27 December 2004

Masalah Persengketaan Domain

Posted under: at 00:04

Sengketa domain merupakan hal yang sering terjadi. Kasus terakhir yang menarik perhatian adalah kasus yang sedang dibicarakan di mailing list diskusihosting. Pada kasus ini sebuah perusahaan web hosting, sebut saja A, dituntut untuk mengembalikan domain oleh kliennya, sebut saja B. Pada awalnya pihak B mendaftarkan domain ke A atas nama C, yaitu perusahaan tempat B bekerja. Namun karena sesuatu hal, B tidak lagi bekerja pada C. B kemudian mengubah password akses domain sehingga C tidak dapat mengaksesnya.

Setelah itu pihak C menghubungi web hosting A untuk mengembalikan kepemilikan domain dan account kepada pihak C. Pihak C memberi informasi bahwa B telah dipecat dari C dan memberi bukti bahwa B pernah bekerja pada C. Selain itu pihak C juga memberikan bukti berupa akte pendirian perusahaan. Pihak C juga memberikan pendapat bahwa pihak B berusaha untuk melakukan balas dendam karena telah dipecat oleh pihak C.

Menurut versi B, B mendapat proyek dari pihak C. Namun karena sesuatu hal, tidak pernah mendapatkan bayaran dari pihak C. Karenanya pihak B berusaha untuk menghold domain dan web hosting supaya dibayar oleh pihak C. Sedangkan pembayaran dilakukan oleh pihak B dan pihak B dapat menunjukkan bukti pembayaran.

Pihak A sendiri mengambil keputusan untuk memberikan domain dan account hosting kepada pihak C. Bagaimana seharusnya pihak A menyikapi masalah ini?

Saya sendiri pernah mengalami kasus seperti ini. Ada sebuah perusahaan yang mendaftarkan account hosting pada kami. Kemudian sepertinya ada masalah di perusahaan tersebut sehingga terpecah jadi dua kubu. Kubu pertama adalah pihak yang pertama kali mendaftarkan ke kami. Sedangkan kubu kedua berusaha untuk mengambil alih account dan domain perusahaan tersebut. Menurut saya, pihak web hosting cuma bertanggung jawab ke pihak yang mendaftarkan. Dan jika ada perselisihan, silakan diselesaikan oleh kedua belah pihak yang bertikai. Jika kemudian sudah ada hasilnya (misalnya kesepakatan kedua belah pihak atau keputusan pengadilan) nantinya pihak web hosting tinggal mengikuti hasil keputusan tersebut. Sebelum ada keputusan, pemilik account dan domain tetap yang mendaftarkan pertama kali.

Kembali ke kasus ini, pihak A sebaiknya tetap berpihak pada pihak yang mendaftarkan domain dan account pertama kali. Dalam kasus ini saya tidak tahu apakah yang dilakukan pihak A dengan memberikan domain dan account kepada pihak C adalah tindakan yang benar, karena cuma pihak A yang tahu apakah pihak B mendaftarkan atas nama pihak C atau atas nama pribadi.

Mudah-mudahan persengketaan yang terjadi ini dapat diselesaikan oleh ketiga belah pihak yang bertikai dengan jalan yang damai.

3 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!