Razia Perangkat Lunak Bajakan dan Tanggapan Para Pembajak

Harian [Tribun Timur](http://tribun-timur.com/) memberitakan bahwa puluhan pedagang komputer di Makassar akan [ramai-ramai tutup](http://tribun-timur.com/view.php?id=18925) untuk memrotes aksi razia perangkat lunak bajakan yang dilakukan oleh aparat. Sebenarnya tidak ada yang aneh dengan razia seperti ini, tetapi yang menarik adalah tanggapan dari para pedagang komputer.

> Di sisi lain, ujar Marzuki Rauf, praktisi hukum yang juga hobi komputer ini, pemerintah tak memberi jaminan atau kemudahan untuk mendapatkan software asli. Sisi lain harus diakui bahwa masyarakat kita masih dilingkupi dengan kemiskinan.

> “Nah, kebanyakan masyarakat hidup dalam kemiskinan. Ketika produk seperti komputer itu kemudian mahal, kita bakal semakin ketinggalan teknologi. Ini jelas bertentangan dengan keinginan pemerintah untuk memasyarakatkan komputer dan sejumlah IT lainnya,” ujar Marzuki.

Saya tidak suka membenarkan pencurian atas nama kemiskinan. Apa batasan kemiskinan sehingga kita diperbolehkan mencuri? Mencuri tetaplah salah apapun alasannya. Lagi pula benda yang dicuri bukanlah sesuatu yang esensial untuk dapat bertahan hidup. Dan tentunya juga ada perangkat lunak alternatif yang dapat digunakan secara legal tanpa perlu membajak.

> Salah seorang pemilik toko komputer mengaku untuk satu unit komputer yang dilengkapi dengan sejumlah program atau software serba asli, harganya bisa mencapai puluhan juta.
Para pedagang menghitung sejumlah software standar yang memungkinkan komputer multimedia bisa bekerja optimal. Untuk software operating system (OS) dengan aplikasi Windows XP-Pro asli, harga untuk ini saja sudah mencapai 150 dolar AS. Sedangkan untuk program pengolah data Microsoft Office senilai 268 dolar, Autocad seharga 5.000 dolar, dan Corel Draw seharga 4.400 dolar. “Kira-kira dengan satu unit komputer itu dijual seharga 70 juta,” ujar salah seorang pemilik toko komputer.

Apakah CorelDraw dan Autocad diperlukan oleh komputer multimedia supaya dapat bekerja optimal? Ah, mungkin para pedagang komputer ini harus belajar lebih banyak lagi tentang perangkat lunak yang biasa mereka install. Dan yang pasti mereka harus belajar jika ada alternatif perangkat lunak yang gratis dan sekaligus legal.

Mungkin akan lebih baik jika mereka ini berkonsentrasi pada penjualan perangkat keras dan membiarkan pengguna menginstal sendiri perangkat lunaknya. Saya yakin para pengguna ini cukup kreatif untuk dapat mendapatkan perangkat lunak, baik bajakan, orisinil, maupun FLOSS. Yang harus lebih kreatif lagi adalah para pedagang komputer ini.

134 comments

  1. :o alesannya software asli koq pake corel draw ..
    Kayaknya yg mbajak harus cari alasan yg logis :D

    saya beli laptop VAIO dah dilengkapin macem2 (XP pro, Adobe Element, Adobe premier, MS Works, Symantec… harganya jauh lebih murah daripada beli laptop kosongan trus beli software resmi….

  2. Ujung2nya pasti masalah ekonomi, microsoft memang sangat gencar dalam membantu masuknya komputer pada tahun 1980an. Karena itu juga banyak aplikasi yang berjalan diatas microsoft OS, pada waktu itu pilihan sangat sedikit dan microsoft bisa menjadi no.1

    Seharusnya pihak berwenang/pemerintah memberi contoh penggunaan aplikasi FLOSS.

  3. bung pri waktu kuliah pake software asli semua ya ? tugas akhir pake office asli ? pake excel asli gitu ?
    kalau sekarang mungkin alternatifnya banyak, pake yang gratis. Zaman Dulu, ketika naulifar (baca : pusat jual cd Rp 5000 terlengkap) masih ada, apa gak pernah kesana ?
    Bedanya kita ama pencuri apa ya ??

  4. -> 3
    bicara emang gampang mas, tapi kenyataan di lapangan gak seenak itu, mas sih orang berduit, bagaimana dengan yang laen2, anggap harga laptop standar 10 jt udah + Windows XP Home Edition, 10 jt gak kecil loh mas, kalo di netherland mungkin 10 hari atau kurang juga udah abis tuh duit segitu, nah kalo di Indonesia ??? :)

  5. Aduh, bertahun-tahun alasan yang dipake itu2 aja, bosen! emang kalo udah keenakan mbajak, ya cari2 alasan aja terus.. :p

  6. Biasa, kebiasaan kita kan pengen alat itu serbabisa
    jadi yah gitu, beli komputer baru itu harus ada OS, ms office, corel, photoshop, autocad, antivirus terbaru, lagu MP3, developer (VB, Delphi) jadi wajar klo 70 jt :))
    imho, kayaknya hal ini berimbas ke profesi IT, yg harus serba bisa, gimana enggak, klo beli komputer ajah sw nya udah lengkap .. :D

  7. mmmhh……….

    memang, sudah ada alternatif pengganti…
    tapi tidak semua menyediakan yang terbaik…

    kalo kerjaannya jadi admin server,
    atau cuma ngetik2 biasa, mungkin linux bisa menghandle…

    loh, aku kan bukan admin server,
    dan komputer juga bukan hanya untuk ngetik2 aja…

    gimp?
    gimp sucks! hehehe…

  8. #4 : Presiden sudah memberikan contoh dengan situsnya :-) Tanpa diberi tahupun kira-kira sudah bisa nebak pakai OS apa dengan harga segitu.

  9. buat input, kantor gw pas bulan ramadhan kemarin dapet “berkah” berupa tudingan pemakaian 3D Studio Max bajakan dari Autodesk M&E (dulu namanya Discreet). Akhirnya, kita pun milih jalan damai.. Kita beli 1 license.. meski agak2 puyeng juga tuh ngumpulin duitnya.. /:)

    tapi ada berkahnya, akhirnya sedikit demi sedikit semua kompie di sini yg kudu emang pake WinXP ya belilah versi OEM-nya..

    karena ga mampu beli photoshop, semua yg kerja “dipaksa” pake GIMP n INKSCAPE.. sampe sekarang lancar2 aja.. hehe. meski agak2 puyeng juga kalo yg di hilir (percetakan/agency) ga punya GIMP.. abis standar TIFF di GIMP/INkSCAPE beda dengan PHOTOSHOP.. tapi skrg udah ketemu caranya.

    kalo office sih, pake OPEN OFFICE 2.0 udah lebih dari cukup.. bener2 ga perlu beli MS OFFICE.. (at least berdasarkan kebutuhan kita ya..)

  10. Makanya mari kita biasakan memakai FOSS sehari-hari. Ubuntu sudah mature enough kok menurut gw untuk Windows Replacement. Yang nggak bisa diganti itu Gaming.
    DOTA mana jalan di Linux. (padahal DOTA-nya aja Bajakan)

  11. Setuju mencuri itu gak boleh. Tapi kalo saya alasannya bukan kemiskinan, melainkan keadaannya masih “darurat”. Untuk menghilangkan perasaan berdosa, saya selalu memimpikan disuatu saat nanti komputer saya dipenuhi software “beneran” :”> Mudah-mudahan dengan adanya niat baik dosa2 komputer saya bisa termaafkan…:d

  12. Untuk mencegah hal tersebut menjadi menua, bidang pendidikan menengah patut dijadikan langkah awal brainstorming. Adik-adik kita berhak mendapatkan alternatif ilmu (dalam hal ini IT) seperti FLOSS.

    Yang sering menjadi kendala adalah kurangnya trainer yang stand by di sekolah. Pelatihan aplikasi office di laborat sekolah misalnya, walaupun di PC (OS Windows) sudah terinstal open office namun pada kenyataannya banyak trainer yang memilih memberi materi MS Office.

    IMHO, pihak DIKNAS-RI mempunyai andil cukup besar dan strategis dalam hal ini. Hapuskan kecanduan Windows! :d

  13. #16, hehe presiden sih gimana yang nempel dia aja boss. hehee lah sekarang elu dan gang untung yag deketin pake floss, lah kalo gank kominfo ga yakin deh :-“

  14. yak setuju! orang lain ‘salah’ (baca: pemerintah; yang dituding) tidak berarti kita ‘boleh’ ikutan salah minta dibenarkan.

    [btw ini OS-nya masih windows.. hiks. masih belajar konfig buat kubuntu yg udah installed. mo ngajarin gak om?]

  15. #28 lha pesennya no sponsorship alias no discount, murah dan aman :-) Siapapun yg ngerjain kalau masih “waras” ya pilihannya jelas. Kecuali nerjemahin murahnya itu lain lagi kekekekeke

  16. Sejumlah pedagang yang ditemui, mengaku, CD software kebanyakan hanya sebagai bonus atas pembelian unit komputer.
    “Itu bukan untuk komersil. Hanya sebagai bonus untuk membantu para pengguna komputer. Kami tidak menjualnya,” kata seorang pedagang.

    =))=))
    ini daftar harga rata” yg dipatok pedagang” komputer di Makassar yg saya ketahui (bulan agustus 2005)
    * nginstall windows + aplikasi2 bajakan Rp 50.000,-
    * 1 cd OS/Software Rp 20.000,-
    * 1 cd MP3 Rp 10.000,-
    * 1 cd game PC,PS Rp 5.000 – 15.000
    * 1 DVD film Rp 10.000 -15.000
    * 1 VCD film Rp. 5.000- 10.000
    kalo dah langganan harganya masih bisa nego :-”
    (g tau ini karena dulu sering jalan” nyari program n game” yg baru :”> )
    bandingkan dengan harga distro” GNU/Linux (sudah termasuk OS + Program” Aplikasi + games dll) yg dijual dengan harga Rp 5.000- 10.000 /CD atau beli buku & majalah komputer yg ada bonus CD distro GNU/Linux :d

    trus ada juga komentar pedagang yg bikin ngakak

    kalau gak ada Windows bajakan dan program” bajakan, Indonesia gak bakal maju

    ini sih sama aja ngomong “mahasiswa itu gak bisa lulus kalo gak nyontek” atau “PNS gak bisa kaya kalo gak KKN”
    lagian emang sekarang Indonesia sudah maju ?????

    sedih juga liat teman2 yang lebih menghargai para pembajak ketimbang orang” yg berusaha mengenalkan & mengembangkan FLOSS di Indonesia

    g juga masih mikir cd” n komputer” yg disita dari pedagang itu diapain/dikemanakan ya sama pak Polisi
    >:) n ngomong” pak Polisi sendiri dah pada pake OS n Software legal gak yaaa :p

    intinya…… nge-FLOSS yuuuuuukkkkkkkkk <:-p

  17. #31 pake M$ aja pak polisi belom tentu bisa, apalagi linux… :-”

    btw, om pri.. emailku keterima gag? aku nanya ttg linux.. :p

  18. wah.. mesti mulai nge FLOSS neh..
    btw toko2 komputer di jogja juga sudah tidak berani nginstalin bajakan, dah ada yang kena razia soalnya hehe…:d

  19. gak usah jauh2. nggak usah bersembunyi dibalik linux/ floss dsb.
    kira2 di comp kita ada lagu mp3 nggak? apakah lagu yang anda miliki itu bukan hasil dari bajakan? silahkan ditanya kediri sendiri. :)>-

  20. Hehehe namanya juga polisi kurang kerjaan, habis jatah di jalan karena dihadang banjir, menyerbu deh ke toko-toko komputer. Salah satu teman gw juga ada yang “kena”, tapi polisi yang me-“razia” itu “kurang ajar”.

    Hari pertama: komputer yang ada software bajakannya disita, disuruh membayar 50 juta.
    Habis ini teman gw ngira persoalan selesai, ternyata belum..
    Hari kedua: polisi yang sama lagi datang, dengan alasan yang sama, disuruh membayar 20 juta lagi, berikut minta handphone (yang juga dijual ama toko itu). Handphone yang diambil bukan yang murahan, tapi mahal, sekelas communicator dan sebangsanya.

    Mo nge-razia atau merampok sih???
    Makanya pada banyak yang langsung tutup, daripada kena “rampokan” polisi yang me-“razia”.

