Hari Tanpa TV

Hari Tanpa TV

[Kidia](http://www.kidia.org/) –sebuah yayasan yang memiliki kekhawatiran akan kualitas siaran televisi di Indonesia– mengadakan acara [Hari Tanpa TV](http://www.kidia.org/news/tahun/2006/bulan/07/tanggal/13/id/7/) yang bertepatan dengan Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2006.

> Sehari tanpa TV dilakukan melalui aksi menyebarkan brosur, pamflet dan media publikasi lain berisi ajakan untuk tidak menyalakan TV, mengajak orang2 terdekat kita untuk mematikan TV, menciptakan aktivitas-aktivitas yang menyenangkan. Para peserta diminta untuk merasakan keterikatan dengan kehidupan yang nyata.Dan dengan waktu yang mereka temukan kembali, mereka dapat menikmati kegiatan membaca, mengobrol, bermain, mendaki, bercengkrama atau sejumlah aktivitas lain.

Menurut saya ada beberapa masalah yang berhubungan dengan televisi di Indonesia:

* Anak-anak menonton terlalu banyak televisi. Anak-anak Amerika Serikat rata-rata menonton televisi selama 25 jam dalam satu minggu. Mereka berpendapat bahwa 25 jam itu terlalu banyak. Sedangkan anak-anak di Jakarta rata-rata menghabiskan waktunya di depan televisi selama 30-35 jam!
* Kualitas acara yang buruk, atau acara berkualitas disiarkan pada waktu sepi, sedangkan acara sampah disiarkan pada *prime time*.
* Tidak ada saluran khusus anak atau ilmu pengetahuan. Semuanya menyiarkan acara yang menguntungkan mereka. Salah satu saluran yang terburuk ironisnya bernama Televisi ‘Pendidikan’ Indonesia.
* Orang tua yang membiarkan anaknya menonton acara televisi tanpa ditemani. Atau lebih buruk lagi, membiarkan anaknya menonton acara televisi untuk dewasa. Ini yang merepotkan karena mereka ini juga secara tidak langsung mempengaruhi anak-anak kita.

Bagi kebanyakan keluarga mungkin agak sulit untuk [tidak memiliki televisi sama sekali](http://www.indrani.net/2005/04/celebrating-life-at-home-without-tv.html). Tanpa televisi, si anak mungkin akan terkucilkan dalam pergaulan, karena semua temannya menonton televisi. Tetapi di sisi lain, terlalu banyak orang tua yang membebaskan anak untuk berlama-lama menonton televisi tanpa [panduan mana acara yang dapat ditonton dan mana yang tidak](https://priyadi.net/archives/2005/01/02/perkenalkanlah-pelabelan-hiburan-ke-anak-anak-anda/). Rasanya tidak perlu sungkan-sungkan untuk menegur orang tua teman anak kita jika mereka tidak melakukan kontrol atas konsumsi acara televisi dan hiburan lainnya.

Sebagian dari masalah tersebut bisa diatasi dengan televisi satelit. Pertama, kita mendapatkan saluran khusus iptek seperti National Geographic, Animal Planet dan Discovery Channel. Kedua, walaupun tidak semua acara dalam saluran-saluran tersebut cocok untuk semua umur, televisi satelit menyediakan fasilitas pemblokiran acara berdasarkan kelas penonton. Tentunya lebih baik lagi jika orang tua tidak hanya mengandalkan fasilitas ini. Sayangnya, saluran-saluran khusus iptek tersebut hanya tersedia dalam Bahasa Inggris (atau ini merupakan kelebihan?).

Informasi lebih lanjut mengenai Hari Tanpa TV:

* [Mengapa Perlu Ada Hari Tanpa TV](http://www.kidia.org/news/tahun/2006/bulan/07/tanggal/13/id/7/)
* [Beberapa hal tentang Hari Tanpa TV](http://www.kidia.org/news/tahun/2006/bulan/07/tanggal/09/id/12/)
* [Bila tidak nonton TV](http://www.kidia.org/news/tahun/2006/bulan/07/tanggal/10/id/14/).

