New7Wonders dan Masalah Kredibilitas
Akhir-akhir ini media massa dipenuhi dengan berita-berita New7Wonders. Kebanyakan berita-berita tersebut mengutip ucapan tokoh-tokoh baik yang mendukung maupun tidak mendukung New7Wonders. Yang disayangkan adalah bahwa pembahasan tidak menyentuh masalah-masalah mendasar New7Wonders, melainkan hanya masalah-masalah yang sifatnya sekunder seperti kantor, kredibilitas, hubungan dengan PBB dan sebagainya.
Jika kita tidak mengetahui fakta yang sebenarnya, wajar jika kita menilai melalui atribut sekunder seperti kredibilitas sang pembawa informasi. Tetapi jika kita telah/dapat mengetahui fakta yang sesungguhnya, maka fakta tersebut harus mendapat prioritas ketimbang hal-hal lain yang sifatnya sekunder seperti kredibilitas pembawa informasi. Memprioritaskan kredibilitas pembawa informasi untuk menilai sesuatu ketimbang fakta yang ada di lapangan merupakan kesalahan berpikir argument from authority.
Beberapa minggu ini kita semua dihadapkan pada pemasaran yang luarbiasa dan tak henti-henti untuk mendorong kita semua untuk memilih
Kemarin AC kamar tidur saya mendadak rusak. Memang masih bisa diperbaiki, hanya saja biaya untuk memperbaiki terlalu mahal sehingga saya memutuskan untuk sekalian membeli AC baru. Yang menjadi incaran utama tentu saja AC hemat energi yang ramai diiklankan dimana-mana.
Sebelumnya, pihak New7Wonders memberi
Jika seseorang diberi obat palsu yang sebetulnya sama sekali tidak ada khasiatnya, tetapi orang tersebut diberi informasi bahwa obat tersebut dapat menyembuhkan, maka kondisi orang tersebut bisa jadi akan membaik. Ini disebut