555 dan Nomor Fiktif Lainnya

Jika sering menonton film Amerika, pasti sudah sering pula melihat berbagai nomor telepon dengan awalan 555. Sebagai contoh, nomor ponsel [Mulder](http://en.wikipedia.org/wiki/Mulder) pada serial [X-Files](http://en.wikipedia.org/wiki/The_X-Files) adalah 555-0199, sedangkan nomor tim pemburu hantu pada film [Ghostbusters](http://en.wikipedia.org/wiki/Ghostbusters) adalah 555-0000. Ternyata, awalan 555 ini memang dikhususkan untuk keperluan fiktif. Awalnya, seluruh nomor dengan awalan 555 disediakan untuk keperluan fiktif, namun belakangan hanya nomor [555-0100 sampai dengan 555-0199](http://www.nanpa.com/nas/public/form555MasterReport.do?method=display555MasterReport) yang disediakan untuk keperluan fiktif.

Nomor fiktif seperti ini diperlukan untuk menghindari keisengan orang-orang yang mencoba menghubungi nomor yang dipublikasikan secara meluas, misalnya pada film, acara televisi atau novel.

Walaupun rentang nomor untuk keperluan fiktif sudah disediakan, ada beberapa kasus dimana pembuat film karena sesuatu hal tidak menggunakan nomor-nomor tersebut. Sebagai contoh adalah film [Bruce Almighty](http://en.wikipedia.org/wiki/Bruce_Almighty). Pada film ini disebutkan bahwa nomor telepon Tuhan adalah 776-2323, padahal dalam dunia nyata nomor tersebut sudah dipakai di beberapa negara bagian Amerika Serikat. Akibatnya pada awal-awal penayangan film tersebut, salah satu pemilik nomor 776-2323 menerima [15-20 panggilan untuk ‘Tuhan’ setiap jamnya](http://www.sptimes.com/2005/07/22/Southpinellas/Phone_number_brings_a.shtml). Dan dua tahun kemudian, ia masih menerima 5-6 kali setiap minggu.

Tidak berhubungan dengan nomor-nomor fiktif, tetapi efek dari dipublikasikannya sebuah nomor telepon secara meluas dapat kita lihat pada [pengalaman Mbot](http://mbot.multiply.com/journal/item/44). Hanya karena mendapat limpahan sebuah nomor telepon bekas selebritis Marshanda, Mbot harus melayani panggilan telepon sebanyak 8-20 orang dalam satu hari. Marshanda sendiri kemungkinan mengganti nomor tersebut karena sebuah majalah –entah sengaja atau tidak– mempublikasikan nomornya sehingga diketahui khalayak ramai.

Selain nomor telepon fiktif 555, biro administrasi penerbangan Amerika Serikat (FAA) juga menyediakan [nomor-nomor registrasi pesawat fiktif](http://www.awp.faa.gov/affairs/film.htm) yaitu N88892, N9748C, N9747P. Film-film yang menggunakan banyak pesawat terbang seperti [Terminator 3](http://en.wikipedia.org/wiki/Terminator_3) atau [24](http://en.wikipedia.org/wiki/24_(TV_series\)) bahkan melakukan pendaftaran nomor registrasi pesawat untuk keperluan tersebut.

Selain itu, disediakan juga nomor fiktif untuk nomor kendaraan bermotor, yaitu [2GAT123](http://en.wikipedia.org/wiki/2GAT123). Dan kabarnya, nomor jaminan sosial (*Social Security Number*) dan nomor izin mengemudi juga memiliki rentang nomor yang dapat digunakan untuk keperluan fiktif. Sedangkan untuk domain Internet, [IANA](http://en.wikipedia.org/wiki/Internet_Assigned_Numbers_Authority) telah menyediakan domain example.com, example.net, example.org serta TLD [.example](http://en.wikipedia.org/wiki/.example) untuk keperluan tersebut walaupun dalam kenyataannya masih jarang digunakan dalam kultur pop, mungkin karena hegemoni ‘dot.com’ atau karena tidak cukup mirip dengan kondisi di dunia nyata.

Yang menjadi pertanyaan apakah di Indonesia ada konvensi seperti ini? Jika menonton film Amerika beberapa kali, pasti kita akan mengira-ngira bahwa ada sesuatu yang spesial dengan angka 555. Tetapi jika menonton film Indonesia beberapa kali, tidak ada pola yang melekat dalam pikiran saya. Bahkan saya pernah melihat adegan pada film/sinetron yang menggunakan nomor telepon yang terlihat seperti asli, perkiraan saya nomor tersebut adalah nomor telepon prabayar yang akan dibuang setelah digunakan. Jika nomor tersebut nantinya didaur ulang, bisa saja nantinya akan timbul masalah jika digunakan oleh pemakai baru.

55 comments

  1. Di Amerika yang paling senang membuat ide iseng biasanya marketing company yang dipakai perusahaan untuk keperluan business mereka. Pernah ada nomor telpon lengkap dengan answering machine dimana pengunjung bisa memesan/membuat appoitment untuk membuat “cloning”. Setelah diusut ternyata palsu.

  2. Ada lagi.. ternyata, temen2ku yg sesama penggemar Denzel Washington, mengganti nomer PIN ATM nya dgn nomer PIN yg ada dalam film Man on Fire..

  3. Yang sering nonton filem secara detil biasanya sudah pada tahu bahwa nomor telepon dalam filem pasti berawalan 555.

  4. Kirain ada arti khususnya :D .. maksudnya bukan karena telah diatur atapi lebih ke punya makna khusus ..

    It’s a 555 and 666 .. Heretic Anthem .. SlipKnoT Kiddy :p

  5. berarti di US sana banyak penelpon iseng, makanya sampe disediain nomer khusus. Kalo di indo, kayaknya masih jarang. Buktinya? kan dulu pernah ada iklan rokok yang cowo nge-pilox nomor hp 0817xxxxxx warna merah di dinding warna putih. Nah, buktinya gak terlalu heboh kalo ternyata nomer itu benar adanya (berarti banyak yang mengira nomor tersebut fiktif).

  6. Wah, ternyata hobby kita sama ya nonton X-Files.. ;)

    Kalo di Indo, beberapa tahun lalu pernah ada iklan rokok, yang pake nomor telepon HP (nomor asli).. makanya langsung ada yang iseng telepon, eh tau2 si penelepon malah dapet hadiah.. hehe.. *kreatif sekalee*

    Disini sama, film Santa Claus, nomor HPnya juga berawal 555.. baru tau kalo itu tuh standard.. *untung belum gw telepon Santanya :d*

  7. Yang penting … Juve kalah! \:d/
    Rasain! habis dulu ngatain Chelsea kalah sih.
    Sekarang rasakan pembalasannya.

    he he he Gak ada hubungannya blas.

  8. #23 sekelas BR, komen-nya getho doang????
    untuk sesuatu yg dipublikasikan ke umum…..
    gmn bisa ikut…MENCERDASKAN….bangsa

  9. Ada satu lagu di Amerika yang pakai nomor betulan. Akibatnya nomor itu sering diteleponin orang. Hayo ada yang tahu nomornya berapa?
    Hint: “Jenny”

  10. 1. Itulah sebabnya nomor HP gw mempunyai unsur 555, 081349555***, seneng ngelihatnya :d:d
    2. Tambahan fakta, nomor telepon di awal movie Spiderman 2 (waktu Peter Parker jadi pengantar Pizza) itu ternyata adalah nomor asli toko pizza juga di New York

  11. Kalo di politik, dulu biar keliatan punya anggota banyak,penomoran anggota partai NAZI dimulai dari nomor 555. Jadi berhasil dech propaganda… jadi keliatan lebih besar dari kondisi sebenarnya. Sekarang bisa dikatakan sebagai teknik marketing kali yaa..??! Alles Gute

Leave a Reply to dani Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *