100% Bebas Asap Rokok

Kepada: pengelola tempat-tempat umum

Penelitian ilmiah tentang bahaya perokok pasif telah dilakukan selama lebih dari 20 tahun. Tidak ada keraguan bahwa merokok secara pasif sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, menyebabkan kanker dan banyak penyakit pernafasan serta kardiovaskuler pada anak-anak serta orang dewasa, dan tidak jarang mempercepat kematian.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah berkesimpulan bahwa asap rokok, sekecil apapun jumlahnya, tetaplah berbahaya. Rekomendasi WHO tentang hal ini mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk melindungi masyarakat dari bahaya asap rokok adalah dengan memberlakukan peraturan 100% bebas asap rokok bagi tempat-tempat umum.

Hak untuk mendapatkan udara bersih, bebas dari asap rokok adalah hak umat manusia.

Dengan demikian, kami meminta anda untuk melindungi kesehatan pegawai, pekerja dan masyarakat umum dengan cara menerapkan peraturan yang 100% melarang merokok di tempat-tempat umum. Kami percaya, langkah ini adalah langkah yang sangat penting untuk melindungi kesehatan kita dan anak-anak kita semua.

Tertanda,

Priyadi Iman Nurcahyo

ps. Anda juga bisa [mengikuti aksi ini](https://priyadi.net/archives/2007/05/29/ajakan-untuk-mengikuti-hari-tanpa-tembakau-sedunia-2007/)

62 comments

  1. Sudah waktunya Indonesia berupaya untuk membuat kampanye hidup sehat bagi warganya. Salah satunya adalah dengan kampanye bebas rokok terutama di tempat-tempat umum.

  2. Sangat tidak nyaman apabila ditempat-tempat umum terdapat asap rokok yang mencemari udara di sekitarnya, apalagi jika tempat/ruangan umum itu sempit.

  3. Banyak orang yang merasa mereka berhak merokok tanpa peduli dengan orang di sekitarnya.
    Paling sebel kalo lagi di warung makan, orang di sebelah selese makan langsung nyalain rokok.

  4. betul om…saya tadinya punya rencana untuk menghancurkan sumber penghasil rokok yaitu pabrik rokok..bakaaar..bakaarrr >:)
    Tetapi saya takut ditangkep polisi, saya nda berani ga pengen dipenjara..:p
    Akhirnya saya menemukan solusi..beli rokonya,bakar rokoknya satu-satu…isep, keluarin lagi..sampai habis..Lho?? =))

  5. @2: Maunya sih poster bahasa Indonesia dicetak sama dibagi2 ke “rumah kedua”, dan ketiga, dan keempat :). Kalau bahasa non-Indonesia dikirain poster hiasan aja seh :). Yang dari WHO udah terpasang di kuncoro.online.fr.

  6. Kalo peraturan ini diberlakukan dengan benar maka para perokok akan berkurang. Ketika perokok berkurang maka Pabrik rokok bangkrut. Ketika pabrik rokok bangkrut maka siaran langsung sepak bola gak dapat dana besar dari sponsor rokok. Ketika dana gak ada maka siaran langsung juga gak ada. Ketika siaran langsung gak ada maka orang-orang cari hiburan lain, yaitu Ngeseks di tempat- tempat mesum.

    Maka dari itu, mari kita semua merokok demi mencegah ke-maksiat-an.

  7. Yang penting law enforcement, Perdanya sudah ada dibeberapa kota, tapi gak bisa jalan karena para penegak hukumnya juga perokok berat..!! Saya setuju perokok ditempat umum ditilang kayak kalo kita gak bawa SIM. Duit tilangnya boleh buat Polisi, Satpam, Hansip yang nangkep…

  8. kalau nggak ada yang ngerokok, kasihan deh pabriknya,
    karyawannya, penjual rokok, petani tembakau….
    dan tentunya berbagai bidang yang dapat sponsor dari rokok…
    ini kenyataan.

    pikirkan juga dong mereka, bagaimana jalan keluarnya?

  9. Saya sangat mendukung kampanyenya Mas Pri.
    Saya bukan perokok dan (kayaknya) nggak akan pernah merokok….
    Mas aku udah ikutan masang..

  10. #7 dan #28:

    Tanpa harus mengalami kematian, saya tahu bahwa saya tidak suka asap rokok. Mungkin saja belum dapat dibuktikan bahwa asap rokok seken (SHS, second hand smoke) bisa mematikan perokok pasif; tapi yang saya tahu, kalau saya mengisap asap rokok seken, saya akan merasa pusing, mual dan sakit kepala.

    Jadi, katakan tidak untuk asap rokok.

  11. Alhamdulillah aya juga dah posting, tapi kalimatnya Aya paraphrase sekitar 70% dengan gaya bahasa aya sendiri mas Pri, tuk menghindari issue plagiarism tentunya:d/
    Melarang 100% berhenti merokok memang akan sangat sulit dan butuh waktu lama. Mungkin sebagai langkah awal, semua ruangan2 tertutup serta berAC dipasangi logo “NO SMOKING” dan bagi mereka yg ingin merokok “DIHARUSKAN” merokok ditempat terbuka yg ventilasi udaranya sangat baik seperti diatap gedung, lapangan, atau park. Bagi yg melanggar, pastinya akan kena penalties. In addition, kesadaran untuk menaati peraturan ini juga penting oleh siperokok oleh sebab itu health promotion juga health education is A MUST!!!
    Pengalaman Aya selama diSydney, tidak akan pernah anda temui perokok didalam ruangan, sebab tidak ada satupun dari mereka yg ingin kena denda A$100 = Rp.700 ribu perak on spot.

  12. Wah udah sore, Daku baru posting, kelupaan.
    Engga sempet mengubah, jadi daku copy paste aza.
    Hmmmmm suejuk sekali udaranya tanpa asap rokok.

  13. Saya berjanji tidak akan merokok di tempat-tempat umum. Walaupun untuk tahun ini saya mungkin masih tetap ikut andil menyukseskan target pemerintah untuk mencapai pendapatan dari cukai rokok sebesar Rp 42,03 triliun atau 5,5 persen dari total anggaran pendapatan dan belanja negara sebesar Rp 763 triliun.
    Dan untuk tahun depan saya harap pemerintah tidak memasang target yang lebih tinggi. Karena saya akan berhenti merokok.

  14. Duh… sebenernya sih kalau ngomongin masalah hak dan kewajiban, harus liat dari banyak sisi. Memang semua orang punya hak mendapatkan udara yg bersih dan segar, baik non perokok maupun perokok. Yg anti rokok punya hak untuk menikmati udara tanpa asap rokok, tapi perokok pun dia punya hak untuk menikmati rokok dengan nyaman. Jadi sebenernya sih yg penting ada pengaturan, tempat yg boleh dan tidak boleh untuk merokok. Yang harusnya lebih dicermati dan efeknya langsung terhadap keadaan udara adalah pepohonan, banyaknya hutan diekspoitasi, penghijauan ga ada, asap industri. Kenapa tidak ada hari anti penebangan pohon sedunia, atau anti asap industri sedunia. Kenapa para perokok selalu dicibir dan disalahkan, toh mereka juga punya hak dan kewajiban yg sama. Kalau masalah umur, itu sudah ada pada Yang Kuasa, yang penting adalah kualitas hidup, bukan sekedar panjang atau pendeknya usia. Merokok adalah pilihan. Bagi yg tidak merokok, it’s ok, tidak merokok lah dengan bertanggung jawab, begitupun bagi yg merokok, merokoklah dengan penuh perhitungan dan tanggung jawab terhadap diri, keluarga dan lingkungan. Pis ah….

