24 February 2005

Polemik Rekor Pembuat Game Pertama di Indonesia

Posted under: at 21:58

Polemik game pertama di Indonesia ini dimulai ketika pada tanggal 27 Januari 2004, Divine Kids, sebuah game buatan David Setiabudi dianugrahi ‘rekor’ sebagai Game Pertama di Indonesia.

Kejadian ini mengundang polemik di beberapa forum Internet. Di antaranya di forum Hotgame dimana David Setiabudi menunjukkan foto-foto penganugrahan rekor tersebut dan di thread lain dimana salah seorang peserta forum menunjukkan beberapa game yang sudah ada sebelum Divine Kids.

Selain itu, ada juga upaya untuk membuat daftar game Indonesia yang sudah ada sebelum Divine Kids dirilis, hasilnya dapat dilihat di situs ini (maaf, situs tersebut sepertinya sering tidak dapat diakses) situs ini.

Selain dianugrahi rekor dari MURI, menurut kabar di forum-forum tersebut, David Setiabudi juga menerima merk dagang ‘Game Pertama Indonesia’ dari HAKI. Saya sendiri tidak tahu keakuratan berita ini. Rekan saya, Ikhlasul Amal, mendapat memo dari David Setiabudi bahwa yang bersangkutan tidak pernah mendapatkan merk dagang tersebut.

Pada forum-forum tersebut, Pak David Setiabudi juga mengaku bahwa ia juga berpendapat bahwa pembuat game yang benar-benar pertama bukanlah dirinya.

Game Indonesia yang benar2 pertama itu bukan saya (Pasti ada yang benar2 pertama, tapi itu BUKAN saya)

Walaupun demikian, Pak David Setiabudi sepertinya bermaksud untuk mempertahan gelar tersebut. Alasannya, game-game tersebut dibuat untuk alasan hobby semata.

Dari pertama komputer diciptakan dan masuk di Indonesia sampai sekarang, David yakin pasti ada beberapa orang di Indonesia yang pernah membuat game. Game-game tsb dibuat menggunakan komputer sebelum era prossor pentium seperti sekarang. David sendiri membuat game pesawat “SIEGE” dengan program GWBASIC secara underground sewaktu SMA.Game ini dibagikan ke teman-teman sendiri karena hobby.Waktu David SMP aja pernah dengar ada orang bikin game, anda juga kan? . Ini membuktikan periode sebelum Divine Kids, ada game-game Indonesia lain. Banyak orang telah membuat game secara underground, entah sebagai hobby, atau pekerjaan. Siapa yang pertama benar-benar susah untuk ditelusuri. Jika ada satu yang mengaku sebagai pembuat pertama, yang lain juga mengakui lagi. Pembuat game underground ada di mana-mana tetapi datanya misterius : jumlah game orisinil yang ada di Indonesia banyak atau sedikit, ada di daerah mana tepatnya, ada yang tahu gamenya tidak atau disimpan di rumah saja , dll tidak diketahui dengan jelas.

Isu ini mengundang pembuat game kawakan Indonesia, Agustinus Nalwan, untuk ikut turun tangan. Agustinus Nalwan adalah pengarang beberapa judul buku tentang pembuatan game yang diterbitkan pada tahun 90-an. Tentunya, Agustinus Nalwan tidak setuju game David Setiabudi adalah game pertama di Indonesia.

Tetapi apakah yang menyebabkan MURI menganugrahi gelar tersebut?

Hari ini, detik I-net mendapat kesempatan bertemu pengurus MURI di sela-sela acara rekor perakitan PC oleh Microsoft Indonesia. Kepada detik.com, MURI mempersilakan jika ada pihak-pihak yang ingin memecahkan rekor tersebut. Pada kesempatan itu, MURI juga membeberkan ‘penelitian’ yang dilakukan sebelum menganugrahi gelar tersebut ke David Setiabudi:

  • Rekomendasi Seto Mulyadi (Kak Seto)
  • Rekomendasi Roy Suryo; dan
  • Hak paten yang diterima oleh Divine Kids

Selain itu, game tersebut juga harus sudah digunakan oleh masyarakat umum.

Setelah itu detik.com juga melakukan konfirmasi kepada Roy Suryo. hasilnya, Roy Suryo mengaku tidak pernah merekomendasikan hal tersebut.

“Kalaupun saya diminta jadi rekomendator, saya akan menolak. Karena saya bukan seorang gamer. Dalam hati kecil saya merasa David itu bukan yang pertama. Game yang dijual teman-teman Elexmedia itu, saya yakin ada yang seratus persen asli buatan orang Indonesia.”

Sedangkan MURI mengatakan bahwa mereka pernah bertanya kepada Roy Suryo dan dijawab ia belum pernah dengar ada game buatan orang Indonesia. Mungkin inilah akibatnya bila seseorang yang bukan pakar dianggap pakar oleh masyarakat :(.

MURI sendiri menurut saya juga tidak sepenuhnya benar, mereka seharusnya bisa melakukan investigasi secara lebih mendalam. Selain itu rekor-rekor yang dianugrahi oleh MURI juga berkesan sangat komersil. Sebagai contoh, pada acara yang diselenggarakan Microsoft tersebut dilakukan perakitan 1000 komputer. Hal ini sudah dianggap rekor oleh MURI, padahal menurut saya hal tersebut bukan sesuatu yang fantastis. Jika tidak ada MURI, saya yakin acaranya tidak akan fantastis. Perakitan komputer sebanyak itu bukanlah pemandangan yang aneh. Saya yakin pusat retail komputer di Mangga Dua merakit lebih dari jumlah itu seharinya. Produsen perakit komputer seperti Relion atau Zyrex menurut saya juga memiliki kemampuan untuk melakukan itu. Selain itu, MURI juga seringkali menganugrahi gelar bombastis seperti ‘Merk oli yang paling banyak dipakai artis’. Aneh-aneh saja.

Menurut saya, tinggal menunggu waktu saja gelar David Setiabudi tersebut akan dicopot oleh MURI.

Update 2005-02-25: Situs web Divine Kids diperbaharui. Kini dengan pembelaan atas penganugrahan gelar tersebut.

Secara sejarah timeline – Game Indonesia dibagi menjadi 2 golongan :

  1. Game yang benar-benar pertama Indonesia (terlepas dari segala syarat, penyebaran luas atau diletakkan di rumah saja, ,copyright,karakter mengambil dari game asing,dll) . Sampai sekarang belum ditemukan, data harus 100% akurat untuk dibuktikan…

  2. Game Pertama Indonesia Resmi (diresmikan oleh banyak instansi dan media) : Game Divine Kids memenuhi standar kebijakan instansi dan media2 tsb shg resmi sbg GPI. Divine Kids Games 2004. Menjadi yang pertama dan resmi bukan berarti yang terbaik, game Divine Kids masih jauh dibandingkan game-game asing, dan masih harus banyak belajar dan berkembang. Karena itu mohon dukungan dan doa teman-teman gamer agar kami bisa terus-dan-terus maju. Kadang istilah GPI Resmi saya singkat menjadi GPI saja. Saya usahakan selalu lengkap kata-katanya: GPI Resmi.Tahun 2004,semoga (harapan&ambisi saya) bisa menjadi titik Kebangkitan Game Indonesia.Semoga meningkatkan omzet negara & tenaga kerja di Indonesia & memanjakan gamer dgn game2 yg lebih bagus.

Kepada detikInet Kak Seto mengelak telah memberikan rekomendasi kepada MURI:

“Jangan dianggap saya tahu (soal game) dan merekomendasikan itu sebagai ‘Game Pertama Indonesia. Saya hanya ingin menjembatani karya putra Indonesia itu, dan sejauh pengetahuan saya itu adalah yang pertama. Jadi silakan ditindaklanjuti MURI, karena pengetahuan saya terbatas soal itu.

Kedua rekomendator sudah menyangkal, kini tinggal menunggu aksi selanjutnya dari MURI :).

129 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!