Polemik Rekor Pembuat Game Pertama di Indonesia
Polemik game pertama di Indonesia ini dimulai ketika pada tanggal 27 Januari 2004, Divine Kids, sebuah game buatan David Setiabudi dianugrahi ‘rekor’ sebagai Game Pertama di Indonesia.
Kejadian ini mengundang polemik di beberapa forum Internet. Di antaranya di forum Hotgame dimana David Setiabudi menunjukkan foto-foto penganugrahan rekor tersebut dan di thread lain dimana salah seorang peserta forum menunjukkan beberapa game yang sudah ada sebelum Divine Kids.
Selain itu, ada juga upaya untuk membuat daftar game Indonesia yang sudah ada sebelum Divine Kids dirilis, hasilnya dapat dilihat di situs ini (maaf, situs tersebut sepertinya sering tidak dapat diakses) situs ini.
Selain dianugrahi rekor dari MURI, menurut kabar di forum-forum tersebut, David Setiabudi juga menerima merk dagang ‘Game Pertama Indonesia’ dari HAKI. Saya sendiri tidak tahu keakuratan berita ini. Rekan saya, Ikhlasul Amal, mendapat memo dari David Setiabudi bahwa yang bersangkutan tidak pernah mendapatkan merk dagang tersebut.
Pada forum-forum tersebut, Pak David Setiabudi juga mengaku bahwa ia juga berpendapat bahwa pembuat game yang benar-benar pertama bukanlah dirinya.
Game Indonesia yang benar2 pertama itu bukan saya (Pasti ada yang benar2 pertama, tapi itu BUKAN saya)
Walaupun demikian, Pak David Setiabudi sepertinya bermaksud untuk mempertahan gelar tersebut. Alasannya, game-game tersebut dibuat untuk alasan hobby semata.
Dari pertama komputer diciptakan dan masuk di Indonesia sampai sekarang, David yakin pasti ada beberapa orang di Indonesia yang pernah membuat game. Game-game tsb dibuat menggunakan komputer sebelum era prossor pentium seperti sekarang. David sendiri membuat game pesawat “SIEGE” dengan program GWBASIC secara underground sewaktu SMA.Game ini dibagikan ke teman-teman sendiri karena hobby.Waktu David SMP aja pernah dengar ada orang bikin game, anda juga kan? . Ini membuktikan periode sebelum Divine Kids, ada game-game Indonesia lain. Banyak orang telah membuat game secara underground, entah sebagai hobby, atau pekerjaan. Siapa yang pertama benar-benar susah untuk ditelusuri. Jika ada satu yang mengaku sebagai pembuat pertama, yang lain juga mengakui lagi. Pembuat game underground ada di mana-mana tetapi datanya misterius : jumlah game orisinil yang ada di Indonesia banyak atau sedikit, ada di daerah mana tepatnya, ada yang tahu gamenya tidak atau disimpan di rumah saja , dll tidak diketahui dengan jelas.
Isu ini mengundang pembuat game kawakan Indonesia, Agustinus Nalwan, untuk ikut turun tangan. Agustinus Nalwan adalah pengarang beberapa judul buku tentang pembuatan game yang diterbitkan pada tahun 90-an. Tentunya, Agustinus Nalwan tidak setuju game David Setiabudi adalah game pertama di Indonesia.
Tetapi apakah yang menyebabkan MURI menganugrahi gelar tersebut?
Hari ini, detik I-net mendapat kesempatan bertemu pengurus MURI di sela-sela acara rekor perakitan PC oleh Microsoft Indonesia. Kepada detik.com, MURI mempersilakan jika ada pihak-pihak yang ingin memecahkan rekor tersebut. Pada kesempatan itu, MURI juga membeberkan ‘penelitian’ yang dilakukan sebelum menganugrahi gelar tersebut ke David Setiabudi:
- Rekomendasi Seto Mulyadi (Kak Seto)
- Rekomendasi Roy Suryo; dan
- Hak paten yang diterima oleh Divine Kids
Selain itu, game tersebut juga harus sudah digunakan oleh masyarakat umum.
Setelah itu detik.com juga melakukan konfirmasi kepada Roy Suryo. hasilnya, Roy Suryo mengaku tidak pernah merekomendasikan hal tersebut.
“Kalaupun saya diminta jadi rekomendator, saya akan menolak. Karena saya bukan seorang gamer. Dalam hati kecil saya merasa David itu bukan yang pertama. Game yang dijual teman-teman Elexmedia itu, saya yakin ada yang seratus persen asli buatan orang Indonesia.”
Sedangkan MURI mengatakan bahwa mereka pernah bertanya kepada Roy Suryo dan dijawab ia belum pernah dengar ada game buatan orang Indonesia. Mungkin inilah akibatnya bila seseorang yang bukan pakar dianggap pakar oleh masyarakat
.
MURI sendiri menurut saya juga tidak sepenuhnya benar, mereka seharusnya bisa melakukan investigasi secara lebih mendalam. Selain itu rekor-rekor yang dianugrahi oleh MURI juga berkesan sangat komersil. Sebagai contoh, pada acara yang diselenggarakan Microsoft tersebut dilakukan perakitan 1000 komputer. Hal ini sudah dianggap rekor oleh MURI, padahal menurut saya hal tersebut bukan sesuatu yang fantastis. Jika tidak ada MURI, saya yakin acaranya tidak akan fantastis. Perakitan komputer sebanyak itu bukanlah pemandangan yang aneh. Saya yakin pusat retail komputer di Mangga Dua merakit lebih dari jumlah itu seharinya. Produsen perakit komputer seperti Relion atau Zyrex menurut saya juga memiliki kemampuan untuk melakukan itu. Selain itu, MURI juga seringkali menganugrahi gelar bombastis seperti ‘Merk oli yang paling banyak dipakai artis’. Aneh-aneh saja.
Menurut saya, tinggal menunggu waktu saja gelar David Setiabudi tersebut akan dicopot oleh MURI.
Update 2005-02-25: Situs web Divine Kids diperbaharui. Kini dengan pembelaan atas penganugrahan gelar tersebut.
Secara sejarah timeline - Game Indonesia dibagi menjadi 2 golongan :
Game yang benar-benar pertama Indonesia (terlepas dari segala syarat, penyebaran luas atau diletakkan di rumah saja, ,copyright,karakter mengambil dari game asing,dll) . Sampai sekarang belum ditemukan, data harus 100% akurat untuk dibuktikan…
Game Pertama Indonesia Resmi (diresmikan oleh banyak instansi dan media) : Game Divine Kids memenuhi standar kebijakan instansi dan media2 tsb shg resmi sbg GPI. Divine Kids Games 2004. Menjadi yang pertama dan resmi bukan berarti yang terbaik, game Divine Kids masih jauh dibandingkan game-game asing, dan masih harus banyak belajar dan berkembang. Karena itu mohon dukungan dan doa teman-teman gamer agar kami bisa terus-dan-terus maju. Kadang istilah GPI Resmi saya singkat menjadi GPI saja. Saya usahakan selalu lengkap kata-katanya: GPI Resmi.Tahun 2004,semoga (harapan&ambisi saya) bisa menjadi titik Kebangkitan Game Indonesia.Semoga meningkatkan omzet negara & tenaga kerja di Indonesia & memanjakan gamer dgn game2 yg lebih bagus.
Kepada detikInet Kak Seto mengelak telah memberikan rekomendasi kepada MURI:
“Jangan dianggap saya tahu (soal game) dan merekomendasikan itu sebagai ‘Game Pertama Indonesia. Saya hanya ingin menjembatani karya putra Indonesia itu, dan sejauh pengetahuan saya itu adalah yang pertama. Jadi silakan ditindaklanjuti MURI, karena pengetahuan saya terbatas soal itu.
Kedua rekomendator sudah menyangkal, kini tinggal menunggu aksi selanjutnya dari MURI
.
harusnya MURI mempublikasikan nominasi dulu dan biarkan masyarakat menilai dan memberi input, bahkan laporan jika ada kecurangan
rekor yang sifatnya bombastis juga membuat muak, sepertinya MURI ketularan tabloid gosip
kelupaan, soal paten bukanlah hak MURI yang memberikannya, tapi departemen kehakiman. paten itu harus didaftarkan sendiri oleh seseorang atau lembaga yang ingin mendapatkan paten, dan butuh waktu hingga diputuskan menjadi paten seseorang/lembaga (makanya di luar ada istilah patent pending, masih diproses keabsahannya)
Gelar /ekor itu dicopot MURI? Ah, itu kan tergantung seberapa kenceng media massa memblow-upnya
wah ini jelas-jelas ga bener, entah MURI, Detik atau siapapun yang membaca :
“Software tidak dipatenkan !!! software memiliki hak cipta !!!”
Okay, kalau di Amerika bisa sih.. tapi bahkan di Eropa, UU utk mematenkan sebuah software ditolak mentah2 oleh DPR sono.
Jangan-jangan ntar ada orang yang me-paten-kan “lagu”, “buku”, “lukisan”… HAHAHA
Ini membuktikan kacaunya intelektual pengertian pihak2 yang bersangkutan plus kemudian memberikan gelar ????
bukannya seberapa banyak duit yang diterima?
#3, dan seberapa kenceng duitnya
#6 dan seperti biasa, koneksi ke orang dalam…..
Siapa coba comment Terpanjang artikel ini? siapa tau masuk MURI
ah biarin aja mau pertama kek mau kedua kek kan tidak menguntungkan buat kita. yg harus dipikirkan menurut hemat saya sekarang bagaimana meramaikan pasar gim di Indones, bagaimana menggenjot penjualan gim asli lokal. Di mtv aja banyak iklan2 gim, masak ga ada buatan Indones? jadi biar ajalah Tuan David dapat rekor itu, ga ada untung ruginya yg signifikan (kecuali promosi gratis). lagian ujung-ujungnya kenapa muncul nama Delon sih? mendingan nama Sonny Tulung atau Kukuh Sanyoto.
Malu ah…
Ribut2 mengenai Game Pertama Indonesia wakakak…
Di luar negeri anak umur 7 tahun aja udah bisa bikin game 3D yang keren2. Ini, baru game 2D aja udah minta penghargaan sebagai Game Pertama Indonesia. Apa sih susahnya bikin game sekarang? udah banyak software Game Maker yang script-based. Kalo bisa bikin 3D engine yang ngalahin FPS-nya Doom 3 engine, pake DirectX API murni dari nol, baru deh gw kagum… Lagian si David bikinnya pake Compiler apa sih? jangan2 pake MVC bajakan lageee.. wakakaka….
dia bikinnya pake RPGMaker dan Macromedia Director.. so go figure deh…
Apa sih kriteria MURI untuk menentukan Game Pertama Indonesia? Saya kira sebuah lembaga seperti MURI (apalagi membawa-bawa nama Indonesia segala) harus lebih transparan kepada masyarakat tentang kriteria-kriteria yang harus dipenuhi untuk dapat diakui sebagai suatu rekor.
Bayangkan saja bagaimana pandangan luar negeri kalau mereka mempercayai begitu saja rekor dari MURI, dan menyangka betapa tertinggalnya bangsa ini membuat game pertama di zaman seperti ini.
Kok ya bisa-bisanya disebut Game Pertama Indonesia, lha wong judulnya aja pakai bahasa inggris “Petualangan Divine Kids”. Kalau memang mau begitu kenapa tidak benar-benar asli Indonesia? Gambar2nya saja mirip kartun Jepang (Manga)!
Soal MURI memang kadang aneh, kali ini mereka sepertinya kecolongan deh. Belum terlambat kalau mau mencabut.
Wah..ini sih info basi
..
Di http://www.gamedevid.org/ isu ini udah lama sekali. Di mulai ketika nama David muncul di dalam majalah Level, di dalam majalah LEVEL tersebut David sendiri yang menulis artikel tentang Devine Kids yang mengaku pembuat game pertama.
Kemudian pada edisi LEVEL berikutnya, editor LEVEL menuliskan bahwa ada kesalahan dalam artikel tentang Devine Kids, bahwa LEVEL tidak bertanggung jawab atas isi dari artikel Devine Kids. Yang otomatis membuat David sebel ama LEVEL… (^^);
Selain ke majalah LEVEL David juga mempromosikan dirinya (dengan embel2 TM) ke majalah GameStation.
bikin virus yukk!!
Wah mas Pri males, ndak diupdate blognya. Berita di detik.com sudah berkembang lohh.
Coba liat gaya si david menanggapi beritanya, orang ini licin dan pengecut.
http://www.hotgame-online.com/Forum/topic.asp?TOPIC_ID=5704
Dear friends,
Terima kasih atas pendapat teman2. Doakan agar game Indonesia berkembang pesat. Dulu orang memang ga perduli atau mau tahu “Game apa terbaru di Indonesia”.
Tujuan saya baik, itu saja. Banyak orang berprasangka buruk, tapi itu wajar kok
Terima kasih
David Setiabudi
#17: yang dipermasalahkan bukanlah ‘baik atau tidaknya tujuan anda’ atau ‘peduli atau tidak peduli orang indonesia tentang game indonesia’, tetapi apakah gelar game pertama indonesia layak diterima oleh divinekids. jika ingin berdiskusi di sini mohon untuk tidak membelokkan arah diskusi ke hal-hal lain yang tidak ada kaitannya.
Yang penting niatnya untuk memberi semangat para pembuat game di indonesia boleh juga …
Mungkin akan lebih baik kalau kita membuat game dengan cara yang lebih terorganisir, sekian kiranya….
Kalau masalah membuat game saya juga pernah membuat game semacam street fighter dengan menggunakan tp 7 tapi hanya beredar di labs kampus saya saja sekitar tahun 1996 an
Mudah-mudahan nanti kita tidak hanya bangga menggunakan game -game amerika atau korea, tapi juga bisa produksi game dengan gaya kita sendiri
hareee gene baru bisa bikin gem…….
Game-game sekarang di Indonesia sudah diserbu Korea. Kenapa sih orang bisanya cuma mengejek melulu?
Mikir dong positifnya dengan adanya Divine Kids. Dia juga biken pake Bahasa Jawa en Palembang.
Dia juga biken 23 game buat Indonesia dalam 1 tahun 2004. Dulu manaaa ada?
Agustinus Nalawan itu orang Australia!!! MASA GAME PERTAMA INDONESIA buatan Australia
Tapi soal Game Pertama Indonesia saya ga setuju banget.
Kesel juga sih. Saya bikin game tapi saya waktu itu sebarin cuma di sekolah2 dan teman2 aja sih…
Memang saya ga setuju soal game pertama Indonesia, tapi bagi kalian yang ga bikin game tolong jangan sok menghina orang gitu! NATO=No Action Talk Only.
Saya harap BLOG INI NETRAL. Soalnya saya lihat ada kiriman2 yang PRO ke David Divine Kids dihapus. Sisain yang KONTRA aja. Licik…
Di Hotgame-online.com\forum ada yang menulis ttg game2 sebelum divinekids : http://www.gamedevid.org/sejarah
Disitu ditulis : tahun 1991 telah dibuat game DRAGON BALL, STREET FIGHTER,… dll
Saya rasa Dragon Ball dan Street Fighter tidak layak jadi game Pertama Indonesia toh?
Ada juga game2 lain berbahasa Inggris atau Jepang? Emang bahasa Indonesia ga laku jadi standar bahasa game??? Cintai produk DALAM NEGERI!
Kenapa Orang Indonesia ga mau pake Bahasa Indonesia? Game sejelek Divine Kids aja mau pake Bahasa Indonesia, sampe ke Bahasa Jawa, en Palembang? Divine Kids INDONESIA BANGET, itu yang saya akui.
Saya suka sepak terjang Divine Kids yang mati2an demi game Indonesia, kecuali Game Pertama Indonesia!
Mengenai kasus LEVEL, menurut forum HOTGAME, mereka sudah meminta maaf atas fitnahan yang mereka lakukan. Boom2, cari info dulu deh sebelum menghujat orang. Apa anda sendiri yang pengecut?
Saya sendiri nyesel game saya ga dipublikasikan, kalo sempat dipublikasikan sebelum Divine Kids, pasti saya yang terpilih!!! Meski gitu saya ga serajin dia bikin 23 game.
Dicky, saya juga bikin game walau cuma 1. Sayangnya kita belum publish en keduluan ama tu orang. Coba aja kita duluan ya? Kalo ga diterbitin bisa ga ya jadi Game Pertama Indonesia? Gue juga pengen coba… Judul game gue “Batman Fights” jagoannya Batman. Bisa ga ya? MARVEL ga nuntut kalo game gue dipilih jadi yang pertama kan?
Mas Pri, jangan dihapus ya kiriman saya. Netral donnggg.
Woy Geek, di Indonesia ga ada pelajaran bikeeen game. Perusahaan game apalagi. Fasilitas Indo kalah jauh man! Kamu ini lucu ya, kaya bilang:
“Wiih anak Amerika umur 5 tahun uda bisa bahasa Inggris, hebat ya!!! Orang Indo pasti lebih dari umur 5… payah…” Kalo di Indo uda ada kantor buat kerja game, gue ngelamar duluan dah. Mungkin ada tapi jadi kacung perusahaan asing. Ga ada yang perusahaan game asli Indo. Ada yang punya duit buat bikin PERUSAHAAN GAME INDO?
Mick:
* Saya gak pernah menghapus posting kecuali kalau jelas-jelas trolling, kali ini posting anda *mungkin* bukan trolling, jadi saya loloskan
* Agustinus Nalwan adalah orang Indonesia yang tinggal di Australia. Game-game-nya dibuat bahkan waktu beliau masih tinggal di Indonesia
* Selain DragonBall & StreetFighter juga ada game yang lain, saya lihat banyak yang tidak mbajak IP milik orang lain.
Agustinus Nalawan? Dia udah jadi WNA… tinggal di Ausi, naksir cewek Ausi, begitulah pemaparan dia sendiri di Hotgame Online forum. Menurut pemikiran saya (maaf) dia hengkang karena Indonesia dirasa tidak berpotensi dan berduit seperti di Ausi. Buku pendidikan game kurang, perusahaan game kurang. Di Ausi lebih subur. Saya penggemar buku2nya tetapi saya ga demen saat dia tinggalkan kita2 di Indonesia. Yahhh… mungkin sedikit merasa ‘dikhianati’… dikit… tapi kalo ceweknya CAKEP BUANGET…. he..he… mungkin saya melakukan hal yang sama… CEWEK BOOOO!!!
heyy,,,orang indo ngga ada yang bikin game (atau mungin sudah bikin tapi ngga dipublikasikan) karena di negara2 lain udah banyak banget game2. dan juga lebih murah buat beli game dari cina, jepang, korea daripada susah2 bikin sendiri dan belom tentu laku karena penciptanya ngga terkenal. tapi soal divine kids jadi game pertama, gw ngga begitu setuju. tapi mungkin harusnya jadi ‘game terbaik pertama di indonesia’ (
tau’deh aq masuk sini ‘pengennya’ mau nginstal gamepetualangan divine kids tapikaga’tau caranya,malah kya’gini.tapi ngikut aja deh,menurutQ……………………
iya tuh betulsi MURI kudu cari ttg pencipta game di indonesia sebelum menetapin(siapa tuh lupa namanya)jadi penciptagame pertama,tapi bisa juga sebelum pencipta petualangan divine kidsitu,ilegal. kan sama aja dong alias percuma
tapi bagi aq si penggila RPG terserah dh apa kata kalian - kalian yangmempersoalkannya
gua seh easy terserah deh yang jelas aq pengen maen atawa nginstal petualangan divine kids 
Game Pertama terbaik di Indonesia? Saya setuju sih. Mungkin game2 sebelumnya rada payah jadi ga dilihat orang. Atau penyebarannya kurang baik dan dibagikan kepada teman-teman sekolah jadi kurang diketahui….
Hidup Divinekids!!!
Game Terbaik? Huh sekarang sih iya…. enjoy aja selama masih bisa
Tunggu buatan kami!
Kami satu tim pasti bisa mengalahkan kualitas gamenya.
Tapi saya akui dia pendobrak kelesuan en keloyoan game Indo.
Tapi Game Pertama Indo? Belagu!
Di artikel di atas, ditulis:
Akan tetapi mengapa, di salah satu halaman di situs DivineKids.com (versi lama yang diarsip di web.archive.org, tertanggal Oktober 2004) dinyatakan:
Sangat jelas bahwa komentar di situs web itu tulisan David Setiabudi sendiri (siapa lagi?).
Kalau begitu, sebenarnya David Setiabudi itu di Ditjen HKI mendaftarkan apa?
Mana yang benar?
Terima kasih.
N.B. Perlu juga diketahui, apapun jenis HKI yang didaftarkan David Setiabudi, saya kira kok tidak akan membuat David Setiabudi menjadi pembuat game [yang] pertama [di] Indonesia (tetapi kalau menjadi pembuat “Game Pertama Indonesia”(tm) sih ya mungkin saja)
(nambah yang di atas, tolong digabung)
Jadi pada intinya, tolong dibedakan antara trademark “Game Pertama Indonesia” dan game yang benar-benar pertama di Indonesia. Meskipun David Setiabudi mendaftarkan trademark “Game Pertama Indonesia”, itu hanya memberi David Setiabudi hak terhadap kata-kata tersebut, tidak hak lainnya (jadi, pemberian trademark oleh HKI bukan sebuah pengakuan bahwa David Setiabudi adalah pembuat game yang pertama di Indonesia [the first game in Indonesia]). Jadi, saya kira salah bila trademark tersebut dijadikan acuan David Setiabudi untuk mengklaim bahwa dirinya adalah pembuat game yang pertama di Indonesia (dirinya ADALAH Pembuat “Game Pertama Indonesia”(tm)). — Harap dibedakan.
(nambah lagi, maaf sekali kalau kebanyakan nambahnya)
Tentang hak cipta: Hak cipta terhadap suatu ciptaan otomatis akan melekat kepada penciptanya (jadi penciptanya akan mendapatkan hak cipta) setelah ciptaan itu jadi tanpa ada bedanya bila ciptaan itu didaftarkan (jadi sebenarnya tidak perlu pendaftaran hak cipta atau apapun).
Tentang MURI: MURI itu bukan lembaga pemerintah, jadi sebenarnya tidak punya wewenang untuk menentukan siapa yang pertama dalam suatu hal. Apalagi, dengan rekor-rekornya yang makin aneh-aneh seperti itu, apakah MURI itu lembaga yang kredibel?
CATATAN: Undang-undang HKI (Paten, hak cipta, trademark, dsb.) dapat dibaca di http://www.indonesia.go.id
Terima kasih.
(tambahan)
Selain itu, saya cukup yakin, bahwa, seperti halnya MURI yang rekornya dapat “dipecahkan ulang” kalau memang data MURI tidak akurat (ada yang bisa melebihi rekor tersebut); Secara hukum, meskipun David Setiabudi telah secara sah tercatat sebagai pembuat game pertama Indonesia (atau apapun juga), kalau ternyata hal itu tidak sesuai dengan fakta yang ada, hal itu dapat diluruskan melalui “tindakan hukum” sesuai prosedur yang berlaku (misalnya gugatan, dsb.)
Jadi, menurut saya, tidak benar bahwa hukum dapat mengubah sejarah yang telah ada. Kalau ternyata ada hukum yang berbeda dengan sejarah, hukumnya-lah yang harus dikoreksi, bukan sejarahnya.
Setahu saya selain MURI, HAKI, ada juga pengakuan dari majalah2 game Indonesia.
Kalo ga salah di websitenya bejibun tuh : Majalah PCGAME, LEVEL, CHIP, GAMESTATION, dll. Mereka kan pakar game yang membuat majalah game jadi pasti tahu dunia game dari jaman baheula. Saya juga tahu sebelum si David ada game2 Indo (yah meski ga populer dan hampir tak terdengar)
Kenapa mereka memilih David kok bukan yang lain jadi Pembuat Game Pertama? Apa semua majalah game BUTA?
Tidak! Saya rasa Tidak! Mereka melihat ada suatu kesempatan besar David buat dunia game Indonesia. 1 tahun membuat 23 game !!! Hebat!! Selain kuantitas, mungkin juga dapat anda lihat bahasa yang digunakan, karakter orisinil, dan lain2. Mungkin MURI dan yang lainnya juga ada pertimbangan demikian.
Saya kuliah di Australia, dan teman2 disini demen game Divinekids tsb. So what? Buat saya game tsb Game Pertama Indonesia Saya. Buat Majalah2 Game tsb : Game Pertama berbahasa Indonesia dan Karakter terdaftar di HAKI pertama mungkin? Atau Game Pertama Indonesia buatan WNI mungkin.
WNA tidak bisa jadi pembuat game pertama Indonesia kan? Masa buatan Korea? Ragnarok? U see what I mean?
Lembaga Majalah, MURI, HAKI tidak bodoh, mereka punya kacamata sendiri tahu.
Kata2 anda Mr.Coward:
“Tentang MURI: MURI itu bukan lembaga pemerintah, jadi sebenarnya tidak punya wewenang untuk menentukan siapa yang pertama dalam suatu hal. Apalagi, dengan rekor-rekornya yang makin aneh-aneh seperti itu, apakah MURI itu lembaga yang kredibel?”
Tanggapan saya:
MURI jelek?
Coba bilang begitu langsung ke MURI, paling langsung ada tuntutan “pencorengan nama baik”.
Topik ini bagus lho,Mas Pri
Harus dilestarikan bro.
Pendapat Mas gimana?
Sekadar informasi, #24 #25 #26 #27 #28 #33 #39 #40 #41 pada posting polemik rekor pembuat game pertama di indonesia, #17 #18 #19 #25 #26 pada posting pembuat game pertama di indonesia, dan #5 #10 pada posting pengumpulan sejarah game indonesia semuanya berasal dari IP address yang sama, yaitu IP address Binus.
Wow ternyata banyak juga dari Binus ya? Nanti coba saya email mereka. Binus ternyata aktif juga soal game DK ini.
Teman2 Binus jangan termakan hasutan, soalnya dari awal berita di atas kelihatannya berita moderator Mas Pri bersifat menyudutkan si David, bukan berusaha bersifat netral. Paling tidak, moderator mesti netral, disebutkan sisi positif dan negatif dari DK.
Yo Mick, gue Mickey! Mirip banget ama nama gue elo di mana?
#43: pak DS, saya memang gak netral, kata siapa saya netral?
Salah satu bukti bahwa divinekids nggak lebih dari lawakan ya kelakuan pembuatnya itu yang bebalnya minta ampun, nggak bisa dikasi tau seperti anak kecil, dan sepertinya pengetahuannya tentang dunia pembuatan game cuma seujung kuku. Dan yang lebih parah lagi, figur yang begini ini adalah dosen di salah satu universitas ternama di jakarta. Astagafirullah! bagaimana nasib anak2 didiknya, moga2 jangan mencetak lulusan2 yang seperti ini.
#24, #25 : Daftar game di http://www.gamedevid.org/sejarah itu cuma mencatat kronologis game-game Indonesia yang pernah dibuat karena ada tindakan divinekids yang berpotensi mengaburkan fakta antara sejarah dengan trademark, artikel tersebut tidak bermaksud mengangkat game apapun yang ada di daftar menjadi Game Pertama Indonesia. Tambahan lagi, walaupun Agustinus Nalwan sekarang ada di Australia, tahun 1991 pada waktu membuat game-game yang ada dalam daftar beliau masih SMA mas, dan sekolah di Surabaya dan 100% Warga Negara Indonesia tentunya.
Yee… Mas Pri ngambek
Ketahuan belangnye he..he…
Still on channel with Mickey here.
Ada perkembangan baru neh :
http://hotgame-online.com/Forum/topic.asp?TOPIC_ID=5674&whichpage=7
Baca aja. Daripada disini mending rame2 ke hotgame forum yok! LIVE with DS! Mau serbu dia, mau pro dia terserah! Yang penting LIVE and AKTUAL! Yeahhh
Agustinus Nalwan juga disana lho, anda bisa LIVE bincang2 dengan dia. Hanya di:
http://hotgame-online.com/Forum/topic.asp?TOPIC_ID=5674&whichpage=7
Siapa Nalwan sebenarnya?
Orang melihat positifnya saja. Negatifnya donk… jangan CINTA BUTA saja.
Siapa David sebenarnya?
Orang melihat negatifnya saja. Positifnya
donk… jangan nasehat PAHIT tapi OBAT dibuang.
Balance antara YING and YANG yeahhhh.
Agustinus Nalwan juga disana lho, anda bisa LIVE bincang2 dengan dia. Hanya di:
http://hotgame-online.com/Forum/topic.asp?TOPIC_ID=5674&whichpage=7
Siapa Nalwan sebenarnya?
Orang melihat positifnya saja. Negatifnya donk… jangan CINTA BUTA saja.
Siapa David sebenarnya?
Orang melihat negatifnya saja. Positifnya
donk… jangan nasehat PAHIT tapi OBAT dibuang.
Balance antara YING and YANG yeahhhh.
aussie apanya…..?
*baca #44*
Gue lagi liburan dasar oon! Ntar g kirim lage pas g di Ausi!
Sekarang g lagi di Binus ama temen2 gue!
Itu pendapat Mbeling…., yang lain berpikiran lain, kayak : MURI, HAKI, dan redaksi2 majalah game. Emang semua itu ga ada pemikiran sendiri? Kamu aja bener? Redaksi majalah game yang pegangannya game tiap hari itu salah?
Emang ada calon dari kamu…
#52, kowe koq emosional gitu toh mas? Ada hubungan kerabat dengan divinekids ini? Jangan2 kowe ini davis sendiri yg nyamar?
Wah…wah… kok jadi gini? Gak ada samar menyamar deh
ha…ha… Game Pertama Indoensia dari diskusi di forum Hotgame dengan beberapa programmer, memang ada 2 sudut pandang berbeda mengenai hal GPI. Keduanya tidak ada yang benar tidak ada yang salah.
Satu berpandangan dari segi tahun. Tahun itu yang menentukan Pertama tidaknya game itu, tidak peduli mau tersebar luas tidaknya, pembuatnya WNA atau WNI, bahasa Jepang atau Inggris, terjemahan atau tidaknya, karakter utama dari game asing tidaknya, copyright atau tidaknya.
Satu lagi berpandangan bahwa selain tahun diperlukan juga syarat-syarat lain seperti hal2 bahasa, penyebarannya seperti apa, bahasa game, dll. Sampai ditemukan hal2 yang memenuhi syarat menjadi GPI (Game Pertama Indonesia) baru ditentukan. Kalau masih belum ketemu yang memenuhi syarat, ya tidak dipilih dulu.
Misal: Tahun 1991 ada game Street Fighter dan Dragon Ball, apa bisa disebut GPI? Kemudian RAGNAROK (terjemahan game asing - text) apa bisa disebut GPI?
Semua pandangan terserah pada kebijakan masing2. Anda lebih berpihak yang mana ya terserah kembali pada pandangan masing2. Jika MURI, HAKI, majalah2 game, koran memilih game yang mana ya itu kebijakan perusahaan atau redaksi masing2.
God bless you all, and thanks atas perhatian teman2.
David Setiabudi (10 Juni 2005)
Oh ya, maaf saya post lagi, sebagian pembahasan tentang hal GPI bisa dilihat disini…
http://hotgame-online.com/forum/topic.asp?TOPIC_ID=5674&whichpage=8
Terima kasih Mas Pri, sorry ngirim lagi…
Assalamu’alaikum
Bagaimana cara masuk MURI?
Syaratnya apa saja? Saya ingin tahu banyak tentang MURI jadi saya mengajukan pertanyaan. Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih.
Wassalammu’alaikum
MURI membuat blunder dengan terlalu mudah mengeluarkan catatan rekor. Karena itu kredibilitasnya sebagai pencatat hal-hal unik tidak ada lagi.
Seharusnya ada kriteria jelas soal rekor seperti apa yang bisa dicatat, seperti apa yang tidak. Semua itu harus bisa lepas dari nilai sensasi dan komersialnya (Ayolah.. buat apa sih kita punya rekor makan mie paling banyak, mie paling besar? memangnya itu ada manfaatnya?)
kalau kriteria sudah jelas, pasti penilaian yang acakadut bisa hilang. Itu bisa jadi langkah awal untuk memberikan transparansi ke masyarakat. Bagaimana suatu rekor bisa tercipta. Apa jenis rekornya. Apa manfaatnya. Bagaimana penilaiannya. Bagaimana pengembangannnya di masa depan.
Hal biasa saja kalau sampai ada yang mengklaim ada yang merasa lebih baik. Rekor memang akan selalu diperbaiki dari waktu ke waktu. Mungkin kalau penilaian yang “ngawur” ini tidak ada, sampai kapanpun kita tidak akan pernah bisa mulai untuk mencari catatan kapan game pertama di Indonesia dibuat.
Jadi problemnya bukan -polemik siapa sebenarnya siapa yang pertama membuat game-, tapi seberapa besar kepercayaan masyarakat terhadap penilaian MURI.
Satu penilaian bisa dipandang ngawur menurut satu orang, orang lain belum tentu. Gue fine2 aja ama tuh rekor, hak MURI sih. Saingan dia pasti bilang rekor itu ngawur. Ya ga?
Merdeka RI ke 60!
Gw rasa asik2 aja kita sih yang cuma pemain game doang !! Biar jelek gamenye yang penting menghibur lahir batin !! Klo game gambarnya kebagusan kayak doom3 , Far Cry atao HL 2 (paling kita cuma bisa ngayal gimana bikinnya) jadi ga ngehibur !! Tapi kalo liat game sejelek game2 indonesia termasuk game yang dibahas di topik ini pasti kita terhibur mulai dari ngejek, ngehina, debat, rusuh pas banget kayak DPR !! pasti bisa menghibur kita2 yang merupakan sampah semua !! Gw udah bikin game kurang lebih 86 sekarang mau ke 87.. tipikalnya kaya game house buduknya yahoo. Tapi itu ga gw jual cuma gw sebarin dan siap untuk diejek.. Tapi dengan gitu gw puas karena ada orang yang bisa menghargai karya gw dengan ejekan. Seharusnya pak david setia brudi bahagia dong !! KArena gamenya banyak yang respon walaupun hampir semuanya tidak mengatakan ‘bagus’ !! Saran saya para pembuat game indonesia silakan bikin game 1d , 2d , 3d klo bisa virtual reality silakan.. yang penting jangan mahal2 ntar dibajakin kaya game pak setiabudi. Khan gak enak nantinya.. LEbih baik jadi freeware ajah !! Di kampus Binus aja banyak yang jago bikin game tapi ga muncul di permukaan tapi namanya selalu dikenang di kalangan dia sendiri.. Bikin game ikutin kata hati sendiri kayak pujangga yang bikin puisi cinta (hanya ilustrasi hatinya saat itu). Ga usah mikir duit, bajakan, atau tetek bengeknya dah !!
Salam programmer game,
Mif Masterz
Help me…
ada yang tahu cara bikin Game 3D ga?
Thanks B4
Terima kasih atas komentar teman2 disini. Saya sangat hargai. Game yang saya buat dikomentari bagaimanapun saya berterima kasih seperti Mif ‘Freak’ Masterz bilang. Dibajak ya juga… di Glodok banyak.. meski sedih jg, uda diberi gratis freeware masih dibajak.
Prestasi anda sangat bagus Mif ‘Freak’ Masterz, buat game sebanyak itu. Saya harus banyak belajar. Saya baru buat 12 game aja, dan siap diejek (seperti anda)
Game terbaru saya (belum jadi total) ada di http://www.davidsetiabudi.com/bamboquest.html
Sudah bisa dicoba sih, pakai gamepad atau keyboard. Insiprasi dari ZELDA Nintendo. Siap diejek
For Red and White, You’re ALL My Brotha’ No-Matter-What!!


Jim’s Out!!
MuaCH!!
Mas David, maju terus pantang mundur… Salut atas hasil kerja Anda!
http://forum.chip.co.id/showthread.php?t=24979
http://forum.chip.co.id/showthread.php?t=25535
silahkan dibaca
Mas David, game nya lumayan bagus mas, cuman sayang, kayaknya kebanyak meory leaking tuh, yg mengakibatkan jalannya game kaga semulus yg diharapkan.
Ejekan dan cercaan, itu hal wajar mas, point yg bisa diambil, berusaha menghasilkan yg terbaik.
kalo boleh, minta demo 3d game nya donk mas, ya sekalian berbagi ilmu mas..
Makasih
Game terbaru saya screenshotnya :
http://www.works.divinekids.com/mrp-divinekidsd11.jpg
http://www.works.divinekids.com/mrp-divinekids4.jpg
http://www.works.divinekids.com/mrp-divinekidsd11.jpg
Game Misteri Raja Pocong tsb dlm pengerjaan.
Dear Riyo,
Nanti saya beresin deh memory leakingnya, resolusi dikurangi agar lebih mulus. Game MRP diatas bisa pake Gamepad dan jalan lebih mulus.
Ok baby
Dear Simon Kwan,
Xie xie atas segala supportnya
Dear Jimmy Wijaya,
Biasa lah emang gini di Indonesia. Tapi mo gimana lagi.
