16 March 2005

Pedoman Memilih Steak

Posted under: at 01:14

Bagi yang suka makan steak, mungkin sudah hafal istilah-istilah steak, tapi belum tentu tahu apa arti istilah-istilah tersebut. Berikut ini adalah jenis-jenis steak daging sapi beserta penjelasan cara memasaknya.

Jenis daging steak

  • Sirloin: Daging sirloin berasal dari bagian belakang sapi. Daging ini bekerja lebih berat daripada bagian lain yang umum dipakai untuk steak sehingga agak lebih keras dibandingkan yang lain. Sirloin memiliki kelebihan dalam ukuran, yaitu bisa dipotong lebih besar daripada bagian sapi lainnya yang lebih lembut. Harga Sirloin umumnya lebih murah dibandingkan daging steak lainnya.
  • Tenderloin/filet mignon: Tenderloin berasal dari loin yang berada di depan sirloin dan di belakang tulang rusuk (rib). Daging tenderloin tidak bekerja keras sehingga tenderloin adalah bagian sapi yang paling lembut. Tenderloin berbentuk memanjang seperti ular dan untuk steak biasanya dipotong secara diagonal.
  • Top loin/Striploin: Daging sapi yang membungkus bagian tenderloin. Lebih lembut daripada sirloin, tetapi lebih keras daripada tenderloin.
  • T-Bone: Bagian ini sesuai namanya memiliki tulang yang berbentuk T yang dikelilingi oleh daging pada kedua sisinya. Pada sisi yang memiliki daging lebih sedikit adalah daging tenderloin dan di sisi lainnya yang memiliki daging lebih banyak adalah striploin.
  • Porterhouse: Porterhouse sama dengan T-Bone. Perbedaannya, porterhouse memiliki daging tenderloin lebih banyak daripada striploin.
  • Rib/tulang rusuk: Yaitu daging sapi yang berasal dari daging di sekitar tulang rusuk. Steak rib disajikan bersama tulang rusuk. Jika tidak disajikan bersama tulang rusuk, maka namanya menjadi rib eye steak.

Cara memasak

  • Well done: Steak yang dimasak well done tidak memiliki warna merah. Biasanya para penggemar steak tidak menginginkan steaknya dimasak well done. Suhu daging steak ketika selesai dimasak adalah sekitar 80 derajat Celcius. Steak yang dimasak pada kondisi ini lebih keras daripada medium atau rare karena kandungan air di dalam steak akan lebih banyak menguap.
  • Medium: Steak medium adalah cara memasak antara rare dan well done. Bagian tengah masih berwarna merah dan sisinya berwarna merah muda. Suhu daging ketika selesai dimasak adalah sekitar 70 derajat Celcius
  • Rare: Steak rare sebagian besar masih berwarna merah. Suhu daging ketika selesai dimasak adalah sekitar 60 derajat Celcius.

Sebagian restoran di Indonesia tidak menanyakan cara memasak steak, dalam hal ini kemungkinan besar steak akan dimasak well done.

Jadi… apa steak kesukaan anda?

Disarikan dari berbagai sumber

38 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!