24 August 2005

“Jangan Asal Copy-Paste”

Posted under: at 09:34

Jangan Asal Copy Paste

Karena maraknya praktik-praktik pelanggaran hak cipta di dunia blog, JaF mencanangkan gerakan “Jangan Asal Copy-Paste”.

“Jangan Asal Copy Paste” adalah sebuah ajakan moral untuk mulai menghargai hasil karya para blogger, karena apapun isinya, apapun wujudnya, blog adalah juga sebuah hasil karya cipta.

Bentuk penghargaan yang paling sederhana adalah dengan mulai membudayakan kebiasaan-kebiasaan seperti penyebutan sumber atau url jika kita mengutip atau menerbitkan ulang sebuah materi yang diambil dari blog. Akan lebih baik lagi jika kita juga mulai membudayakan kebiasaan menghubungi pemilik/ penulis blog untuk meminta izin melakukan pengutipan atau penerbitan ulang. Bukankah salah satu esensi blogging adalah untuk juga mencari teman?

Saya sepenuhnya mendukung gerakan tersebut. Tak jarang saya menemukan artikel blog yang dikutip media massa. Atau yang lebih sering sebaliknya: artikel media massa yang disalin mentah-mentah di blog.

Untuk mendukung gerakan ini saya hanya ingin memberi beberapa tip:

  • Mengutip itu bisa dibenarkan karena masih termasuk fair use dalam hukum hak cipta. Jika seorang penulis blog tertarik dengan tulisan di media massa atau blog lainnya, kutiplah satu dua paragraf yang relevan dengan topik bahasan dan sebutlah sumbernya. Hal tersebut bisa dilakukan tanpa harus menghubungi penulis atau membaca lisensi dari tulisan tersebut.
  • Hindari menyalin seluruh tulisan secara mentah-mentah. Jika penyalinan benar-benar diperlukan, carilah lisensi dari tulisan tersebut. Beberapa blog dibubuhi lisensi seperti misalnya lisensi Creative Commons, bacalah lisensi tersebut untuk mengetahui apa saja yang boleh anda lakukan dengan tulisan tersebut. Jika lisensi tidak ada atau tidak dapat memenuhi kebutuhan anda, hubungi pemilik tulisan untuk meminta izin.

Pada presentasi saya tentang blog di Kalbe Farma salah seorang peserta pernah berniat untuk membuat blog yang berisi kliping artikel dari sebuah surat kabar terkemuka. Beliau sempat meminta izin kepada media tersebut. Izin memang diberikan tetapi prosedurnya sangatlah berbelit-belit. Untuk itu kepada penulis blog yang membutuhkan referensi dari media massa, saya sarankan untuk mengutip saja, dan dengan tidak menyalin dari awal sampai akhir. Lagipula, dengan teknologi Internet, taut ke artikel lengkap dapat dibuat dan diikuti oleh pembaca dengan mudah.

28 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!