17 May 2007

Uji Google Untuk Mendeteksi Plagiarisme

Posted under: at 23:48

Eko melaporkan bahwa dalam sebuah lomba penulisan blog untuk anak SMA, yang keluar menjadi juara pertamanya ternyata melakukan plagiarisme. Hal ini mengingatkan kita untuk selalu melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum menilai sebuah karya, terutama karya tulis.

Untuk melakukan kegiatan plagiarisme, cara termudah adalah dengan mencari tulisan di Internet. Untuk itu, untuk mendeteksi plagiarisme, cara paling mudah adalah juga melalui Internet.

Mungkin hampir semua yang membaca tulisan saya ini sudah tahu persis bagaimana caranya. Uji Google dilakukan sebagai berikut:

  • Pilih sebuah kalimat, atau deretan kata-kata sepanjang kurang lebih 10 kata-kata yang dikira cukup unik dari tulisan yang ingin dicek. Lebih baik lagi jika ada kesalahan pengetikan.
  • Masukkan kata-kata tersebut di Google dengan ditambahi tanda kutip ganda di awal dan di akhir.
  • Mulai pencarian.

Setelah itu Google akan menampilkan tulisan-tulisan di Internet yang sama dengan tulisan yang dimaksud. Jika hasil pencarian kurang unik, misalnya juga menampilkan tulisan lain yang tidak sama, artinya pilihan kata-kata kurang unik dan/atau kurang panjang. Ulangi pencarian dengan deretan kata-kata yang lainnya dari artikel yang dimaksud serta buatlah menjadi lebih panjang.

Teknik ini sangat sederhana dan memakan waktu yang sangat singkat. Walaupun demikian hampir bisa dipastikan dapat mendeteksi plagiarisme yang dilakukan menggunakan teknik yang sama.

Selain Google, teknik yang sama juga dapat dilakukan di mesin pencari lain seperti Yahoo! Search atau MSN Search.

Yang perlu diperhatikan adalah bahwa salin tempel (copy-paste) belum tentu merupakan kegiatan yang tidak etis. Bisa saja penyalin melakukan penyalinan sesuai dengan lisensi yang diberikan oleh pemilik tulisan, telah menerima izin khusus, atau tulisan tersebut tidak dilindungi hak cipta. Di sisi lain, untuk keperluan khusus seperti misalnya lomba penulisan, biasanya yang diinginkan atau yang lebih disukai adalah tulisan yang orisinil, karena lomba yang dimaksud adalah lomba penulisan, bukan lomba salin-tempel.

Walaupun demikian, uji Google tidak dapat mendeteksi 100% kasus plagiarisme. Bisa saja penyalin menggunakan sumber non-Internet atau menggunakan sumber dari Internet yang karena sesuatu hal tidak dapat diindeks oleh mesin pencari. Untuk itu tetap perlu disiapkan prosedur yang harus dilakukan seandainya sebuah karya tulis yang dinilai ternyata merupakan jiplakan.

82 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!