    Eh, komen-nya kepanjangan ya? :D

  21. Razia ajalah terserah pemerintah maunya apa dan maunya kemana, susah tuk terlepas dari barang bajakan. Berdoa aja agar tercegah dari barang bajakan :)>-

  22. Bagaimana nih, berarti pemerintah juga pencuri karena di Departemen pemerintah tempat saya kerja juga pake barang bajakan… Pemerintah nyuruh rakyat berhenti “mencuri” padahal pemerintah sendiri mencuri, bagaimana rakyat mau ngikutin:)

  23. #30 hehehe makanya gerakan gebrak semua lapisan “sana” harus comprehensive, kalo ga nanti kubu sponsorship yang masuk bubar lagi square-one. hehehe.. anyway good jobs. :x

    #36 Ran, emangnya ente mau jadi mahasiswa abadi pake fasilitas 15rb setaon wakakka thn depan juga udahan kan :D

  24. Dari semua berita di Tribun, yang saya paling sesalkan adalah komentar dari Walikota Makassar dan Ahli Hukum tersebut, kita sama sekali tidak dalam kondisi darurat sehingga membolehkan orang untuk mencuri. berita tersebut waktu saya baca langsung saya scan trus di kirimkan kebeberapa pihak terkait, sebab berita online-nya terlambat sehari. Heheheh apa gunanya dong situs itu? Rata-rata komentarnya “heran, kaget dan tertawa” kok bisa pejabat negara bikin komentar seperti itu.

  25. #34 lagu mp3 bajakan itu bisa berarti 2 masalah :

    yang pertama format MP3 itu statusnya ndak jelas makanya di beberapa distro seperti Ubuntu, Fedora Core, dan Open Suse tidak disertakan dalam CD ( kalau muter mp3 musti install sendiri plugin/codec untuk mp3 ). untuk masalah ini sudah ada alternatif format .Ogg Vorbis yang bebas digunakan karena license GPL

    yang kedua masalah lagunya yg dibajak. tinggal lihat dapet lagu mp3nya darimana:
    – beli kaset/cd original di toko lalu di convert ke MP3 supaya lebih mudah untuk diputer dan ukuran filenya lebih kecil sehingga tidak boros ruang Hardisk.
    – beli cd mp3 bajakan yang sudah jadi
    – donlot / sharing di Internet
    kalau masalah lagunya yg dibajak g setuju tulisan mbak Tika soal pembajakan lagu

    Yang bener, Piracy Kills Music Industry

    mau music/lagu yg bebas di copy juga ada kok :p

    http://openmusic.linuxtag.org/modules/freecontent/content/openmusic/
    http://linuxaudio.org/en/music/

    kalau mau permasalahkan soal bajak-membajak sih gak bakalan abiz, inti dari belajar make FLOSS, lebih spesifik belajar pake GNU/Linux itu menurut g bukan masalah legal/ilegal tetapi keinginan untuk maju dan kerja sama untuk memperoleh hasil yang lebih baik (ini gak bakal bisa kalau tetap & hanya mau memakai Windows dan software” proprietary lainnya yg kebanyakan/bisa dikatakan semua bersifat closed source).
    jadi yang bersembunyi itu kira-kira siapa ya ? orang yang mau belajar mengenal & menggunakan GNU/Linux atau orang yang hanya mau, pokoknya cuma tau, dan hanya ingin pake komputer yg isinya Windows dan program2 yg biasa dipakai entah itu ilegal(pembajak) atau legal(pemboros) :)>-

    pakai opensource bisa open mind, pakai closed source pikiran juga tertutup
    menggunakan FLOSS bukan berarti gak bisa/gak boleh pakai yg closed source, pakai GNU/Linux pasti bisa pakai Windows, cuma tau/bisa Windows ya… sibuk ngurusin virus dkk kali ya \:d/
    GNU/Linux susah ??? dulu kaleeeeeeeeee b-)

    seperti biasa CMIIW :d

  26. Persuasifnya, rasanya ini akibat kultur bangsa kita ini gak jelas (CMIIW). Akhirnya imbasnya, komitmen masyarakat juga menjadi tidak jelas.

    Soal membajak misalnya, alasannya adalah sama dengan mencuri kelihatannya terlalu simplistik, karena dalam hal lain kita juga gak punya komitmen seperti masalah wadamisme di media elektronik, mendahulukan penyeberang jalan, buang sampah dari mobil di jalan raya, buang sampah dan limbah disungai, bikin bedak di trotoar. Kekompakan is poor. Kerangka berpikir bisnis praktis (pragmatis) telah menjadi way of life. Tidak ada unsur ‘educate’-nya.

    Ssst, tapi ini cuman omong-omong dan sebatas pemikiran aja (wacana), jangan dianggap serius…, blog kan bukan maklumat (CMIIW), tapi cuman sekedar sharing aja he..he.., Nice try from all friends for this time… :-)

  27. saya tanya di desktop / laptop kita apakah 100% legal software?
    seperti iklan detergen’ kalau gak bajakan gak pintar’:)

  28. okelah walaupun kita ada software bajakan di komputer kita, harusnya kita tetap sadar kalau itu gak benar dan ilegal. yang masalah adalah kalau kita maksa hal itu bisa dibenarkan dengan berbagai macam alasan (saya miskin, pemerintah juga pake, polisi juga pake, etc). parahnya lagi, software2 itu sudah ada alternatifnya yang 100% gratis dan legal, bahkan CD-nya dikirim langsung ke rumah, bisa dicopy2 gratis, tapi kok tetap maksa pakai yang bajakan. lain ceritanya kalau software itu gak ada alternatifnya & mau beli juga gak tahu mau beli dimana.

  29. hi ya…
    warez is good, tapi kalo udah ketahuan software tersebut emang bener2 bagus beli aja..:d

  30. Hixz….
    Kalo cuma masalah OS ngga seberapa dech.Tapi kalo kudu beli PS,Illustrator,Freehand etc… wach dah habis berapa duit lagi tuch? :(

  31. Pri… kali ini kamu sangat keterlaluan!!!! Kamu ini kayak antekl-anteknya kapitalis saja! Saya tahu bahwa mencuri hak cipta adalah terlarang…Orang Indonesia yang bodoh pun tahu soal itu. Bahkan merampok itu terlarang, tetapi kalau pemerintah tiap detik merampasi harta rakyat, membuat kemiskinan di mana-mana… apa itu bukan pencuri hak cipta ULUNG!!! tolong komentar pak pri yang lebih bisa memamhami antara kemiskinan, hak cipta dan keinginan untuk maju. Jangan mau anda jadi antek-antek amerika yang hanya akan menghancurkan Indonesia. Jangan kau lihat kemiskinan dari negerimu di Depok yang serba ada. Trimakasih, mohon maaf kalau berapi-api…

  32. waduh tambah jadi mumet uieeeeeyyyyy

    kalo ngomongin semua ini…. \:d/\:d/\:d/

    kira2 bisa g ya harga2 aslinya menjadi lebih murah…b-(b-(b-(

  33. #50
    komentar yg aneh… /:)
    kirain isinya apa gitu.. [-(
    masih ada to orang kyk gini..??… 8-|

