Blogroll dan Kebijakan Pertukaran Taut
Saya sering mendapat permintaan untuk melakukan pertukaran taut melalui berbagai media komunikasi. Bentuk kerjasama yang ditawarkan biasanya adalah sebagai berikut: saya membuat taut menuju situs web mereka, dan mereka membuat taut menuju blog saya ini. Rata-rata, saya mendapat sekitar dua kali permintaan pertukaran taut setiap minggunya.
Jika hal ini terjadi hanya beberapa kali mungkin tidak akan menjadi masalah, tetapi jika sangat sering terjadi tentunya akan menjadi masalah besar karena secara teknis tidak mungkin semuanya bisa saya layani. Jika saya memaksa untuk meladeni semuanya, maka sebagian besar blog saya hanya akan berisi taut ke situs web lain.
Lalu bagaimana cara saya menangani permintaan-permintaan seperti itu? Sampai saat ini, biasanya saya hanya bisa mencoba untuk menghindari mereka. Setelah berkonsultasi dengan beberapa penulis blog lain, rasanya cara yang mereka tempuh juga kurang lebih sama, yaitu menghindari mereka.
Tapi menghindar saja tentunya tidak cukup. Kadang-kadang saya juga ‘tertangkap basah’ dan terpaksa untuk memutuskan saat itu juga apakah akan menambahkan blog teman saya ini atau tidak. Ini adalah keputusan yang sulit, jika saya menolak tentunya saya merasa tidak enak. Di sisi lain, jika saya menerima, itu hanya akan menambah panjang deretan taut pada blogroll saya yang sudah kelewat panjang tanpa memberi nilai tambah kepada pembaca.
Untuk itu, dalam tulisan kali ini, saya akan membuat penegasan tentang kebijaksanaan saya soal blogroll. Jika ada yang meminta pertukaran taut atau semacamnya, di masa yang akan datang saya cukup berikan jawaban dalam bentuk tulisan ini.
Jadi, kebijaksanaan pertukaran taut saya adalah sebagai berikut:
- Saya tidak melakukan perjanjian pertukaran taut dengan tujuan untuk menaikkan peringkat mesin pencari.
- Saya akan menambahkan taut pada blogroll saya atas inisiatif pribadi, sesuai dengan minat saya, dan tentunya tanpa menuntut blog tersebut untuk membuat taut balik menuju blog saya.
- Silakan menambahkan blog saya di blogroll anda, tetapi sebaiknya jangan mengharapkan saya melakukan hal yang sama terhadap blog anda. Sebaliknya, saya akan menambahkan blog-blog tertentu di blogroll saya tanpa mengharapkan timbal balik dari blog yang bersangkutan.
- Jika anda ingin memperkenalkan blog anda kepada saya, silakan saja, tetapi sebaiknya anda tidak terlalu berharap bahwa saya akan membuat taut menuju blog anda di blogroll saya, walaupun saya tidak menutup kemungkinan tersebut.
- Jika anda benar-benar menginginkan saya membuat taut menuju blog atau situs web anda, maka ini sudah termasuk dalam ranah iklan. Silakan hubungi saya untuk informasi lebih lanjut atau lihat halaman tentang beriklan.
Semoga kebijaksanaan saya ini tidak dianggap sebagai bentuk eksklusivitas seleb-blog atau semacamnya. Mohon dipertimbangkan jika semua tuntutan pertukaran taut saya penuhi, maka saat ini blog saya hanya akan dipenuhi oleh taut semata.
Blogroll adalah komponen blog yang memberikan warna pada identitas blog yang bersangkutan. Kualitas blog ditentunyakan salah satunya dari kualitas blogroll-nya. Dalam pandangan saya, sebaiknya blogroll digunakan untuk menunjang isi dari blog tersebut. Dan bukan digunakan semata-mata sebagai ajang pertukuran taut untuk mendapatkan manfaat sesaat berupa kenaikan peringkat mesin pencari.
Menurut saya, blogroll yang berkualitas bukanlah blogroll yang banyak isinya, melainkan blogroll yang memiliki taut-taut berkualitas tinggi. Pembuatan taut menuju blog lain sebaiknya dilakukan atas dasar kualitas taut tersebut, dan bukan semata-mata karena kesediaan pemilik blog yang bersangkutan untuk membuat taut balik.
Pake halaman Sendiri aja untuk link2 nya.
resiko jadi seleb ya ? he3..
eh.. pertama ya??
/
/
/
Numpang komen..
pak pri salah ketik? (pertukuran)..
tulah resiko sebuah blog yang terkenal om pri..
heemm.. untuk space iklan kira2 pasang tarif berapa ya om pri??
masih lumayan kalo diminta bikin link ke’sana’. saya pernah beberapa kali nerima kalimat gini: “blog kamu sudah aku link, sekarang giliran kamu, silakan link balik”.
heh? kenalan aja juga belom
1o besar?
Om Pri.. tukeran link yuk!!!
/
hahaha..
pak priyadi,
gw juga dulu gitu.. akhirnya? ya mending ditiadakan aja…
memang benar apa yang dikatakan ybs.
sangat bijaksana sekali!! mari ciptakan blogroll yang berkualitas
Resiko jadi seleb blog ber PR 6
btw, jeng enda lebh dulu melakukannya, lwt ini
http://enda.goblogmedia.com/manifesto-blogger-indonesia.html
Taut saya dong… ups
saya cuma berharap ybs membaca entry ini dan sadar bahwa kebijakan menulis blogrol sebagai entry terkadang bisa sangat mengganggu.
Kalo memenuhi halaman sidebar gak juga koq. Punyaku pake drop down link. Meskipun permintaan tukeran link masuk terus, hampir semuanya aku terima.
Tapi kedepannya mungkin akan aku pisah antara link yang sesungguhnya dan yang tukeran link.
Pri, tautan ke tempat gue udah gak valid.
*sodorin pulsa 50ribu sebagai sajen*
GW malah lebih sering klik link yg ada di comment daripada yg ada di blogroll
saya sangat setuju dengan point kedua “blogroll saya atas inisiatif pribadi” he he he
Pakai aturan gini aja, kalo mau di maintain entrynya, kudu kirim pulsa 100 ribu per minggu. Lumayan.
/
Memang betul…kita tidak boleh asal taut link di blog kita. Kalua bisa kita bisa taut ke blog/website yang berkualitas plus atas inisiatif sendir tidak ada paksaan…
*peace*
*seandainya blog saya di taut ma om pri…*
Weww… susah juga ya kalo blognya sudah terlanjur terkenal hehehe…
pak pri….
Emang ruginya apa yak kalo masang banyak tautan ?
gimana kalo sebuah web punya 1milyar tautan ?
di bikin sante aja pak pri!
wah… artikelnya gue banget nih, mas pri
jadi punya ide untuk membuat tulisan yang sama
*tidak banyak komen…tautan sudah dipasang Pri…hihihi..*
“
“”Jika anda benar-benar menginginkan saya membuat taut menuju blog atau situs web anda, maka ini sudah termasuk dalam ranah iklan. Silakan hubungi saya untuk informasi lebih lanjut.”"
ya..ya… nanti saya hubungi Pak priyadi.
Saya termasuk baru membuat blog… Jadi saya cuma bisa taut ke blog “yang berkualitas” –baca: seleb– termasuk blog Mas Pri (kalo ini gpp kan?) tanpa mereka harus mentaut blog saya. Tapi kalau sudah jadi seleb emang lain kali ya?
wah.., kalo saya nggak peduli page rank…, nggak niat jadi artis.. yang penting nulis
banyak tautan atau tidak, tidak masalah
Kalau saya ga sepenuhnya setuju. Menurut saya praktek pertukaran link sah-sah saja. Asal sama2 merasa tidak dirugikan. Apalagi untuk blogger2 pemula yg blognya baru aja nongol, penting banget malah
Kalo isi blogrollnya cuma yg berkualitas aja (baca:yg terkenal aja). Blog yg masih amatiran kapan kondangnya ? 
*komentar yg melawan arus.. hurayyy ! *
/
wah, ga bisa nih… blog priyadi harus di boikot kalo gini.

mari, kita bikin petisi mencabut hak pribadi om pri tidak memasang blog kita2 yang belum tenar. Ayo!
Permintaan tukeran link sering saya layani bukan ke blog, tapi akhirnya saya masukkan ke feed reader aja. Alasan saya untuk menulis taut di blogroll, kurang lebih sama dengan sampeyan Pak.
10 Tips Bagaimana Caranya Dilink Oleh Seleb Blogâ„¢
1. Masuk satu sekolah/kuliahan dengan seleb blog
2. Atau minimal pernah jadi tetangga
3. Atau pernah ngerjain proyek bareng
4. Anda lawan jenis yang cakep (atau sejenis untuk
seleb blogâ„¢ tertentu
5. Atau berpotensi sebagai klien
6. Atau selebritis, pejabat dan orang ngetop lainnya
7. Atau status sosial Anda menyebabkan seleb blogâ„¢ yang lebih ingin dia dilink oleh Anda dan bukan sebaliknya
8. Akan membantu jika Anda memiliki nama belakang Scoble, Doctorow, Arrington, Huffington, Godin, Kawasaki, Rowse, MacManus, O’Reilly, Zúniga, Trapani
9. Kalau Anda tidak kenal nama-nama diatas, maka maaf saya tidak dapat membantu.
10. Tips terakhir dan final, jangan pernah meminta link pada siapapun. Biarkan link datang dengan sendirinya. Ingat peribahasa yang mengatakan SIAPA MENEBAR SENYUM AKAN MENUAI LINK
Selamat berburu link!
mantap…
Terimakasih sudah turut mewakili suara hati
Sekarang pilih jalan yang kurang lebih sama dengan Didats.
Daripada dicap pilih kasih (padahal ya kita memang alaminya selalu memilih, toh), cabut aja semuanya kecuali untuk kategori link tertentu.
@ Enda: dalem banget hehehehehe… sangat setuju dengan no. 10.
Jika anda benar-benar menginginkan saya membuat taut menuju blog atau situs web anda, maka ini sudah termasuk dalam ranah iklan. Silakan hubungi saya untuk informasi lebih lanjut.denger2 tautan berbayar akan berpengaruh jelek di SE google.. karena google akan melakukan pinalty kepada tautan yg bayar…
#32 :
11. ato berada di milis GILAâ„¢ yang sama
hihihihiih….
membaca post Bapak Priyadi jadi terdengar seperti selebritas Mayangsari yang sedang menjawab pertanyaan pers gossip : tertekan dan emosional hehe
Hayo, siapa mau tukeran blogroll? ™
*kabur*
Kalo gitu sih numpang kenalan di komentar aja…
jadi, gimana dong caranya agar para newbie bisa nangkring di blogroll?
ya nulis yang bagus. gitu, ya?
Hehehehe… senasib pak…
kadang juga jadi ga enak ati pas ditodong untuk masang blogroll di blog… hehehehe..
nice tips..
Hm, ya, bagus, bagus, memang harus dipertegas, biar jelas. Terima kasih postingnya.
bilang aja udah penuh mas pri !!


Pakai plugin random blogroll aja pak pri…
• mending ngga sekalian ya..
» tp buat yg koleksi blogrollnya panjang..
mungkin lbh bagus lg kl diisi keterangan (title) ttg blog tsb (pemilik blog, deskripsi, ttg, dll)
(kl niat PR mungkin gak perlu panjang2 kali ya satu halamannya..pilih yg setopik-berkualitas aja ya..
berarti tanpa ‘perhitungan bagi2′ taut hrsnya PR bs lbh tinggi..[??])
Jadi bagi blogger baru seperti saya yang memasang link blog seleb di blognya tanpa mengharapkan di link balik gak apa-apa kan?
setuju sama priyadi…
Memang bener koq blognya Maspriâ„¢ sudah menjadi Seleblogisâ„¢. Biasalah, sebagian masyarakat kita memang senang kalau bisa jadi temennya selebritis. Jadi kalau Maspriâ„¢ nggak mau privasinya terganggu, harus diseleksi dulu. Jangan sampe Seleblogisâ„¢ bertansformasi jadi Seleblogrollisâ„¢.
Haiyah … ogut jadi ngelantur.
Haiyah ogut lupa.
Kayanya Maspriâ„¢ harus ganti domain deh, jadi http://priyadi1(full).net
Trus bikin lagi
http://priyadi2(belum-full).net
Kaya prenster getoh.
Atau kalau repot, bikin aja kebidjakan bahwa buat yang mau menjadi temennya Maspriâ„¢, nggak usah tambahin di blogroll, tapi bisa add account prensternya Maspriâ„¢ (jadi friendnya Maspriâ„¢ getoh).
Tapi saya nggak tahu, profile prensternya Maspriâ„¢ termasuk Selebrofileâ„¢ ato bukan. Hihihi
tadi salah baca judulnya, ak pikir kebijaksanaan pertukaran LAUT?? ternyata taut. He..
borgol?
kalau aku karena memang belum kenal maka enggak berani minta web-ku di blogroll-kan di Mas Pri. tapinya priyadi.net kupasang di blog link-ku. wajar, kita harus menghormati yang senior (dlm per-seleb-an blog). lagian belum tentu blog-ku diupdate saban hari.
lapor, hari ini blogsome down ! mungkin blogsome-er lainnya juga down ? baru kali ini sejak awal punya blog. kalau multiply sering maintenance alias juga down.
Hmm… benar benar juga …. mantap cak Pri….
Sibuk apa sekarang cak Pri?
Niat nulis blog itu mau ‘menulis’ atau jadi ‘terkenal’ sih?
Coba refleksikan lagi niatnya. Kalau mau jadi ‘terkenal’ ya jangan nulis blog, mending main sinetron, jadi setan atau penjahat kejam lagi laku tuh sekarang.
Kalau niatnya ‘menulis’ ya menulis saja. Kalau tulisannya bagus dan (ini satu lagi) konsisten pasti lah tautan akan datang sendiri.
Benar kata Enda, tautan jangan dicari, menulislah dengan semangat!
Aku sih ngasih link ke yang kenal deket aja.. minimal yg kenal deket via internet
setuju lah pokoknya
tetap aja menunjukan exclusivitas…
dan sepertinya statement itu
tidak memberikan solusi apa apa..
kenapa gak mencari solusi yang lebih smart
mungin dengan dibuat taut random 15 setiap refresh page
just usul loch yah..
yaa disitulah dituntut kecerdikan seorang pri
bukan mengalah dengan situasi dan kondisi
Kebijakan tautan : yang tematik dengan tulisan, Bicara konteks dari isi lebih penting ketimbang naikin traffic
ngga perlu minta juga kalau blognya ok pasti di link, seperti blognya mas Pri di blog saya, he..he..
nanti yg nga di blogrool tak blogrool di tempatku!
Gubrakkkk….padahal blog ku ancurrr…hehehehe
ada ada aja sih istilah seleb blog!baru ngerti malahan aku!
saya tau blog om priyadi juga di kasih tau temen!
yah mayan isinya bagus2 dan kontroversial juga
ditambah comment2 yg plus minus nyambung dan ada yg nga nyambung, jadinya nag bosen untuk main ke blog om pri!
halah ngomong apa sih aku ini!
hahaha… lucu juga… kalau saya dari dulu ngga pernah minta blog saya di tempelin di blog orang lain… dan kalau ada yang minta nempel di blog saya, ya saya baca dulu, pikir2, kalau suka ya tempel, kalau ngga ya ngga… biasa di kategoriin aja, Friends, GoodReads, DailyConsume dsb…. ngga ada tujuan lain blogroll buat saya, hanya ingin sharing “nih lho blog lain yang saya baca… atau website lain yang saya baca…”
Kenapa nih websitenya pri? Ganti layout dan tidak ada sidebar lagi?
Menurut saya sharing links itu Web 1.0 Mungkin bagi mereka yang tidak tercantum link nya di sidebar para seleb merasa di anak-tirikan
Sebaiknya ditiadakan saja
Lalu diganti dengan komen yang ada di sidebar yang termasuk didalamnya link ke website ybs. Dengan demikian yang berpartisipasi akan mendapat kesempatan untuk merasa menjadi “sedikit selebs”
Nah…itu kebijaksanaan mas pri saya rasa sudah ADIL koq…lagian juga…sampai kapan mas..kl kita nurutin kemauan orang2 yang mau tukeran link ,,,,lagipula pengguna Blog kan tau sendiri ada berapa ribu org hehe…
dan saya rasa mas PRI dah bener koq…”atas inisiatif pribadi” tapi jgn lupa mas…tautin website saya di blogroll mas ya.. *alah koq jadi minta juga ya* hihhih
persis pas pake baju
” 
Biar dikit blogroll-nya yang penting isinya berbobot
/
Dear Mas Pri,
Wah kebalik sama saya.
Kalau saya ketemu blog atau situs yang me-link ke webblog saya, saya usahakan untuk di-link juga dari blog saya.
Sangat jarang tuch ada yang permisi untuk menambah link blog saya di blog/website mereka.
Salam,
Erik Tapan
gw udah ga mencantumkan blogroll sama sekali. sebagai gantinya, ngasih 3-4 taut ke tulisan2 menarik dari blog lain. kalo sempat
saya juga kadang suka ngga enak ati, tapi mau gimana lagi? padahal blog ngga ada isinya
*apalagi yang jadi seleblog pasti repot banget ngurusin blogroll doang
tapi ya… mau ngasi apa g itu kan hak nya masing”
jadi ya.. gak usah berkecil hari kalao g dikasih
toh g berada di blogroll bukan berarti yang bersangkutan bukan teman kita khann..
so Happy aja..
/
/
/
peace
Mas Priyadi hebat!
Pake halaman khusus tukar taut aja, dan taut ke halaman tukar taut itu ditaut langsung dari halaman depan, jadi ntar PageRank™ halaman tukar tautnya hanya berkurang 1 dari PageRank™ halaman depan, kan lumayan buat situs yang ditautkan. Dengan demikian semuanya bisa saling taut.
Ah pusing… taut lagi taut lagi
kebijaksanaan = wisdom
kebijakan = policy
*injek2 kamus2 yg menyamakan kedua kata ini*
kayanya judulnya lebih tepat “Blogroll dan Kebijakan Pertukaran Tautan” deh Oom..
Intinya
GPL… sepertinya sama saja dengan kebelaguan lisensi GPL.Satu lagi pelajaran deh, internet itu :
“Duduk sama pendek, berdiri sama tinggi”
saya rasa perkembangan web 2.0 memang menuntut ketegasan dan kebijaksanaan pemilik blog itu sendiri, belum ada situs social networking seperti digg versi indonesia yach, btw!
eh nemu broken link di Affiliations: http://www.roysuryowatch.org/
Kalau mau di link dari Priyadi gampang kok. Kirim aja komentar. Hehehe… Robotnya Yahoo masih menganggap komentar di Priyadi sebagai link balik..
Tapi robotnya Google tidak. Selamat berkomentar
berburu tautan blog, salah satu cara aktualisasi diri secara instan. Tulislah yg berkualitas, niscaya anda orang akan kenal anda..
wex..komen ke 79..
maafkan cempluk pak pri..
wah. apa perlu lobi khusus nih mas pri…..
kok koment dr atas smp bwh g ada yg berhasil buat ikon joged yah, test ah
asik asik 
on*
*oot mode
saya ada solusi cerdas buat mas pri..
gini aja.. mas pri tentukan jml max blogroll yang akan dimuat.. misal 20 blogroll.. nah 20 blog yg di cantumin itu adalah 20 blog dgn jml klik tertinggi dalam waktu 1 minggu.
jika ada yg yg request baru blogroll, langsung aja di masukin dan otomatis menggeser blogroll dgn jml klik terendah..
hanya saja kelemahannya:
1. mas pri kudu bikin aplikasi logging klik nya biar ketahuan jml klik nya
2. bisa aja yg punya blogroll.. klik-in trus blog linknya sendiri.. hihi
coba pakai ini mas pri,
http://blogrolling.com/
Just hehehe… lha sudah di ujung ginih
/
btw, blogroll saya kok baru ada mr wordpress aja yah…
Ooooo itu yach yang namanya blogroll …
/
hehehehe baru nyoba bikin blog soalnya …
masih cupu nech …
Susah juga untuk berlaku “adil”. Maka cara paling “adil” adalah mengosongkan blogroll, dengan risiko dianggap “asosial”, supaya tidak ada diskrkiminasi.
Ada bedanya Tag “Blogroll” & “Friends” ?
Problogger juga pasang tarif kalau mau mejengin link web/blog kita diblognya
Harganya sekitar $1000/bulan
Kalau masang iklan disini segitu juga kah ?
Cara alternatif lain?
“Maaf… saya lebih suka menggunakan RSS Feed atau memasang tautan komunitas saja. Jadi… kapan2 saya mau liat2 blog kawan-kawan, saya ke sana saja…”
Masang agregator juga uda bisa jadi alasan kok
I Link You, you link me…
Baru kemaren baca postingannya pak priyadi tentang blogroll, siang ini YM-an sama temen, dan kemudian… (baca sendiri transkripnya)
(01:47:09 PM) youxxxxxx: punya u wis tak masuuno blogrol-ku
(01:47:21 PM) budxxx: iyo
(01:47:22 PM) youxxxxxx: saiki p…
jangan mo kalah ma detik pri
resiko jadi seleb, ya Pak
tuker2-an link yukn Pak
“
“