27 January 2005

Fenomena “Hi Roy”

Posted under: at 11:41

Mungkin rekan-rekan, terutama yang masih baru , bingung melihat komentar-komentar “Hi Roy™” yang selalu menyertai posting-posting yang berhubungan (dan yang nyaris tidak berhubungan) dengan Roy Suryo. Mari sejenak kita telaah sejarah dari komentar “Hi Roy” ini. Silakan beri komentar jika ada fakta yang tidak akurat atau tidak lengkap.

Seingat saya, pertama kali sapaan “Hi Roy” muncul di mailing list sebelah. Kalau tidak salah, yang pertama mempopulerkan sapaan ini adalah Amen Iip (ternyata Iip, bukan Amen). Di kala itu kasus yang sedang ‘diselidiki’ oleh Roy Suryo adalah masalah keaslian foto Sukma Ayu. Roy Suryo tidak berhasil meyakinkan penghuni mailing list Telematika akan metode yang digunakannya, dan bahkan berusaha untuk menyerang pribadi-pribadi yang tidak setuju dengan metoda pembuktian kasus tersebut.

Setelah itu pihak-pihak yang tidak puas dengan Roy Suryo memindahkan diskusi ke mailing list Sebelah. Nama mailing list ini adalah permainan dari kata-kata ‘sebelah’ yang sering diungkapkan untuk menunjuk ke mailing list lain. Misalnya

Oh, itu sudah dibahas di milis sebelah.

Ternyata arsip mailing list Sebelah ini terbuka bagi umum. Pada waktu itu ada seseorang yang melakukan cross posting ke mailing list Sebelah dan Telematika. Sehingga Roy Suryo mengetahui keberadaan mailing list Sebelah ini beserta ‘fungsinya’. Karena arsipnya terbuka, Roy Suryo bisa melihat seluruh posting terdahulu dari mailng list ini. Dan seluruh postingnya tentu saja tidak mengenakkan bagi seorang Roy Suryo karena ini bisa dibilang adalah sebuah mailing ‘curhat’ yang seharusnya bersifat tertutup.

Walhasil, Roy Suryo yang tidak bisa menerima topik yang dibicarakan oleh milis tersebut melakukan posting ke Telematika dengan tujuan untuk menyerang pribadi-pribadi yang menghuni Sebelah. Tahu bahwa milis Sebelah dimonitor oleh Roy Suryo, tetapi yang bersangkutan secara tidak langsung merespon milis tersebut, penghuni milis mulai menyapa “Hi Roy!”. Berikut adalah sapaan Hi Roy pertama:

From: I I P
To: sebelah@yahoogroups.com
Date: Mon Mar 15 14:14:35 2004
Subject: Re: [sebelah] fw

On Monday, March 15, 2004, 1:57:18 PM, risiyanto wrote:

is, email teakhi gw lom di fowad ya fowadin dong

kirain lagi gencatan senjata, ok gw forward.

ya kalo mo gencatan senjata at least kita yg terakhir nembak

eh rs baca milis ini juga ya hi roy :p

(terima kasih untuk rekan Arjuna)

Sapaan “Hi Roy” kemudian dengan cepat menyebar ke milis-milis lain, terutama Nusagames dan id-gmail, dan bahkan di milis Telematika sendiri.

Setelah populer di mailing list, sapaan ini kembali populer di lingkungan blog. Menurut tulisan rekan-rekan pemblog, bisa dikatakan hampir tidak ada pemblog yang mendukung Roy Suryo. Hanya ada segelintir orang yang mengirim komentar dengan nada mendukung Roy Suryo. Mungkin karena kenyataan ini, Roy Suryo mengambil sikap ‘memusuhi’ blog. Pada beberapa kesempatan, Roy Suryo mengeluarkan pernyataan untuk tidak mudah percaya kepada situs-situs yang ‘tidak jelas’ seperti blog. Pada kesempatan lain, beliau juga menggunakan kata-kata seperti (go)blog yang jelas-jelas menunjukkan kebencian beliau terhadap blog.

Setelah mengetahui blog dimonitor oleh Roy Suryo namun tidak secara langsung membuat komentar di blog, para pemblog beramai-ramai membuat sapaan ini pada posting dan komentar blog yang berhubungan dengan Roy Suryo. Sapaan Hi Roy bahkan memasuki ‘metadata’ gambar JPEG. Hal ini berhubungan dengan ‘metodologi’ yang dilakukan Roy Suryo untuk membuktikan keaslian foto Sukma Ayu. Istilah ‘metadata’ sendiri kini juga sudah menjadi olok-olokan umum untuk segala sesuatu yang berhubungan dengan ‘pembuktian’.

Setelah populer di blog, sapaan “Hi Roy” juga sudah menjadi seperti histeria First Post yang mewarnai forum diskusi umum seperti Slashdot. Komentator seperti berkompetisi untuk mengirim komentar “Hi Roy” untuk pertama kalinya pada setiap posting yang berhubungan dengan Roy Suryo.

Beberapa rekan-rekan ada yang menambahkan tag ™ di setiap sapaan Hi Roy, misalnya Hi Roy!™. Hal ini mungkin untuk menunjukkan bahwa Hi Roy adalah sebuah jargon yang umum dipakai.

Pada beberapa kesempatan, sapaan Hi Roy diplesetkan menjadi Hi Joy atau Hi ‘oy. Yang pertama diplesetkan lagi menjadi Hi Delon, mengacu kepada finalis Indonesian Idol. Sedangkan yang kedua mengacu kepada sebutan Roy Suryo dengan menghilangkan huruf R yang lazim digunakan di milis-milis (‘oy Su’yo).

Akhir kata, tentu saja Hi Roy!™ Sambil menunggu komentar Hi Roy berbondong-bondong masuk ke blog saya ini :).

73 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!