Tanggapan Terhadap Pernyataan Roy Suryo di Hotel Aryaduta
Kemarin memang bukan hari ini. Jika dua hari yang lalu saya dituduh turut serta menyebarkan foto-foto hasil modifikasi oleh Herman Saksono, maka kemarin tuduhan sudah berubah. Kali ini yang dituduhkan adalah menuduh SBY melakukan tindak kejahatan. Berikut adalah kutipan artikel Koran Tempo yang berjudul Blogger Disangka Menghina Presiden.
Roy juga mengungkapkan, blogger lainnya, Priyadi, hari itu diundang khusus oleh tim dari Departemen Komunikasi dan Informatika dan Unit Kejahatan di Internet Kepolisian Jakarta. Priyadi menulis soal pesan singkat (SMS) massal dari Yudhoyono yang, menurut dia, adalah spam. “Kalau di luar negeri spamming itu adalah tindak kejahatan,” katanya.
Pertama, yang mengundang saya adalah Judith MS Lubis, bukan Depkominfo atau Unit Kejahatan Internet Polda Metro Jaya. Kemudian, wakil kepolisian yang datang hanyalah satu orang, tidak mengatasnamakan unit apapun dan bahkan menolak untuk publikasikan. Kedua, pertemuan kemarin sama sekali tidak membahas perihal pesan singkat masal dari SBY. Silakan baca tulisan saya sebelumnya tentang diskusi tersebut.
Dari wartawan yang lain, saya mengetahui bahwa informasi tersebut disampaikan Roy Suryo setelah bertugas sebagai moderator pada sebuah acara di Hotel Aryaduta, kurang lebih bersamaan dengan pelaksanaan diskusi yang saya hadiri.
Mengenai pesan singkat masal yang dituduhkan Roy Suryo, kemungkinan besar merujuk kepada dua buah tulisan saya:
Di dalam kedua tulisan tersebut saya mengkritik pemerintah yang menggunakan media pesan singkat (SMS) sebagai alat untuk menyampaikan pesan secara masal. Untuk penjelasan yang lebih mendetail silakan baca kedua tulisan saya tersebut. Saya yakin tidak ada yang salah dengan kedua tulisan tersebut. Rasanya sebuah hal yang wajar bagi saya atau siapapun untuk mengkritisi pemerintah.
Dari wartawan, saya juga mengetahui bahwa Roy Suryo juga menuduh saya sebagai pemilik situs Roy Suryo Watch. Hal ini tidak benar. Pemilik situs Roy Suryo Watch adalah seseorang anonim yang memiliki alamat email di rswatch(a)gmail.com.
Demikian klarifikasi dari saya, semoga dapat menjadi pembelajaran untuk pihak-pihak yang terkait untuk tidak dengan terlalu mudah percaya dengan pernyataan-pernyataan dari Roy Suryo di masa yang akan datang.
Hi Roy!
Roy, memang bukan Priyadi kok pemilik RSW, kalo kamu canggih, dan bener2 pakar, dan tidak bodoh seperti sekarang, gunakan metode yang katanya kamu gunakan waktu melacak anshar.net
*ngakak dulu*
RS SUCKS!!! GILA HORMAT!!! GAK PUAS DENGAN DARAH BIRU KALO GAK INJEK2 RAKYAT JELATA!!!! SUCKSTODEMAX!!!!!
wah, om priyadi…
kok aku di china sih? xixixix….
mPri.. komen saya jangan dihapus yach… karena.. karena…. RS memang gila hormat!
Handphone presiden masih berfungsi ga ya? Kok gada kabarnya lagi?
emang begini tipikal roy suryo selalu membuka masalah baru kalau kepojok dimasalah lama
*summon eko*
#4 jangan injek saya dong sus
emang nggak ada matinya si roy.
Om Roy tuh selalu memancing di air keruh…
.
Wah, kalau sudah begini sebaiknya bikin press release yang seimbang agar segalanya jelas. Emangnya saya dari Hong Kong?
Ikut prihatin…, menuduh tanpa bukti2 jelas.
udah penyakit kronis tuh
Roy lagi, Roy lagi!
Roy, manéh jelema selang seling, lain?
Duh.. Om KeRMiT ni.. sakut deh sama muka badaknya..

Btw, gosipnya Om KeRMiT ni dah mulai manas2in artis2 yang kena retouch juga? Cyber Crime?
Walah.. Om-nya ni, udah Pakar IT, Pakar Hukum pula..
Tambah cinta deh sama Om..
Biasanya, orang kalau sudah terdesak,akan melakukan perbuatan yang aneh-aneh. Begitu juga yang dilakukan RS ini. Karakternya tetap tidak berubah. Jalan terus Pri
saran untuk roy suryo: coba puasa senen kemis n menahan diri untuk nggak terlalu gampang berkomentar, coba berpikir dulu lebih dalem. sebab kenyataannya, semakin roy banyak buka mulut, semakin mempermalukan diri sendiri di depan umum. justru orang2 yg diserang (seperti priyadi) jadi tambah tenar!

