<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Creative Commons di Indonesia</title>
	<atom:link href="http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/</link>
	<description>Changing the world, one person at a time...</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 May 2012 14:44:01 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
	<item>
		<title>By: Andra Yasha Midori</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-586128</link>
		<dc:creator>Andra Yasha Midori</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Dec 2010 08:51:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-586128</guid>
		<description>Apakah dengan mencantumkan logo CC dan logo-logo CC lainnya sudah karya kita sudah terlisensi oleh CC???

&#058;&#045;&#063;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah dengan mencantumkan logo CC dan logo-logo CC lainnya sudah karya kita sudah terlisensi oleh CC???</p>
<p>&#058;&#045;&#063;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: djunaedird</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-575146</link>
		<dc:creator>djunaedird</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 17:17:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-575146</guid>
		<description>CC :d/
Aku ACC saja :x</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>CC :d/<br />
Aku ACC saja :x</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: brillyan syah</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-575100</link>
		<dc:creator>brillyan syah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 01:30:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-575100</guid>
		<description>kalo CC dihubungin semisal dengan karya tulis gimana tuh? contonya skripsi-lah yang banyak orang bisa mengutip untuk ditulis kembali. tentunya dengan mencantumkan / menyebutkan sumbernya kan. tetapi masalah yang muncul adalah banyak para penulis (dalam hal ini skripsi)tidak tahu cara-cara dalam penyebutan sumber kutipan. di Indonesia cara-cara itupun belum seragam kalau saya bandingkan dengan universitas tertentu di luar negeri (Georgetown University - USA). Bisa jadi ketika cara penyebuatan sumber di Indonesia sudah benar, ada kemungkinan disalahkan dan melanggar hak cipta. sori kalo agak melebar dari CC itu sendiri...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo CC dihubungin semisal dengan karya tulis gimana tuh? contonya skripsi-lah yang banyak orang bisa mengutip untuk ditulis kembali. tentunya dengan mencantumkan / menyebutkan sumbernya kan. tetapi masalah yang muncul adalah banyak para penulis (dalam hal ini skripsi)tidak tahu cara-cara dalam penyebutan sumber kutipan. di Indonesia cara-cara itupun belum seragam kalau saya bandingkan dengan universitas tertentu di luar negeri (Georgetown University &#8211; USA). Bisa jadi ketika cara penyebuatan sumber di Indonesia sudah benar, ada kemungkinan disalahkan dan melanggar hak cipta. sori kalo agak melebar dari CC itu sendiri&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: deddy</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-564634</link>
		<dc:creator>deddy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Aug 2007 08:13:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-564634</guid>
		<description>kalo mo tahu CC gw bisa ngejelasinnya kebetulan gua skripsi tentang creative commons license di tinjau dari hukum hak cipta indonesia dan perjanjian lisensi di indonesia!!analisa gw ada di www.deddylaw.wordpress.com tetapi yang versi bahasa inggrisnya!!kalo mo jelas dalam bahasa indonesia klo ada yang berminat gw bisa ngasih dengan catatan attribution, non comercial, dan no derivative.kabarnya dosen gua Bang Edmon Makarim, LKHT FHUI siap menyelenggarakannya di Indonesia kita tunggu aj ye!!!:d</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo mo tahu CC gw bisa ngejelasinnya kebetulan gua skripsi tentang creative commons license di tinjau dari hukum hak cipta indonesia dan perjanjian lisensi di indonesia!!analisa gw ada di <a href="http://www.deddylaw.wordpress.com" rel="nofollow">http://www.deddylaw.wordpress.com</a> tetapi yang versi bahasa inggrisnya!!kalo mo jelas dalam bahasa indonesia klo ada yang berminat gw bisa ngasih dengan catatan attribution, non comercial, dan no derivative.kabarnya dosen gua Bang Edmon Makarim, LKHT FHUI siap menyelenggarakannya di Indonesia kita tunggu aj ye!!!:d</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Novizal</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-552311</link>
		<dc:creator>Novizal</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Jun 2007 05:21:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-552311</guid>
		<description>Kalo saya boleh komentar:

Copyright itu berisi 2 hak:
1. Hak komersial - yang bisa menghasilkan uang/keuntungan
2. Hak moral - yang merupakan penghormatan kepada si pencipta.

Kalau saya amati dan review sekilas, CC ini adalah lisensi dimana si pencipta melepaskan hak komersialnya kepada publik, tetapi tetap meminta hak moralnya menetap kepada diri sang pencipta.

Sebetulnya Undang-undang Hak Cipta Indonesia (UUHC) telah menetapkan bahwa yang namanya hak moral tidak bisa dialihkan dan kewajiban atas mencantumkan nama si pencipta berlaku walaupun hak komersialnya telah berpindah kepada orang lain (ataupun dilepaskan).

Mengenai masalah Perjanjian Lisensi saya setuju dengan Tony, bahwa sepanjang suatu unsur2 perjanjian dipenuhi maka perjanjian tersebut sah adanya.  

Lebih lanjut, untuk masalah signature - nah ada yang namanya &quot;perjanjian diam-diam&quot;, artinya kalau suatu perjanjian yang disodorkan oleh salah satu pihak dan diterima oleh pihak kedua dan dijalankan oleh pihak kedua, maka pihak kedua dianggap sebagai menerima isi perjanjian.

Jadi contohnya seperti MS EULA itu (seperti yang dicontohkan oleh Mas Priyadi), pemegang hak cipta (Microsoft) merekatkan/memberikan EULA pada setiap produknya.  Nah apabila si pembeli telah membeli dan memakai produk tersebut, maka si pembeli dianggap telah menerima isi perjanjian.

Dalam hal Perjanjian Lisensi harus di buat tertulis, ya itu sih memang wajib, karena:
1. sebagai bukti peralihan hak komersil
2. harus didaftarkan ke Dirjen HKI (khan nggak mungkin mendaftar tanpa ada dokumennya yaa...)

Kalau menurut opini saya, &quot;pihak lain&quot; yang disebutkan dalam pasal 45 ayat 1 UUHC - dapat berupa satu pihak, banyak pihak ataupun publik, tinggal bagaimana membuat kalimatnya agar bisa diterima.  Eniwei, terus terang karena belum ada presedent untuk lisensi dari satu pihak ke publik, mungkin perlu adanya diskusi dengan pihak yang berwenang.

Segitu dulu komentar saya.

Tabek
nk</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo saya boleh komentar:</p>
<p>Copyright itu berisi 2 hak:<br />
1. Hak komersial &#8211; yang bisa menghasilkan uang/keuntungan<br />
2. Hak moral &#8211; yang merupakan penghormatan kepada si pencipta.</p>
<p>Kalau saya amati dan review sekilas, CC ini adalah lisensi dimana si pencipta melepaskan hak komersialnya kepada publik, tetapi tetap meminta hak moralnya menetap kepada diri sang pencipta.</p>
<p>Sebetulnya Undang-undang Hak Cipta Indonesia (UUHC) telah menetapkan bahwa yang namanya hak moral tidak bisa dialihkan dan kewajiban atas mencantumkan nama si pencipta berlaku walaupun hak komersialnya telah berpindah kepada orang lain (ataupun dilepaskan).</p>
<p>Mengenai masalah Perjanjian Lisensi saya setuju dengan Tony, bahwa sepanjang suatu unsur2 perjanjian dipenuhi maka perjanjian tersebut sah adanya.  </p>
<p>Lebih lanjut, untuk masalah signature &#8211; nah ada yang namanya &#8220;perjanjian diam-diam&#8221;, artinya kalau suatu perjanjian yang disodorkan oleh salah satu pihak dan diterima oleh pihak kedua dan dijalankan oleh pihak kedua, maka pihak kedua dianggap sebagai menerima isi perjanjian.</p>
<p>Jadi contohnya seperti MS EULA itu (seperti yang dicontohkan oleh Mas Priyadi), pemegang hak cipta (Microsoft) merekatkan/memberikan EULA pada setiap produknya.  Nah apabila si pembeli telah membeli dan memakai produk tersebut, maka si pembeli dianggap telah menerima isi perjanjian.</p>
<p>Dalam hal Perjanjian Lisensi harus di buat tertulis, ya itu sih memang wajib, karena:<br />
1. sebagai bukti peralihan hak komersil<br />
2. harus didaftarkan ke Dirjen HKI (khan nggak mungkin mendaftar tanpa ada dokumennya yaa&#8230;)</p>
<p>Kalau menurut opini saya, &#8220;pihak lain&#8221; yang disebutkan dalam pasal 45 ayat 1 UUHC &#8211; dapat berupa satu pihak, banyak pihak ataupun publik, tinggal bagaimana membuat kalimatnya agar bisa diterima.  Eniwei, terus terang karena belum ada presedent untuk lisensi dari satu pihak ke publik, mungkin perlu adanya diskusi dengan pihak yang berwenang.</p>
<p>Segitu dulu komentar saya.</p>
<p>Tabek<br />
nk</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ibnuyahya</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-551308</link>
		<dc:creator>Ibnuyahya</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jun 2007 12:59:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-551308</guid>
		<description>Saya baru tahu tentang CC ini. Mau baca-baca dulu ah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya baru tahu tentang CC ini. Mau baca-baca dulu ah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tony</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-508292</link>
		<dc:creator>tony</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 May 2007 02:43:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-508292</guid>
		<description>hanjrit, supam! gengbeng! :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hanjrit, supam! gengbeng! :D</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mova</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-507711</link>
		<dc:creator>Mova</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 May 2007 15:43:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-507711</guid>
		<description>#43-44-45

Diskusinya sudah dimulai di:
http://indolawreport.blogspot.com/2007/05/is-creative-commons-license-applicable.html

Bagi blawger2 dan yang minat, ditunggu comment nya :d</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#43-44-45</p>
<p>Diskusinya sudah dimulai di:<br />
<a href="http://indolawreport.blogspot.com/2007/05/is-creative-commons-license-applicable.html" rel="nofollow">http://indolawreport.blogspot.com/2007/05/is-creative-commons-license-applicable.html</a></p>
<p>Bagi blawger2 dan yang minat, ditunggu comment nya :d</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Priyadi</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-507504</link>
		<dc:creator>Priyadi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 May 2007 12:15:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-507504</guid>
		<description>#42-#45:

oh ya, untuk public license ada satu hal yang perlu diperhatikan: public license berfungsi untuk memberikan hak, bukan untuk membatasi hak.

contoh di CC-BY-SA:

&lt;blockquote&gt;
You are free to Share — to copy, distribute and transmit the work, to Remix — to adapt the work. Under the following conditions: Attribution. You must attribute the work in the manner specified by the author or licensor (but not in any way that suggests that they endorse you or your use of the work); Share Alike. If you alter, transform, or build upon this work, you may distribute the resulting work only under the same, similar or a compatible license.
&lt;/blockquote&gt;

kalau yang menerima karya tersebut menolak lisensinya, dia gak boleh &#039;to share&#039; atau &#039;to remix&#039;. yang terjadi untuk user tersebut adalah sama saja jika seandainya karya tersebut tidak dilisensikan di bawah CC-BY-SA.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#42-#45:</p>
<p>oh ya, untuk public license ada satu hal yang perlu diperhatikan: public license berfungsi untuk memberikan hak, bukan untuk membatasi hak.</p>
<p>contoh di CC-BY-SA:</p>
<blockquote><p>
You are free to Share — to copy, distribute and transmit the work, to Remix — to adapt the work. Under the following conditions: Attribution. You must attribute the work in the manner specified by the author or licensor (but not in any way that suggests that they endorse you or your use of the work); Share Alike. If you alter, transform, or build upon this work, you may distribute the resulting work only under the same, similar or a compatible license.
</p></blockquote>
<p>kalau yang menerima karya tersebut menolak lisensinya, dia gak boleh &#8216;to share&#8217; atau &#8216;to remix&#8217;. yang terjadi untuk user tersebut adalah sama saja jika seandainya karya tersebut tidak dilisensikan di bawah CC-BY-SA.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tony</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-507480</link>
		<dc:creator>tony</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 May 2007 11:55:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-507480</guid>
		<description>#43 Soal EULA/clickwrap contract, sama halnya dgn klausula baku,  ada teori yg menganggap itu sudah mencerminkan kebebasan berkontrak (karena tetap ada pilihan terima/tidak), tapi ada juga yg menganggap itu tidak mencerminkan kebebasan berkontrak (karena tidak seimbang, take it or leave it). di luar itu, UU perlindungan konsumen di indonesia juga mengatur mengenai klausula baku dalam transaksi konsumen. perjanjian baku pada intinya tidak dilarang dan tetap berlaku, tapi pengusaha dilarang memuat klausula eksonerasi (pemindahan tanggung jawab ke konsumen) di dalamnya. klausula semacam itu batal demi hukum. UU Perlindungan konsumen juga antara lain mengatur bahwa konsumen berhak atas informasi yg benar, jelas dan jujur dari pengusaha. serta perjanjian konsumen harus dalam bahasa indonesia (yg dimengerti oleh konsumen).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#43 Soal EULA/clickwrap contract, sama halnya dgn klausula baku,  ada teori yg menganggap itu sudah mencerminkan kebebasan berkontrak (karena tetap ada pilihan terima/tidak), tapi ada juga yg menganggap itu tidak mencerminkan kebebasan berkontrak (karena tidak seimbang, take it or leave it). di luar itu, UU perlindungan konsumen di indonesia juga mengatur mengenai klausula baku dalam transaksi konsumen. perjanjian baku pada intinya tidak dilarang dan tetap berlaku, tapi pengusaha dilarang memuat klausula eksonerasi (pemindahan tanggung jawab ke konsumen) di dalamnya. klausula semacam itu batal demi hukum. UU Perlindungan konsumen juga antara lain mengatur bahwa konsumen berhak atas informasi yg benar, jelas dan jujur dari pengusaha. serta perjanjian konsumen harus dalam bahasa indonesia (yg dimengerti oleh konsumen).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tony</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-507469</link>
		<dc:creator>tony</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 May 2007 11:44:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-507469</guid>
		<description>#42 kenapa CC bisa tidak sesuai dgn UUHC? toh copyright law di semua negara yg menganut berne convention, WIPO, dll kira2 sama saja/universal, dan CC juga tidak melanggar copyright law di negara lain, kenapa harus jadi melanggar hukum di sini?

UUHC hanya bilang hak cipta bisa dilisensikan, dan untuk melisensikan itu caranya dgn perjanjian. bicara soal perjanjian, ingat lagi basicnya syarat sah perjanjian dan kebebasan berkontrak. asal itu terpenuhi maka perjanjian mengikat sebagai UU bagi para pihak di dalamnya (para pihak pun bisa lebih dari 2). perjanjian sebaiknya tertulis hanya agar mudah pembuktiannya jika kelak timbul sengketa. saya tidak melihat alasan kenapa lisensi CC ini tidak dapat dipertahankan di depan pengadilan karena alasan syarat formal tertulis tidak terpenuhi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#42 kenapa CC bisa tidak sesuai dgn UUHC? toh copyright law di semua negara yg menganut berne convention, WIPO, dll kira2 sama saja/universal, dan CC juga tidak melanggar copyright law di negara lain, kenapa harus jadi melanggar hukum di sini?</p>
<p>UUHC hanya bilang hak cipta bisa dilisensikan, dan untuk melisensikan itu caranya dgn perjanjian. bicara soal perjanjian, ingat lagi basicnya syarat sah perjanjian dan kebebasan berkontrak. asal itu terpenuhi maka perjanjian mengikat sebagai UU bagi para pihak di dalamnya (para pihak pun bisa lebih dari 2). perjanjian sebaiknya tertulis hanya agar mudah pembuktiannya jika kelak timbul sengketa. saya tidak melihat alasan kenapa lisensi CC ini tidak dapat dipertahankan di depan pengadilan karena alasan syarat formal tertulis tidak terpenuhi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Priyadi</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-507418</link>
		<dc:creator>Priyadi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 May 2007 10:46:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/05/15/creative-commons-di-indonesia/#comment-507418</guid>
		<description>#42: menarik. kalau gitu semua license bisa jadi tidak berlaku, termasuk MS EULA. tapi di sisi lain saya belum bisa menemukan lisensi software retail yang harus ada penekenan kontrak antara dua pihak :-?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#42: menarik. kalau gitu semua license bisa jadi tidak berlaku, termasuk MS EULA. tapi di sisi lain saya belum bisa menemukan lisensi software retail yang harus ada penekenan kontrak antara dua pihak :-?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

