Akhirnya Memakai Telkom Speedy Juga
Bulan September yang lalu saya ditelpon oleh seorang petugas Telkom yang menawarkan akses Internet cepat Telkom Speedy. Saya ditawari pendaftaran Speedy tanpa harus membayar biaya pendaftaran. Penawaran tersebut saya tolak, tetapi setelah dipikir ulang, akhirnya saya memutuskan untuk melakukan pendaftaran. Keesokan harinya saya mengunjungi Plasa Telkom untuk melakukan pendaftaran. Mereka berjanji untuk menghubungi saya kembali dalam satu minggu.
Karena saya pikir pendaftaran Speedy sudah beres, maka setelah itu saya mengunjungi galeri Fren untuk mengganti akun [Fren MaxSurf] 200 seharga Rp 150 ribu/bulan yang biasa saya gunakan sehari-hari ke akun Basic tanpa biaya bulanan.
Ternyata setelah satu minggu belum ada kabar juga dari Telkom. Akhirnya saya menghubungi mereka dan mereka mengabari bahwa telepon saya terhubung ke jaringan serat optik, dan bukan jaringan tembaga. Dengan demikian jaringan telepon saya belum siap untuk ADSL dan mereka memasukkan saya ke dalam daftar tunggu. Kalau memang jaringan belum siap, untuk apa mereka menawarkan layanan ini ya? ![]()
Saya tidak dapat ke Fren untuk mengganti akun Basic kembali ke MaxSurf 200 karena mereka memiliki batasan waktu sebelum saya dapat kembali mengganti jenis akun saya. Cukup waswas saya dalam menggunakan akun Internet yang dihitung 100% berdasarkan transfer data ini. Tagihan terakhir saya sempat membuat kaget karena tebalnya nyaris satu sentimeter. Untungnya ternyata tagihan total hanya mencapai Rp 280 ribu. Fren cukup baik untuk memberikan tagihan yang disertai dengan rincian penggunaan yang sangat lengkap.
Akhirnya beberapa hari yang lalu saya dihubungi oleh petugas Telkom yang mengatakan bahwa jaringan telepon saya sudah diganti ke kabel tembaga dan dengan demikian akun Speedy saya dapat langsung diaktifkan. Ditambah lagi sekarang sedang ada promosi diskon biaya bulanan sebesar 40% dan penambahan kuota bulanan.
Untuk modem, Telkom menawarkan beberapa jenis modem, yang paling murah seharga Rp 380 ribu. Tapi saya memutuskan untuk membeli sendiri karena Linksys AM300 bisa didapatkan di luar dengan harga yang kurang lebih sama.
Tidak seperti koneksi ADSL di kantor saya yang menggunakan PPPoA, koneksi Speedy di rumah saya menggunakan PPPoE. Menurut petugas, perbedaan karena jaringan telepon kantor saya menggunakan DSLAM dari Siemens, sedangkan jaringan rumah saya menggunakan merk Huawei. Berdasarkan pengalaman saya, PPPoE lebih mudah diset jika kita menggunakan router (bukan modem) dan ingin supaya koneksi ke Internet ditangani oleh gateway yang kita set sendiri. Dalam kasus saya, saya hanya perlu mengkonfigurasi Linksys AM300 saya dalam modus Bridged Mode untuk menyerahkan autentikasi PPP ke Linksys WRT54G yang telah saya gunakan sebelumnya. Dengan demikian yang terhubung sebagai gateway ke Internet adalah WRT54G, bukan AM300. Ada yang tahu bagaimana melakukan ini untuk PPPoA?
Dengan sedikit eksperimen saya mengetahui bahwa saya mendapatkan IP publik dinamis. Bagaimana jika ada misalnya yang men-DDoS IP ini? Apakah nantinya akan diperhitungkan dalam tagihan bulanan? Mudah-mudahan hal ini sudah diperhitungkan sebelumnya.
Dalam merasakan akses Speedy dalam waktu yang singkat ini, kecepatan akses saya rasakan cukup baik walaupun sore tadi ada sedikit hambatan. Meteran pemakaian akses Internet berbasis web juga cukup akurat. Walaupun demikian, aplikasi meteran hanya tersedia untuk sistem operasi Windows.
Pertama!!!!!
Akhirnya!!!
Beneran jawab pertama, kan?
selamat om pri, akhirna pake spidi jg, tp ati2 om pri, biasanya akses cepat-nya cuman di awal2 bulan ajah, setelah itu luemuoooootttt pooolll!
Mau coba juga ah
Hati hati mas Pri,
]
Karena sudah menyerahkan hidup ke tangan Telkom.
[ Inget Billing nya itu hak prerogatif Service Provider lho
Bagus pasang meter pribadi buat perbandingan
mikir2 utk make speedy di rumah…
Selamat mencoba mas Pri, semoga tidak kecewa seperti saya
Saya pake wireless gratisan. SSID yg sering saya pake : SMC, Linksys, dan default. Jangan2 yg SSID linksys punya om pri?
Sama modemnya sama saya… hehe.. AM300. tapi saya sempet dibilangin sama orang telkom yang remote by phone, katanya modemnya itu kurang bagus.. (alesan aja kalii..) hehe..
tapi saya ngga pake speedy, saya pake produk dari ISP swasta tapi pake DSL telkom. sampai saat ini fine2 aja…
Penawaran tersebut saya tolak, tetapi setelah dipikir ulang, akhirnya saya memutuskan untuk melakukan pendaftaran.
Btw, apa yang menjadi pertimbangan Pak Pri sampai akhirnya memutuskan utk mendaftar??
Saya tunggu sampai bener-bener unlimited dengan harga yang tebelnya nggak sampe satu centimeter
.
#10: gak ada alternatif lain yang lebih murah
Berati belum bisa kalau pakai linux?
Atau, bisa tapi ngga terhitung oleh meteran??
#12: wah udah pindah ke ostrali ya?
om pri, link PPPoE nya ngaco tu..
#9 … provider bilang modem kurang bagus itu biasa, hehehe .. kemaren me ga bisa konek ke starone, alasan CCO-nya .. modemnya harus yang direkomendasikan .. halah modem mahal … biasanya me pake juga ga ada masalah. hehe .. emang .. alasan
@maspri .. well, ditunggu kisah selanjutnya, semoga ga ada keluhan .. kkkkkk
btw, kok pernah denger, yang bisa speedy harus kabel optik ya?
jam 23.10 wib…gile ude 14 !…yaaaaah, minimal 20 besar



Nah, situs ini bisa jadi tempat review Telkom spidi neh… Kasih kabar tentang perkembangannya ya Pak Priyadi…
Sepertinya ada yang kurang pak pri? Saya tidak ngeh dengan kalimatnya ini..?
–budiw
Good luck. Cerita2 pengalamannya yaaa
.
asyik/….. surabaya hujannnnnn
Apa orang Telkom suka sering ngabsen di sini juga ga ya?
Ada yg flat rate nggak yaa?
kabelnya mesti pake kabel tembaga? ga salah tuh?
bukan sebaliknya?
Semoga anda diberikan kekuatan dan ketabahan jika harus menghadapi “pelayanan” dari Telkom Speedy. Amin.
dan juga kesabaran. Amin lagi
welkam tu de klab
Artikel selanjutnya: perbandingan pemakaian Telkom Speedy vs yang lain. Baik koneksinya maupun harga.
Bagaimana pak Pri?
kayaknya bentar lagi ada speedy.priyadi.net
Kan banyak di internet om …
Tinggal nanya ke Mbah Google
gw juga pengen pasang spidi dari kemaren kemaren…
*summon koen co ro*
kayaknya kita senasib pake PPPoE *tautannya ngaco tu pakne. mengenai meteran, saya bisa cek juga di webnya, lumayan detil.
belom nyoba.. blom bisa komen!
diskon berbeda di tiap kota, dan untuk bali tidak ada diskon tentunya…
Kalo elo mau cobain koneksi PPPoA, kudu beli modem cum router, mereka biasanya bisa mode PPPoA dan PPPoE sekaligus. Kalo WRT54Gblahblah jelas hanya bisa PPPoE saja.
Lagian ya tidak perlu lah kamu coba coba ganti ke PPPoA, karena ISP kamu kasihnya PPPoE. Gak nyambung malah.
Di Singapore sini dulu pakai PPPoA, tapi kemudian pada ganti ke PPPoE. PCI card modemnya sempat dijual murah murah. Tapi khusus untuk corporate ADSL SingTel Magix masih pakai ini.
Pengen pake spidi tapi nggak punya line.
hiduuuup speedy






gue barusan kemarin juga ditawarkan speedy, tapi gue tolak, karena:
- promosi cuma berlaku 3 bulan, dan habis itu harga kembali normal, dan kalau tidak salah harus kontrak setahun.
- gue nggak yakin sama kemampuan telemarketer yang menghubungi gue, ada kalimat bombastis seperti “setelah kita riset ternyata speedy itu paling murah, dibandingkan misalnya dengan indonet, (menyebut nama-nama ISP lainnya yang saya tidak inget lagi)”.
- tahun kemarin saya juga sempat ditawari ADSL oleh centrin, tapi ketika diperiksa ternyata nomer saya belum terjangkau layanan ADSL, dan mengingat point di atas tentang kemampuan sang telemarketer, gue kok ragu apa bener nomer gue sudah bisa ADSL.
teknologi ADSL menurut wikipedia memang mengandalkan kabel tembaga:
Jadi tidak semua TELPON TELKOM bisa di pake untuk SPEEDY ya?
Cara mengetahui TELPON TELKOM kita siap SPEEDY atau tidak gimana ya?
Telkom Speedy Emang TOP Abisss deh…
Lha? kok saya dari AUSTRALIA? wong VISA aja belum beres kok wis dibilang KOMEN dari AUSTRALIA
aneh aneh aja ini.
#8, #36, ndak kuat deh ama status On Mac OSX nya
#35:
di kantor gua pake PPPoA, gua pengen yang dapet IP public itu komputer gateway gua, bukan si routernya yang gak bisa diapa2in.
Saya daftar Speedy di Indocomtech September 2006 melalui paket penjualan Prolink. Rumah saya di BSD. Sesudah itu Telkom BSD menghubungi saya dan menginformasikan bahwa account Speedy tidak tersedia. Telkom sedang mengugrade system dan account baru akan tersedia pertengahan bulan Oktober. Minggu lalu saya telpon ke Prolink menanyakan statusnya. Prolink kemudian meneruskan pertanyaan saya ke Telkom dan menyatakan bahwa Speedy untuk saya baru akan available paling cepat bulan Desember 2006.
Saya jadi bingung nih, di Indocomtech September 2006 Telkom mempromosikan Speedy, kemudian promosi lagi bulan November-Desember (diskon 50%). Tapi kenyataannya servisnya belum tersedia. Lucukan, promosi diskon 50% bulan Nov-Des, tapi servisnya baru dapat setelah Desember dimana diskonnya sudah tidak berlaku lagi!
Tadinya saya mau membatalkan dealnya, tapi saya sudah DP nih …..
Loh Pri, bukannya di Depok banyak provider wireless ? Sofyan pakai Big.net dan happy tuh.
Gua juga pakai, awal2nya bermasalah berat, tapi respons dari cust.service Big.net bagus ! Mungkin karena gua juga coba bicara baik2 selalu / tidak emosi, entahlah.
Dengan jujur mereka mengakui sedang ada masalah di jaringan mereka.
Akhirnya mereka rekomendasi gua ganti antena jadi tipe grid, lalu mereka setting ulang, dan sampai sekarang berjalan lancar. Biaya Rp 450 ribu, dapat speed 128 Kbps FLAT rate.
Staf lapangannya puyeng memang pas setting di Linux he he.. tapi akhirnya mereka dipandu oleh staf di NOC mereka, dan sukses mensetting di Ubuntu Dapper.
Anyway, salah satu masalah mereka kelihatannya ada pada server (transparent) proxy mereka. Waktu itu gua akses server lokal (di IIX), bengong lama, tahu2 nongol error message dari “.NET framework” bahwa proxy servernya lagi sibuk. He he…
Mungkin bisa sama-sama kita coba kasih masukan kepada mereka.
Oh ya, untuk server lokal (komo.vlsm.org, kilasan.com, dll), bisa dapat speed s/d 250 Kbps lho.
Moga bermanfaat.
#44: wah, daerah saya terlalu jauh ke selatan, kayanya susah untuk pake wireless. dulu pernah tanya2 ke sebagian provider wireless di sini, yang ada cuma masuk waiting list
Hati-hati.. koneksi telkom suka lambat pada siang hari
hehe.. hampir semua bilang hati-hati n semoga sabar ya
yup.. saya juga sih pak pri. moga-moga sabar juga, tapi kalo cuma untuk dipakai di rumah sih saya rasa gak terlalu bermasalah. tapi kalo buat kantor.. duuh.. bisa-bisa makan ati mulu deh.
sekitar 2 bulan yang lalu saya pakai CBN, terus dengan alasan pengiritan, jadilah saya pindah ke telkom. eh.. ampun deh raja.. luemotnya itu loh.. sering down pula. hampir sebulan 2 ato 3 kali down. udah gitu kalo down bisa 2 harian lagi. wahhh.. enough!! gak lagi deh.
akhirnya sekarang saya pakai indonet yang unlimited deh.. mayan ngacir loh
tapi ya itu: #10, #12 emang mahal sih
mungkin kalo buat pemakaian di rumah dan gak terlalu keganggu kalo sering down, mending pake astinet aja kali 
unfortunately speedy is not speedly…
boleh dicoba…..

Speedy? iye ini posting pake speedy, sedang rame-ramenya bulan promosi.
Tergiur sich … tapi ditunggu saja dulu, nunggu didiskon murah lagi atau cari yang paling murah, pokoknya paling murah lagi
#42: gw kalo ngeset si modem biar jadi bridge trus di kompi jalanin pppoe, kompi gw dapet ip publik tu..
Enakan koneksi pakai StarOne, Fren atau pun Flexi karena bisa konek di mana saja (khususnya Fren). Lagi pula wireless gitu loh.
Dari ketiga CDMA yg pernah saya coba di atas, saya paling prefer ke StarOne karena relatif lebih stabil dan harganya juga paling murah.
Salam.
#45 - iya lah, provider wireless depok gak bakalan coverage nya nyampe ke Australia, hihihi
tunggu komentar om pri setelah pake speedy 1 bulan
Bagus Pri, supaya nanti kalau online bisa nonton video yang banyak
yaah .. yang di diskon cuman pelanggan baru .. yang lama tetep 300rebu .. yaaaahhhhh~~ *kecewa*
#53
terlalu selatan itu yah 
#53: walah… databasenya perlu diupdate nih kayanya
Klo pake meterannya PLN bisa gak yah untuk Speedy..??
Koq bisa cepet switch dari jaringan serat-optik ke tembaga ya mas Pri ?.Di kasus saya sini di Bali, katanya nomor saya termasuk dalam jaringan baru yang mana merupakan jaringan serat optik, jadi tidak bisa di pake Speedy. Memang bisa di ganti gitu ? BUkannya yang serat optik adalah backbonenya sampai ke sentral kotak di pinggir jalan itu ? ..
wavelan http://www.itcenter.or.id/forum/viewtopic.php?p=1020&sid=4e7efed4447b862df4389a1fc8042415

deket nih sama kota kembang depok.
Hampir semua kabel telepon itu berakhir di STO, tersambung ke switching (circuit switching). Dengan adanya backbone FO antar STO (packet switching) terminasinya bisa ada dua.
Untuk DSL, kabel telepon pelanggan masuk dulu ke multiplexer DSL, baru dipecah dua, satu ke backbone data internet dan satu lagi kembali ke switching telepon.
Modem DSL di pelanggan dan multiplexer DSL di STO punya fungsi yang sama, menggabungkan sirkuit analog dengan data digital ke dalam satu jalur digital dan sebaliknya, memecah jalur DSL menjadi jalur analog voice telepon dan jalur data internet.
Soal cepat atau tidak seharusnya cepat sih, ibaratnya memindahkan port UTP. Problem utama Telkom justru ketersediaan multiplexer yang terbatas dan jarak total kabel telepon dari STO ke pelanggan yang terlalu jauh (apalagi ada batasan kualitas kabel coppernya gak semua bagus).
emang si sering down… cuma lumayan cepet ko… jauh mah dari telkomnet instan…
di bandung juga ada tuh nomor telpon fix line yang ga bisa… tergantung awalan nomornya sih… misalnya kalo 730 bisa… tapi 750 bisa… ga tau juga kenapa… padahal tetanggaan…
Duh mahalnya internet di indonesia

Kalo dibandingin di china, berlangganan DSL cuma 500 yuan (sekira 600rb rupiah)pertahun. Jadi hanya 50rb rupiah perbulan.
Duh gimana anak negeri ini bisa bersaing dg dunia luar…
Btw, ada yg tau gak, napa internet di indonesia sedemikian mahal yak?
pak Pri,boro2 saya mudeng ngomongin si spidi,anak tetangga sebelah…,lha wong udah 2 minggu leptop saya gak bisa dipake krn kena virus.ujan2 nih, bela-belain lari ke warnet cuma buat up date curhatan-mu.sebagai fans setia,boleh gak aku minta souvenir…(leptop baru!)
idem! mo nyoba jugah
bang.. minta meteran nya donk….
boleh kan…
trims…
Riyan at balicenter web ku hosting di indoglobal juga…
Gak juga. Itu aplikasi meteran yang dikasih sama telkom sebenarnya cuma nampilin isi halaman web dari url: https://divre2h.telkomspeedy.com/speedyalert/terima.php?noadsl=ISI_DGN_NOMOR_ADSL_ANDA
Parahnya dari url tadi kita bisa juga liat tagihan orang lain, bukan hanya milik kita.
brati ga ada masalah dunk make speedy? ga sperti gosip2 yang slama ini beredar
#42 Lah kalo mau PC elo dapat IP Address public ya buang aja routernya. Dari Ethernet PC kamu ke modem langsung aja, kemudian run PPPoE stack di Linux PC kamu. Beres tho? Tinggal pasang 2 Ethernet di PC itu, satu ke modem, satu ke LAN. Gue juga dulu pakai ini di IPCop.
BTW, kalo masih minat beli modem cum router cum AP 802.11g lagi ada promo nih buat Aztech, s$188, http://www.aztech.com/prod_adsl_dsl600ew.html
#70: ehm. ini buat di kantor gua lho, pake PPPoA, bukan PPPoE. di sini (rumah) sih beres karena pake PPPoE.
tapi kayanya memang harus buang routernya. ganti pake modem, atau cari router yang autentikasinya bisa pake PPTP.
hmm… Spedy…??bersenang-senang dahulu bersakit-sakit kemudian…
https://divre2h.telkomspeedy.com/speedyalert/terima.php?noadsl=
http://divre5.telkomspeedy.com/speedyalert/terima.php?noadsl=
tergantung divre nya bos, tiap2 region webnya lain, payahnya gak ada otentifikasi nya, gemblung polll…
Speedy lumayan kenceng kok. Saya pake dari September 06, speednya rata2 340 kbps (dari yang dijanjikan 384 kbps).
Waktu itu saya daftar yang paket, dapat modem Aztech gratis, biaya pendaftaran dan abonemen separuh harga. Jadi dihitung-hitung cuma dengan modal awal sebesar Rp.82.500,- sudah dapat ADSL dirumah.
gw jg pake dah sebulan ini.. ga ada problem…

belum kali yee…
Saya sudah pakai lebih dari 3 bulan. Bulan madu sudah berakhir, dan kini tampak aslinya:
- sering down, tadi sore down beberapa jam
- mulai lamban, download kadang cuma 6 (enam) kBps, agak kenceng kalau malam hari setelah jam 24.00
Karena sering down dan lamban, jatah quota saya yang 1000MB masih tersisa lebih dari 300MB padahal 2 hari lagi habis waktunya dan sisa quota akan dihapus Telkom.
loh, meteran di macbook pro gw jalan kok Pri…!
Duh, jadi cemas bacanya…

Kantor saya baru pasang speedy 1 minggu nih, dan saya diberi tanggung jawab memeliharanya… Semoga di Banjarmasin ndak separah di Jawa kondisi Speedy-nya
wah.. klo saya malemnya daftar lewat situsnya, eh besoknya ampe 5 orang yg nelpon

trus besoknya lgsg aktivasi deh. Tp sampai saat ini seh belum ada masalah.. mudaha2an tidak ada masalah
OOT Smack Down itu hanya bagian dari WWE…kok semuanya menyalahkan Smack Down..pada ga ngerti kok bersuara sih? (sctv)
waduh..saya yakin 2 bulan setelah masa promosi Speedy…let see deh..akan kah Lelet..!!
RT RW Net…is the Best lah
Semoga masa promosi diperpanjang. Setelah setelah itu cari jenis lain yang lagi promosi. Maklum..trik promosi khan tahu sendiri. Yoba ah …

#38:
gue nggak yakin sama kemampuan telemarketer yang menghubungi gue, ada kalimat bombastis seperti “setelah kita riset ternyata speedy itu paling murah, dibandingkan misalnya dengan indonet, (menyebut nama-nama ISP lainnya yang saya tidak inget lagi)”.
tentu saja dia lebih murah daripada indonet, wong dia yang nyediain ADSL untuk indonet. jadi berlangganan indonet ADSL bayarnya dobel2.
menunggu aja deh apa komen pak Pri setelah 3 bulan (promosi).
dibandingkan Fren, gimana pak Pri? (kecepatan, stabilitas, biaya)
bener gak sih telkom menggunakan bandwidth 2Mbps untuk 60 user
gimana mas koen ?
Kalau di KL sebulan cuman bayar 88RM (~210 rb rups)sudah dapet broadband 1Mbs… unlimited 24 Jam nonstop !
Jangan ngiri ya …
Pengen juga nih pake SPEEDY, tapi … ya itu, banyak “kabar miring” tentang speedy ini.
Gmana … bagus ga?
Om, katanya sebagian pemakai Speedy ga bisa buka cPanel? Kalo om bisa nggak?
aduh kapok deh pake speedy.. yg disalahin modemnya mulu klo ada trouble
Eh, bisa dicompare engga, maksimum usagenya .. antara pake http://www.telkomspeedy.com dengan speedyalertnya ? koq yang satu bilang 1 Giga dan yang satu masih 750 Mega ya ..
jadi was was ..
Saya pakai Speedy sejak September 2006 paket 300 ribuan. Umumnya baik-baik saja. Kecepatan download (45 KB/s) dan upload (8 KB/s) sudah seperti yang dipromosikan. Meterannya juga cocok dengan meteran pribadi saya.
#Priyadi: meterannya itu ada di web, jadi mestinya bisa diakses dari sembarang browser dari sembarang OS.
Masalah lambat dan down pernah terjadi beberapa kali. Tapi berhubung saya sudah terbiasa dengan StarOne yang sering lambat dan down, masalah Speedy jadi ndak terlalu parah. (Kita bisa bilang sesuatu itu mendingan karena kita sudah lihat yang lebih parah lagi).
Jadi secara keseluruhan saya cukup puas dengan Speedy.
Wah jadi pengen juga nyobain Speedy. Apalagi iklannya bertebaran di koran-koran.

Jadi nyesel nich sudah ambil paket TREO 650 + 1 GB dari FREN. Untungnya pake FREN bisa mobile.
Tapi itu lho, leletnya minta ampun dan sering putus.
lagi cari2 info langganan adsl 24jam unlimited …
berminat sih ama speedy, cuman berhubung banyak bgt komen2 gak enak … jadi was2 juga
ditunggu reviewnya setelah 1-2 bulan langganan