  34. #50
    masih gregetan sama yg satu ini.. :-w

    apaan sih orang2 ko sering mengidentikan seseorang sbg antek2 amerika lah.. zionis lah.. de el el.. ketika seseorang tersebut dia “nilai” tidak mendukung “rakyat” ?.. what the H**L!!!??!.. serendah inikah cara berpikir bangsa indonesa???.. pantesan bangsa indo g maju2…

    back to the topik!
    pembajakan = dosa, gw pake windos bajakan = gw dosa
    *i admitted!* :)>-
    selama gw bisa menemukan aplikasi pengganti yang lebih murah/free dan kualitas sama/lebih baik saya pasti akan menggunakannya… alon alon rek!… paling nggak udah ada kesadaran untuk tidak menggunakan barang bajakan
    ;)

  35. Para admin tempat saya memang makenya Linux (contoh), tapi mereka juga sering sambat ” user makenya windows, repot juga” dan ” ngurusin Linux juga bikin pegel linuks”. Kalau saya, jujur & ngga bangga, makenya bajakan semua. Ada xp home orsi, ngga dipake, ngga biasa. Pertimbangan saya, paling juga yang rugi Microsoft, punyanya Bill Gates. Hidup penuh pilihan manusia diberi akal untuk memilih. Milih orisinil monggo, milih mbajak ya monggo. Resiko tanggung penumpang. Caci maki saja diriku..!! :-”
    :)>-

  36. Wah….di tret ini (kalo bisa dikatakan tret) kok malah kesannya merendahkan FLOSS, misalnya :

    open source = free software = gratis = freeware??

    Kan lebih tepat nyebutnya kalo

    open source = free software = bebas = freedom-ware

    Jangan sampai FLOSS di Indonesia hanya jadi trend sesaat™, apalagi 68%™ yang komen di sini pake M$, termasuk saya :”> Tapi ini kan komputer kantor

    CMIIW :-b

  37. #54. lagi-lagi komentar kayak gini. ya ngga donk mbak. sofware itu kan ngga kayak beras yang bisa disubsidi. ngomong deh sana sama developer-developernya. tanya apa mereka punya diskon khusus.

    #60. yang rugi emang microsoft, tapi yang untung gila-gilaan itu pembajak. bayangin aja, mereka dapetin program-program itu gratisan kok, dari situs-situs warez paling. abis itu dijual lagi dgn harga 10-20 ribu per keping. beuhhh

    sori ye, pendirian gue soal pembajakan emang masi lunak. tapi kalo soal bikin kaya keparat-keparat yang cuma mau enaknya doank, gue sih dengan tegas menolak! gue mendingan download!!!

  38. #61… ah.. ndak kok, gw pake linux nih .. :P

    #62 sebagian aku setuju, memang gag seperti subsidi beras :)) tapi apa selamanya mesti dibiari? nggak, kan??
    aku sendiri sama, lebih milih donlod yang free… Ngapain malu kalo emang gag sanggup beli? :)>-

  39. biarin aja microsoft/developer yang pusing…
    kalo ngrasa rugi beli sesuatu yg cepet basinya..
    udah tau,kalo dibajak itu rasanya sakit dan gondok…siapa yg suka hasil karya ciptanya dibajak dgn nilai rendah
    tapi siapa suruh harganya selangit
    cepet basi pula,taun depan udah ada ps cs 3 ,4 dan seterusnya…lagian itu emg taktiknya developer juga jualan software kaya’ sinetron gitu..taun depan udh ada versi yg baru…kita yg mau dibilang idealis harus mau dipermainkan para developer yg udah kaya itu..
    yah..
    untung ada pembajak….

  40. :d piz.
    bajakan? Fine By Me, As Long I Use It Wisely.
    :-? penilaian tergantung pada masing-masing indifidu.
    /:) anyhow, FLOSS tetap jadi pertimbangan besar apabila kita ingin pindah ke level negara maju.
    berkembang :-w, kapan majunya Indonesiaku?

  41. #52 #67 orang yg sama ya :-?
    sepertinya anda benci banget sama yg namanya amerika tapi kok tetep maksa mau pake produk nya :-”
    pertama nyalahin pemerintah skrg nyalahin developer besok nyalahin siapa lagi ya b-(

    #60 siapa bilang Microsoft rugi gara2 ada windows bajakan ? Win bajakan tu seperti drugs, awalnya dikasih gratis tapi kalo dah ketagihan baru deh minta bayaran + bunga \:d/
    untuk menghilangkan Windows bajakan dari peredaran juga gak sulit kok tapi seandainya windows bajakan itu gak ada pasti semua pada lari ke FLOSS nah kalau seperti ini baru Microsoft bisa rugi b-(

    kalau Ubuntu sekali free tetap free :d

    Hidup penuh pilihan manusia diberi akal untuk memilih. Milih orisinil monggo, milih mbajak ya monggo. Resiko tanggung penumpang

    setuju, tapi kalau kena razia jangan nyalahin polisi atau pake alesan kemiskinan dan bla..bla..bla…

    #54 ada yg free kok minta nurunin harga ?
    harga windows juga sebenarnya dari dulu segitu” aja, yg turun jauh itu nilai Rupiah thd dolar jadi harganya melambung tinggi
    napa sih kebanyakan orang Indonesia itu cuma menilai sesuatu dari harga dan tampilan luarnya saja coba donk sekali” nilai dari sisi kualitas dan isinya

    #64 masa mau mabok terus ?

    mau ngetik bisa
    mau ngeprint lancar
    mau nge-net mantap
    mau dengerin musik n nonton film ok
    mau main game ada
    semua dah bisa kok dengan FLOSS dan semuanya free as a freedom
    kurang apa lagi tuh ??? #-o #-o

  42. Susah euy… jadi binun liat komentar2 diatas…

    Si gue mah mikirnya logis aja. Tanya diri sendiri, kalo misalnya sebuah aplikasi buatan kita (yg bikinnya begadang n puyeng selama berbulan2) tiba2 dibajak n dipake seenaknya tanpa ada se-senpun royalti masup ke saku kita. Gimana coba rasanya? Pedih, jendral! Terus terang aja kalo gw jadi developernya MS, gw sisipin skrip yg pas ngecek (online) ndapetin S/W itu bajakan (kaya yg skrg udah mrk lakuin di windows update), gak cuma gw tolak aksesnya, sekalian ama si gue di reformat tuh PC (lho, koq marah? hak gue koq!)

    Sebenernya pedagang juga gag salah2 amat, da yang berlaku buat mereka mah hukum pasar: ie selama konsumen (baca: KITA) masih demen ama yg bajakan2 itu, ya selama itu juga mereka provide. Jadi masalahnya bukan di pedagang, tapi di user (sekali lagi, baca: KITA)

    Gw pake XP krn kebiasaan (gampang sih). Tp kalo emang kudu make PhotoShop, Corel, Premiere, Director, Flash de es be, ya kepaksa pake MacIntosh di kantor. Tadinya mo masang Ubuntu di laptop, tapi masih banyak kurangnya ah..

    Eh, OOT, kmrn gw pesen 50 CD Ubuntu (25 utk PC n 25 utk Mac). Di sini mah gw samasekali gag harus bayar apa2 tuh… Berarti emang pak pos di Indo aja yg aneh

  43. yah kasus ini lagi, tapi heran ya di Indo, maling bisa ngamuk ngamuk dan protes atasnama kemiskinan dan tetek bengek nya. Biasanya orang kalau ketahuan berbuat salah adalah mengaku salah dan mohon amnesti atau sejenis nya. Kalau disini tidak, malah mengecam dan mengumpat. =))

  44. saya = 67
    dan tidak sama dengan (/=) 52 dan nggak benci amrik
    (tanya aja sama ‘mas’ Pri.. Ip nya beda kok…dan gue pengagum priyadi kok..nggak akan marah2..)
    hi keropixx..beberapa hari yg lalu lo ngintip friendster gue..=> that’s mee…
    cuman cape aja..kenapa sih kita sering ngeributin masalah yg itu2 mulu…dan nyalah2in negara kita sendiri..
    tenang…nggak kita aja kok yg bajak ngebajak …
    iyah tau..ngabajak hasil karya org itu jahat …
    tapi gimana lagi… ini masalahnya soal software….

    *nggak nyelesein masalah ya..,tapi mungkin ntar waktu juga yg bakal nyelesein kalo rakyat indo udh cukup mampu beli software ori tanpa ngerasa mahal kali ye..*

  45. Yes..tepat… thanks buat yg diatas gue .. berkali2 refresh halaman ini cuman nunggu2 peringkat 76..

  46. intinya apresiasi gue thd kerja keras para developer software en kualitas hasil akhir dari software buatan mereka masih tinggi. gue anggep pembelian software itu investasi.

    #67 trus kanapa kalo emang mereka (developer) kaya? bukannya software-software berkualitas (yang lo bilang mahal itu) juga bisa bikin lo kaya? sebanding donk…jangan hanya mau enaknya doank

    #76 lu ngga nangkep juga ya? yang laen udah jelasin kalo ada alternatif yang program-program open source en freeware yang jelas-jelas kualitasnya ngga kalah. lah lu malah ngarep semua orang pada kaya raya dulu. mimpi aja luuuu…

  47. kompie rentalku full Linux, anak SMP suka main game supertux. sekarang ngenet pake win os original (pc second import).

    Hidup Vector Linux

  48. Kadang orang menanggapi “kenapa nggak pakai FLOSS ?” secara sewot :-) lebih dikarenakan nggak mau muna. Lha gua pakai bajakan ntar ngomong sana-sini malah jadi hipokrit.

    Soal pedagang yang cuma mikir untung sih nggak di Makassar nggak dimana. Kalau FLOSS sudah maju pesat, nggak dikejar-kejar juga tuh pedagang jual sendiri.

    Tantangannya memang berat buat FLOSS, tapi kan gpp. Hanya saja, mengherankan kalau udah pakai bajakan malah bangga. Kalau ada rasa sedikit bersalah kan masih mending :-P.

    Kalo ada yang bilang di FLOSS (ex : Linux) susyeh ngapa-ngapain, saya kok yakin yang bilang nggak pernah coba tuh Linux. Apalagi kalo cuma ngetik plus multimedia (Linux Home Edition :-) ). Itu sih nggak usah utak-atik juga langsung jadi Linuxnya.

    Vavai

  49. ya ini sama aja negara / pemerintah/ orang lain yang korupsi. Kita tentang korupsi itu, tapi kalau kita yang korupsi atau orang lain tapi kita kebagian ya pura-pura gak tau. Tapi kita tetap berkoar Anti Korupsi.

  50. gemana caranya gak ketinggalan teknologi
    tapi legal, gak ngebajak [hargai karya org lain],
    tetep bs integrasi dg SUKSES
    lbh baik lg kl pake open source
    trus dikembangin pula..

    jd kl gak mau KARYA-nya dicontek/dibajak/dikopi
    ya mbok yo pake yg legal :)

    INDONESAAAA..

  51. Floss tidak berarti Linux.
    Saya sudah berkali-kali pindah ke berbagai distro tapi tetap kembalinya ke Windows juga.
    Sekarang saya ketemu solusi yang lebih moderat, Beli XP-Home-Edition Rp 800 ribu, lumayan udah ada Video Player, MSN ama game2 kecil. Sisanya pake Open Office2, Notepad++ (Ganti Editplus), Firefox, FreePascal, Lazarus, Acrobat Reader (eh ini free kan?), mp3 playernya pake apa? Sementara blum pake mp3player, soalna mp3nya sendiri kan bajakan :) Walopun Winamp-nya legal.
    Syukurlah, gak sesusah migrasi-total ke Linux. Masih berasa familiar, gitu lhow!
    Walopun ada beberapa hal yang perlu disesuaikan, hey.. I will survive.

  52. Polisi Tak Akan Hentikan Razia Software
    Kini Sedang Cooling Down soal Software

    ………..Para pengusaha komputer mengancam tidak akan meng-install software dari Microsoft kepada siapa pun yang membeli perangkat komputer……

    Tribun Timur

    :-“

  53. Aku memang gak suka sama amerika, tapi bukan berarti anti-amerika. Aku masih suka pake produk Amerika, tapi yang bajakan :d

    Tapi kalo untuk produk Indonesa, kudu pake yang aseli dunk ;)

  54. soal amerika, yang anti amerika itu harap dibedakan, anda anti sama orang-orang amerika atau sama pemerintah amerika yang nyerang irak dan membela israel?
    gue yakin yang kalian anti seharusnya pemerintah amerika bukan orang amerika atau pengusaha amerika yang gak tau apa2.
    gak ada hubungan anti amerika dengan membajak software microsoft. Pembajak=maling, gw hargai yang ngaku,termasuk gue, gak usah ngeles macam2.

  55. Gitulah jadinya kalo dimanjakan dengan software bajakan. Tinggal beli CD yang harganya 10 rebuan, kemudian jalan.

    Dan ancurnya lagi, banyak pengguna awam yang baru make komputer langsung di installkan yang macam2 oleh yang jual hardwarenya tanpa ada pengenalan terlebih dahulu. Jadinya mereka menganggap softwre semacam corel, Adobe itu udah datang ma komputernya.

  56. 1. Pake Linux? harus diakui user/masy. masih pada bloon..:d

    2. Beli Ori? Mana tahaan!!mending dirental, Jogja tarip rental 2000/cd

    3. Belajar menghargai software original? hmm… masyarakat masa bodoh tuh!!

    4. Belajar Linux? sperti kata pepatah, “anjing tua tidak adaat diajari trik baru…”

    5. Yah..beginilah indonesia..smoga paradigma diatas bisa segera berbalik 180 derajat!

  57. Bukannya mau mendukung bajak membajak, tetapi di daerah jualan hardware tanpa software, sementara ini ndak bakal laku.

  58. hehehe … alhamdulillah dikampus masih sempat menikmati software free … untuk produk microsoft dah ada lisensi Campus Agreement (CA) tiap tahun .. macromedia MX for student … Promodel for Students … pokoke for students deh … :d:d:d:d:d

  59. Komputer multimedia + Windows XP Pro + MS Office + CorelDraw + AutoCAD! Hebat betul ya pengguna komputer di Makassar!

  60. #100 bukan cuma di Makassar kok, di daerah2 lain juga sama aja.

    Komputer multimedia + Windows XP Pro + MS Office + CorelDraw + AutoCAD! Hebat betul ya pengguna komputer di Indonesia!

    bacanya lebih enak kalo gini kali ya :)>-

  61. Jangan munafik dan sok sucilah…
    saya yakin yang anti software bajakan dulunya paling getol gunakan software bajakan khusunya windows, jadi jangan cuci tangn dong, sudah ambil manisnya windows trus langsung dibuang.
    Butuh waktu mas…
    Justru orang seperti mas priyadi dkk mestinya mensosialisakikan ke masyarakat penggunaan linux, banyak kok masyarakat belum tau apa itu linux.. jadi mereka pikir OS itu hanya windows doang, jadi mas priadi dkk mestinya terjun ke masyarakat, ke kampus, sekolah, kantor2, gang bahkan kalo perlu kelorong-lorong tuk masyarakatkan penggunaan linux..
    jadi butuh waktu mas…
    kalo masyarakat udah kenal linux pasti dengan sendiri windows dkk akan almarhum, buat apa bayar mahal kalo ada yang gratis gitu loh, lagian linux khan lebih yahuud… dan pasti produk billgates bakal tidak laku dan pemerintah ngak dapat pajak, gitu kali ya…
    jadi butuh waktu mas…
    Salam
    Daengbaco (orang makassar tulen)

  62. ya, masalah ini memang rumit. sama dengan masalah2 lainnya di indonesia. masalah utamanya: kesalahan ini dilakukan oleh hampir semua orang di indonesia. untuk memperbaikinya jelas kita gak bisa menunggu malaikat yang gak punya dosa untuk memperbaikinya. kalau ada pembunuh yang bilang membunuh itu tidak baik, jelas membunuh itu tetap tidak baik. bukan berarti karena yang mengatakan juga membunuh maka membunuh menjadi baik.

    kalau arah diskusi seperti ini dipertahankan, ya kita gak akan pernah bisa memecahkan inti masalahnya. ujung2nya seperti #102, istilah munafik™ dan sok suci™ keluar juga :).

  63. klo software atau apapun buatan indonesia (DVD/CD) jangan sampai gw pake bajakannya. kasihan.

    tapi klo buatan luar negeri, saya mah, cuek ajah, toh mereka udah pada kaya. mending duitnya buat makan ajah.

    orang kadang beli software dvd bajakan @50 ribu aja udah nabung2. :d

  64. klo software,DVD/CD, atau apapun buatan indonesia haram hukumnya sampai gw pake bajakannya. kasihan.

    tapi klo buatan luar negeri, saya mah, sebodo, toh mereka udah pada kaya. mending duitnya buat makan ajah.

    orang kadang beli software dvd bajakan @50 ribu aja udah nabung2. :d

  65. Hahaha, saya setuju tuh dengan poin “Autocad + Corel” untuk kinerja optimal. Coba deh tanyain ke mayoritas pengguna komputer Indonesia, apakah mereka secara rutin menggunakan SEMUA software di dalam PC mereka?

    Lagipula, pedagang2 CD di mall itu kan tidak terhitung miskin. Lain halnya kalau pemerintah memberangus penjual CD yang ada di depan ITB, kan kasian yang jualan CD hehehe (kakilima gitu loch)

  66. NAH INI KESEMPATAN BIKIN MLM HALALAN TOYIBAN !

    Langkah 1 : Nego Bill Gates
    Langkah 2 : Nego POLRI
    Langkah 3 : Bikin MLM
    Mekanisme MLM :
    Cari komputer OS Windows yang ILLEGAL ( Nggak ber lisensi )
    Suruh bayar 500 ribu.
    Ambil 20 % (atau sesuai kesepakatan dg Bill Gates ) share kita.
    Kalau nggak mau bayar, suruh POLRI tangkap !
    Kalau mau bayar, suruh dia jadi dowline kita buat cari2 komputer yg WIN / Office-nya ILLEGAL.
    Perlakukan seperti MLM.
    Halal karena korban terakhir adalah pemakai barang bajakan juga.
    Bill Gates dapat duit meskipun berkurang karena share debt collector, daripada ngga dapat apa2.
    Bagi share kita dengan POLRI sebagai debt collector bersama.
    Downline kita juga pasti aktif minimal pengin balik modal !
    Hayuk atuh !

  67. tergantung pedagangnya mo jual asli apa bajakan,
    kalo asli begini.. begini… kalo bajakan begitu… begitu…:)

  68. Suatu saat, saya mencoba buat program pake visbas, belum nyampe 100 baris aja sudah PUUYYYYEEEEENGGG!!!!! apalagi OS Windows yang nyampe jutaan barisss…kebayang nggak kerja keras mereka??????
    —-
    DERITA SEORANG PROGRAMMER

    Tuan Smith sedang buat program untuk kepentingan umum,dia bekerja siang malam membuat program itu. Niat utama dia adalah: programnya bisa dipake masyarakat dunia untuk hal2 yang positif.

    Setiap bangun tidur dia langsung mencoba lagi…mencoba lagi..mencoba lagi..mencoba lagi… sering kali dia menangis karena programnya tidak jalan. Kepalanya pusing karena “overload”, “system error”,sering muncul. Biaya listrik per bulan jadi mahal, telepon, buku-buku panduan pun mahal. Biaya untuk bayar employee yang dia sewa. Teman2nya mencemooh dia. Mereka bilang dia “bego”, nggak ada kerjaan.Istrinya selalu marah. “Sayang, kamu tidak ada waktu buat aku, buat buah hati kita!!!”. Pinjaman di bank membengkak, karena untuk beli buku2 panduan, untuk transportasi bolak balik ke pustaka, saudaranya ada yang sakit lalu meninggal karena mereka minta bantuannya, tapi dia tidak punya sesuatu yang bisa menolong.

