27 February 2008

Agregat Blog

Posted under: at 00:28

Agregat blog adalah sebuah situs yang mengumpulkan tulisan-tulisan dari berbagai blog yang berbeda. Dengan menggunakan agregat blog, pembaca cukup mengunjungi satu situs saja ketimbang mengunjungi beberapa blog satu per satu. Apa bedanya dengan program pembaca feed? Program pembaca feed biasanya berbentuk aplikasi yang dioperasikan oleh penggunanya, sedangkan agregat blog berbentuk mirip seperti blog.

Siapa yang bisa membuat agregat blog? Siapa saja bisa, perangkat lunaknya sudah tersedia dengan bebas, misalnya PlanetPlanet, Gregarius atau FeedWordPress. Yang diperlukan hanyalah ruang server dan sedikit kemampuan teknis untuk melakukan instalasi dan konfigurasi aplikasi-aplikasi tersebut.

Untuk memasukkan sebuah blog ke dalam keanggotaan sebuah agregat blog, pemilik agregat blog hanya perlu memasukkan alamat feed blog tersebut ke dalam konfigurasi agregat blog. Secara teknis pemilik agregat blog tidak perlu meminta izin terlebih dahulu kepada pemilik blog untuk melakukannya. Satu-satunya syarat agar sebuah blog dapat dimasukkan ke dalam agregat blog adalah blog tersebut memublikasikan feed.

Lalu bagaimana jika seorang penulis blog ingin agar blognya dipublikasikan di agregat blog tertentu? Ini tentunya tergantung dari kebijaksanaan agregat blog yang bersangkutan. Saya sendiri tidak pernah mengurus agregat blog yang populer, tetapi mungkin saja pengurus agregat blog yang cukup populer akan mendapatkan permintaan seperti ini dari waktu ke waktu. Pada akhirnya, hanya pemilik agregat blog yang dapat memasukkan sebuah blog ke dalam keanggotaan agregat blog yang bersangkutan. Kontrol terhadap agregat blog sepenuhnya berada di tangan pemiliknya.

Blog saya ini diagregasi oleh sekitar selusin agregat blog. Dari sekian banyak agregat blog tersebut, hanya sekali dimana saya sendiri ikut agregat blog atas inisiatif saya pribadi, yaitu di Merdeka. Selain Merdeka, agregat blog lain memasukkan blog saya atas inisiatif mereka sendiri, dan umumnya tanpa sepengetahuan diri saya. Biasanya saya baru menyadari telah ‘ikutan’ agregat blog hanya dari Blog Reactions di Technorati atau dari HTTP referer. Saya rasa kebanyakan blog juga seperti itu: menjadi anggota sebuah agregat blog bukan atas inisiatif pribadi, tetapi atas inisiatif pemilik agregat blog, dan bahkan bisa jadi tanpa seizin pemilik blog tersebut.

Untuk saya pribadi hal ini tidak menjadi masalah, saya pikir keanggotaan agregat blog adalah salah satu bentuk penghargaan terhadap apa yang saya tulis. Untuk suatu alasan yang tidak saya ketahui, ternyata mereka menganggap tulisan-tulisan saya layak dihadirkan dalam agregat blog mereka.

***

Kemarin ada yang membuat petisi yang menuntut blog Budi Rahardjo untuk keluar dari Planet Terasi.

To: Budi Rahardjo

Budi Rahardjo dengan segala tulisan narsisme nya telah mengawali gejala baru yang bernama ‘Pencemaran Agregator’, dalam hal ini, yang menjadi korban adalah agregator indah yang bernama Planet Terasi (yang katanya berisi tentang Blog dan Teknologi).

Dengan segala hormat. Petisi ini ditujukan untuk menghimbau Budi Rahardjo untuk keluar dari Planet Terasi.

Kami memang tidak ingin membaca tulisan-tulisan narsisme anda, tapi tolong jangan korbankan Planet Terasi.

Saya pikir petisi tersebut salah alamat karena Budi Rahardjo rasanya tidak punya kontrol terhadap apa yang ditampilkan di Planet Terasi, termasuk pilihan untuk menampilkan blog yang bersangkutan. Satu-satunya solusi teknis yang memungkinkan dilakukan dari sisi beliau adalah melakukan blokir akses feed dari server hosting, namun pada layanan siap pakai seperti WordPress.com atau Blogger hal ini tentunya tidak mungkin dilakukan. Selain itu, jika kasusnya seperti pengalaman saya, besar kemungkinan blog Budi Rahardjo terpampang di Planet Terasi bukan atas permintaan yang bersangkutan.

Kalau ingin tepat sasaran, petisi tersebut harusnya ditujukan kepada Ronny Haryanto selaku pengelola Planet Terasi. Walaupun demikian, tentunya tidak ada kewajiban bagi Ronny untuk mengikuti isi petisi tersebut karena konfigurasi Planet Terasi sepenuhnya merupakan hak beliau seorang.

Lalu bagaimana nasib penikmat Planet Terasi yang merasa aspirasinya terlantarkan? Solusi pertama yaitu dengan membuat agregator blog sendiri. Ini sudah saya bahas di atas dan caranya tidak terlalu sulit. Yang bisa melakukan instalasi perangkat lunak seperti WordPress seharusnya sudah bisa melakukan instalasi agregator blog. Solusi kedua yang lebih mudah yaitu dengan menggunakan layanan atau perangkat lunak pembaca feed siap pakai, seperti misalnya My Yahoo! atau iGoogle.

Untuk memudahkan proses tersebut, Planet Terasi (dan juga situs agregat blog lainnya) juga menyediakan OPML pada alamat http://planet.terasi.net/opml.xml. OPML ini berisi data seluruh feed yang terdaftar di Planet Terasi. Pengguna dapat memasukkan OPML tersebut kepada aplikasi pembaca feed masing-masing supaya tidak harus repot memasukkan satu per satu feed setiap blog yang ingin didaftarkan.

Jadi, ‘agregator pribadi’ yang isinya 100% sama dengan Planet Terasi tetapi 100% dikontrol oleh diri kita sendiri dapat dengan mudah dimiliki hanya dengan tiga langkah mudah:

  1. Instal aplikasi agregat blog atau daftarkan diri anda pada layanan pembaca feed siap pakai pilihan anda.
  2. Masukkan OPML milik Planet Terasi pada aplikasi atau layanan tersebut.
  3. (opsional) Hapus blog Budi Rahardjo dari daftar tersebut.
  4. (opsional) Hapus blog Priyadi dari daftar tersebut :).

Semua ini bisa dilakukan tanpa harus repot-repot menyusun petisi, menunggu inisiatif Ronny, atau bahkan menunggu Budi Rahardjo menulis blog sesuai selera masing-masing.

113 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!