Yang penting kerja en maju terus. Doain aja g bisa survive
ah hebat bisa punya hak paten emang gue pikirin
Saya ga punya HAK PATEN
Hak Cipta dan Hak PATEN beda. Hak Paten untuk penemuan bola lampu. Hak Cipta untuk gambar dan lagu.
aye cuma orang biasa dgn penampilan biasa
tinggi badan biasa, berat badan biasa
tampang biasa, kecerdasan biasa
aye cuma gamer biasa
ngirim comment pun belum biasa
ngupil biasa, ngentut biasa

tapi ngiri ma prestasi orang? sory, aye ga biasa
bagi yg pernah bikin game tapi ga sempet terkenal, ya udahlah jangan sewot donk. biasa aja napa?
ente-ente (pembuat game) yang belum punya kontribusi dalam dunia game-nisasi Indonesia mulai sekarang harus unjuk gigi (biar tongos, tapi dah sikat gi2 ga pa2)
jangan cuma ngemeng “pantas-ga pantasnya” penghargannya cak David
untuk masalah kontroversial harusnya diserain ma “tante-tante” gosip-tainment aja!
sedang kita di game-tainment kerjanya cuma 2:
kerja aye (gamer) mainin game
kerja ente (gamemaker) bikin game
titik
(ga jadi titik deh)
sory klo ngomentari hal yg dah basi (aye baru nemuin ni blog). sory klo terkesan “nggurui”. sory juga klo bahasa aye ancur gini. sangat sory juga klo banyak yng tersungging…eh tersinggung
aye emang cuma manusia biasa
yg pasti, aye slaku gamer slalu merindukan orang2 seperti ente2 (gamemaker)
maju terus cak David!
maju terus cak2 yang lain!
demi masa depan game indonesia yg lebih cerah (ciyeee)
MATUR NUWUN!
dari: yg biasa main game
nggak ngikutin perkembangan game2 buatan indonesia, kebetulan nemuin link ini…
Indonesian mobile game developer wins code competition
apakah ini salah satu karya games yang sedang dibicarakan disini ?dapet penghargaan international kok tuh…
Ada yang tau or punya ga source code punya agustinus nalwan dalam bukunya yang berjudul Movie dan spesial Effects seri 2 ???
share dong??
kasih tao cara bikin games donk mas2 yg baik coz saya dpt tugas suruh buat games’ but gw masih buta belum tau apa2, tlng y ksh tao buku or software nya klo bisa seh yang lengkap,makasih semuanya ditunggu sarannya ya.






#72: Silahkan bergabung dengan GameDevId http://www.gamedevid.org. Disitu ada puluhan member (lebih dari 1000 member) dan game developer/pengembang game se-Indonesia, baik yang masih newbie maupun yang sudah professional yang bisa diajak sharing…
maaf baru posting. barusan nemuin blogs ini gara-gara ada posting di forum http://www.gamedevid.org/forum/showthread.php?t=4717.
#39 apakah anda tahu perbedaannya ‘pemaksaan’ dengan ‘pembodohan’? contoh salahsatu majalah yang pantas diacungi jempol kredibilitasnya dan sisi kritisnya dalam melihat suatu gelar http://forum.chip.co.id/showthread.php?t=24979 dan http://forum.chip.co.id/showthread.php?t=25218
jadi apakah kalo anda produktif, anda terus boleh mengaku sebagai ‘pembuat game pertama’? padahal jelas-jelas anda ‘bukan yang pertama’? maksud baik tapi kalo cara yang ditempuh cara kotor (dan bodoh) beda ceritanya.
buat #69 anda ini seperti mahasiswa baru yang gaktau apa-apa soal gamedev diindonesia dan memberi komentar dengan keterbatasan wawasan yang anda miliki. coba anda buka dahulu link-link diatas dan cari informasi tentang masalah ini, baca baik-baik, baru kasih komentar. kalo emang anda itu cuman gamer yang bisanya cuman memainkan game (bukan membuatnya), lebih baik anda tidak meremehkan orang lain, serahkan urusan ini pada orang yang levelnya diatas anda. postingan anda menyinggung developer-developer game dan programmer-programmer game se-indonesia lainnya.
Seperti yang dibilang Mas Pri, yang dipermasalahkan bukanlah ‘baik atau tidaknya tujuan Pak David’ atau ‘peduli atau tidak peduli orang indonesia tentang game indonesia’ atau ‘iri-tidaknya developer lain’ (dan tidak ada yang iri disini, lihat links http://burningarmor.com/forum/viewtopic.php?t=926, banyak game indo berprestasi), tetapi ‘apakah gelar game pertama indonesia layak diterima oleh divinekids’? (sedangkan game divine kids dibuat pada tahun 2003) mohon lihat links ini juga http://www.hotgame-online.com/Forum/topic.asp?TOPIC_ID=3948
NOTE : buat moderator Mas Priyadi, maaf, komentar saya agak keras. mudahan gak dianggap trolling. postingan saya yang #74 dan #75 dihapus saja. terimakasih banyak sebelumnya.
Capekkk dehh
Saya uda bilang ada game2 Indo yang lebih pertama dari saya. SEJAK DULU uda dibilang. Tetapi “para penilai” menganggap mana yang PERTAMA itu terserah mereka. Kalo RAGNAROK dianggap game pertama Indonesia KARENA BAHASA INDONESIA meski buatan ASING, ya terserah yang nilai. Atau STREET FIGHTER buatan Indonesia dengan jagoan RYU (1992 seingat saya) ya terserah. Karakter asing terserah asal tahun awal2 dan buatan programer WNI. Atau perlu copyright karakter Indonesia? Game tahun 1992 buatan saya SIEGE tidak dianggap GPI karena tidak tersebar luas….
Penilai bisa menilai d