    Perasaannya berkecamuk…Tapi dia berpikir, bila nanti programnya sukses, maka tak terbayangkan keuntungan publik yang didapat. Seluruh jalur penerbangan ter-manage, sistem traffic light yang smart,sistem lalu lintas jalur listrik, sistem keamanan banking internasional. Dia hanya berpikir tentang publik, diatas kepentingan diri pribadinya dia sendiri.

    Dia bermaksud menjualnya dengan harga yang pantas. Dan dia mau ciptaannya dipelihara melalui hak paten.Dan hasilnya akan dia pake untuk pribadi, dan juga publik. Dia memberikan sebagian uangnya ke panti asuhan, membangun pusat pendidikan, membantu perusahaan nirlaba, membantu korban bancana alam, membangun pusat pertokoan, dan lain-lainnya. Kemudian dia juga menghabiskan waktunya dengan keluarganya tercinta, seluruh keluarganya, sanak saudara, dibawa untuk menikmati liburan, waktunya juga buat mengajarkan anaknya agar pintar secara inansial, mengobati sanak saudara, keluarga2nya yang sakit secara gratis. Membawa keluarga ke tampat2 suci, dan sebagainya.

    Dia terus mencoba. Dimulai dari 100 baris, 500 baris, 1.000 baris, dan akhirnya selesai pada 1.500.000 baris program.

    Segala niatnya pun tercapai….

  69. udah jangan pada kasih komentar doang, tolong beri solusi dongk!, klo mau pake FLOSS, kasih tau gimana cara dapetinnya,
    mestinya ada yang kasih sponsor buat temen2 qta yang masih pake bajakan, sedikit ngebantu kan !!!:”>:-?

  70. Susah lah indo, pemerintah mau enaknya aja, bukannya mempermudah orang” IT , malahan menyusahkan . Contoh paling mudah aja internet.

    Indo bener” bikin orang IT ga bisa maju

  71. saya setuju dengan tulisan anda dengan harga software yang semahal itu mungkin bisa membuat satu laboratorium komputer, kenapa kita memikirkan satu orang bill gates membuat satu orang menjadi milyarder, mending pemerintah memikirkan bagaimana warganya terus menguasai IT, pak polisi apa di kantor anda juga udah menggunakan software asli windows? apakah polisi nggak bangga anaknya mengusai IT ? apakah cukup gaji anda membeli komputer dengan software original. seperti itulah yang kami rasakan pak polisi.

  72. Wew… yang masih senang pake windows banyak juga yah? klo gw udah eneg pake Windows… susah ngerawatnya, mahal harganya, sering hang, makin lama makin berat (6 bulan sekali kudu install ulang)… kalo mau bajakan banyak seh, cuman harus crack dulu, trus kalo ada versi baru, kalo males bikin cracknya, kudu nunggu cracknya keluar, trus kalo ada bugs juga musti nunggu dulu baru bisa bener (ga bisa benerin sendiri), blom lagi kalo pake windows harus extra hati” karena banyak ranjaunya (virus, spyware, trojan, keylogger, de el el) So? akhirnya aku migrasi ke ubuntu, enaak, mo nyari software aplikasi tinggal masuk ke repository, dan langsung bisa install tanpa harus banyak ngurusin dependensi (apt-get is the best!!). Dan sekarang, aku pake FreeBSD+Blackbox karena: sistem port yang hampir seperti apt-get, lebih mudah compile kernelnya, dan karena komputerku termasuk kuno (ga kuku pake Gnome, hehehe, i don’t like KDE, it’s too cluttered, XFCE is good but just don’t get me feel at home). Anyway, banyak juga kok aplikasi OpenSource yang bagus (lebih bagus dari Windows counterpart I guess) GIMP is not that suck, it’s powerfull if you know how to use it, and I think Inkscape is better than Illustrator.
    So? I think the problem is not that OpenSource software is inferior compared to the commercial one, but it is our own ignorance that prevent us from being advanced. Anyway, system installer aplikasi di Macintosh yang tinggal tarik ke folder ‘Application’ asik juga tuh…

    Salaam
    ** 12 tahun mengidamkan punya Apple+Macintosh… dan belum kesampaian… sedihnya… **

  73. saya pemilik warnet, yang ingin saya pertanyakan adalah,kenapa sekarang seoalah2 semua kesalahan dan yang menerima akibat secara lansung adalah para pedagang komputer,rental dan warnet2?? Padahal smua orang tahu bhwa hampir semua orang indonesia pake bajakan,minimal pernah pake yg bajakan,mulai dari presiden sampai kepolisian yang razia itu saya yakin pake atau minimal pernah pake bajakan. Jangan setelah pinter2 terus nyalahahin para pedagang donk,emang kawan2 yang udah pinter linux dan open source ini dulu waktu kuliah gak pake bajakan? Justru harusnya bantu donk kita2 ini,bagaimana cari solusi menyeluruh soal software ini.Sebelumnya kita berharap dengan program IGOS,tapi pemerintah sendiri kemudian selingkuh dgn mircosoft,apa kita yang kena razia ini gak geram!

  74. satu hal yang menjadi catatan penting adalah sebagian besar orang indonesia khususnya telah mengenal windows sebagai SO pertama yang mereka pelajari di dalam mengenal komputer , jadi tidak bisa disalahkan jika mereka lebih nyaman menggunakan sesuatu yang yang telah familiar dengan mereka. jika harus membeli yang ori hargannya sangat mahal sedangkan mereka sdh merasa cocok dan menguasai software tsb, jadailah akhirnya mereka memilih software bajakan. itu salah satu penyebab pembajakan tidak bisa di hentikan. salah satu cara yang dapat dilakukan adalah di dalam dunia pendidikan awali saja pengenalan komputer dengan software-sofaware gratis seperti linux, openoffice, dll sehingga mereka familiar.\:d/\:d/\:d/:d:d::d::)>-

  75. fiiuuuuuh…..
    satu hal yg bikin saya salut….
    ada sebagian kecil satria yg peduli…
    tim ReactOS…
    saya respek sama kalian…

    sedihnya…
    saya pengen bantu
    tapi saya ga bisa bantu apa apa buat nyelesaiin masalah seperti ini…
    ilmu saya dangkal…

    saya juga msh pake MS Win HE SP2…
    tp itu jg hasil nabung ber-tahun2…
    SW lain siy donlot yang freeware…

    mohon kepada yg berilmu tinggi…
    jgn menghujat pemakai SW bajakan…
    cukup kalian coba sosialisasikan aja itu FLOSS…

    maap…
    kalo kita belum bisa berkarya…
    menghargai hasil karya orang lain tentu bukan merupakan hal yang buruk…

    harusnya kita bisa mengambil pelajaran dari seorang
    LINUS T….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    atau cerita tentang Tuan Smith(#109)….!!!!!!!!!!!!!
    bukan malah sibuk berdebat tentang yg benar dan yang salah!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    lalu apa saja prospek perubahan dari perdebatan kita atas satu masalah ini??????????????

    kita ini memang sebuah bangsa yg mayoritas berisi orang2 memprihatinkan….
    terutama saya…..

    smoga bisa jadi bahan pemikiran………….

