8 June 2006

Sumbangan Perangkat Lunak dan Implikasinya

Posted under: at 00:14

Ikhlasul Amal mengabarkan tentang donasi dalam bentuk perangkat lunak untuk lembaga-lembaga non profit di Indonesia. Berikut adalah beberapa pendapat saya mengapa perusahaan yang inti bisnisnya memroduksi perangkat lunak begitu menyukai donasi, dan beberapa hal yang mungkin perlu kita pertimbangkan.

Ongkos Distribusi Yang Minim

Perangkat lunak –sebagaimana produk kekayaan intelektual lainnya– memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan produk-produk lainnya: ongkos distribusinya nyaris nihil dibandingkan biaya produksinya. Produsen memang harus mengeluarkan biaya cukup besar untuk memroduksi produk perangkat lunak. Tetapi setelah itu perangkat lunak tersebut bisa dikirim ke belahan dunia yang lain melalui Internet dalam waktu yang singkat dan harga yang sangat murah, dan selanjutnya bisa diduplikasikan dengan mudah dan murah pula.

Artinya, tidak ada kerugian materi secara signifikan jika sebuah perusahaan perangkat lunak memberi donasi dalam bentuk perangkat lunak.

Hubungan Masyarakat

Ini sudah jelas. Perusahaan non perangkat lunak pun melakukannya. Memberi donasi ke lembaga-lembaga non profit akan meningkatkan citra perusahaan di mata masyarakat. Ditambah lagi biasanya nilai sumbangan yang dipublikasikan adalah nilai retail dari perangkat lunak tersebut, yang jauh lebih tinggi daripada biaya yang dibutuhkan untuk memroduksi perangkat lunak yang bersangkutan.

Pemotongan Pajak

Lebih daripada itu, pada beberapa negara (saya tidak tahu bagaimana di Indonesia), donasi dapat menyebabkan pemotongan pajak. Pembayar pajak yang melakukan donasi ke pihak-pihak tertentu berhak untuk mendapatkan potongan pajak.

Dalam hal ini perusahaan perangkat lunak adalah ‘mesin uang’, mereka bisa menyumbangkan perangkat lunak dengan biaya nyaris nihil dari sisi mereka, tetapi mendapatkan pemotongan pajak yang nilainya berlipat-lipat ganda. Hal ini disebabkan pemotongan pajak dilakukan berdasarkan ‘nilai sumbangan’ yang merupakan harga retail dari perangkat lunak yang didonasikan, dan bukan dari nilai uang yang benar-benar mereka keluarkan.

Menciptakan Ketergantungan

Tapi mungkin yang paling penting adalah penciptaan ketergantungan. Dengan memberikan perangkat lunak secara gratis terutama ke institusi-institusi pendidikan, mereka menciptakan ketergantungan. Pelajar dan mahasiswa akan terbiasa menggunakan perangkat lunak tersebut dan akan terus menggunakannya ketika memasuki dunia kerja. Dan semua ini didapatkan dengan biaya yang amat sangat murah.

***

Jadi, jika ada sebuah perusahaan perangkat lunak menonjolkan besarnya jumlah sumbangannya seperti berikut:

By the end of Year 2004 we had contributed US$ 3,047,814 worth of software

Maka yang perlu kita sorot bukanlah nilai US$ 3,047,814-nya, tetapi kata-kata ‘worth of software’. Karena dengan begitu bisa jadi tidak sampai 0,1% dari ‘US$ 3,047,814′ tersebut yang benar-benar dikeluarkan oleh perusahaan tersebut.

Fakta ini juga seharusnya menjadi pertimbangan bagi sistem perpajakan kita untuk tidak menjadikan sumbangan perangkat lunak untuk dapat menjadi deduksi pajak. Sekali lagi, ini hanya hasil observasi sistem pajak negara lain, saya tidak mengetahui apakah di Indonesia saat ini sumbangan perangkat lunak bisa menjadi pemotongan pajak atau tidak.

Selain itu, mungkin ini adalah salah satu sebab mengapa perusahaan-perusahaan yang menjual produk hibrid hardware+software seperti Apple dan Sun tidak begitu sukses menggoyang dominasi perusahaan-perusahaan yang inti bisnisnya adalah murni perangkat lunak seperti Microsoft. Mereka tidak dapat menyumbang sebanyak Microsoft karena mereka juga harus menyumbangkan perangkat keras-nya yang tidak dapat diduplikasikan dengan mudah dan murah.

Menurut saya tidak ada yang salah dengan donasi dalam bentuk perangkat lunak, hanya saja kita harus menyadari adanya karakteristik produk kekayaan intelektual yang membedakannya dengan produk-produk berbentuk fisik.

47 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!