  15. sebelum ngukur panjangan mana badan aku ama tempat tidur aku, ngisi ini dulu achh…, biar genep 40 :d

    Ngrokok ya? kapok aku…
    – Pagi2 bangun tidur mulut rasanya gak karuan, kalo dijejali rokok wah langung enak. Dah nyadu kali ya?
    – Mulut bawaanya kering, tp ditenggorokan ada lendirnya, kalo gak ngrokok.
    – Gaji lom satu bulan dah abis……

    Wis pokoknya tersiksa deh kalo seharian gak ngrokok.
    Alhamdulillah, dengan tekad bulat aku dah gak ngrokok lagi.

  16. #39:

    Yang harusnya lebih dicermati dan efeknya langsung terhadap keadaan udara adalah pepohonan, banyaknya hutan diekspoitasi, penghijauan ga ada, asap industri. Kenapa tidak ada hari anti penebangan pohon sedunia, atau anti asap industri sedunia.

    soal eksploitasi itu urusan lain lagi :) sekarang kita lagi bahas masalah rokok :)

    argumen seperti ini sama sama seperti: ngapain ngurusin yang maling ayam, yang korupsi aja belum ditangkep. kenyataannya maling ayam atau korupsi tetap saja salah. adanya kesalahan yang lebih berat bukan berarti yang ringan menjadi benar.

    Kenapa para perokok selalu dicibir dan disalahkan, toh mereka juga punya hak dan kewajiban yg sama.

    gak ada yang mencibir & menyalahkan perokok. perokok itu korban yang paling menderita dari rokok. penjahatnya di sini bukan perokok, tapi perusahaan produsen rokok.

    Kalau masalah umur, itu sudah ada pada Yang Kuasa, yang penting adalah kualitas hidup, bukan sekedar panjang atau pendeknya usia.

    betul. makanya jangan ngerokok :)

    Merokok adalah pilihan. Bagi yg tidak merokok, it’s ok, tidak merokok lah dengan bertanggung jawab, begitupun bagi yg merokok, merokoklah dengan penuh perhitungan dan tanggung jawab terhadap diri, keluarga dan lingkungan. Pis ah….

    setuju, yang ngerokok silakan ngerokok asalkan asapnya gak dibagi2 ke yang gak ngerokok :)

  17. #27:

    kalau nggak ada yang ngerokok, kasihan deh pabriknya,
    karyawannya, penjual rokok, petani tembakau….
    dan tentunya berbagai bidang yang dapat sponsor dari rokok…
    ini kenyataan.
    pikirkan juga dong mereka, bagaimana jalan keluarnya?

    sebenarnya industri tembakau bisa dialihkan ke sektor lain yang lebih krusial, misalnya energi. daripada nanam tembakau, mendingan nanam jarak pagar.

    problemnya: mau ato ngga? itu aja :)

  18. mungkin para perokok bisa berhenti merokok kalo ada peraturan yg mengharusnya ngisep rokoknya dari ujung yg ada apinya :-?

  19. Saya setuju…kalau tempat umum harus bebas rokok. Masa kita yang nggak ngrokok malah kena akibat yang tidak pernah kita lakukan…
    istilah orang jawa “nggak mangan nongko keno pulute” *tidak makan buah nangka tapi kena getahnya*
    ;)

  20. Jadi teringat jamannya wira-wiri ke kantor naik angkot. Paling juengkel kalau ada penumpang yang merokok dengan santainya. Ini orang sudah putus kali syaraf kemaluannya. Grrr…

    Tidak perlu penelitian, tidak perlu polling. Sudah jelas dan paten bahwa menghisap asap rokok buangan orang lain bisa mengakibatkan pusing, mual, muntah dan sesak napas. Plus sakit hati.

  21. #43

    walah klo nanam jarak pagar malah pabrik pengolahannya masih terbatas klo tujuannya buat biodiesel [-( [OOT]

    temabakau ini bisa dialihkan menjadi pestisida nabati, karena sifat tanamannya yang beracun bagi arthropoda.

  22. Masalah umur di tangan Tuhan? mmmm yang mana siy tangan Tuhan?
    Bukannya tiap2 manusia itu adalah tangannya Tuhan? jangan berani2 ngaku itu punya manusia lho…karena manusia itu ga punya apa-apa..

    ga punya apa2 tapi jago ngerusak…

    Kalau saya lebih respek sama orang yang ngisep sabu2 n narkotika, karena mereka sakit gak ngajak2 orang lain…hanya merugikan diri sendiri tapi gak merugikan orang banyak. Saya rasa, mereka lebih mulia daripada perokok yang hobi menyebarkan kerusakan kemana-mana…
    wanita, orang tua, anak-anak..semua kenaaaa tanpa pilih2…rusak gak tuuuhhh…

    Masalah kualitas hidup, apa siy yang dimaksud?
    Apa kalau orang yg saat sakit masih bisa mengingat hidupnya yang indah sebelumnya? saya ragukan, karena dah sibuk mengatasi sakitnya sendiri…
    masih sempet mikirin, oh, betapa indahnya moment saat saya & keluarga saya rekreasi waktu itu…
    oh, indahnya saat kita berdoa bersama (itu jg kalau khusyuk) hehehehe…

    oh saya mersa memang cukup ya Tuhan waktu hidup saya di dunia karena punya istri yang cantik jelita…hahahaha…ayo, siapa yang masih bisa inget kalau lagi sakit…

    jadi, kita diberi ilmu, tentu itu anugrah, karena kita berarti bisa melakukan hal yang lebih baik untuk diri kita sendiri n orang lain, bukan menyebarkan keburukan…

    Pis, ah…
    Kalau aku orangnya ekstrim, sampai bosku aja aku tegur n tidak mau aku datengi kalau sedang ngerokok..
    saya masih mencintai ‘titipan’ badan ini soalnya…

  23. Saya sangat menyesalkan kalau para perokok tidak menyadari kalau apa yang mereka lakukan itu dapat menyebabkan dampak negatif ke orang lain di sekitarnya.
    Bebas rokok….bebas penyakit….
    :d/8-|:)>-

  24. Masalah merokok merupakan masalah yang kompleks, ambil contoh industri hiburan.. Sponsor Konser-konser musik di Indonesia sebagian besar merupakan perusahan-perusahan rokok. Jadi jika industri rokok dimatikan nggak bakalan ada konser-konser musik lagi dong…

    Apa dinaikkan aja pajak rokok, salah satu penyebab banyaknya perokok karena di Indonesia harga rokok masih terlalu murah…

  25. saya dukung.. walaupun saya heavy smoker :”>
    orang lain berhak juga mendapatkan udara bersih, jadi bukan hanya buang sampah pada tempatnya tapi merokoklah pada tempatnya.

    tapi ini saya ngetik-nya juga sambil merokok. :-\”

  26. buat para perokok, merokoklah di tempat yang telah disediakan… tolong hargai orang2 di sekitarmu yang tidak merokok. trims.

  27. bagus juga kl ada mantan perokok berat yang menghentikan kebiasaannya u. merokok, karena suatu latar belakang yang kuat (mis: orang terdekatnya meninggal akibat asap rokok, atau karena rokok dia jd kenal dunia drugs,liquor, dsb. Hal ini akan sangat bagus sebagai pembelajaran bagi kita-kita yang masih merokok, dan masih mencari-cari alasan yang tepat untuk mulai berhenti. jadi, adakah yang mau berbagi, pengalaman itu??(ditunggu reply nya sm sy d fraden70@yahoo.co.id terima kasih)

  28. Dulu saya pernah liat Mas.
    Ada kok poster berbahasa Indonesia tentang rokok, gambarnya ada para perokok yang merokok di dalam botol yang ditutup rapat.
    Mereka menghisap rokok dan menghisap asap buangan rokok tersebut.

    Sepertinya poster itu ada di tempat-tempat seperti perpustakaan. Saya lupa kata-kata dalam poster tersebut.

Leave a Reply to kurnia_1 Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *