Inflasi

[Inflasi](http://en.wikipedia.org/wiki/Inflation) adalah fenomena kenaikan harga-harga pada sebuah lingkup ekonomi. Tingkat inflasi biasanya diberikan dalam persentase. Jika inflasi pada sebuah tahun adalah 10%, maka rata-rata harga barang pada akhir tahun lebih mahal 10% daripada di awal tahun. Atau dengan kata lain, nilai yang bisa dibeli oleh sejumlah uang berkurang 10% pada akhir tahun dibandingkan dari awal tahun.

Inflasi dihitung secara statistik dengan mengambil sampel harga-harga di pasaran. Karena itu bisa saja perhitungan inflasi dari dua buah pihak berbeda antara satu dan yang lainnya. Perbedaan ini disebabkan oleh faktor perbedaan cara pengambilan data, metodologi yang berbeda, fokus penghitungan, serta waktu pengambilan sampel yang berbeda.

**Menghitung Inflasi Kumulatif**

Menghitung tingkat inflasi selama beberapa tahun tidak dapat dilakukan dengan menjumlahkan begitu saja tingkat inflasi per tahun. Perhitungan harus dilakukan dengan cara ‘penjumlahan geometris’. Sebagai contoh ingin dilakukan perhitungan tingkat inflasi selama dua tahun dimana inflasi pada tahun pertama adalah 5% dan pada tahun kedua sebesar 20%. Maka besar inflasi dari 1 Januari tahun pertama sampai 31 Desember tahun kedua adalah (1+5%) \* (1+20%) – 100% == 26%.

Dengan menggunakan [*spreadsheet*](http://en.wikipedia.org/wiki/Spreadsheet) seperti [Gnumeric](http://en.wikipedia.org/wiki/Gnumeric), [OpenOffice.org Calc](http://en.wikipedia.org/wiki/OpenOffice.org) atau \*gasp\* [Microsoft Excel](http://en.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Excel), perhitungan inflasi kumulatif dapat memanfaatkan fungsi GEOMEAN() yang berfungsi untuk mencari [rata-rata geometris](http://www.fifi.org/doc/gnumeric-doc/html/C/gnumeric-geomean.html) dari parameter-parameternya. Contoh di atas jika dihitung dengan bantuan *spreadsheet* dapat dituliskan menjadi *=GEOMEAN(1+5%, 1+20%)^2-100%*. Dengan 2 pada pangkat 2 adalah jumlah tahun yang dihitung.

**Contoh Penerapan Penghitungan Inflasi Sehari-hari**

Tingkat inflasi dapat digunakan oleh pemberi dan penerima gaji sebagai salah satu faktor untuk menentukan tingkat kenaikan gaji. Sebagai contoh, seorang pekerja menerima gaji Rp 2 juta pada 1 Januari 2002. Karena itu wajar jika dia meminta kenaikan gaji kurang lebih 11.8% pada 31 Desember 2002 sesuai tingkat inflasi pada tahun tersebut, tentunya setelah mempertimbangkan faktor-faktor lainnya. Jika dia tidak mendapat kenaikan gaji, maka pendapatannya secara efektif berkurang sebesar 11.8%.

Jika ada yang memiliki data waktu awal penetapan gaji anggota DPR yang berlaku saat ini, maka dapat dihitung besarnya depresiasi gaji tersebut dan dapat pula diketahui berapa besar gaji yang pantas. Tentunya inflasi hanyalah sebuah variabel di antara variabel-variabel lainnya.

Gaji pertama saya pada tahun 1996 yang cuma Rp 350 ribu per bulan ternyata bernilai sama dengan Rp 1.120.000 pada tahun 2005. *Ah*, ternyata*gak jelek-jelek amat* :).

Supaya efektif mendapatkan keuntungan, maka perkembangan investasi haruslah di atas tingkat inflasi. Sebagai contoh, menyimpan uang dalam bentuk deposito pada awal tahun 2005 kemungkinan besar tidak menguntungkan karena bunga deposito hanyalah sekitar 5.75%, sedangkan inflasi dalam empat tahun terakhir selalu di atas 6%. Jika pada 1 Januari 2005 uang sebesar Rp 10 juta didepositokan, maka pada 1 Januari 2006 uang tersebut akan berkembang sebesar 5.75% yaitu menjadi Rp 10.575.000. Walaupun angkanya lebih besar, nilainya lebih kecil dibandingkan pada awal investasi karena pada masa tersebut harga-harga kebutuhan diperkirakan meningkat lebih besar daripada 5.75%.

Produk hukum biasanya mengesampingkan faktor inflasi sehingga nilai hukuman denda selalu berkurang seiring dengan perkembangan waktu. Sebagai contoh berikut ini adalah kutipan Pasal 59 ayat 1 UU No. 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

> Barangsiapa mengemudikan kendaraan bermotor dan tidak dapat menunjukkan surat izin mengemudi sebagaimana dimaksud dalam pasal 18 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda setinggi-tingginya Rp. 2.000.000,00 (dua juta rupiah).

Dua juta Rupiah pada tahun 1992 adalah jumlah yang sangat besar. Sedangkan dua juta Rupiah pada awal tahun 2005 memiliki nilai yang setara dengan kurang lebih Rp 445 ribu pada tahun 1992. Jadi pengemudi yang tidak dapat menunjukkan SIM pada tahun 1992 secara efektif didenda kurang lebih 4.5 lebih besar daripada pelanggaran serupa jika dilakukan pada tahun 2005. Sedangkan hukuman kurungan tidak ada perbedaan antara 1992 dan 2005. Jika anda melihat produk perundangan tahun 60-an yang masih berlaku, maka anda dapat saja menjumpai angka-angka denda yang tidak wajar untuk *haree genee*, misalnya Rp 1000 atau Rp 2000.

Jika A meminjam uang dari B pada 1 Januari 2004 sebesar 10 juta Rupiah. Kemudian pada 31 Desember 2004, B mengembalikannya kepada A dengan jumlah uang yang sama. Maka selama B memakai uang tersebut, nilai efektifnya berkurang sebesar 6.1%. 10 juta pada 31 Desember 2004 bernilai 6.1% lebih kecil daripada 10 juta pada 1 Januari 2004. Karena membungai pinjaman tidak etis dan dilarang oleh agama tertentu, maka jika anda meminjam uang janganlah terlalu lama :).

**Tabel Inflasi Indonesia**

Berikut adalah tabel inflasi Indonesia dari tahun 1980 sampai 2006.

* 1980: 18.4%
* 1981: 12.2%
* 1982: 9.6%
* 1983: 11.8%
* 1984: 10.3%
* 1985: 4.8%
* 1986: 5.8%
* 1987: 9.3%
* 1988: 8.1%
* 1989: 6.4%
* 1990: 7.9%
* 1991: 9.4%
* 1992: 7.5%
* 1993: 9.7%
* 1994: 8.5%
* 1995: 9.4%
* 1996: 7.9%
* 1997: 6.2%
* 1998: 58.0%
* 1999: 20.7%
* 2000: 3.8%
* 2001: 11.5%
* 2002: 11.8%
* 2003: 6.8%
* 2004: 6.1%
* 2005: 7.0% (perkiraan)
* 2006: 6.5% (perkiraan)

Sumber: [Dana Moneter Internasional](http://www.imf.org/external/pubs/ft/weo/2005/01/data/dbcoutm.cfm?SD=1980&ED=2006&R1=1&R2=1&CS=3&SS=2&OS=C&DD=0&OUT=1&C=536&S=PCPIPCH&CMP=0&x=52&y=3). Lihat juga versi dari [Biro Pusat Statistik](http://www.bps.go.id/sector/cpi/table3.shtml).

65 comments

  1. hhhmmm…. tahun 1998 dapat kenaikan gaji 42%
    ternyata masih lebih kecil dari inflasi ya ?… :(

  2. pantesan kredit barang dan personal loan (rata-rata 12-15 persen/tahun) gencar banget dipromosikan bank-bank dengan segala kemudahannya.

    *cape dijejali promosi bank*

  3. jaman SD dari dago pojok ke simpang Rp 50 rupiah, skrg Rp 500 kayaknya.

    btw kalo dibuat aplikasi web untuk menghitung berapa nilai gaji anda sekarang, bagus kayaknya pri, atau wp plugins gitu heuheuhe.

    gaji saya “A” di tahun “B”
    gaji anda sesuai inflasi di tahun C =?

  4. Sesuai mata kuliah Ekonomi Teknik (time value of money, dibilangnya ya?), cuman yang ini lebih beneran. Makasih atas artikelnya. :d

  5. Jadi ingat acara-acara berhadiah fantastis. Hadiah sebesar itu, omong-omong, dibayarkannya kapan yah sejak diumumkan sebagai pemenang? (ada yang sudah pernah dapat?) Sebab kalau dibayarnya secara bertahap selama sepuluh tahun atau dua puluh tahun dari sekarang…

    Sebab, ada acara yang menjanjikan hadiah sangat fantastis (misalkan $1,000,000), tetapi hadiahnya dibayarkan dalam jangka waktu sangat lama (misalkan secara bertahap selama 40 tahun)! Tidak tahu lagi, nanti 40 tahun lagi, nilai uang sebesar itu sudah jatuh menjadi berapa. Jadi, mungkin saja, hadiah-hadiah bernilai fantastis itu tidak sefantastis yang dikira…

  6. #6: Jangan ngitung 13 kali gaji, tapi ngitung 14 kali gaji (swasta loh ya)

    #9: Ini gampang nih dibikin macro excel-nya, tinggal pake PV/NPV doank kok \:d/

  7. #16: kagak pernah makan di tukang sate kambing ya?

    biasa: satu tusuk daging-gajih-daging
    polos: satu tusuk daging-daging-daging

  8. Nah SDM yang seperti mas pri ini yang dibutuhkan oleh bangsa & negara antah berantah

    “tukang insinyur” yang paham manajemen

    bukannnya orang-orang DPR yang bisanya cuma omdo + minta naik gaji

    haree gini minta naeek gaji gilee loe
    :-w

  9. Iya, manusia2 kayak mas pri ini yang memang di butuhkan oleh bangsa ini. Tapi kalo nanti ada kesempatan jadi anggota dewan jangan seperti sekarang ya mas. :)

    Yang di anggota dewan sekarang apa pantas di sebut manusia ya….???:-w

  10. tadinya “manusia”, trus terpilih di pemilu, masuk DPR jadi “anggota dewan”, udah abis masa jabatan jadi “tersangka korupsi”. :)

    kalo data rate bunga deposito dari tahun ke tahun punya nggak? soalnya kalo rate deposito

  11. inflasi terjadi karena jumlah uang yang semakin banyak, sementara jumlah barang tetap. jumlah uang semakin banyak terjadi, karena pengelola keuangan menjalankan sistem ekonomi riba. dalam sistem ekonomi riba, uang diciptakan dari ketiadaan. yg terkena efeknya ialah yg tidak ikut membungakan uangnya. mereka akan semakin miskin. yg membungakan uangnya, maka uangnya akan relatif tetap nilainya. Artinya, sistem ekonomi ini memaksa orang berbuat dosa, kalo tidak, dia akan jatuh miskin

  12. :((
    Kenapa inflasi bisa terjadi adalah karena alat tukar (uang) yang kita pergunakan saat ini adalah kertas yang dicetak oleh bank kemudian diberi nilai secara paksa oleh monopoli negara dan peraturan undang-undang (i.e. dua lembar kertas dengan harga —intrinsik— yang sama diberi nilai —nominal— yang berbeda misal: Rp. 1000 dan lainnya Rp 100.000), sementara di sisi lain pemerintah tidak dapat menjaga nilai uang yang dicetak karena masih berhutang dan memiliki beban bunga pada bank sentral (untuk ‘pembangunan’) yang secara tidak langsung berhutang juga pada The Fed, US. Contoh lain bagaimana negara memonopoli nilai fiat money adalah saat pengguntingan nilai uang (sanering 25 Agustus 1959) pada masa pemerintahan Presiden Soekarno, dalam sekali penandatanganan SK, duit Rp. 1000 di ‘kebiri’ menjadi Rp. 1, —ngak ku-ku deh ah, mana tahan miskin mendadak?.

    Penciptaan kredit menjadi salah satu cara untuk menjadi alasan ‘penciptaan’ lembaran-lembaran kertas baru. Karena dengan adanya orang berhutang, kemudian ia akan memberikan agunan pada bank dan dikenakan beban bunga-berbunga (multipliying interest), dari bunga itulah,salah satunya, lembaran uang baru ‘diciptakan’. Sedangkan bila hutang tidak terbayar oleh penghutangpun bank justru mendapat ‘bati’ lebih banyak lagi karena mengambil alih kekayaan Real berupa agunan yang lebih mahal dari kredit yang dikucurkan —ini tentunya diluar sebagian hutang yang telah dicicil oleh terhutang. Dengan semakin banyaknya uang kertas yang dicetak maka supply uang (kertas) di masyarakatpun semakin banyak, akibatnya demand terhadap uang menurun dan harga-harga mengalami kenaikan —tidak peduli masyarakat tidak mendapatkan tambahan uang yang sebanding dengan supply uang di masyarakat (i.e. gajinya tetap dan tidak naik). Akibatnya terjadi persentase pemiskinan sebesar tingkat inflasi per tahunnya. Seperti yang ditulis dalam artikel di atas, rakyat jadi seperti memakan buah Simalakama —bahkan dua buah, menabung di bank uang satis atau cenderung berkurang daya belinya, simpan dibawah bantal duit ‘legally robbed’ karena inflasi, dibelanjakan kagak ada simpenan buat hari tua.

    Meskipun kurang tepat juga bila dikatakan bahwa harga-harga barang mengalami kenaikan, karena sesungguhnya harga (intrinsik) dari barang-ke-barang masih tetap (i.e. dalam barter). Lebih tepat untuk dikatakan adalah uang kertas mengalami penurunan nilai dan pemegangnya mengalami pemiskinan atau penurunan daya beli. Jumpalitan ngitung naik gaji? Sampe kapan mau diboongin? Karena perusahaan juga kena beban hutang ke bank, jadi kenaikan gaji karyawan entar dulu deeeeh.

    Semua agama langit (Yahudi, Kristen dan Islam) pada awalnya melarang Riba tapi kemudian hari pemimpin agamanya melakukan modifikasi terhadap hukum agamanya (Yahudi membolehkan riba dikenakan terhadap orang non-Jew, kristen katolik menyusul pembolehannya sekian lama setelah kaum reformis protestan, Islam, sampai saat ini masih ada upaya sebagian golongan untuk meng ‘halal’ kan Riba). Karena Riba membawa kerusakan di muka bumi, salah satunya adalah kemacetan dan kerusakan alam. Kenapa Jakarta -atau kota-kota lainnya- semakin macet? Karena orang berebutan pada ngeredit kendaraan, karena daya belinya kecil dengan adanya kredit dia bisa ngegebet motor, mobil gress aja bisa didapetin dengan harga cuman go tiaw. Karena permintaan kendaraan banyak, maka demand untuk sparepart-nya meningkat drastis, akibatnya alam yang belum siap/matang dikeruk terus melewati kapasitasnya.

    Btw bayar ongkos dago pojok 500 ke simpang supirnya bakalan ngelempar dongkrak, paling enggak dia minta 700 ato 1000. tapi kalo gule&sate kambing belakang mesjid Istiqomah sekarang berapa yah?

  13. Berikut ini ada berapa quote dari kawan kami dan berapa tulisan yang mungkin bisa memberi sedikit gambaran mengenai Inflasi dan Riba:

    Dari artikel “Ketetapan Hukum mengenai Uang Kertas” oleh Umar Ibrahim Vadillo.
    http://islamhariini.org/FqPM01.htm

    Uang kertas telah berevolusi seiring dengan sejarah. Apa yang kita kenal hari ini sebagai uang kertas tidak seperti uang kertas sebelumnya. Pada dasarnya evolusi ini telah melewati tiga tahap:

    1. Nota janji pembayaran yang di backup oleh emas dan perak.

    2. Proses devaluasi unilateral yang mengarah pada pembatalan sepenuh- nya dari kontrak perjanjian pembayaran.

    3. Selembar kertas yang tidak di backup oleh specie -alat tukar sejati, yang nilai legalnya ditentukan oleh pemaksaan Hukum Negara.

    1. Pada awalnya, uang kertas diedarkan oleh oleh bank dan mewakili sejumlah emas atau perak, dikenal sebagai ‘specie’. Meskipun sebenarnya ‘specie’ tidak dibackup 100% dengan specie, pengedarannya oleh bank mewajibkan bank membayar sekian jumlah specie saat ditagih. Dalam hal ini uang kertas atau ‘specie’ mewakili sekian jumlah hutang.
    ….

    2. Tahap kedua menunjuk pada masa proses dimana uang kertas secara konstan ter-devaluasi dari fungsi dan kewajiban awalnya (bank membayar lebih kecil dari kewajiban yang dijanjikan sebelumnya), sampai titik dimana hutang sepenuhnya dibatalkan dari pembayaran (bank meninggalkan kewajibannya). Ini merupakan eliminasi terakhir dari obligasi yang terjadi terhadap US dollar pada tahun 1973, ketika presiden Nixon secara sepihak mencabut kewajiban membayar satu ounce (31.1 gram 24 karat emas) untuk setiap 35 US dollar.

