New7Wonders dan Masalah Kredibilitas
Akhir-akhir ini media massa dipenuhi dengan berita-berita New7Wonders. Kebanyakan berita-berita tersebut mengutip ucapan tokoh-tokoh baik yang mendukung maupun tidak mendukung New7Wonders. Yang disayangkan adalah bahwa pembahasan tidak menyentuh masalah-masalah mendasar New7Wonders, melainkan hanya masalah-masalah yang sifatnya sekunder seperti kantor, kredibilitas, hubungan dengan PBB dan sebagainya.
Jika kita tidak mengetahui fakta yang sebenarnya, wajar jika kita menilai melalui atribut sekunder seperti kredibilitas sang pembawa informasi. Tetapi jika kita telah/dapat mengetahui fakta yang sesungguhnya, maka fakta tersebut harus mendapat prioritas ketimbang hal-hal lain yang sifatnya sekunder seperti kredibilitas pembawa informasi. Memprioritaskan kredibilitas pembawa informasi untuk menilai sesuatu ketimbang fakta yang ada di lapangan merupakan kesalahan berpikir argument from authority.
Beberapa minggu ini kita semua dihadapkan pada pemasaran yang luarbiasa dan tak henti-henti untuk mendorong kita semua untuk memilih
Belakangan ini ramai diperbincangkan masalah ‘pencurian pulsa’ oleh penyedia layanan konten yang bekerjasama dengan operator selular. Intinya, banyak pelanggan operator selular yang merasa keberatan karena selama ini pulsa mereka banyak terpotong oleh ‘layanan’ yang sebenarnya tidak diinginkan.
Jika pertanyaan ini diajukan kepada penjual asuransi, jawabannya pasti “PERLU!”, alasannya bukan karena memang perlu, tapi karena sudah menyangkut periuk nasi si penjual asuransi. Sebagai konsumen tentunya kita tidak dapat percaya begitu saja. Jawaban sebenarnya adalah “BELUM TENTU”. Karena bisa jadi ada risiko-risiko yang sebenarnya tidak perlu diasuransikan.
Selama dua hari, tanggal 27 dan 28 Juli yang lalu, saya diberi kesempatan untuk mengunjungi gerai
Saya adalah pemegang kartu kredit gold UOB Buana (sekarang
Tanggal 23 dan 24 Juli 2011 saya diajak
Selama dua hari saya mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi gerai