9 June 2006

Hoax Gempa, Blog dan Kredibilitas

Posted under: at 12:58

Saya tidak habis pikir satu orang ini begitu bersemangat memanfaatkan situasi di Yogyakarta hanya untuk meributkan suatu hal yang ‘remeh’ dibandingkan ribuan nyawa manusia yang menjadi korban, sesuatu hal yang bernama ‘blog': pada acara E-Lifestyle MetroTV, melalui SMS masal, dan terakhir melalui sebuah artikel di Harian Kedaulatan Rakyat.

Pusat dari perhatian adalah sebuah pesan yang tidak bertanggung jawab sebagai berikut:

Menurut CNN,disiarkan 3 hari yang lalu bahwa lempeng bumi di australia sedang bergerak ke utara menuju asia.diperkirakan bisa bertubrukan dengan lempeng bumi di selatan pulau jawa.Diperkirakan 11 hari setelah gempa jogja, atau rabu besok(7 juni) akan adagempa dahsyat dan memungkinkan terjadinya tsunami.Mohon doanya n plis forward ke temen-temen laen, jagan sampai putus di tangan kamu.

Pesan ini jelas-jelas salah: lempeng Australia memang selalu bergerak ke Utara (tepatnya Timur Laut) sejak dulu; dan belum ada teknologi yang dapat mendeteksi gempa jauh-jauh hari sebelumnya sampai hitungan hari. Saya sendiri pertama kali menerima pesan palsu ini melalui Yahoo! Messenger pada pagi hari Senin 5 Juni yang lalu, dan berlangsung terus bahkan sampai ‘hari H’. Tidak sedikit juga saya mendapat pesan yang mengklarifikasi pesan palsu tersebut dan meminta saya untuk memuatnya di blog saya. Saya sendiri tidak melakukannya karena saya pikir media Internet sudah dapat menetralisir efek buruk dari pesan tersebut secara maksimal.

Lalu bagaimana situasi dalam blogosfer? Karena penasaran dengan pernyataan oknum tersebut (“…apalagi cuma blog,” katanya), maka saya mencoba untuk mengumpulkan tulisan di blog yang membahas isu ini melalui Technorati dan Google BlogSearch. Berikut adalah hasilnya:

Tulisan di blog yang menyiarkan pesan tersebut apa adanya:

Tulisan di blog yang memuat pesan tersebut tetapi tidak menjadikannya sebagai fokus bahasan:

Tulisan di blog yang memberitahu bahwa pesan tersebut salah atau mencoba untuk mengklarifikasi pesan berantai tersebut:

Kesimpulannya? Menurut hasil pencarian, hanya ada dua blog yang menyebarkan berita bohong tersebut, dan hanya ada tiga blog yang memuat berita bohong tersebut tetapi tidak menjadikannya sebagai fokus bahasan. Di sisi lain, tak kurang dari 35 blog yang mencoba untuk menetralisir berita bohong tersebut. Selain itu saya rasa masih banyak tulisan lainnya di blog yang mencoba untuk menetralisir hoax seperti ini tanpa perlu mencantumkan berita hoax yang bersangkutan. Kompilasi ini memang mungkin sangat tidak lengkap, tetapi rasanya sampel ini sudah cukup representatif untuk menunjukkan kondisi yang sebenarnya, yaitu bahwa isu kredibilitas blog adalah sesuatu hal yang terlalu dibesar-besarkan.

Dan lalu apa omong kosong tentang kredibilitas blog ini? Yang memiliki kredibilitas adalah orangnya, sedangkan medianya bisa apa saja: majalah, koran, blog, milis, Yahoo! Messenger, bahkan tulisan di atas daun lontar. Jika ada yang bicara mengenai ‘kredibilitas blog’, maka yang dimaksud sebenarnya adalah ‘kredibilitas penulis blog’. Semua informasi memang harus kita verifikasi kebenarannya sebisa mungkin, terlepas dari apakah informasi tersebut berasal dari blog, surat kabar, majalah atau media lainnya. Hanya karena sebuah berita ditulis pada media yang bernama ‘blog’, tidak menjadikan berita tersebut otomatis salah.

Selanjutnya, saya menyayangkan usaha oknum ini untuk mendiskreditkan pihak-pihak yang benar-benar berusaha untuk memperbaiki situasi di Yogyakarta.

Jadi kesimpulannya, jika kita menerima informasi melalui media komunikasi personal (SMS, YM, e-mail, Milis, apalagi cuma Blog) perlu dikonfirmasi ulang, baik pengirimnya atau siapa yang membuat informasi tersebut maupun bilamana ada pihak/orang yang disebut-sebut di dalam informasinya. Termasuk bilamana ternyata pembuat informasi tersebut pernah terkena kasus yang tidak terpuji, misalnya melakukan Rekayasa terhadap beberapa tokoh nasional termasuk Presiden SBY- dalam Blognya (berinisial HS).

Saya yakin HS adalah salah satu penulis blog yang turut berkontribusi untuk memperbaiki situasi di Yogyakarta, baik secara langsung, maupun dalam memberikan reportasi pihak pertama ke masyarakat melalui tulisan-tulisannya di blog. Sangat tidak pantas rasanya mendiskreditkan usaha seorang penulis blog untuk berbuat positif tentang situasi di Yogyakarta.

Warga negara memang bebas berpendapat, se-absurd apapun pendapat tersebut. Tetapi rasanya amat sangat tidak pantas jika hal tersebut dilakukan dengan menbonceng isu kemanusiaan seperti bencana alam di Yogyakarta atau di Aceh. Daripada mempermasalahkan kredibilitas blog atau apapun itu, mungkin lebih baik yang bersangkutan mulai mempertanyakan kredibilitas dirinya sendiri. Atau lebih baik lagi: membantu memulihkan kondisi di lokasi bencana, seperti yang benar-benar dilakukan oleh orang-orang yang kredibilitasnya dipermasalahkan ini.

75 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!