu yang lalu, Fany menceritakan salah seorang temannya yang menutup blognya hanya karena blog tersebut tidak dikomentari oleh seseorang yang disebutnya sebagai seleb blog™.
Dan di sisi lain, empat hari kemudian, saya mendapatkan sebuah email dari Mas Ahmad Rusli ID-SIRTII yang isinya ucapan terima kasih karena saya adalah komentator pertama di blog barunya. Saya sendiri bisa menemukan blog tersebut hanya karena beliau meletakkan saya dalam blogroll-nya dan sudah menjadi rutinitas saya untuk mengamati tulisan blog yang melakukan taut ke blog saya maupun tulisan di blog saya.
Dari dua kejadian ini saya berkesimpulan bahwa komentar adalah salah satu hal yang dapat menyemangati seseorang untuk menulis blog, terutama bagi penulis blog baru. Walaupun demikian, karena keterbatasan waktu dan tenaga, saya tidak memiliki kemampuan untuk mengomentari semua blog milik orang-orang yang pernah berkomentar di blog saya ini.
Tetapi sebenarnya siapa yang mengomentari tidaklah terlalu penting. Yang lebih penting adalah komentar yang disampaikan. Seseorang –seleb blog™ atau bukan– dapat mengikuti pembicaraan pada blogosfer sesuai topik tertentu dan berkomentar pada blog yang membahas topik tertentu tersebut, dan tentunya terlepas dari apakah blog tersebut blog milik seleb blog™ atau bukan.
Kalau saya lihat, tidak sedikit komentar di blog ini yang kualitasnya melebihi tulisan saya sendiri, dan ini terlepas dari siapa yang berkomentar, seleb blog™ atau bukan. Dan bahkan tidak jarang yang memberi komentar yang berkualitas justru yang berkomentar secara anonim.
Dan yang sebaiknya dihindari tentunya adalah berkomentar pada sebuah blog hanya karena blog tersebut adalah milik seleb blog™.
ps. Saya sendiri tidak ge-er merasa sebagai salah satu seleb blog™ yang dimaksud. Menurut saya seleb blog™ itu misalnya Andry atau Paman Tyo atau Budi Putra atau Pak Amal atau masih banyak yang lainnya.
pps. Walaupun demikian, ternyata ada yang menganggap saya seleb blog™. Karena sekarang sedang musim gerakan jangan komen di blog seleb, maka saya perkirakan tulisan saya ini tidak akan mendapat lebih dari 20 komentar.
Iya.. yg penting kualitas komen-nya… bukan siapa komentatornya..

Tapi gak tau juga deh, pandangan tiap org suka beda2..
ah jalani sesuai masing2 saja lah..
wah wah pengen juga nih jadi seleb blog, sayang aku nggak ada bakat nulis nulis
waduh… bisa minta tanda tangan dong kalo gitu om

5 besar
Hah seriusan mas pri? Termasuk yang komen pertamax?
#5: which part of ’sering’ you don’t understand?
Wah berarti masih bisa menulis sekitar 14 komentar lagi di thread ini
.
ini indonesia. wacana dan komentar jauh lebih menarik daripada tindakan. blog di indonesia sukses karena kita memang butuh wadah untuk wacana dan komentar, terutama bagi yang introvet. don’t you?
#7: anda mengasumsikan bahwa hal ini tidak terjadi di luar indonesia
Yang pasti kalo komentarnya cuma “Pertama!”, “Horee.. kedua!”, dsb nggak bisa dibilang berkualitas.
Maka budayakanlah berkomentar

ah ga juga atuuuh….
lha bikin blog buat jadi seleb apa?
ada/tidak ada yang komen kan bukan berarti tulisannya ga bagus…gitu juga sebaliknya
begitu pula “siapa” yang komen kan ga masalah..entah itu seleb blog™ atau non-seleb blog™
Woreee…koment yang berkualitas itu yang masuk 10 besar, dan memang sih pak pri.. harusnya di kasih limit aja blognya biar yang lain kebagian (lah kayak jatah beras )
tapi sayang aq masuk No 12.. jadi kualitasnya agak menurun..
dukungan untuk Pak Pri.. kalo koment kurang dari 20.. tenang aja.. akan saya isi koment yang buayak
Bubar, bubar!
Jangan berkomentar di sini, ini seleb blog™!
duh, bikin tren baru ya? komentar rekursif?
Namanya juga komentator ya pasti lebih heboh dong hehehe
wah udah no 15, Bentar lagi target 20. kalau udah 20 saya baru tidur Pak Pri
saya komen lho.. mas pri!!!



