22 May 2005

Warnet Seputar Depok Terkena Sweeping

Posted under: at 23:25

Siang tadi saya mendapat kabar bahwa polisi melakukan sweeping warnet yang ada di Depok. Kabar ini saya terima dari Mbak Judith, katanya ada sebuah warnet yang semua komputernya (30 unit) disita oleh petugas. Kemudian dari salah satu petugas warnet seorang teman, saya mendapat informasi kalau ada beberapa warnet yang mendapatkan surat peringatan beberapa hari yang lalu.

Menurutnya, hari ini hampir seluruh warnet di Margonda tutup. Walaupun menurut pengamatan saya yang melintasi Margonda beberapa jam yang lalu, memang sebagian besar warnet tutup, tetapi paling tidak ada 2-3 warnet yang masih buka.

Alasan sweeping adalah klasik, yaitu banyak warnet yang masih menggunakan perangkat lunak bajakan. Alternatif-alternatif dari menggunakan perangkat lunak sistem operasi bajakan adalah:

  • Menggunakan perangkat lunak sistem operasi orisinil. Versi retail Windows XP Home Edition dijual dengan harga sekitar $105, sedangkan Windows XP Professional dijual dengan harga ‘hanya’ $295.
  • Beralih ke perangkat lunak FLOSS seperti Linux atau FreeBSD

Sayangnya, kebanyakan warnet masih enggan untuk beralih ke sistem operasi seperti Linux. Alasannya juga klasik, yaitu takut pelanggan memilih pindah ke warnet lain yang masih menggunakan sistem operasi Windows. Kebanyakan lebih memilih mengambil resiko di-sweeping daripada melakukan migrasi ke Linux.

Menggunakan perangkat lunak Microsoft Windows orisinil juga sepertinya bukan tanpa resiko. Pada EULA Microsoft Windows XP baik Home Edition maupun Professional terdapat pasal:

NO RENTAL/COMMERCIAL HOSTING. You may not rent, lease, lend or provide commercial hosting services with the Software.

Artinya, perangkat lunak Microsoft Windows XP tidak diperkenankan untuk disewakan. Sedangkan inti dari layanan warnet adalah penyewaan akses Internet yang tentunya membutuhkan penyewaan perangkat komputer. Pasal tersebut bisa diinterpretasikan macam-macam, tetapi harus diakui bahwa yang terlintas di pikiran kita pertama kali adalah bahwa perangkat lunak tersebut tidak boleh digunakan untuk keperluan warnet.

Menurut saya satu-satunya alternatif terbaik adalah dengan melakukan migrasi ke sistem operasi Linux atau sejenisnya. Mungkin seharusnya para pengelola warnet membuat kesepakatan di antara mereka untuk menggunakan Linux sehingga tidak ada warnet yang merasa rugi dengan bermigrasi ke Linux.

116 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!