1 February 2005

Roy Suryo Merespon Blog Saya

Posted under: at 12:55

Roy Suryo merespon pernyataan saya di blog ini. Ya, sepertinya benar seperti itu. Tapi seperti biasa beliau tidak merespon langsung ke saya atau memberikan komentar di blog ini. Beliau lebih memilih untuk menyerang fenomena blog itu sendiri di media massa. Untungnya, media massa (paling tidak Majalah Tempo) hanya memuat serangan Roy Suryo tersebut di surat pembaca. Salah satu thread di id-gmail mengatakan bahwa ini berarti Roy Suryo turun kasta.

Berikut adalah kutipan dari posting saya yang berjudul Media Indonesia “Menemukan” Blog.

Ah, menurut standar orang yang setiap harinya menggeluti IT, Roy Suryo memang ketinggalan jaman dalam hal-hal populer di dunia teknologi informasi, apalagi menurut standar seorang pakar. Untuk menggunakan email, beliau menggunakan perangkat lunak lawas keluaran setengah dasawarsa yang lalu. Tidak pernah terlihat mencoba/menggunakan sistem operasi alternatif seperti Linux. Tidak punya account Friendster, apa lagi tempat sejenis seperti Orkut atau Multiply. Tidak memiliki account Gmail. Tidak pernah terlihat online di Yahoo Messenger. Tidak pernah terlihat menggunakan account email selain account email dari ISP dan Universitas. Dan tentu saja tidak punya situs pribadi, apalagi memiliki blog :).

Berikut adalah kutipan pernyataan Roy Suryo di Majalah Tempo.

Sekarang di Internet lagi populer Friendster dan Blog, sampai-sampai ada anggapan bahwa setiap orang harus memilikinya. Tanpa bermaksud menghalangi rekan-rekan yang masih saja mau percaya kepada tren sesaat tersebut, saya hanya ingin tidak ada lagi yang menjadi korban penipuan. Karena itu, saya tidak pernah bergabung dalam Friendster. Banyak sekali identitas di sana yang ternyata palsu (terutama para public-figure) dan hanya dipakai untuk menarik orang lain bergabung dalam Friendster-nya.

Sekali lagi saya hanya bisa berharap agar tidak semakin banyak masyarakat yang tertipu oleh ulah para oknum yang tidak bertanggung jawab dan telah melakukan character-assassination terhadap pribadi-pribadi tertentu. Jadi, kalau sampai sekarang memang masih saja ada yang percaya kepada hal-hal yang lagi ngetren tersebut, terserah saja, itu adalah hak pribadi seseorang.

Apakah itu adalah respon Roy Suryo terhadap blog saya? Menurut saya sih begitu :). Sebenarnya jika anda terkenal, maka akan ada seseorang yang akan membuatkan ‘Friendster’ anda. Tetapi hal ini tidak perlu dianggap serius, karena sebagian besar pengguna Friendster sudah lumrah bahwa ‘Friendster’ tersebut kemungkinan besar bukan asli. Saran saya, jika pak Roy Suryo ingin meminimalkan usaha ‘character assassination’ (whatever that means) di Friendster, buat lah account di Friendster, kemudian umumkan lewat email, mungkin dengan melengkapi “informasi penting” lainnya yang sudah ada di signature. Jika tidak ingin membuat account Friendster, maka tidak perlu risau, karena pengguna Friendster sudah lumrah akan hal tersebut :). Yang jelas tidak perlu susah-susah dan buang-buang energi sampai harus repot-repot membuat pernyataan ke berbagai media massa bahwa Friendster ini atau itu.

Apakah Roy Suryo akan kembali membaca blog saya? Apakah ia akan kembali tidak merespon di blog ini dan bahkan akan kembali membuat ‘pernyataan’ di media massa?

Time will tell™ :)

48 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!