Sue aja si RS on the grounds of being offended or insulted, causing displeasure, anger, resentment, or wounded feelings. Sakit hati itu ada harganya lho. Tapi jangan sampe, dia yang sue duluan. Berabe.
Halah, apa sih ini orang kok ga penting banget… Sampe - sampe ngritik pemerintah aja ga boleh. Tampang mesum pula…
Menanggapi masalah ini (spam SMS):
1) Ya, saya setuju kalau SMS tersebut dikategorikan sebagai spam karena kita tidak diberi opsi untuk “subscribe” dan/ atau “unsubscribe”
2) Sebaiknya para “ahli” yang membawahi layanan SMS tersebut memikirkan cara untuk memberi masyarakat hak untuk memilih untuk tidak menerima SMS tersebut
Menanggapi ocehan Roy Suryo:
1) Cukup, Roy! Sebaiknya Saudara berpikir baik-baik sebelum nyablak. Tahukah Saudara, semakin banyak Saudara mengoceh, semakin tampak kedangkalan pola pikir, struktur logika, dan wawasan Saudara? Tidakkah Saudara takut akan akibat hukum atas pernyataan-pernyataan tersebut?
2) Pri, saya koq menangkap adanya unsur dendam kesumat dari beliau ini kepada Anda. Tidak berhasil “menjaring” Anda dengan satu kebohongan, beliau terus menerus melemparkan kebohongan-kebohongan baru yang bertujuan mendiskreditkan Anda. Saya nggak bermaksud ngomporin, tapi tidakkah Anda rasa cukup dasarnya untuk menggiring Yang Terhormat Saudara Doktorandus Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Nitidiprodjo ke pengadilan atas tuduhan pencemaran nama baik, perbuatan tidak menyenangkan dan pembohongan publik? Atau mungkin rekan-rekan mau bergabung untuk melakukan class action?
3) Kalau saja Roy Suryo ngocehnya di blognya pribadi sih, saya kira gak akan ada yang ambil pusing.
4) Ralat: nomer 3) gak mungkin kejadian, kan RS bukan golongan katarsis yang ikut trend sesaat.
#8: ada flowchart-nya ngga?
#19: bwakakak.. tampang mesum
makin seru nih kayanya..
Haha… RS memodifikasi tuduhannya sekarang ?
Ciri-ciri orang kepepet tuh. Selama kita beritikad baik dan dengan alasan masuk akal, ndak ada masalah untuk selalu maju terus.
Sekarang nyoba low profile dulu deh. Liat bagaimana RS mempermalukan diri sendiri di muka publik
sudah minta ke SBY via 9949 agar mengabaikan dan menendang RS (setidaknya) dari PD?
saya sudah dua! (selagi nomor prabayar masih anonim, eh tapi komentar disini tidak anonim yah… hahaha sebab saya BUKAN CIKEN)
*…ah korban iklan*
setuju dengan (20)
beri dukungan untuk tuntut balik…
pakai aja pasal sapu jagad.. “perbuatan tidak menyenangkan”
Hua hua hua
Plan C on the progress…
Lihat saja nanti!!
Oya, perlu saya tegaskan,
SAYA TIDAK GILA HORMAT, saya hanya terusik jika orang meragukan kepakaran saya.
Udah ah,
Saya mau bikin Plan F dan nyempurnain Plan E
Pakar palsu mulai merangkap sebagai penguasa lalim.
GO TO HELL KERMIT RS!!!
KRMT pake firefox??
gak mungkin getu loh, firefox kan gratisan.
gile.. gile ..!! “Pakar” IT yang satu ini ..? Dump that “pakar” viva hacker and bloggers ! down to “pakar” bluffer!
Kepada para Bloggers .. jika Internet dan mahasiswa pernah menumbangkan kezaliman Soeharto.. mengapa para blogger tidak mencontoh para pendahulu mereka? mari kita tumbangkan kezaliman Meneer Kanjeng KeRMiT …
(sms nyasar: awas ini orang lagi “menggalang kekuatan!” )
SODARA-SODARA SEKALIAN… MOHON JANGAN EMOSI. MOHON DIPIKIRKAN DENGAN HATI JERNIH DAN MENERIMA KENYATAAN DENGAN LAPANG DADA BAHWA MASIH ADA ORANG YANG MENGIDAP SINDROME POST-COLONIAL, MASIH MENGAGUNGKAN LESE MAJESTE… MAKLUMLAH… PRIYAYI JE!
*JADI: PRIYAYI VS PRIYADI*
SALAM HANGAT DARI SAYA
*sumpah! gag punya call sign, gag punya fax ndiri, cuma punya email gratisan sama blog gratisan
*
huahahaha… tambahh ancurrrr… si RS….
kenape gak sekali2 blogger2 yg ngomong di depan TV ttg si RS ini… gimane mas priyadi… kayaknya asik tuh
sepertinya bakal jadi anti-klimaks kejayaan Roy suryo sebagai sang pakar.
semoga dengan beberapa kasus beruntun akhir akhir ini, media jadi lebih bisa menilai, masyarakat juga menilai
bahwasannya, ternyata oh ternyata…
nb
enyelenggara-penyelenggara seminar juga (pernah dapet info tarif seminar ‘beliau’ setinggi langit
)
Udah kirim press release ke media-media, Pri?

buruan sblm basbang
misinforman
Mungkin untuk menyambut tahun baru kita bisa menganugerahkan piala atas prestasi sebagai orang terlucu dan terwagu tahun ini .. *ratotoblas*
[…] Tanggapan Priyadi terhadap Pernyataan Roy Suryo: Terhadap tukang ngaduh, tukang sebarin berita bohong, dan tukang nuduh sembarangan, hanya ada satu kata: LAWAN! Maju terus, Pri! […]
Roy bilang kamu yang punya site RSW? Wah, dia harus belajar nslookup sama whois lagi nih. Ajarin dia Di.
Wadu… aku tidak mau nambah lagi!
walah2… si om Roy ga tau kali… kalo fitnah lebih kejam dari pada fitness
aduh aduh, cuman bisa istighfar deh kalo soal si kermit ini.tapi ternyata si kermit rajin juga baca blog yah , mengingat komentar dia beberapa waktu silam soal blog
walah roysuryo watch itu palsu toh….
68% ada yang aneh dengan RS™
pak pri…
suatu kehormatan bahwa blog bapak juga dibaca oleh RS
*ngeloyor*
Hai. Lagi menghimpun kekuatan™ ya?
#26 ciken lu!
who??? siapa sih kak ‘oy ‘uyo itu?
bung pri, menurut saya lebih baik mengirim ralat/sanggahan terhadap pemberitaan di media elshinta, tempo, dan republika lewat surat pembaca. saya rasa sanggahan lewat surat pembaca akan lebih diperhatikan redaksi dan juga bisa memberikan klarifikasi yg dibaca oleh pembaca media. sekalian bisa menunjukkan kebohongan RS.
WAHAHAHAHAHA…. NGAKAK!!!

#36,
s7, kita nobatkan aja ohm KeRMiT sebagai pelawak digital tahun 2005 versi blogger, gw yakin 68% dari blogger s7 hal ini
kita buat kayak valentine tempo hari
Seret Roy ke pengadilan! Dia udah mencemarkan nama baik lu Pri. Asal tuduh aja tuh orang..
Roy, sadar, roy!
Sudah saatnya para Media di Indonesia lebih DEWASA dengan melakukan cover both side.
Jangan percaya sama satu nara sumber, apalagi narasumber itu penyebar fitnah..!!!
Apakah ini efek dari kebebasan pers sehingga faktor Cek & Ricek-nya diabaikan ???
[…] SBY: Saya baru dengar tentang ini: Komentar Presiden SBY ketika ditanya langsung oleh Enda mengenai kasus foto palsunya. Ada rekaman videonya juga. Jadi, yang bereaksi berlebihan soal foto palsu itu patut MALU! Apalagi sampai berkoar-koar gak benar via SMS dan media. MALU DEH KAMU! […]
Hmmm… keknya gue sempet liat deh RS diwawancara wartawan di bangku paling belakang di Aryaduta (lirik sbelom berbondong2 meninggalkan acara
di aryaduta menuju kominfo). Tauk gitu gue
aja ya?
Eh, Bukannya waktu itu kita jalan bareng Mi?
Doh..tau gitu gw ikutan njitak
lain kali voice recorder diaktifin dong 
Ayo dong guys!
Tiap satu orang gak percaya kepakaran saya maka IQ saya akan berkurang satu tingkat.
Kalo IQ saya nyentuh angka 80 saya bisa mati.
Come clap your hand for me
#28, Firefox gak gratis. Saya beli di glodok Rp. 20 ribu rupiah, bonus winamp, winzip, yahoo messanger 5 dan ratusan aplikasi lain.
Selama Internet Explorer saya diservis (lagi turun mesin), saya akan pake Firefox.
Hidup saya!
Pembinaan Priyadi pada Roy Suryo
http://priyadi.net/archives/2005/12/15/tanggapan-terhadap-pernyataan-roy-suryo-di-hotel-aryaduta/...
#56 kamu crispy deh…. kriuk kriuk tau..!
[…] Bagaimana dengan Priyadi ? Korban terakhir dari kasus ini ? jangan khawatir, dukungan terus mengalir kepadanya, saya rasa memang sebaiknya Priyadi mendapatkan gelar, Bapak Perjuangan Blog Indonesia, Bagaimana? Setuju??? […]
Halo Priyadi!