2 April 2005

Tuna Netra dan Situs Web

Posted under: at 12:00

Kompas kemarin memuat sebuah artikel “Siapa Bilang Tunanetra Tak Butuh Akses Internet…”. Artikel tersebut membagas mengenai bagaimana seorang tunanetra dapat membaca situs web, yaitu dengan menggunakan indera pendengaran:

Secara sederhana dapat digambarkan, penyandang tunanetra yang ingin mengakses internet menggunakan screen reader cukup menguasai kemampuan mengetik sistem sepuluh jari. Selebihnya, mengandalkan indera pendengaran. Di samping membaca teks, suara dari komputer akan memandu untuk menggunakan navigator pada keyboard (papan tombol).

Kesulitan seorang tunanetra di Indonesia adalah situs-situs web cenderung sulit untuk diakses dengan menggunakan alat bantu tuna netra. Menurut saya hal tersebut wajar mengingat hampir semua (atau semua) situs berita Indonesia tidak ‘aksesibel’.

Selama ini tunanetra yang mengoperasikan komputer dibantu peranti lunak itu sering kali kesulitan untuk menavigasi situs-situs di internet. Itu karena struktur tampilannya sangat rumit. “Selain situs Mitra Netra, saya belum menemukan situs internet Indonesia yang dibuat untuk tunanetra,” ungkap Aris yang sedang menekuni pembuatan situs internet. Karena itu, ia lebih memilih situs-situs asing yang sudah web accessibility, seperti BBC (www.bbc.co.uk) atau CNN (www.cnn.com).

Mungkin rekan-rekan penyandang tuna netra dapat melirik blog sebagai tempat alternatif untuk mendapatkan informasi di Internet. Persentase situs blog yang aksesibel lebih besar daripada situs non blog. Hal ini disebabkan karena hampir semua perangkat lunak blog memiliki keluaran yang aksesibel setelah diinstall untuk pertama kalinya. Banyak penulis blog juga ‘secara religius’ mengusahakan tampilan yang aksesibel, misalnya dengan cara memasang tag alt pada gambar, tidak menggunakan Flash secara berlebihan, dan menggunakan tag abbr atau acronym untuk singkatan/akronim.

Yang saya belum ketahui adalah fasilitas pembaca RSS baik offline maupun online yang dapat digunakan dengan mudah oleh para penyandang tuna netra.

Salah seorang teman juga mengatakan bahwa salah satu kesulitan penderita tuna netra adalah tidak tersedianya fasilitas text-to-speech berbahasa Indonesia. Saya tahu paling tidak ada dua kelompok yang membuat text-to-speech di Indonesia, tapi saya tidak tahu apakah perangkat lunaknya tersedia untuk dipasang di komputer penyandang tuna netra.

25 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!