    Bagaimana dalam Islam posisi nota janji bayar saat salah satu pihak secara sepihak mencabut kewajibannya, baik sepenuhnya ataupun parsial? Dengan kata lain, bagaimana hukumnya dalam Islam saat hutang dicabut atau di-devaluasi secara sepihak?

    Hal ini tentu saja tidak dapat diterima dan merupakan pelanggaran atas perjanjian. Bila dilakukan sebelumnya dengan perantaraan dan tidak ada yang bertanggung jawab atasnya, maka jumlah yang hilang adalah murni pencurian. Pencurian terkena hukuman dalam Islam.

    Penggunaan nota bayar yang dialihkan pada orang lain, terbatas pada yang telah kita nyatakan sebelumnya, dengan elemen tambahan. Anda berurusan dalam surat janji bayar dengan pencuri terkenal yang tidak akan mengakui kesalahannya dimasa kini dan dimasa lalu.
    ….

    3. Pada akhirnya kita sampai pada uang yang kita miliki saat ini. Tidak ada janji pembayaran dalam specie atau apapun bentuknya. Hanya nilai legal berdasarkan kewajiban warga-negara untuk menerima mata uang nasional sebagai sarana penebus hutang. Disebut juga ‘Hukum Legal Tender’. Legal Tender memberi kemampuan unik pada Negara untuk menyita kekayaan seseorang dalam wilayah negara dan memberikan nota legal sebagai kompensasinya.
    ….

    Kemudian,
    Bagaimana jalan aman dalam menabung? Berikut ini salah satu kiatnya. Tulisan dari Zaim Saidi berjudul “Dinar terus Menguat Tajam”
    http://islamhariini.org/WDin09a.htm

    ….
    Sama signifikannya adalah pemakaian dinar emas dalam tabung haji, yang sekaligus akan berdampak membuat ongkos naik haji semakin murah. Sebagaimana diperlihatkan pada Gambar di bawah, ketika ongkos naik haji terus cenderung naik, baik dalam rupiah maupun dolar AS, dalam dinar emas akan terus turun. Sebelum “krismon”, ketika kurs dolar AS terhadap rupiah sekitar Rp 2275/dolar AS biaya naik haji adalah Rp 7,5 juta (1997) dan naik sedikit setahun kemudian menjadi Rp 8,8 juta (1998). Akibat “krismon”, dalam sekejap kurs rupiah terhadap dolar AS melorot, menjadi sekitar Rp 8000/dolar AS, biaya naik haji melonjak menjadi Rp 21 juta (naik sekitar 2,5 kali lipat), padahal dalam dolar AS justru turun, dari 3800 dolar AS ke 2600 dolar AS (turun 30%). Dalam tahun-tahun berikutnya ongkos naik haji meski relatif stabil, tetap dengan kecenderungan naik dan dapat sewaktu-waktu mengalami guncangan dahsyat lagi (selengkapnya lihat Gambar 1).
    ….

    ….
    Lain halnya bila kita menakarnya dengan uang dinar emas. Dalam kurun waktu yang sama, BPIH dalam dinar emas hanya sempat naik sekali yakni pada periode 1997 (73 dinar) ke 1998 (97 dinar), atau naik sekitar 30%. Tetapi, ketika terjadi “krismon”, justru mengalami penurunan, dari 97 dinar (1998) menjadi 68 dinar (2000), artinya di bawah posisi semula. Dan sejak saat itu (1998-2004) terus cenderung mengalami penurunan secara signifikan. Maka, untuk tahun 2004 saat ini, dengan kurs dinar emas sekitar Rp 500- Rp525 ribu rupiah/dinar, BPIH cukup dibayar dengan harga cuma 44-45 dinar emas. Jadi, dibandingkan dengan harga sebelum “krismon”, harga BPIH saat ini adalah dalam rupiah mengalami kenaikan 2,5 kali lipat, dalam dinar turun 1,5 kali lipat. Tingkat penurunannya sekitar 10 dinar atau 15-20% pertahunnya! Ini setara dengan apresiasi tahunan dinar emas itu sendiri sebagaimana disebut di atas.

    Data-data empiris semakin membuktikan kebenaran ajaran Islam yang shahih yang mengharamkan riba dalam sistem keuangan. Pemakaian kembali dinar emas dan dirham perak sebagai langkah pertama dan utama pembersihan pasar dari riba semakin mendapatkan momentumnya. Krisis keuangan global, yang merupakan keniscayaan dalam siklus boom-and-bust , dan yang akan mengakibatkan “kiamat keuangan” dalam sistem uang kertas berbasis riba saat ini cepat atau lambat pastilah akan tiba. Karena itu, agar tidak ikut terlibas dalam malapetaka global ini, seharusnyalah kita semua secara proaktif menjadi bagian dari upaya penyelamatan: kembali ke dinar dan dirham.

  14. sebenarnya kalau dibilang beli masih kurang tepat mas tony. karena dinar-dirham ini adalah alat tukar yang bisa digunakan dalam transaksi sehari-hari. saat ini lebih tepat disebut menukarkan uang kertas ke dinar atau dirham.

    untuk sementara penukaran bisa dilakukan di wakala-wakala di jakarta, bandung, bekasi dan jogja. silahkan lihat alamatnya di halaman:
    http://islamhariini.org/WDin02.htm

  15. thanx. kebetulan lagi pengen cari investasi, tapi bingung kemana. kayanya emas paling safe+untung ya, ga bakal turun.

  16. #29 ngga pa-pa, saya cuma mau nyari alternatif deposito kok (deposito kan juga sarana investasi, tapi yg paling konservatif). abis kalo uang didepositoin kena offset ama inflasi juga, gimana kalo rate inflasi > rate bunga deposito? ga guna kan? :)

  17. pada umumnya tingkat inflasi selalu di atas tingkat bunga deposito, kalaupun ngak signifikan, paling tidak persentase koma-nya selalu diatas bunga deposito :d. dengan kata lain dari deposito kita mendapatkan keuntungan ,secara ngak langsung, dari kemiskinan orang lain yang ngak punya rekening bank —karena pengaruh inflasi.

    kelemahan lainnya dari jasa perbankan, sebagai sarana sistem kontrol, adalah pajak. ‘pemerintah’ bisa mengetahui kekayaan warganya melalui rekening bank yang akibatnya menentukan besarnya pajak yang harus kita bayar. hal ini berlaku bagi perorangan maupun korporasi.

    sedangkan untuk transaksi yang menggunakan emas saat ini hampir seperti barter, tapi sebenarnya punya dasar yang baku sebagai alat tukar karena sebelum PD I ——sebelum promissory note jadi legal tender— semua harga di seluruh dunia disandarkan pada bimetalik.

    tapi kalau yang dimaksud investasi adalah perdagangan mata uang dan surat obligasi, itu lain soal, karena kita menjadi kaya tanpa mengakibatkan perbaikan sosial pada masyarakat disekitar, bahkan malah membuat masalah bagi para pekerja sektor real —dan jadi salah satu penyebab timbulnya banyak pengangguran terpelajar.

  18. Terimakasih bung squire :)
    Akhirnya setelah mencari kemana2 saya bisa mendapatkan data Wakala yang uptodate.

    Alhamdulillah ….

  19. mas priyadi, tau penyebab inflasi ina dari th 65 – 03 ngga? ko inflasi ina naik turun terus, ya? lagi susun skripsi nih . bisa bantu, kan? :)

  20. Awal bulan aku :d itu dulu… kini….:-? jarang lagi aku lakukan hobbyku :-“. Dulu selalu terasa :)>- walaupun jomblo beraaat, tapi yang penting ada :x untuk diri sendiri dan ~o)sudah cukup membuat =))=d><:-p dan gonta-ganti o-+o->o=>, tapi 8-> sekarang :-?? tanggal muda tetap saja %-( mau :-c o-+ nggak punya duit huhh…~X( benar-benar inflasi membuat kerja #:-s saya tidak berguna. tetap ‘impoten’ dalam usaha pedekate terhadap o-> karena tidak mampu beli @};-, bahkan tidak mampu :)] selain sms, agar pulsa tetap bisa cukup untuk 1 bulan. Benar2 \:d/ gue. Pacaran :-t, :o) tidak lagi ada, jadi harus banyak [-o< dan ^:)^ Tuhan biar bisa survive. Oh inflasi.. cinta gue jadi terisolasi.. tanpa :-c tanpa :*, tanpa :) ohhh... @-) nasibku..:((:((:((

  21. inflasi yg tinggi mengakibat kan semua harga kebutuhan pokok juga pada naik and kenaikan gaji engga seimbang dengan kenaikan inflasi, maka dapat di pastikan persentase rate kesehatan dan orang berpendidikan tinggi akan menurun, karena biaya docter and medicine, also biaya pendidikan yang tinggi membuat mereka milih tidak pergi kedokter or cuma sampai SMA aja…. :( so what will happend then…!! kalo ngeliat perhitungan nya … jadi pusing dech … yang kaya tambah kaya yang miskin tambah merana…. :)

  22. mas pry, sebenarnya dampak yang sangat nyata dari inflasi itu apa? dan juga apa faktor penyebab inflasi itu meliputi apa saja ? terus gimana juga langkah-langkah yang harus ditempuh untuk menekan inflasi ?
    matur nuwun. tolong dijawab.okeeeeeee :)>-:)>-

  23. mas, saya perlu data nilai kurs rupiah tahun 1982
    kalo bisa perbulan lebih bagus :d
    thank’s

  24. mas bisa bantuin cariin data inflasi tahun 2001-2002
    (per-bulan-an) saya dah nyari kemana-mana gak dapet. tolong..terimakasih.

  25. masnya…kenapa sich, laju inflasi itu berdasarkan indeks harga konsumen?trus seumpama mengaitkan antara inflasi dan harga itu bagaimana? kan inflasi pake’ persen sedangkan harga pake’nominal?tolong dong kasih penjelasannya, biar ngerti gitu…thanks

  26. masnya,inflasi sebenarnya mempengaruhi harga emas g?gimana hubungannya?trus, apa boleh saya tahu buku apa yang banyak mengkaji tentang inflasi, nilai tukar rupiah dan harga emas…perlu banget nich…jawab ya…suwunnnnnnnnnnnnn…

  27. Ass. saya perlu data faktor utama penyebab inflasi di negara berkembang (terutama indonesia) dan data-datanya dari tahun 1990-2005. annual saja. kalo register ke IMF-IFS saya mengalami kesulitan untuk mencarai data yang n.a (not available).
    Bisa minta tolong dicarikan…..
    Terima kasih.

  28. aslm…,
    mas boleh tanya gak..? dapetin data inflasi per bulan dari tahun 2001 sampai 2005 di indonesia cari dimana yha?…saya cari di website BI sm BPS gak nemu… bingung ni:(
    sebelum dan sesudahnya terima kasih :)

  29. ini pertama kalinya gw nyari tau ttg inflasi…
    ju2r gw blm bca artikelnya skarang ini cz cma lagi nyari n cpet2 z tuk tugas ekonomi teknik n di simpen tuk di baca di rmh aj ye…
    jd gw blm tau isinya n yg pasti gw tau inflasi itu nyusahin n nyengsarain manusia n bahkan makhluk lainnya…
    :):-?:-?:)

  30. :-w kapan inflasi jadi positif yaaaaaa, gaji naik juga kalau inflasi tak pernah positif, rasa-rasanya tak mempengaruhi kehidupan kami nich

  31. Hallo Indonesia,
    akankah sejarah buram perekonomian indonesia 1997-1998 akan terulang lagi pada 2007 ini? tanda-tanda yg demikian sudah nampak sekarang, harga minyak goreng tiba-tiba melonjak! ampun deh. diikuti oleh kerabat-kerabatnya yang lain (baca:sembako). kebijakan SBY-JK mereshufle kabinet tak menyentuk ‘kubu’ tim ekonomi, padahal kinerja mereka tidak lebih baik dari menteri-menteri lain yang direshufle.

  32. Mau nanya nih, kalo menurut pendapat rekan2 gimana cara mempertahankan nilai uang kita VS inflasi, apakah bisa dengan menyimpan asset kita dalam bentuk emas? misal nih (asal aja), 20thn yang lalu misalnya emas 1kg bisa dapet sapi 10 ekor, sekarang emas 1kg masih bisa dapet sapi 10 ekor / lebih / kurang?
    Mohon komentarnya
    Thanks

  33. trus ginama dong biar negara kita bisa mengatasi inflasi, kalau pejabatnya aja pada korupsi sedangkan orang kecil semakin berat memenuhi kebutuhan hidupnya?

  34. wah, seru ya diskusinya, kalau mau naek haji mending mengumpulkan emas ya ? Btw, denger2 BSM mengeluarkan tabungan emas, ada yang tahu gak info lengkapnya ?.

  35. Mitos: Inflasi adalah kenaikan harga-harga.

    Yang benar: Inflasi adalah laju pertumbuhan uang yang beredar di dalam ekonomi. Bank sentral/otoritas keuangan mencetak uang sehingga jumlahnya di dalam ekonomi meningkat, akibatnya nilai uang turun dan harga-harga naik.

    Jadi inflasi adalah perbuatan manusia yang disengaja berkaitan dengan jumlah uang yang beredar, bukan gejala ekonomi akibat permintaan dan penawaran barang/jasa.

    Inflasi = Pajak Tabungan dan Pajak Ekonomi Bawah-Tanah
    Pengertian inflasi yang beredar di masyarakat adalah yang mitos bukan yang sebenarnya. Penguasa tidak ingin kebenaran mitos ini terungkap karena kebenaran adalah musuh terbesar dari pemerintah (Goebbels). Bagi pemerintah inflasi mempunyai beberapa fungsi.

    1. Pajak atas tabungan
    2. Memindahkan kekayaan riil dari penabung ke penghutang
    3. Menghancurkan hutang

    dr:http://ekonomiorangwarasdaninvestasi.blogspot.com/2007/07/visi-2030-kemakmuran-atau-ilusi-gdp.html

  36. #54:

    Mitos: Inflasi adalah kenaikan harga-harga.

    Yang benar: Inflasi adalah laju pertumbuhan uang yang beredar di dalam ekonomi. Bank sentral/otoritas keuangan mencetak uang sehingga jumlahnya di dalam ekonomi meningkat, akibatnya nilai uang turun dan harga-harga naik.

    salah dan benar. kalaupun BI rate 0% misalnya, sesuai definisi anda maka tidak ada inflasi. tapi harga tetap akan naik karena materi di dunia ini jumlahnya tetap, sedangkan populasi manusia selalu bertambah.

  37. Tolong donk, ada ngk data tingkat suku bunga deposito dari tahun 1992 sampai 2000
    tolongin donk,..trims

  38. Karena membungai pinjaman tidak etis dan dilarang oleh agama tertentu, maka jika anda meminjam uang janganlah terlalu lama.

    Gimana kalo menghutangkan emas? Jadi hutangnya 30gram emas 23karat misalnya. Kalo balikinnya lama ya bisa jadi makin tinggi rupiahnya (emasnya tetap).

  39. Thanks berat atas data-datanya, cuma yang tahun 1965-1980 nggak ada data inflasinya ya….(data di IMF cuma mulai 1980 aja) ada yang tahu nggak ya?

  40. Penjelasan lebih lengkap tentang inflasi beserta karakteristiknya dan data inflasi 1965-1980 bisa diperoleh dari perpustakaan BPS atau langsung ke Sub Direktorat Statistik Harga Konsumen – BPS, Jl. Dr. Sutomo 6-8 Jakpus.

  41. Uraian yang panjang di atas telah memberi pemahaman kepada kita, bahwa sumber-sumber penyebab utama terjadinya inflasi tidak lain adalah akibat dari transaksi mata uang yang tidak sesuai dengan ketentuan Al Qur’an dan As Sunnah. Oleh karena itu, jika kita ingin mewujudkan stabilitas ekonomi yang relatif lebih permanen, yaitu stabilitas ekonomi yang ditandai dengan rendahnya tingkat inflasi, yang akan lebih mendukung bagi terwujudnya pembangunan ekonomi jangka panjang, maka kita harus berani melakukan langkah-langkah kebijakan yang lebih mendasar, yaitu berupaya menghilangkan masalah sampai kepada sumber-sumber penyebabnya.
    Tentu saja semuanya itu akan kembali kepada keyakinan kita. Jika kita masih memiliki keyakinan bahwa Al Qur’an adalah Kitab suci yang berasal dari Allah SWT, demikian juga, jika kita masih yakin bahwa Allah SWT adalah Dzat yang Maha Tahu terhadap apa yang lebih bermanfa’at bagi makhluknya dan apa-apa yang akan membawa kemudharatan, maka tidak ada alasan lagi bagi kita untuk meragukan petunjuk dari Allah SWT tersebut. Wallahu a’lam bish-showab.

  42. mau minta tolong dong,,butuh tabel inflasi bulanan dari mulai januari 2001 sampe januari 2002..
    plissss,,,

Leave a Reply to Tuxkeren Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *