<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Mesjid Dian Al-Mahri</title>
	<atom:link href="http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/</link>
	<description>Changing the world, one person at a time...</description>
	<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 06:32:47 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: arie</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-578205</link>
		<dc:creator>arie</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 07:06:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-578205</guid>
		<description>kok masih banyak orang miskin yaa??
ah.. sok kritis saya!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kok masih banyak orang miskin yaa??<br />
ah.. sok kritis saya!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hamba Allah</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-578043</link>
		<dc:creator>hamba Allah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 07:42:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-578043</guid>
		<description>Ass..

Terlepas dr pro dan kontra...
Saya salut masih ada orang Indonesia yang sanggup membangun Masjid sedemikian megah di masa spt ini.. Subhanallah ...saya sendiri belum pernah kesana..
Saya yakin tujuan dibangunnya mesjid itu untuk syiar Islam.. bukan untuk kemewahan... 
Mengenai anak kecil dilarang masuk, tentunya ada plus minusnya. Satu sisi kita harus bs membiasakan anak untuk gemar beribadah, di antaranya gemar untuk ke masjid, menanamkan nilai-nilai religius kepada mereka, mengajarkan bagaimana beribadah yang baik dan benar, namun dunia anak ya begitu itu... senang bermain, bersenda gurau tanpa tahu di mana tempat...
pada sisi lain tentu perlu di ingat bahwa anak kecil masih belum bs mengerti tentang najis. bagi anak kecil 1-2 tahunan mungkin beres memakai diapers, namun bagi yang sudah tidak memakai, terlebih lagi anak laku-laki usia 3- 5 tahun, akan sulit untuk meminimalkan jatuhnya najis, mengingat anak laki-laki yang belum di khitas sangat beresiko membawa najis... ini yang perlu diperhatikan, mengingat masjid sebagai temppat ibadah... sangat ditekankan untuk suci,. jika tempat ibadahnya tidak suci..tentunya shalat kita tidak sah..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass..</p>
<p>Terlepas dr pro dan kontra&#8230;<br />
Saya salut masih ada orang Indonesia yang sanggup membangun Masjid sedemikian megah di masa spt ini.. Subhanallah &#8230;saya sendiri belum pernah kesana..<br />
Saya yakin tujuan dibangunnya mesjid itu untuk syiar Islam.. bukan untuk kemewahan&#8230;<br />
Mengenai anak kecil dilarang masuk, tentunya ada plus minusnya. Satu sisi kita harus bs membiasakan anak untuk gemar beribadah, di antaranya gemar untuk ke masjid, menanamkan nilai-nilai religius kepada mereka, mengajarkan bagaimana beribadah yang baik dan benar, namun dunia anak ya begitu itu&#8230; senang bermain, bersenda gurau tanpa tahu di mana tempat&#8230;<br />
pada sisi lain tentu perlu di ingat bahwa anak kecil masih belum bs mengerti tentang najis. bagi anak kecil 1-2 tahunan mungkin beres memakai diapers, namun bagi yang sudah tidak memakai, terlebih lagi anak laku-laki usia 3- 5 tahun, akan sulit untuk meminimalkan jatuhnya najis, mengingat anak laki-laki yang belum di khitas sangat beresiko membawa najis&#8230; ini yang perlu diperhatikan, mengingat masjid sebagai temppat ibadah&#8230; sangat ditekankan untuk suci,. jika tempat ibadahnya tidak suci..tentunya shalat kita tidak sah..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Faris Khoirurijal</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-576180</link>
		<dc:creator>Faris Khoirurijal</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 03:15:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-576180</guid>
		<description>subhanallah...semoga dalamnya juga bersisi, jangan  cuma tampilannya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>subhanallah&#8230;semoga dalamnya juga bersisi, jangan  cuma tampilannya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rafy</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-574236</link>
		<dc:creator>Rafy</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 04:42:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-574236</guid>
		<description>#2: gak boleh moto di dalam mesjid

January 2007 saya kesana setelah shalat jumat memang tdk boleh foto didalam masjid, tapi setelah jam 2:30 boleh foto di dalam masjid.  Hasil fotonya bisa dilihat di link di bawah ini.

http://www.flickr.com/photos/rafysugiri/373971252/
http://www.flickr.com/photos/rafysugiri/363212263/
http://www.flickr.com/photos/rafysugiri/368027419/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#2: gak boleh moto di dalam mesjid</p>
<p>January 2007 saya kesana setelah shalat jumat memang tdk boleh foto didalam masjid, tapi setelah jam 2:30 boleh foto di dalam masjid.  Hasil fotonya bisa dilihat di link di bawah ini.</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/rafysugiri/373971252/" rel="nofollow">http://www.flickr.com/photos/rafysugiri/373971252/</a><br />
<a href="http://www.flickr.com/photos/rafysugiri/363212263/" rel="nofollow">http://www.flickr.com/photos/rafysugiri/363212263/</a><br />
<a href="http://www.flickr.com/photos/rafysugiri/368027419/" rel="nofollow">http://www.flickr.com/photos/rafysugiri/368027419/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: panjie</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-573584</link>
		<dc:creator>panjie</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Mar 2008 15:28:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-573584</guid>
		<description>subhanallah..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>subhanallah..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: resi bismo</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-571562</link>
		<dc:creator>resi bismo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 11:25:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-571562</guid>
		<description>masyaallah Indah sekali masjidnya, seperti bukan di indonesia. Jadi pengen mampir kesana.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>masyaallah Indah sekali masjidnya, seperti bukan di indonesia. Jadi pengen mampir kesana.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sudjono AF</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-570848</link>
		<dc:creator>Sudjono AF</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jan 2008 18:08:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-570848</guid>
		<description>Alhamdulillah ada saudara kita yang rela mengeluarkan duitnya milyaran rupiah untuk membangun masjid di depok. Sebenarnya di Haeurgelis kan ada juga pesantren dengan bangunan-bangunan besarnya: aula, masjid, gor, dll. Pro-kontra hal yang wajar di Indonesia.
Secara pribadi saya sendiri yang rumah depok juga belum pernah berkunjung atau mampir. Entah apa sebabnya. Yang pasti hati dan langkah kaki belum sampai ke sana. Malahan lebih sering ke istiqlal karena tempat kerja yang sering ke Stasiun Gambir. Melihat foto-foto, liputan TV dan cerita teman sejawat, memang penuh kisah heroik dalam pembangunan masjid tersebut, tak ketinggalan cerita mistiknya, he..he.. Hampir setiap sabtu-minggu dan hari libur,jalan depok sering dilalui bus-bus besar dari daerah-daerah yang penasaran atas mesjid kubah emas.
Ke Istiqlal malah kadang sama keluarga dan anak-anak, dan meraeka tampak senang dan ceria wajahnya melihat masjid yang megah. Saya pun cerita masjid Nabawi dan masjidil Haram yang lebih megah lagi dengan orang sholat yang tak pernah berhenti. Sehingga mereka spontan pingin berkunjung ke kedua masjid yang penuh barokah tersebut.
Entahlah, tapi di kedua masjid agung tersebut, saya juga jarang menemui anak-anak. Bukan berarti tidak ada. Sebab sering saya dengar pula tangis anak-anak.
Di masjid Kubah emas depok yang saya dengar, bukan anak-anak tidak boleh masuk. Tapi saat sholat shofnya tidak bersama orang dewasa. Mereka ada shofnya sendiri. Tidak tahu kalau sekarang ada perubahan aturan.
Yang pasti mari makmurkan masjid di sekitar rumah kita...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah ada saudara kita yang rela mengeluarkan duitnya milyaran rupiah untuk membangun masjid di depok. Sebenarnya di Haeurgelis kan ada juga pesantren dengan bangunan-bangunan besarnya: aula, masjid, gor, dll. Pro-kontra hal yang wajar di Indonesia.<br />
Secara pribadi saya sendiri yang rumah depok juga belum pernah berkunjung atau mampir. Entah apa sebabnya. Yang pasti hati dan langkah kaki belum sampai ke sana. Malahan lebih sering ke istiqlal karena tempat kerja yang sering ke Stasiun Gambir. Melihat foto-foto, liputan TV dan cerita teman sejawat, memang penuh kisah heroik dalam pembangunan masjid tersebut, tak ketinggalan cerita mistiknya, he..he.. Hampir setiap sabtu-minggu dan hari libur,jalan depok sering dilalui bus-bus besar dari daerah-daerah yang penasaran atas mesjid kubah emas.<br />
Ke Istiqlal malah kadang sama keluarga dan anak-anak, dan meraeka tampak senang dan ceria wajahnya melihat masjid yang megah. Saya pun cerita masjid Nabawi dan masjidil Haram yang lebih megah lagi dengan orang sholat yang tak pernah berhenti. Sehingga mereka spontan pingin berkunjung ke kedua masjid yang penuh barokah tersebut.<br />
Entahlah, tapi di kedua masjid agung tersebut, saya juga jarang menemui anak-anak. Bukan berarti tidak ada. Sebab sering saya dengar pula tangis anak-anak.<br />
Di masjid Kubah emas depok yang saya dengar, bukan anak-anak tidak boleh masuk. Tapi saat sholat shofnya tidak bersama orang dewasa. Mereka ada shofnya sendiri. Tidak tahu kalau sekarang ada perubahan aturan.<br />
Yang pasti mari makmurkan masjid di sekitar rumah kita&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wahyu</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-570525</link>
		<dc:creator>wahyu</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2008 05:19:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-570525</guid>
		<description>kesan pertama saya,subhan allah masjid seindah dan semegah begini apalagi mekkah, ketika saya memasuki pelataran masjid seorang petugas mengumumkan dengan pengeras mohon pakai jilbabnya,dan yang tidak pakai jilbab dilarang masukkemasjid, padahal waktu itu saya betul2 niat mau sholat azhar.alangkah kecewanya saya kenapa masjid begitu indah dan saya kagumi membatasi kaumnya untuk masuk.kemudian saya ditanya teman saya bagaimana kesan kamu kemasjid berkubah mas tersebut ? saya sangat kecewa kenapa tidak pakai jilbab dilarang masuk? seharusnya masjid itu untuk tempat sholat  dan bukan untuk buat pajangan saja.maaf ya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kesan pertama saya,subhan allah masjid seindah dan semegah begini apalagi mekkah, ketika saya memasuki pelataran masjid seorang petugas mengumumkan dengan pengeras mohon pakai jilbabnya,dan yang tidak pakai jilbab dilarang masukkemasjid, padahal waktu itu saya betul2 niat mau sholat azhar.alangkah kecewanya saya kenapa masjid begitu indah dan saya kagumi membatasi kaumnya untuk masuk.kemudian saya ditanya teman saya bagaimana kesan kamu kemasjid berkubah mas tersebut ? saya sangat kecewa kenapa tidak pakai jilbab dilarang masuk? seharusnya masjid itu untuk tempat sholat  dan bukan untuk buat pajangan saja.maaf ya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ACICELL</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-570394</link>
		<dc:creator>ACICELL</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2008 17:03:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-570394</guid>
		<description>Mudah-Mudahan Keberadaan MESJID MEGAH ini di INDONESIA dapat MengGugah setiap HATI KAUM MUSLIMIN.. Dan Karena ALLAH Merasa Sangat Malu.. Mengapa ditempat Lain Membangun Mesjid Kecil aja Musti Bertahun-tahun, Dan Harus Mengemis-ngemis di Jalanan.. SEANDAINYA SAJA CINTA KITA TERHADAP ALLAH LEBIH BESAR DARI SEGALANYA.. INSYA ALLAH AKAN BANYAK MESJID-Dian-al-mahri2x Lainnya yang berdiri KOKOH dan MEGAH disepanjang JALAN UTAMA DISETIAP KOTA DI INDONESIA ini, SUNGGUH SAYA Malu Oleh Bangunan-Bangunan Megah Keagamaan UMMAT LAIN, Yang Lebih SIAP BERJUANG DEMI CINTA PADA TUHANNYA, SEANDAINYA KITA PUNYA CINTA ITU... BUKAN SEKEDAR DIMULUT &#38; Hati.. (INSYA ALLAH..)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mudah-Mudahan Keberadaan MESJID MEGAH ini di INDONESIA dapat MengGugah setiap HATI KAUM MUSLIMIN.. Dan Karena ALLAH Merasa Sangat Malu.. Mengapa ditempat Lain Membangun Mesjid Kecil aja Musti Bertahun-tahun, Dan Harus Mengemis-ngemis di Jalanan.. SEANDAINYA SAJA CINTA KITA TERHADAP ALLAH LEBIH BESAR DARI SEGALANYA.. INSYA ALLAH AKAN BANYAK MESJID-Dian-al-mahri2x Lainnya yang berdiri KOKOH dan MEGAH disepanjang JALAN UTAMA DISETIAP KOTA DI INDONESIA ini, SUNGGUH SAYA Malu Oleh Bangunan-Bangunan Megah Keagamaan UMMAT LAIN, Yang Lebih SIAP BERJUANG DEMI CINTA PADA TUHANNYA, SEANDAINYA KITA PUNYA CINTA ITU&#8230; BUKAN SEKEDAR DIMULUT &amp; Hati.. (INSYA ALLAH..)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ahmad</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-569960</link>
		<dc:creator>ahmad</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Dec 2007 08:53:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-569960</guid>
		<description>saya setuju dengan komentar diatas, masjid jangan hanya dijadikan tempat wisata saja tetapi kembalikan fungsi masjid sebagaimana mestinya.
semoga yang membangun mesjid ini juga dapat mensejahterakan masyarakat sekitarnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya setuju dengan komentar diatas, masjid jangan hanya dijadikan tempat wisata saja tetapi kembalikan fungsi masjid sebagaimana mestinya.<br />
semoga yang membangun mesjid ini juga dapat mensejahterakan masyarakat sekitarnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adi</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-569129</link>
		<dc:creator>adi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Dec 2007 07:32:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-569129</guid>
		<description>Saya yang tinggal hanya 2 km dari masjid ini malah belum pernah kesana. Harapan saya agar masjid ini jangan hanya dijadikan tempat wisata semata dan dijadikan tujuan komersial, tetapi harus dikembalikan fungsinya sebagai sarana tarbiah atau pendidikan umat. 

Jangan sampai masjid yang nan megah dan berlapiskan emas ini dikelilingi oleh kemiskinan umat di sekitarnya.

Coba kalau emasnya dilebur terus untuk mensejahterahkan masjid, panti asuhan dan pusat kegiatan umat yang lain, pasti islam akan berjaya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya yang tinggal hanya 2 km dari masjid ini malah belum pernah kesana. Harapan saya agar masjid ini jangan hanya dijadikan tempat wisata semata dan dijadikan tujuan komersial, tetapi harus dikembalikan fungsinya sebagai sarana tarbiah atau pendidikan umat. </p>
<p>Jangan sampai masjid yang nan megah dan berlapiskan emas ini dikelilingi oleh kemiskinan umat di sekitarnya.</p>
<p>Coba kalau emasnya dilebur terus untuk mensejahterahkan masjid, panti asuhan dan pusat kegiatan umat yang lain, pasti islam akan berjaya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yuki</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-569002</link>
		<dc:creator>yuki</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 13:52:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/04/20/mesjid-dian-al-mahri/#comment-569002</guid>
		<description>+ secara keseluruhan, mesjid ini sangat bagus.. mesjid ini bisa dijadikan salah satu kebanggaan bagi umat islam, khususnya di Indonesia..

- tp kok suasananya agak gak religi ya! apa karena terlalu banyaknya petugas penjaga yang jalan kesana kemari sambil mengawasi! wah terlalu bernuansa formal tuch! yang pasti kurang lebih saya kehilangan nuansa religi di mesjid ini! sepertinya mesjid ini kurang diperlakukan layaknya sebagai mesjid islam yang semestinya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>+ secara keseluruhan, mesjid ini sangat bagus.. mesjid ini bisa dijadikan salah satu kebanggaan bagi umat islam, khususnya di Indonesia..</p>
<p>- tp kok suasananya agak gak religi ya! apa karena terlalu banyaknya petugas penjaga yang jalan kesana kemari sambil mengawasi! wah terlalu bernuansa formal tuch! yang pasti kurang lebih saya kehilangan nuansa religi di mesjid ini! sepertinya mesjid ini kurang diperlakukan layaknya sebagai mesjid islam yang semestinya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
