14 April 2008

Efek Streisand

Posted under: at 23:21

Pada awal tahun 2002, pengamat lingkungan Kenneth dan Gabrielle Adelman mulai melakukan pemotretan pada sepanjang garis pantai California. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan dokumentasi mengenai masalah erosi pantai. Setiap tahunnya garis pantai California bergeser sepanjang satu kaki. Idenya adalah jika garis pantai terdokumentasi dengan baik, maka peneliti akan dapat mengetahui bagaimana bentuk pantai pada beberapa tahun sebelumnya. Adelman mempublikasikan tak kurang dari 12 ribu foto pantai California pada situs web California Coastal Records Project.

Pada tahun 2003, aktris dan penyanyi Barbra Streisand mengajukan tuntutan kepada Adelman sebesar 50 juta dollar atas dasar undang-undang anti-paparazzi. Alasannya, Adelman mengambil gambar rumahnya tanpa hak. Walaupun pada kenyataannya, gambar yang diambil oleh Adelman adalah gambar jarak jauh dan sama sekali tidak ada Barbra Streisand di dalam foto tersebut.

Kasus ini kemudian diberitakan secara meluas oleh berbagai media massa. Bukannya penghapusan foto tersebut yang didapatkan Barbra Streisand, melainkan sebaliknya, foto rumah Barbra Streisand tersebut menjadi salah satu foto yang paling populer di Internet.

Fenomena semacam ini kemudian populer dengan sebutan efek Streisand. Usaha untuk menghapus informasi dari Internet cenderung menghasilkan hal yang sebaliknya: informasi yang sebelumnya diinginkan untuk dihapus tersebut justru bertambah populer.

***

Urusan sensor-menyensor situs web di Internet rupanya sudah mulai selesai, paling tidak untuk sementara. Di masa yang akan datang, perlu dipikirkan dampak efek Streisand dari sensor yang dilakukan untuk menutup-nutupi konten yang dianggap tidak sesuai. Jangan-jangan konten tersebut akan semakin populer justru setelah disensor. Apalagi jika sensor dilakukan tanpa pandang bulu tanpa banyak memikirkan konten lain yang tidak berdosa.

Tapi pemikiran saya ini hanya berlaku jika hasil akhir yang diinginkan adalah ‘jauh lebih sedikit orang yang mengakses konten tersebut’. Pemikiran ini tentunya tidak berlaku jika yang diinginkan sebenarnya adalah ‘terlihat melakukan sesuatu untuk membatasi akses ke konten tersebut’, terlepas dari apakah upaya tersebut memang efektif membatasi distribusi konten ataukah justru membuat konten tersebut bertambah populer. Tidak intuitif memang, terkadang hasil akhirnya tidak penting karena yang dicari sebenarnya adalah terlihat melakukan sesuatu tersebut.

98 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!