Bubar bubar, dibilangin jangan komentar koq komentar.
kayanya bakal lebih dari 20, seleb gitu lohh..
Gera’an-gera’an jangan komen di blog seleb saya rasa hanya trend sesaat™
1-2 minggu sih lumayan menghibur membawa suasana dan issue baru di blogosphere Indonesia, tapi lewat dari itu bisa bikin boring juga, berasa blogtainment 
Besok bikin infotainment gosip tentang seleb blog ahhh …
Kayaknya tulisan mas pri ini nyangkut deh ke aku,beberap kali bikin blog nggak ada comment,jadi malesss..
WHADUHH!!! “Virtualisasi…bla bla bla” (12/12/06) masih 110 komen udah nulis pos lagi
. Boss Pri nulis jam 23:36 eh jam 23:50 udah dapet komen, komen berikut muncul tiap 10 menit, instantly gw berasumsi: 1] Blogger itu “LATAH” isme ( satu komentar, yang laen gak mau ketinggalan… >> gw juga) 2] Blogger itu 68% insomniac (20 komentar terkumpul di jam 4:00 am >> gw di bekasi bukan di sosrali 3] Blog Priyadi’s Place terpantau dalam hitungan menit (dengan segala motif keperluan memantau blog ini) HI ROY™. Semua serba berdimensi waktu, gamblangnya itz ’bout TIMING, timing tentang apa, timing untuk apa terserah = bebas kategori (bebas moderasi juga dong). Pertajam intuisi tentang TIMING Boss Pri… Makin-Seleb-Dah-Lo™
#23: udah dibilang jangan komen di blog seleb masih bandel aja…
hahaha
mantan bapak blog indonesia ke-2 bicara…
*hembus…*
kalo banyak yang komen itu namanya jualan laris manis
kapan mbahas Jablai Blog mpri?
Hahaa.. dah tembus 20. Perkiraan nya meleset.

#7 blog mainan orang introvert… hmm…. bisa jadi
bisa iya bisa tidak….
Kebanyakan TM-nya nih Pak Pri…
Akhirnya Priyadi angkat bicara juga soal seleb blog. Kalau blog ini bukan seleb blog.. wah.. tambah bingung dengan definisi seleb blog aku…
bagus, bahas aja terus hal nggak penting. biar lama-lama roy suryo terbukti.
lebih 20 om pri
..
Walau gak ada komentar… tetep semangat….
kendur lagi dech semangatnya…
kalau lihat ciri-ciri Jablay Blog™, http://wiki.id-gmail.info/Jablai_Blog, jelas blog priyadi masuk kategori Jablay Blog,
*ngacirrrr
maka saya perkirakan tulisan saya ini tidak akan mendapat lebih dari 20 komentar.
Wah..kali ini perkiraan om pri salah!!


Yang sering komen..pasti ga ada bakat nulis (termasuk saya)
Saluuuudd buat om pri
Wah, aku blom jadi seleb blog™ nih…
BUBAR !!!
Tramtib datang !
*sambil liyatin fahomo datang bawa pentungan*
Wah udah lebih dari 20 komen nih..
Walaupun nggak ngaku, om Pri udah termasuk blog seleb lho dan termasuk yg paling top tuh.
btw kayanya kurang kalo ngak ngisi comment di blog nya mas pri.. sebenernya bukan sekedar comment seh.. tapi absen.. (hihihi..)
wah..
kayanya on Pri ga cocok jadi cenayang nih..
buktinya, komen yang masuk udah lebih dari 20++..
ps: this blog is still on my reading list..
Wah, wah..
Ini adalah Tren Sesaat (te em)
Mending di bolg seleb disedia-in kolom absen dan kolom komen. Di pisah gitu, antara yang bener2 mo komen atau cuma absen (kayak saya).
say bukan termasuk pendukung “jangan komen di blog seleb”. Memang yang di diceritakan acmadi masuk akal.Mengenai hal ini saya sudah menanggapinya dgn komentar di blognya. Komentar bisa membangun tulisan bung! jadi gerakan yang seharusnya adalah: komentarlah dengan komentaryang relevan dan bermutu.
hahah…
.
akhirnya ada postingan juga. dari kemarin sempet penasaran, bakalan posting apa ya pertama kali pak pri setelah ada gerakan-gerakanTM itu
Rasanya Pak Pri ada yang harus saya koreksi/ interupsi.
1. Tentang gerakan Jangan Komen di BLog SelebTM itu,
Pak Pri seharusnya lihat dong Andry postingnya di bawah kategori Humor. Ini semua cuma bcandaan aja koq.
Karena Pak Pri adalah “Public Figure” di Blog Indonesia, Pak Pri ngomong apa juga pasti didengerin sama orang sebaiknya tidak bikin orang jadi makin berpikir ini adalah serius.
Saat ini masih banyak orang yang berselisih paham tentang masalah ini, padahal sudah saya jelaskan di blog saya bahwa semua ini hanyalah bercanda. tapi ya itu, mungkin banyak yang bacanya sekip-sekipTM
tapi bagaimanapun, mungkin memang seharusnya Andry yang berbicara tentang hal ini
CMIIW.
jack
meski topik blog ini gak bakal bisa nyaingi tulisan om pri tg aa gym, yang penting ada topik baru deh

soalnya topik kmrn tg virtualisasi ora mudheng blabar pisan
Setuju dengan #7 dan #11. Memang komentar itu suka bikin semangat banyak orang buat ngeblog. Tapi masih banyak alasan untuk ngeblog. Diantaranya ngeluarin isi kepala. Tidak peduli ada yang baca atau tidak. Yang penting keluar dari kepala. Atau mungkin untuk mendokumentasikan pengalamannya, baik dalam hal teknis atau masalah kehidupannya. Sehingga kalau ada yang googling dapat mencari referensi tentang masalah tersebut.
Sekarang emang lagi musim “gerakan jangan komen di blog seleb”. Sama seperti musim penghujan dan juga musim pelem (mangga)
tumben perkiraan Pri salah
Gak masalah dikomentari pa gak. Yang penting orang suka, dan pengunjung tiap harinya stabil atau sukur suku bisa meningkat terus.
jangan takut kang, buktinya udah lebih dari 20!
dan saya masih akan terus memberikan comment gak bermutu! (seperti ini) hehehe*
Sepertinya jarang ada orang yang mengaku bersedia dianggap sebagai seleb blog, karena dasarnya memang mau menulis dan pengen dibaca. Seleb atau bukan kan anggapan orang2
maaf saya ngak tau bedanya seleb blog/bukan ..mas priyadi ini seleb ya? gak penting sih buat saya…cuma isi tulisan nya yg bagus penting buat saya… blog buat saya adalah untuk bisa melihat sesuatu hal dari pandangan yg berbeda..
gw malah udh males bkin blog, boro2 mikirin sepiny komentar, wong mau nulis aj malas n ga sempt
ga komen di seleb blog? boljug tuh.
Saya sudah lebih dari 3 tahun nulis blog yang sangat jarang pengunjungnya, he he he … Kalaupun ada pengunjung, biasanya cuma kesasar lewat search engine. Tapi toh saya tetap nulis, kok.
salam
dg
apa saya mesti (selalu) membuat taut?!
ah…yang penting masih di ijinkan comment disini…
~berproses menuju seleb blog~
#43:
oh iya, posting ini juga di bawah kategori ‘fun’
Kapan ya jadi seleb blog™, …
, btw jalan terus ah… walau Jablay Blog 
terkadang blog om pri seleblog, terkadang banyak jg pengetahuannya
(cieee, mbelain om pri)
kalau pada dasarnya kita merasa perlu untuk mencurahkan isi pikiran kita di tempat yang benar, kenapa mesti dilarang? toh, kita semua ingin bangsa indonesia ini maju kan? isi blog kan tidak melulu curhatan dan impotemen… tapi banyak juga kok yang berbagi ilmu dan tutorial.
hiduplah indonesia raya
Hahaha…. oom pri memasukkan nama saya sebagai salah satu lakon di panggung parodi blogosfer Indonesia di penghujung ini!
“Seleb blog” layak dinobatkan sebagai Indonesia’s blogosphere’s best happening of 2006!
Anyway, terlepas dari itu, kita bisa mengambil hikmahnya (halah): sebagai bangsa yang dikenal ramah-tamah, apa salahnya kita rajin memberi komentar di blog yang dikunjungi? Ya hitung-hitung silaturahmi.
Dan jangan dibatasi: mau komen serius beribu-ribu karakter atau hanya bilang “pertamax” atau “kurt cobain”… emangnya kita bisa ngatur komen tamu yang datang? Inilah yang membuat blogosfer Indonesia jadi berwarna seperti sekarang ini!
Saya memperkirakan posting “legowo” om Pri ini akan mencapai angka 200! (taruhan ditraktir teh hijau).
ah ini bagian dari show of force om pri bahwa gerakan ini gak mungkin bisa menghambat pengunjung blog pri untuk berkomen,
btw comment ini saya tulis dibawah kategori fun juga
napa sih minggu ini byk banget yg lagi ngangkat seleb blog, ada kompetisikah?? hmm kalo blogger dah jadi seleb siap2 didatengin kru infotaiment dunx
….no comment
i luv u 2 muah muachh……..
inget tulisan sebelumnya, awalnya seleb (blog) satu langkah lagi sebelum di-kultus(blog)-kan
Buang buang energi ah kampannye gerakan ini..he he
Saya malah nggak tahu kalau Mas Pri dikategorikan Seleb,..Saya sih Pede Pede aja tuh sama blog saya, mau ada yang komen silahkan, tidak adapun juga nggak masalah. Demikian saya mampir dan memberi komen di rumah lain juga karena saya merasa isi dan gagasan yang ditulis menarik bagi saya. Setidaknya saya sudah menjadi selebriti di tempat kerja saya, keluarga saya dan teman dekat saya.
Peace Bro
Selain untuk menyemangati, komentar juga merupakan salah satu perhatian atau mungkin juga sebagai penghargaan kepada sang empunya blog. What ever itu serius atau ngga, OOT atau ngga, atau cuma just for iseng. Yang penting, menghargai apa yang dikatakan orang lain adalah yang paling penting.
(tua banget gue :P
Gimana kalau situasinya dibuat berkebalikan , maksudnya begini, yg lg booming belakangan ini kan keluhan newbie yg minim akan komentar di blog nya lalu kira2 kalau para “seleb seleb blog ” dibikin sepi macam mana ya motivasi blogging nya ? http://priyadi.net/smilies/yahoo_bigsmile.gif

Kembali pada tujuan masing-masing saat pertama kali bikin sebuah blog. Mau nulis apa mau nyari komentar?
Walaupun sah-sah aja ngarepin komentar tentang apa yang ditulis, tapi itu bukan tujuan utamanya bukan?
Seleb Blog juga manusiaaaaa…..



Emang kategori untuk jadi seleb blog gimana sih?
Omp pri dah masuk kategori seleb blog ato belum ya?
Kalo udah,…MAKAAAN-MAKAAAAAAAANN!!
Pri. Daripada 20, digenapin aja jadi 68, gimana?
pak pri, mau nggak sekali-sekali nulis di tempat saya? terima kasih ya.
eh jd kpikiran ktimbang kampanye ga komen di seleb blog, knp ga kampanye “komen di blog pemula aj”…
kugenapin dech, angka manis 68
*tutup kotak komen, tanam poon pisang*
ga peduli blognya siapa.. kalau dah mampir, kudu kasih komen..

blogger bisa kebagi2 gini juga yah? mulai main2 politik? ada kelas atas, kelas bawah?
Disini kan (baca: indonesia) bisanya cuman komen, omong doang gak ada tindakannya. Biarin aja wong ini cuman komen, kok dilarang, pake gerakan lagi, percuma.
#5: Kayaknya salah nomer deh Mas Pri… Well anyway, “sering” is a relative terms so I’ll have to use comparison for this. If out of 10 comments, say 6 (meaning the majority) is a quality comments then yes you can say that it’s “sering”. But if out of 10, only 4 is a quality comments you can say “jarang” or “ga begitu sering”. I think this is only semantic after all.
Now how about a comment that comments on comments that comments on comment’s comment that is garbage (by garbage I mean “pertamax!” or “keduax” or anything in between that doesn’t add value or doesn’t try to incite discussion whatsoever), what will you call that comments? A derivatives of scrap?
LOL, probably I’m using words that are too strong
Peace ah
terkadang “seleb-blog” pada awalnya adalah “jablay-blog” juga…
Sebenarnya tidak semua orang berniat membuat blog untuk jadi “Seleb Blog”. Masih banyak alasan lainnya… Karena seperti blog-blog yang sering saya kunjungi hanya beberapa saja komentatornya.
Berarti pak Budi Putra mau traktir kita semua ya…

Ayo komentar ramai-ramai….hingga 200
#75: salah. saya bilang komentar lebih bermutu daripada tulisan saya yang aslinya. kalau dari 10 postingan saya ada 6 yang mendapat komentar yang lebih bagus daripada postingan saya, maka itu ’sering’.
soal garbage semua udah diperhitungkan kemungkinannya. kalo dihapus, akan bikin kacau semua referensi ke komen sebelumnya (referensi masih dibuat manual). kalau dihilangkan penomorannya juga akan lebih kacau lagi. trust me, it’s not that simple.
while i’m not happy with this situation, i can’t make more commitment to this blog a lot more than i’m committing right now. but if you don’t like it this way, you are more than welcome to skip the comment section if you like or skip reading this blog altogether if you prefer it that way. the last thing i need is a comment that comments on garbageness of other comments. that would be off scale in my garbageness threshold, sorry
.
banyak komentarnya gini loh…
Hemm… dasar seleb blog…
Artikelnya pendek komennya banyak. Berbeda dengan aku, artikelnya panjang-panjang komennya 1-2. Bahkan ga ada yang komen babar-blas. Dasar pengemis blog.
(** kabur **)
adanya komen di blog memang jadi penyemangat buat new blogger, apalagi yang kasih komen ‘high seleb’ macam om pri
adanya komen di blog memang jadi penyemangat buat new blogger, apalagi yang kasih komen ‘high seleb’ macam om pri
… dan status quo itu semakin kokoh hehe
ajarin kita2 jadi seleb dong Boss… :
#84. Lho yg cetuskan kampanya “jangan komen di blog seleb” kok ikut komen juga ???? Gak salah nih…
Ya sudah, kalo gitu mas pri jualan seleb cap kaki tiga aja
hehehe….
Lah, bukannya tujuan ngeblog awal2nya bukan untuk jadi seleb blog? Kan awalnya untuk berbagi cerita atau bikin semacam diari, kenapa bisa berkembang jadi media buat menjadikan diri sendiri sbg seleb dan ngotot jadi seleb padahal baru ngeblog sebulan misalnya? Banyak orang yang gag sabaran mau jadi seleb dan kayanya ini trend sesaat dari penemu istilah trend sesaat

reverse psychology mas pri…
dan bekerja dengan baik
ngeblog itu bagus untuk membagi pengetahuan terutama pengetahuan tacit ya..
jadi buat saya pembaca, senang juga nyasar2 ke pelosok blog orang…
dan buat saya penulis, senang juga otak bisa muter untuk menuliskan sesuatu yang sukar untuk diceritakan lewat tulisan.
tentang comment, senang juga lihat feedback dari orang tentang topik yang ditulis, jadi makin tajam.
oke, jadi comment saya ini termasuk yang lebih berkualitas dari tulisan mas pri ga?
ga lebih dari 20? lah ini dah mo nyampe 100! *pundung, ga mo komen di mPri lagi, komennya via SMS aja ya… hihihihiih*