Info dari [Lita](http://lita.inirumahku.com/general/lita/hari-tanpa-tv/).

124 comments

  1. menarik juga “Hari tanpa elektronik” (TV, MP3 player, ponsel, komputer, dll)

    anak-anak perlu lebih banyak main dengan alam dan teman-temannya. Kita yang sudah dewasa pun juga… :-w

  2. #2:

    Saya pernah mengalami hidup tanpa TV sendiri di rumah, ketika berumur antara 4-12 tahun. Karena TV sebelumnya rusak dan ternyata orangtua sengaja tidak membeli TV baru sebelum saya dan saudara beranjak remaja.

    Praktis semasa SD, saya selalu pergi ke tetangga bila perlu menonton. Dan itupun pada acara2 tertentu saja, tidak tiap hari.

    Alternatif hiburan bagi saya waktu itu adalah radio. Kebetulan pada tahun-tahun itu sedang musim sandiwara radio. Entah yang berbahasa Indonesia maupun yang berbahasa daerah.

    Ada hikmahnya juga.. rata-rata nilai bahasa daerah saya di sekolah naik 2 poin :D

    Waktu bermain menjadi lebih banyak.. pergi ke sawah mencari ikan, ke hutan mencari burung dsb. Mm.. jadi rindu dengan jenis-jenis ikan yang mungkin sekarang sudah mulai jarang ditemui di sungai-sungai kota Bandung.

    (weleh.. jadi curhat)

  3. Saya hidup lama tanpa TV, dan tidak masalah. Malah, kadang-kadang hidup rasanya lebih tenang. Tidak dengar gosip aneh bin ajaib. Tidak ditakuti berita kriminal. Tidak cemberut melihat adegan sinetron pelotot-pelototan.

    Saya baru membeli TV, dan itu niatnya untuk melihat rekamana video anak saya, juga untuk muter DVD. Jaman bujangan muter DVD hanya di komputer, hehehe..

    Jadi, hidup tanpa TV adalah mungkin dan menyenangkan. Pingin info, baca koran aja. Lebih tenang dan lengkap…

  4. Hidup tanpa ini… hidup tanpa itu… susah amat idup dibikinin batasan-batasan buat diri sendiri kayak gitu?

    Seize the day! \:d/

  5. gak bisa nonton tv, tangan pasti gatal pindah2 channel. alhasil jadi gak ada yang ditonton.

  6. Di rumah mah TV buat tamu aja :).
    Sama kalau ada bencana.
    So, selama nggak ada tamu dan bencana, tanpa TV setahun juga OK!

  7. Hari Tanpa TV?
    Gimana klo lebih detail, Hari Tanpa Acara Sampah TV, Acara-acara gak bermutu gitchu.. \:d/
    Soalnya saya masih butuh TV utk ngikutin siaran langsung liputan berita, apalg lg musim bencana alam.

  8. #9 & #15 : setuju.. udah lama banget gua juga hidup tanpa TV. Males nontonnya.. Lebih susah hidup tanpa internet daripada hidup tanpa TV. :D

  9. #30

    sama, gue juga jarang nonton tipi. terakhir nonton tipi lebih dari 4 jam cuma waktu piala dunia aja. so…no problem for me :D

  10. duh, semakin aneh mas. kalau sempat bencana datang di hari tanpa tv gimana pemerintah mau kasih peringatan seperti potensi tsunami mas?. saat ini situasinya kalau bisa tv berita nyala 24 jam. :)

    handphone juga.

    *sebentar lagi kita ngadakan hari tanpa kepala*
    – sehari tanpa kepala –
    :-?[-(:d

  11. dulu.. dulu… banget pas waktu SD.. “TPI” yang katanya televisi pendidikan indonesia. ada program2 pendidikan pelajaran untuk anak sekolah. tapi ko’udah lama ga ada ya ??? malah kebanyakan dangdut sama film indianya:”>

  12. saya sih, 5 tahun ini jarang banget nonton tivi, palingan nggak nyampe 20 kali. itu pun cuma beberapa menitan aja. yang paling lama cuma pas final PD 06 kemaren, itu pun terlambat setengah maen, terus pulang setelah pinalti usai. gak sempat liat pialanya. sisanya nonton animal planet -kalau disini namanya pilim binatang-binatang- :) dikampung pada suka lo daripada nonton sinetron.

  13. Asiiiikkk, di-link ama Pri!
    Setuju ama nomer 15 :d

    Nonton TV yang kebanyakan isinya sinetron, bikin makan ati. Masih untung ada metroTV. Untungnya lagi acara televisi yang aku suka jarang banget. Itu pun di atas jam 9 malam semua. CSI oh CSI… :d

    *nunggu Millennium jam 21.30*

  14. orang2 kita saja yang bodo, tdk bisa memanfaatkan teknologi.
    kalau neo-nazi bisa mendidik orang cuma dg cara disuruh nonton tv 4 jam sehari. kenapa negara ini nggak bikin aturan:
    1 selama prime time hanya boleh ada siaran pendidikan (TPI). yang melanggar dihukum jewer.
    2.galakkan penataran p4 via tv demi terlaksananya pancasial.
    3.bagit yant tidat setujut berartit pengkhianat bangsat dat negarat

  15. orang2 kita saja yang bodo, tdk bisa memanfaatkan teknologi.
    kalau neo-nazi bisa mendidik orang cuma dg cara disuruh nonton tv 4 jam sehari. kenapa negara ini nggak bikin aturan:
    1 selama prime time hanya boleh ada siaran pendidikan (TPI). yang melanggar dihukum jewer.
    2.galakkan penataran p4 via tv demi terlaksananya pancasial.
    3.bagit yant tidat setujut berartit pengkhianat bangsat dat negarat

  16. gimana ya kalo acara tv itu seperti dulu lagi ya. cuman satu yakni tvri, ngga ada metrotv, indosiar, apalagi cnn dan lain-lain. sebenarnya sih ngga ada bedanya bagi saya sih. makanya sekarang jadi jarang nonton tv.

    tapi kalo sambungan hi-speed internet mati… wah gue bisa stress…
    :((

  17. gak papa gak pake tv di rumah, kan masih bisa nonton di tempatnya tetangga… hehehe
    apa sambil ronda gitu loh \:d/

  18. heheheh jangankan sehari, seminggu tanpa TV juga bisa kok :)>-
    istri sy bisa, anak sy jg bisa…
    mendingan bercengkrama dan bermain bersama anak istri membuat quality time bersama keluarga.:x

    (duhh berasa udah tua jadinya )

    SO… saya dukung 100% Hari tanpa TV ini :-?

  19. saya hampir 2 tahun tanpa tv :”>
    ga ada masalah tuh..
    informasi hanya dari internet :)

    klo hari tanpa komputer dan internet?? wah baru deh kerasa efeknya :-“

  20. Sampai menjelang 27 Mei 2006, keluarga kecil saya sudah sepakat tidak memiliki TV.Namun apa daya, satu pengungsi menitipkan TV-nya di rumah saya. Jadilah kami ber-tv. :)
    Luar biasanya TV adalah ketika dia ada di rumah Anda, maka Anda akan susah sekali untuk mengelak. Dari mulai pembenaran berupa “mencari berita seputar gempa” hingga menonton acara tertentu saja. Pada akhirnya TV dengan cuplikan sinetron dan iklan-iklan gak mutunya, hadir dengan merdeka di depan kita :D
    Sebuah keprihatinan yang layak dipertimbangkan, apalagi acara anak-anak kadang diselingi iklan yang bukan/kurang tepat untuk anak-anak, misalnya saja iklan acara sinetron yang penuh dengan cacian, umpatan atau kalaupun tidak malah lari ke klenik. Jadi, mari kita matikan TV. Semoga para TV-ers tergugah untuk memperbaiki acara mereka. Amien.

  21. Secara pedopil lagi kumat, sayah nonton sinetron cuman mo liatin abegeh-abegehnya doang :-”

    Tipi sekarang emang busuk! Apalagi karya2 Punjabi itu! Mana metro tipi malah banyak semutnya pula :(

    Sekarang lagi hobi nonton Jogja TV. Ada ketoprak, ada acara keliling Jogja & brita basa jawa :D

  22. gimana kalo sebulan tanpa tv, komputer, internet, atau alat elektronik lainnya? sanggup gak? udah pernah nyobain belum?

    salam
    *pemuda gendeng*

  23. Pulang kerja, malem, gak sempet nonton TV. Pagi-pagi berangkat, gak sempet juga. Tapi, buat apa cona nonton TV. Secara programnya begitu-begitu aja. Gak ada yang mutu

  24. Heheh…
    Ngga punya TV dan belum berminat beli TV ehehe :d

    Throw Away Your Television…Sinetron Sucks..

  25. Hari tanpa televisi???.setuju banget
    males isinya tivi indonesia sinetron ama yang religius
    .lebih baik nonton sepak bola aja

  26. Just wondering dengan kata2 pertama dan 10 besar, kayanya yang dibaca komen2nya oleh Pri cuma yang masuk 50 besar? Kan sulit baca satu2 getu kalo sampai 100 comment.
    Soal TV, iyah, saya bisa hidup tanpa TV, bagaimana tidak? Kerja dari pagi sampai jam 6 baru dirumah dan waktu habis buat masak, beres2 rumah lalu tidur. Sampai2 saya terpaksa pinjam DVD sekali2 kalo mau dapat hiburan dari film2. Dengan adanya internet, nonton TV jadi ga penting. Berita bisa didapat dari website News, detik, pengetahuan juga bisa didapat dari internet2 dan bahkan bisa donlot journal2 lewat website uni dan juga hiburan2 bisa didapat dari teman2 blog ataupun entertaintment websites.
    Kayanya lama2 TV bisa dipindah ke internet kalo donlotnya dah bisa unlimited and hey… the internet connection is getting faster and faster.

  27. pagi bangun langsung kuliah.pulang kuliah kerja….
    pulang malem
    dah gak sempet nonton tv
    kalo sempet, yg ada emang acara kekerasan n porno……..
    g rasa bukan cm a day withput tv but a day n NIGHT without tv
    yg bahaya tuh acara malem2
    :-?

  28. huehueheuhue… pernah kok sehari tanpa barang2 elektronik, soalnya mati lampu seharian. huehuehueh. Ga ada tipi? … makin asik aja :d

  29. Tidak ada saluran khusus anak atau ilmu pengetahuan.

    memang ngga semua ada sih, tapi kalau yg daerahnya terjangkau kabelvision dan punya anak sekitar 1-5 tahun, coba pasang kabelvision dan setel terus playhouse disney channel

    anak gw dari umur 2 taun udah dicekokin channel ini, hasilnya vocab englishnya malah lebih banyak dari bhs indonesia, jeleknya kadang suka kelepasan ngomong bhs inggris sama temennya, yg ada temennya bingung

    indovision jg ada saluran baru buat anak 1-3 tahun, tapi ngga tau isinya gimana

  30. Saya malah pengen naruh TV di mobil, apalagi bentar lagi ada provider TVmobile, manteppp

  31. wah…lagi masa bencana gini, agak ndak pada tempatnya ajakannya :)

    btw, tadi malem saya terima sms katanya Hi Royâ„¢ masuk TVRI ngomongin apa ya?

  32. #65
    sama anak gue yang baru berumur satu tahun juga sukanya nontong iklan mie sedap, indomie goreng kriuk, pokonya yang ada musi musik nya deh

  33. 1. kok anjurannya TV satelit ya:-?

    bukannya sebagian besar masyrkt kita ngos-ngosan buat

    hidup.

    2. anyway setuju ama opini di atas.

    lihat aja, acara2 nickelodeon global TV juga nggak

    bagus2 tuh. cthnya sponge bob –> aneh bgt, en acara2

    anak di situ lainnya.

    tapi doraemon RCTI lumayan lah.

    space toon, lumayan deh, meski jingle2 nya aneh2.

    3. emang yah acara anak sekrng jelek2. Dulu gara2

    nonton sesame street RCTI tanpa dubbing, gw jadi

    pinter bahasa inggris. gara2 nonton mcgyver, gw jadi

    dapat ilmu2 fisika. lumayan tuh kan fungsi TV.

    4. gw pernah selama 1 minggu gak nonton TV. Di akhir

    minggu itu, gw menjadi sangat garing bin renyah .

    Daripada gak nonton TV, bagaimana kalo kita dukung

    penegakan peraturan penyiaran acara TV, supaya isi

    siarannya berkualitas?!

  34. Sehati Tanpa TV, Sehari Tanpa Tembako, Sehari tanpa Mobil, Serhari tanpa bercinta :d, apa enaknya hidup begitu, Gimana kalau diganti jadi tiap hari dengan TV, Tembakau , Mobil, dan bercinta :P :P

  35. Sehari Tanpa TV, Sehari Tanpa Tembako, Sehari tanpa Mobil, Serhari tanpa bercinta :d, apa enaknya hidup begitu, Gimana kalau diganti jadi tiap hari dengan TV, Tembakau , Mobil, dan bercinta :P :P

  36. kenapa cuman sehari?? kenapa nga seminggu, enak kan gue bisa liburan, ga di depan komputer, nonton tv, pengen jalan2 kegunung yayang hehehe

  37. Hari Anak diperingati dengan mematikan TV? :D yang salah kan bukan TV-nya, tapi programnya. atau jam tayangan program2 yang tidak sesuai untuk anak.

    hidup tanpa TV, tanpa radio, tanpa musik, bisa2 saja. asal jangan tanpa listrik, tanpa air bersih, tanpa komputer, dan tanpa internet ;)

  38. Pada dasarnya si gue gag suka nonton TV, kecuali berita + discovery channel. Menurut gue kesalahan terbesar adalah men-DUBBING telenovela ke bahasa Indonesia (gara2 Harmoko!). Ini infiltrasi budaya! Hasilnya? Budaya yang bukan milik kita DIANGGAP budaya kita, gara2 berbahasa Indonesia.

    Saran gue: kalopun tele-novela itu gag bisa dilenyapkan, mending balikin ke bahasa aselinya n tambah teks Bahasa Indonesia, jadi selain pemirsa bisa “ngerasa” bahwa itu budaya luar, sekalian bagus juga buat latihan berbahasa asing.. Sekian ah..

  39. Anak kalo ga dibimbing saat nonton TV emang bahaya, apalagi di Jerman sini, iklannya banyak yang parno2.. mau siang kek apalagi malem, hehe..

    Kalo di Indo yg bahaya tuh yang sadis2 kaya acara rekonstruksi pembunuhan, atau kejahatan sadis lainnya..

    Pokoe dampingi deh anak pas lagi acara TV, kasih aja jam2 aman.. Sayang kalo sejak kecil lepas kontrol.. gedenya terpola deh..

    Duh ni komen tumben panjang amat, hehe..

  40. saya udah setahun ini ga ada tipi di kosan,, ga ada masalah,, lagipula saya setuju,, siaran tv indonesia sampah2,, ga ada yang bermutu,, mendingan nonton di bioskop ato dvd d,, hehehe…:d

  41. Kok cuman TV…kemarin 1,5 hari aku tanpa TV,tanpa komputer,tanpa internet, tanpa teman,tanpa air minum(*airnya habis),tanpa makan(*cuman mie sedap)….gak masalah tuh…..indahhh banget:d

  42. setuju.:d
    tapi tadi pagi aku abis liat TV nih:-?
    gak papa deh tadi pagi kan belum tau :)>-
    ntar aku gak liat deh. insyaAllah kalo bisa.
    emang TV sekarang banyak sampahnya. sinetron, dan film2 yang sangat tidak mendidik:o
    kalo liat paling2 aku liat Metro TV. News only[-(

  43. nonton F1 sama motoGP nya gek mana?!
    n i love extravaganza!! 3 acara itu deh yg g bisa gw tinggalin, yang laen (sinetron, infotainment) lewaaatt…

  44. gempa dua kali berturut-turut di Bali dan Minahasa, dan kini peringatan dini tsunami sudah melalui TV..sungguh tidak pada tempatnya ajakan mematikan TV sehari ini.. :)

  45. Pingback: things left unsaid
  46. #92, tuh bener apa yang saya bilang. secara seperti inisituasinya. nggak cocok untuk matikan tivi, kalau bisa hidupkan tivi 24 jam di daerah yang rawan bencana tsunami. kalau bisa ya. tapi ngidupin tivi 24 jam pun akan percuma kalau cuma buat nonton fasion tv. :P

  47. #92: nah lho, media kan bukan cuma TV. kalau gak punya TV apa gak punya hak untuk selamat? :) masih ada media lain seperti radio & ponsel yang masih bisa dimanfaatkan.

  48. #92 & #93 : Ah, gak pake TV juga bisa kan ada Internet :P

    Kalo diliat dari situsnya mungkin lebih tepat kalo namanya bukan Hari Tanpa TV. tapi Hari Tanpa Sinetron ala Punjabi Brothers \:d/

  49. Hmmm, setuju kalo ada ‘hari tanpa tv’. :x
    Gimana kalo ‘minggu/bulan/tahun tanpa tv’? Mikir2 dulu deh. Emang sih kalo masalah berita, gak ada tv gak masalah. Tapi, gak nonton kocaknya Extravaganza, gak ngikutin asyiknya Surat Sahabat, gak ‘ikut’ berpetualang di Jejak Petualang & Jelajah, & gak tau berita di 7 Malam (acara berita favorit) rasanya bakal jadi kehilangan besar… :((
    Internet bakal menggusur tv, kayaknya tinggal menunggu waktu. Tapi kita bicara ‘sekarang’ & sekarang tarif internet di negara ini masih terlalu mahal kalo dibandingkan dng GNP. TV masih jauh lebih murah, walaupun sering berisi sampah, yg penting bisa memilah. ;)

  50. Susunan acara TV di Indonesia juga amburadul. Mentang-mentang prime time, yang disiarkan malah sinetron yang kualitasnya parah.

  51. gw bersukur hidup gw tanpa TV. Jujur gw dulu (tahun 2005) sekitar 6 bulan pernah punya TV Tuner dah tapi gw jual.. nggak betah. lebih enak hidup ini gak usah ada TV. kalo ada TV buang aja langsung/ya dijual ajalah biar jadi duit. Mending baca buku.. :)]

  52. Itu tpi ganti nama aja deh.. televisi perdangdutan indonesia..:( isinya kok dangdut mulu yah.. kemana itu siaran kimia, fisika, dsb yang dulu pernah gw tonton waktu kecil?..:-w sesame street juga ga ada lagi yah.. padahal bagus lho.. belajar berhitung bersama count dracula, elmo, dkk :d
    Untung kos di bandung ga ada tv, jadi jarang nonton tv, cuma di jakarta doang nonton tv nya :)

  53. lapor! hari tanpa tivi… gagal dilaksanakan. :D abis terpaksa harus terus di kamar karena kaki keseleo main bola. nonton “ryan’s daughter”, ungu, deuce bigalow, ama siaran ulang WC2006 jerman vs kosta rika. buat yg insomnia, tivi emang sahabat setia.. :P

  54. Sebenernya yg di salahin bukan TV nya tapi acaranya, untuk itulah aturannya harus jelas, harus dibikin aturan supaya acara di TV itu harus yg sifatnya membangun, jangan yang asal2 yg penting dapet uang trus rating naik, dulu jamannya TV cuma TVRI doank, itu acaranya banyak yg bagus2 walaupun sifatnya doktrinasi dari pemerintah tapi dibanding acara tv sekarang jauh bgt bobotnya, tapi susah juga jaman sekarang orang lebih penting cari uang banyak dibanding didik orang jadi baik & bermutu

  55. Rasanya standar acara TV baik dan buruk adalah pada tingkatan rating bukan pada kualitas. Jadi kalau acara ‘sampah’ diputar di prime time itu berarti masyarakat memang suka acara ‘sampah’ :((

  56. yang repot memang anak-anak.
    mereka harus mendapatkan ganti bila harus mengurangi lamanya nonton tv.
    tv di keluarga kami hanya ditaruh di ruang tidur pembantu.
    anak-anak bila ingin nonton, akan ke sana dan hanya pada jam yang sudah disepakati bersama-sama [karena itu jadwal acara tv di koran jadi perlu dipunyai].

  57. Setiap rezim punya cara untuk mengalihkan boroknya… Tahun 60-an: Ganyang musik ngak-ngik-ngok; Tahun 70-an ada gerakan Ganyang komik; Sekarang ? Teve kah yang mau dijadikan kambing congek eh kambing hitam …?

  58. ehm … ane sendiri sudah ada 3 minggu belum nonton tv dan sering banget ga nonton tv … jadi ga masalah deh … sebetulnya sih gw bisa aja ga nonton tv asalkan gw bisa nyentuh komputer :D

  59. saya pernah asumsikan bahwa TV adalah alat hipnosis massal (belum ada penelitiannya sih)alasannya dengan tiap hari kita disuguhi acara “sampah” kita akan semakin toleran dengan “sampah” tersebut.
    BTW agak susah juga menyetop TV dirumah~X(

  60. sudah lebih dari sepuluh tahun rumah saya g ada TV, alhamdulillah tetap bahagia.

    ini perlu dibudayakan, seakan adanya tv adalah sebuah keharusan di sebuah rumah, atau sebuah status sosial.
    emang harus ada persiapan dan pengganti, minimal PS dan maksimal PC, atau lebih maksimal lagi internet yang terkontrol penggunaannya.

  61. huh..
    dibali dari dulu tiap tahun selalu ada kejadian tanpa tv seharian dari pagi ini sampei pagi besoknya..
    kan nyepi getoo..
    gak ada listrik.. apalagi tv…:d

  62. Hari tanpa TV ??? :-?
    Setuju banget!!
    menurut saya “siaran sampah TV” = SETAN!!
    atau mungkin “semua acara TV” = SETAN!

    :d

  63. intinya sih jangan liat tipi terlalu lama.. semua yang terlalu lama dan terlalu banyak itu emang gak bagus, makan duren kalo satu buah enak, tapi kalo sepuluh ya bisa puyeng..
    apalagi kalo tivi cuman buat nonton sinetron.. mubazir banget tuh..

  64. seHari tanPa tipi…???? WhY NoT…!!!!!

    senG ada masaLaH buaT gw..:)

    pagi da beRangKat KerJa,pulan9 malem,makan ,mandi trus tidur…..palin9 banTer denger lagu stel radio ato tape ato puTer CD, 9AK nonTon Tipi ga masalah tapi tanPa musiK seHari waduuucH…bisa stres gw….:)>-

  65. hi friends in Indonesia or overseas, nonton tv adalah hak semua individu, tapi kegemaran menonton saja kan ga baik tuh buat bangsa indonesia, sumbangin kreativitas ke stasiun tv malah lebih OK (apa aja).contohnya ambil handycam kamu trus abadikan momen kesenian di kotamu, trus coba kirim kestasiun TV dikotamu.Kalo kurang ide bisa ambil contoh di http://www.holidays-balitours.com, pasti makin banyak ide deh

  66. mungkin…bisa, akan tetapi susah! aku setuju, meski mungkin prlahan! tapi pasti…
    8-|

Leave a Reply to Reaper-X Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *