8 November 2010

Merapi Post Hoc, Ergo Propter Hoc

Posted under: at 10:55

Post hoc, ergo propter hoc‘ adalah kesalahan berlogika yang memiliki bentuk seperti di bawah ini:

  • A terjadi, lalu kemudian B terjadi.
  • Dengan demikian A menyebabkan B. Atau bisa juga sebaliknya, jika A tidak terjadi, maka B tidak akan terjadi.

Berhubungan dengan meletusnya Gunung Merapi, bentuk spesifiknya menjadi:

  • Kejadian A terjadi sebelum Gunung Merapi meletus.
  • Dengan demikian, Gunung Merapi meletus akibat kejadian A; atau jika kejadian A tidak terjadi, maka Gunung Merapi tidak akan meletus.

Kesalahan berlogika inilah yang mendasari kepercayaan-kepercayaan aneh yang kerap kali kita dengar. Beberapa contoh kejadian A yang pernah saya temui:

  • Terpilihnya SBY menjadi presiden.
  • Berangkatnya SBY ke Vietnam.
  • Pemberian sesaji untuk Merapi, atau kurangnya pemberian sesaji.
  • Kurangnya moral masyarakat sekitar, atau bangsa Indonesia.

Rasanya tidak perlu dijelaskan lagi jika contoh kejadian-kejadian tersebut bukanlah penyebab meletusnya Gunung Merapi. Ada yang memiliki contoh lainnya?

85 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!