  76. senang beberapa typist sudah bisa ke Suse Linux..:d/
    masalahnya para engineer nggak bisa pindah ke linux.
    karena tidak ada cad free di linux dan semua software engineering is based on windows nddak bisa diporting pake wine…. :-w
    Satu satunnya masalah migrasi fi linux cuman ini. kalo ada orang yang baik hati bikin cad free minimal kaya autocad14 yang lama lah dan software software engineering di linux maka tenteram hati ini.
    Kita sudah ancang ancang pindah ke linux sejak windows pake authorization segala.puncaknya windows vista…
    bye bye microsoft,
    orang engineering dept perhubungannya di sana aja dilarang pake vista.

  77. Halah baca komen lo yg pada pro anti bajakan cuma bikin ngantuk!.. terutama “starter” nya.
    jangan sok suci Bos!!! Apa elo udah ijin ama yahoo buat pake emoticon nya buat situs lo? dan gw yakin lo juga sering ngedownload dari torrent. so,… kesimpulan gw basi lo semua

  78. Bukan guwe munafik, rasanya sulit untuk lepas dari kata “bajakan”.

    Contoh kecil deh, dari sekian ratus juta sarjana yang ada di indonesia, apa ada yang skripsinya bener2 asli tanpa membajak tulisan orang lain. Hayo siapa yang bisa jawab.

    Membajak bikin orang kreatif dan pinter, tapi dosa enggak ya, tau ah gelap.

  79. Dilematis memang, satu sisi membajak itu adalah kesalahan. Disisi lain harga software asli sungguh selangit harganya. Kembali lagi pada masalah kemiskinan dan faktor sosial yang sungguh memprihatinkan. Memang ini adalah alasan klasik, tetapi inilah kenyataannya. Jadi yang utama, daripada memberantas pembajakan, lebih baik berantas dulu kemiskinan yang ada. Perlu waktu memang, mungkin 5 tahun, 10 tahun, 5o tahun atau 100 tahun. Jika masyarakat udah sejahtera otomatis pembajakan akan berkurang.

  80. adakah solusi dengan semua ini ketimbang kita saling menyalahkan, oke kl yang sudah familiar dengan opensource ndak menjadi masalah la kl yang belum misal install OS opensource aja gagal gmn ?

  81. lebih baik menciptakan sebuah “win-win solution” dulu,solusi jalan..baru mengeluarkan peraturan. klo peraturan dulu dibuat,ya tiap2 orang pasti nyari solusi sndiri2..ujung2nya malah meningkatkan jumlah kriminalitas,menciptakan penjahat2 baru :d
    klo belum nemu solusi,ya pake yg ada aja dulu,pura2 gak tau gitu :”> “mencuri” ama “nemu” beda mas (bukan nyari pembenaran sih)tp klo pihak yg kecurian gak ngerasa kan gk ada kasus,lain lagi klo yg namanya “cari-cari” kesalahan :d pasti nemu bnyak deh :)>-

  82. Pernahkah kalian bayangin apa yang di alami anak cucu kita 50 tahun lagi misalnya. Ketika semua sudah harus pake lisensi. :((
    Sebenarnya apa sih tujan lisensi?
    Untuk memberi keuntungan bagi penemu? OK saya setuju.
    Tapi apakah harus tanpa batas waktu.:-?
    Tidakkah lisensi cukup dalam jangka waktu tertentu? Misal 10 tahun dalam jangka waktu 10 tahun itu dianggap penemu telah memperoleh keuntungan dari lisensinya. :-\”

  83. Lha yang sekarang kalo penemu mati juga lisensi bisa di warisin ama anak cucunya ampe jangka 50 tahun:-?
    Bayangkan berapa duit tuh emang belum cukup buat balikin modal eksperimen, belum cukup buat nyetok ferari 1000 biji di garasinya :d

  84. Apakah menjamin bahwa aparat dan penegak hukum juga menggunakan sofware asli pada komputer-komputer yang mereka gunakan, saya yakin sama kebanyakan kita yang juga menggunakan sofware bajakan. Kalau memang benar-benar serius memberantas pengguna sofware bajakan mulailah dulu dari yang di atas.

  85. namanya juga hak cipta, disitulah perlunya lisensi. intinyakan boleh ngganya kita make sesuatu, baik free atau share. cuman sayang emang dasar mental kita aja yg ngga mau menghargai, apalagi keluar modal. gue sendiri nyasar ke sini nyari info react os, cari alternatif windows gitu..!

  86. kayakna masalah haki bakal lama selesainya di indonesia, jujur aja sih..masalah utamanya modal, negara ini kan banyak yang miskin dari pada yang kaya, yang pinter sih sebenarnya ada dan banyak..tapi lagi2 gak ada yang ngehargai produk mereka, rekan2 kita dah banyak yang mengembangkan linux tp dr hasil surveinya masih sedikit yang make. kita udah ada usaha tp ya ntu..kesadarannya, yuk kita mulai dari sana
    :)

  87. :d Salahnya bangsa kita ini terlalu di nina bobokan oleh kemudahan jadi ketika di beri kesulitan jadinya manja. Tapi g perlu susah sekarang ada open source setara microsoft (meski masih ada kekurangan di sana-sini). Mau tetep pake XP? coba aja ReactOS. Dijamin mirip dengan WinXP yang katanya user friendly. Miskin koq di jadikan alasan buat kreatif? So, Go Open Source……:x

  88. Kalo semua komput harus pake software orsi, kasian temen-temen gw yang kul di jurusan spesifik kaya arsitek, sipil dll, udah bayar kuliah ngos-ngosan, lulus terancam pengangguran plus jadi bodo pula, kran nggak bisa operasiin software yang dibutuhkan mereka ‘ taukah anda Software Autocad, 3d max civil desain, berharga puluhan juta. duit dari mana buat beli bos..???

  89. saya ga tau dan ga peduli mau asli ato bajakan,karena saya ga bisa ng-bedain.kalo boleh tau ciri dan cara dapetin MS asli gmana?saya bertany seperti itu karna saya orang kampung mungkin bisa di bilang orang bodoh.

Leave a Reply to Ncus Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *