2 May 2007

Kartu Layanan Jalan Tol

Posted under: at 12:35

Kartu Tol

Kalau saya misalnya masuk jalan tol dari Lenteng Agung Barat, maka petugas akan memberi saya kartu layanan yang menandakan bahwa saya memang masuk tol dari Lenteng Agung Barat. Ketika saya keluar di gerbang Fatmawati, petugas di sana dapat mengetahui gerbang asal saya masuk berdasarkan kartu yang saya berikan kepada petugas.

Itu cara klasik. Sejak jalan tol Cipularang dibuka, tol ini menggunakan sistem kartu layanan yang sedikit berbeda.

Jika misalnya saya masuk dari pintu tol Bekasi Barat, saya akan diberi kartu masuk Bekasi Barat. Dalam perjalanan ke arah Bandung, saya akan menemui gerbang Padalarang Barat, di sini petugas akan menukar kartu tadi dengan ‘kartu tanda masuk gerbang tol Jakarta-Bandung’. Di sini hanya terjadi penukaran kartu, dan tidak ada transaksi pembayaran.

Pembayaran baru dilakukan di gerbang keluar tujuan. Jika misalnya saya keluar di Pasteur, saya diminta untuk menyerahkan tiket, dan tidak sampai beberapa detik kemudian, display akan berisi informasi “BKBT-PSTR Rp 28500″.

Pada kartu terakhir sama sekali tidak ada informasi bahwa saya masuk dari Bekasi Barat. Yang ada hanyalah nomor seri berjumlah 10 digit yang rasanya tidak mungkin diketikkan dalam waktu sesingkat itu.

Yang jadi pertanyaan, pakai teknologi apa ini? RFID-kah?

96 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!