<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Hukum Kekekalan Energi</title>
	<atom:link href="http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/</link>
	<description>Changing the world, one person at a time...</description>
	<pubDate>Fri, 29 Aug 2008 11:23:20 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5</generator>
		<item>
		<title>By: Karno Giyantono</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-579224</link>
		<dc:creator>Karno Giyantono</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 13:43:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-579224</guid>
		<description>MENURUT SAYA ENERGI BISA DICIPTAKAN DARI ENERGI LAIN YANG KEKAL, HASIL PENELITIANKU...........................................................................................................................................................................................................................................................

02168626127
08888147390
KARNOGIYANTONO2007@YAHOO.COM</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>MENURUT SAYA ENERGI BISA DICIPTAKAN DARI ENERGI LAIN YANG KEKAL, HASIL PENELITIANKU&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>02168626127<br />
08888147390<br />
<a href="mailto:KARNOGIYANTONO2007@YAHOO.COM">KARNOGIYANTONO2007@YAHOO.COM</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ase</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-576826</link>
		<dc:creator>ase</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 May 2008 00:42:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-576826</guid>
		<description>sebenarnya energi di Indonesia itu sangat melimpah, hanya saja kita belum memanfaatkan secara maksimal. sedangkan yang selama ini digunakan hanya sebagian kecil saja... Klu kita bisa memanfaatkannya kita gak akan kebingungan dengan kenaikan harga BBM</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebenarnya energi di Indonesia itu sangat melimpah, hanya saja kita belum memanfaatkan secara maksimal. sedangkan yang selama ini digunakan hanya sebagian kecil saja&#8230; Klu kita bisa memanfaatkannya kita gak akan kebingungan dengan kenaikan harga BBM</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Amal</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-576316</link>
		<dc:creator>Amal</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2008 14:59:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-576316</guid>
		<description>Terlambat merespon: saya pernah diingatkan bahwa terjemahan untuk  &lt;i&gt;Conservation of Energy&lt;/i&gt; bukan "kekekalan energi", melainkan lebih tepat "kelestarian energi." Pemakaian kata "kekal" itu sempat menjadi polemik besar pada periode yang lalu terutama dikaitkan dengan keyakinan agama.

&lt;a href="http://www.thefreedictionary.com/conserve" rel="nofollow"&gt;&lt;i&gt;Conserve&lt;/i&gt;&lt;/a&gt; sendiri memang lebih tepat diterjemahkan sebagai "lestari" (melestarikan, kelestarian) dibanding kekekalan. Penekanannya pada, "menjaga sesuatu agar tidak hilang atau rusak."

Saya belum tahu riwayat penerjemahan menjadi "kekekalan" yang memang tidak cocok namun digunakan luas, sehingga sempat menjadi polemik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terlambat merespon: saya pernah diingatkan bahwa terjemahan untuk  <i>Conservation of Energy</i> bukan &#8220;kekekalan energi&#8221;, melainkan lebih tepat &#8220;kelestarian energi.&#8221; Pemakaian kata &#8220;kekal&#8221; itu sempat menjadi polemik besar pada periode yang lalu terutama dikaitkan dengan keyakinan agama.</p>
<p><a href="http://www.thefreedictionary.com/conserve" rel="nofollow"><i>Conserve</i></a> sendiri memang lebih tepat diterjemahkan sebagai &#8220;lestari&#8221; (melestarikan, kelestarian) dibanding kekekalan. Penekanannya pada, &#8220;menjaga sesuatu agar tidak hilang atau rusak.&#8221;</p>
<p>Saya belum tahu riwayat penerjemahan menjadi &#8220;kekekalan&#8221; yang memang tidak cocok namun digunakan luas, sehingga sempat menjadi polemik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Cukurungan</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-576251</link>
		<dc:creator>Cukurungan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 May 2008 05:39:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-576251</guid>
		<description>Mas Ahmed ini e-mail  saya... bromocorah2000@yahoo.com ....ada apakah?

salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Ahmed ini e-mail  saya&#8230; <a href="mailto:bromocorah2000@yahoo.com">bromocorah2000@yahoo.com</a> &#8230;.ada apakah?</p>
<p>salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmed Shahi kusuma</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-575962</link>
		<dc:creator>Ahmed Shahi kusuma</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 10:45:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-575962</guid>
		<description>salam-mualaykum wr.wb.
Dasar dari kesulitan ini adalah keyakinan akan materialisme kapitalis sebagai penentu kehidupan.Perlu wawasan akan sustainable development bagi kelangsungan alam tuk anak cucu. Pendekatan bahwa alam raya adalah titipan bagi anak cucu lebih memadai sebagai sebuah epistemologi ( ingat Qur'an mengajarkan bahwa semua memiliki jiwa, baca konteks gunung muslim terhadap Allah).
Untuk Mas Cukurungan , ini email saya, saya ingin email anda . ksm3wjy@yahoo.com . Salam ! ( Man zakka bi qouli haq )</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam-mualaykum wr.wb.<br />
Dasar dari kesulitan ini adalah keyakinan akan materialisme kapitalis sebagai penentu kehidupan.Perlu wawasan akan sustainable development bagi kelangsungan alam tuk anak cucu. Pendekatan bahwa alam raya adalah titipan bagi anak cucu lebih memadai sebagai sebuah epistemologi ( ingat Qur&#8217;an mengajarkan bahwa semua memiliki jiwa, baca konteks gunung muslim terhadap Allah).<br />
Untuk Mas Cukurungan , ini email saya, saya ingin email anda . <a href="mailto:ksm3wjy@yahoo.com">ksm3wjy@yahoo.com</a> . Salam ! ( Man zakka bi qouli haq )</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sambalewa</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-575683</link>
		<dc:creator>Sambalewa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 07:50:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-575683</guid>
		<description>Wah, emang dunia ini serba salah. pakai banyak-banyak energi dimarahi. tapi kalau irit masih kurang.
kalau saya sih mudah saya, manfaatkan aja panas matahari sebagai pengganti energi listrik rumahan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah, emang dunia ini serba salah. pakai banyak-banyak energi dimarahi. tapi kalau irit masih kurang.<br />
kalau saya sih mudah saya, manfaatkan aja panas matahari sebagai pengganti energi listrik rumahan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: brain</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-575308</link>
		<dc:creator>brain</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 08:49:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-575308</guid>
		<description>elo-elo jangan terlalu banyak comment and teori lah ,yang penting  prakte ,buktikan and wujudkan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>elo-elo jangan terlalu banyak comment and teori lah ,yang penting  prakte ,buktikan and wujudkan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ahmad akhyar</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-574742</link>
		<dc:creator>ahmad akhyar</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2008 14:42:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-574742</guid>
		<description>#68

Hukum pertama Termodinamika menerangkan bahwa perubahan Energi Dalam (internal energi)adalah setara dengan selisih antara Energi yang masuk dan keluar dari suatu SISTEM TERTUTUP baik dalam berupa panas maupun kerja. 

'The change in the internal energy of a CLOSED thermodynamic system is equal to the sum of the amount of heat energy supplied to the system and the work done on the system.'

Ini yang sering menjadi salah penafsiran dalam pemahaman mengenai Kekekalan Energi. Hati2 ketika menyebut Energi adalah Kekal. Energi itu Kekal jika dipenuhi syarat2 dari Hukum pertama Termodinamika, yaitu kita menganalisis pada Sistem Tertutup.

Pada akhirnya, Hukum kekekalan energi menjelaskan kekekalan energi dengan SEMESTA sebagai sistem. 

Diluar semesta, sistem apapun yang kita pilih selama ia adalah himpunan bagian dari semesta adalah sistem terbuka. Penggunaan Sistem tertutup dalam banyak analisis termodinamika untuk alasan praktis adalah bentuk idealisasi. Sehingga, muncullah apa yang disebut dengan Entropi.

Pada planet bumi sendiri, dengan peningkatan entropi terus menerus maka exergy (energy availability) akan terus berkurang. Dan jika kita memilih Bumi sebagai sistem, maka Energi dalam sistem Bumi BISA HABIS.

Bagaimana dengan Semesta? jika kita setia pada Hukum Kekekalan Energi, seharusnya Semesta itu kekal. Inilah yang masih bisa diperdebatkan. Hukum Kekekalan Energi masih bisa digugurkan oleh campur tangan Tuhan. Inilah yang terjadi pada Kehancuran Besar. Mekanismenya dapat dilakukan Tuhan dengan menginjeksikan energi secara besar2an yang tidak dapat ditangani oleh ruang Semesta, atau langsung dilakukan Pencabutan Energi. Karena, jika kita percaya dengan agama, pada akhirnya yang kekal hanyalah Tuhan.

Tapi jika memang kiamat itu terjadi, maka Hukum pertama Termodinamika sebenarnya tetap berlaku. Karena, pada saat itu maka Semesta berubah menjadi Sistem Terbuka dan Tuhan campur tangan didalamnya.

Dari semua Hukum Termodinamika, Hukum ke 2 lah yang paling penting dalam menjelaskan fenomena alam dan dapat diterima baik oleh logika maupun agama.

Dari wikipedia :
http://en.wikipedia.org/wiki/Thermodynamics 

Sir Arthur Eddington in The Nature of the Physical World:“	The second law of thermodynamics holds, I think, the supreme position among the laws of Nature. If someone points out to you that your pet theory of the universe is in disagreement with Maxwell’s equations - then so much the worse for Maxwell’s equations. If it is found to be contradicted by observation, well, these experimentalists do bungle things sometimes. But if your theory is found to be against the second law of thermodynamics I can give you no hope; there is nothing for it but to collapse in deepest humiliation.

Salam energi,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#68</p>
<p>Hukum pertama Termodinamika menerangkan bahwa perubahan Energi Dalam (internal energi)adalah setara dengan selisih antara Energi yang masuk dan keluar dari suatu SISTEM TERTUTUP baik dalam berupa panas maupun kerja. </p>
<p>&#8216;The change in the internal energy of a CLOSED thermodynamic system is equal to the sum of the amount of heat energy supplied to the system and the work done on the system.&#8217;</p>
<p>Ini yang sering menjadi salah penafsiran dalam pemahaman mengenai Kekekalan Energi. Hati2 ketika menyebut Energi adalah Kekal. Energi itu Kekal jika dipenuhi syarat2 dari Hukum pertama Termodinamika, yaitu kita menganalisis pada Sistem Tertutup.</p>
<p>Pada akhirnya, Hukum kekekalan energi menjelaskan kekekalan energi dengan SEMESTA sebagai sistem. </p>
<p>Diluar semesta, sistem apapun yang kita pilih selama ia adalah himpunan bagian dari semesta adalah sistem terbuka. Penggunaan Sistem tertutup dalam banyak analisis termodinamika untuk alasan praktis adalah bentuk idealisasi. Sehingga, muncullah apa yang disebut dengan Entropi.</p>
<p>Pada planet bumi sendiri, dengan peningkatan entropi terus menerus maka exergy (energy availability) akan terus berkurang. Dan jika kita memilih Bumi sebagai sistem, maka Energi dalam sistem Bumi BISA HABIS.</p>
<p>Bagaimana dengan Semesta? jika kita setia pada Hukum Kekekalan Energi, seharusnya Semesta itu kekal. Inilah yang masih bisa diperdebatkan. Hukum Kekekalan Energi masih bisa digugurkan oleh campur tangan Tuhan. Inilah yang terjadi pada Kehancuran Besar. Mekanismenya dapat dilakukan Tuhan dengan menginjeksikan energi secara besar2an yang tidak dapat ditangani oleh ruang Semesta, atau langsung dilakukan Pencabutan Energi. Karena, jika kita percaya dengan agama, pada akhirnya yang kekal hanyalah Tuhan.</p>
<p>Tapi jika memang kiamat itu terjadi, maka Hukum pertama Termodinamika sebenarnya tetap berlaku. Karena, pada saat itu maka Semesta berubah menjadi Sistem Terbuka dan Tuhan campur tangan didalamnya.</p>
<p>Dari semua Hukum Termodinamika, Hukum ke 2 lah yang paling penting dalam menjelaskan fenomena alam dan dapat diterima baik oleh logika maupun agama.</p>
<p>Dari wikipedia :<br />
<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Thermodynamics" rel="nofollow">http://en.wikipedia.org/wiki/Thermodynamics</a> </p>
<p>Sir Arthur Eddington in The Nature of the Physical World:“	The second law of thermodynamics holds, I think, the supreme position among the laws of Nature. If someone points out to you that your pet theory of the universe is in disagreement with Maxwell’s equations - then so much the worse for Maxwell’s equations. If it is found to be contradicted by observation, well, these experimentalists do bungle things sometimes. But if your theory is found to be against the second law of thermodynamics I can give you no hope; there is nothing for it but to collapse in deepest humiliation.</p>
<p>Salam energi,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rahmada</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-573397</link>
		<dc:creator>Rahmada</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Mar 2008 14:45:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-573397</guid>
		<description>Mas priyadi jadi ngingetin saya waktu SD diajari kekelan energi oleh Guru saya, saya langsung bertanya.. "Pak, kalau misalnya energi itu kekal, bapak bilang energi dari makanan dirubah menjadi energi untuk mengayuh sepeda, lalu energi yang saya pakai untuk mengayuh sepeda itu lepas kemana pak? Udara? kalau begitu banyak donk energi yang terkandung di udara?" :))

Setelah beranjak SMA baru tersadar kalau hukum kekelan Energi berbicara bahwa jumlah energi potensial dan kinetik dari suatu benda itu pasti sama. ^^... bukan terus energi itu kekal...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas priyadi jadi ngingetin saya waktu SD diajari kekelan energi oleh Guru saya, saya langsung bertanya.. &#8220;Pak, kalau misalnya energi itu kekal, bapak bilang energi dari makanan dirubah menjadi energi untuk mengayuh sepeda, lalu energi yang saya pakai untuk mengayuh sepeda itu lepas kemana pak? Udara? kalau begitu banyak donk energi yang terkandung di udara?&#8221; <img src='http://priyadi.net/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Setelah beranjak SMA baru tersadar kalau hukum kekelan Energi berbicara bahwa jumlah energi potensial dan kinetik dari suatu benda itu pasti sama. ^^&#8230; bukan terus energi itu kekal&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Priyadi</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-572700</link>
		<dc:creator>Priyadi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 12:05:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-572700</guid>
		<description>#68: energinya memang kekal, yang tidak kekal itu energi dalam bentuk yang bisa dimanfaatkan oleh manusia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#68: energinya memang kekal, yang tidak kekal itu energi dalam bentuk yang bisa dimanfaatkan oleh manusia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: okta</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-572699</link>
		<dc:creator>okta</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 11:42:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-572699</guid>
		<description>bisa jelasin gak kenapa terjadi "KRISIS ENERGI?"
padahal dalam hukum termodinamika pertama dijelaskan "energi tidak dapat diciptakan ataupun dimusnahkan."
So? bagaimana bisa terjadi krisis energi kalau energi itu tidak dapat dimusnahkan?

please explain it 

thanks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bisa jelasin gak kenapa terjadi &#8220;KRISIS ENERGI?&#8221;<br />
padahal dalam hukum termodinamika pertama dijelaskan &#8220;energi tidak dapat diciptakan ataupun dimusnahkan.&#8221;<br />
So? bagaimana bisa terjadi krisis energi kalau energi itu tidak dapat dimusnahkan?</p>
<p>please explain it </p>
<p>thanks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dekisugi</title>
		<link>http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-572051</link>
		<dc:creator>Dekisugi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Feb 2008 08:59:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://priyadi.net/archives/2007/12/12/hukum-kekekalan-energi/#comment-572051</guid>
		<description>Hukum kekekalan energi gak berlaku menurut fisika kuantum.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hukum kekekalan energi gak berlaku menurut fisika kuantum.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
