6 August 2005

Peniruan Karya dan Pelanggaran HAKI

Posted under: at 11:35

Berikut adalah penggalan email dari Iskandar Alisyahbana yang diteruskan ke mailing list Telematika:

MENIRU itu adalah pokok dari perbuatan manusia yang halal, demi untuk berkembang dan tumbuh kecerdasan bagi setiap manusia. Semua anak2 dari kecil diajarkan oleh orang tuanya, Guru dan sekelilingnya, utk MENIRU apa yang Guru & Orang tua lakukan/katakan. Kalau sang Anak cepat dan pandai “MENIRUNYA”, maka kita mengatakan anak tsb pandai&Cerdas !!!

Memang property(pemilikan) pada garis besarnya mempunyai dua bentuk. Satu bentuk adalah berbentuk HAK-MILIK BENDA-NYATA. Yang kedua adalah HAK-MILIK BENDA-INTEKTUAL. Kalau saya mencuri HakMilikBendaNyata(Mobil misalnya) seseorang X, maka seorang X itu tidak dapat lagi mempergunakan HakMilikBendaNyata(=mobil) tadi, karena sudah saya curi. Tetapi kalau saya curi&pergunakan HakMilikBendaIntelektual(IPRmisalnya) dari seseorang Y, maka si-empunya semula Y tadi tetap dapat mempergunakan HakMilikBendaIntelektual tadi, meskipun sudah dicuri/dipergunakan oleh beribu pemakai, untuk memajukan&memperkembangkan Kebudayaan suatu Bangsa.

Tiru-meniru inilah yang menyebabkan kita dapat mempertinggi mutu Budaya suatu Bangsa. Tiru-meniru inilah sebabnya pergeseran bangsa yang berbudaya paling tinggi, dari Cina, ke-Arab, Eropah dan Amerika. Jangan lupa bahwa COPYLEFT MOVEMENT ditemukan disuatu Universitas Stanford & MIT !

Salam (iskandar alisjahbana)

Email ini kemudian dibawa dalam konteks anti hak-hak kekayaan intelektual dan digunakan sebagai wacana oleh pihak-pihak yang tidak ingin diberlakukannya penegakan hak-hak kekayaan intelektual. Tapi yang tidak disadari adalah bahwa penegakan hak-hak kekayaan intelektual mengizinkan peniruan karya. Sebagai contoh, jika seseorang membuat mobil, maka dia diperbolehkan meniru bentuk mobil lain. Yang tidak diperbolehkan adalah menjiplak rancangan milik produsen mobil lain. Karena hal ini, mobil-mobil yang ada di pasaran sekarang memiliki bentuk yang serupa tetapi tidak persis sama.

Pada lingkup perangkat lunak, peniruan karya juga dibenarkan. Sebagai contoh, pembuat sistem operasi dapat saja meniru antarmuka dari sistem operasi Windows. Hasilnya, sistem operasi tersebut memiliki antarmuka yang kurang lebih sama dengan Windows. Dalam konteks penegakan hak-hak kekayaan intelektual, hal ini masih dapat dibenarkan. Yang tidak dapat dibenarkan adalah jika produsen sistem operasi tersebut menyalin mentah-mentah materi dari sistem operasi Windows misalnya icon, gambar, suara dan sebagainya. Menyalin perangkat lunak tanpa lisensi yang relevan juga tidak dapat dibenarkan.

Walaupun kekayaan intelektual dapat diduplikasikan sebanyak mungkin tanpa batas, hendaknya kita tidak berusaha mencari pembenaran terhadap pembajakan hak kekayaan intelektual jika pemiliknya tidak menghendaki. Isu peniruan karya tidak dapat dipakai untuk membenarkan pelanggaran hak-hak kekayaan intelektual!

23 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!