BlankOn Linux (Mudah-mudahan) Sudah Menginjak 1.0
Barusan saya ke tempat Sofyan untuk menyerahkan hasil pemaketan tahap terakhir untuk dipaketkan ke dalam CD instalasi BlankOn. Memang ada sedikit masalah karena Sofyan tidak punya kabel ethernet, dan saya juga lupa bawa. Jadi transfer data dilakukan melalui CD. Masih untung Sofyan memiliki satu keping CD-RW sehingga tidak perlu menghabiskan banyak media. Masalah lainnya adalah penanganan kunci publik GPG dan definisi repository yum yang ternyata belum terpikirkan. Tapi seharusnya kedua masalah tersebut sudah dapat diatasi.
Saat ini saya sudah mencoba melakukan instalasi dari pembuatan CD malam ini. Kesan pertama sepertinya semua masalah (yang diketahui) sudah dapat diatasi. Jika tidak ada hambatan berarti, sepertinya versi 1.0 akan diresmikan dalam minggu ini. Masalah minor seperti kesalahan dan ketidaklengkapan translasi kemungkinan akan dicoba untuk dibenahi pada versi berikutnya.
Pak samik ibrahim mau gak ya naruh BlankOn Linux di vlsm?
pasti mau tuh.. hehe..
Udah gak sabar, ingin nyoba yang versi 0.1 nya
Kapan bisa dicoba nih? udah nggak sabar
waaaah pengen belajar dan expert di Linux jadinya, selama ini cuman ngerti windows doank
ajarin Pri
loh boleh nginjek ya *liat judul*
*injek2 blankon*
Priiiii gw ngopy yak…
Pakai distro indonesia payah…
Banyak sekali masalahnya. belum lagi paketnya yang setengah2
Aku sudah coba Trustix Merdeka, WinBi, dan yang belum aku coba cuman BlankOn. Malas beli CDnya, abis beli jadi kecewa
.
Buat donload kantong lagi cekak. blum sanggup langganan Broadband…
[...] ‘Forking’ sudah menjadi kejadian yang umum di dunia FLOSS. Sebagai contoh, pada tahun 1998 distribusi Mandrake Linux (sekarang bernama Mandriva) pertama kali dirilis sebagai tiruan dari distribusi RedHat Linux. Sedangkan distribusi CentOS adalah tiruan dari distribusi RedHat Enterprise Linux. Saya sendiri pernah terlibat dalam pembuatan sebuah tiruan distribusi Linux, yaitu BlankOn Linux yang merupakan tiruan dari distribusi Fedora Core. [...]