Maraknya ‘Bisnis’ Referensi
Akhir-akhir ini semakin banyak jenis ‘bisnis’ yang menamai dirinya ‘bisnis’ referensi. Padahal, sebenarnya itu hanyalah skema untuk mengelabui orang untuk menyetorkan uangnya. Sebagai contoh, mari kita telaah ‘bisnis’ referensi yang menamakan dirinya Samijaya. Samijaya memiliki beberapa ‘program’ bagi anggotanya untuk mendapatkan mobil (termasuk mobil Jaguar), rumah, motor, dan bahkan ibadah umroh dan naik haji serta keanggotaan partai politik.
Tapi seperti biasa, dapat dengan mudah kita kalkulasi bahwa ini adalah tipu muslihat belaka. Hanya segelintir orang yang bisa mendapatkan apa yang menjadi tujuannya dengan mengikuti ‘bisnis’ ini.
Dari banyaknya keterangan pada situs webnya, program yang paling populer sepertinya adalah program kepemilikan mobil yang diberi nama ‘Tambah Tabungan Bersama’ (Tamtama). Katanya, untuk mendapatkan mobil Suzuki APV seharga Rp 90 juta, peserta diharuskan membayar ‘uang muka’ sebesar Rp 3 juta. Sedangkan sisanya ‘dilunasi’ dengan cara mereferensikan program ini ke orang lain. Jika ada orang lain yang mengikuti program ini melalui seorang peserta, maka peserta tersebut akan mendapatkan Rp 500.000. Dan jika ada pendaftar di kiri dan kanan, maka peserta akan mendapatkan Rp 2 juta, terlepas dari siapa yang mereferensikan.
Artinya, setiap kali anggota baru menyetor Rp 3 juta, maka dari uang tersebut akan dipotong Rp 500 ribu untuk yang mereferensikan anggota baru tersebut. Selain itu Rp 2 juta akan dibagikan setiap kali rata-rata dua orang menjadi anggota baru. Kesimpulannya, dari setiap kali pendaftaran dua orang anggota baru, Samijaya mendapatkan Rp 6 juta, dan mengeluarkan Rp 3 juta. Atau dengan kata lain, anggota Samijaya secara keseluruhan menyetorkan Rp 6 juta dan mendapatkan Rp 3 juta.
Sedangkan mobil APV baru bisa didapatkan jika jaringan (downline) berjumlah 200 di sebelah kiri dan 200 di sebelah kanan. Atau dengan kata lain paling tidak sudah ada 400 peserta (lebih tepatnya ‘korban’) yang mendaftar di bawah nama peserta tersebut, dengan kata lain sudah ada setoran setidaknya sebesar 400 * Rp 3 juta = Rp 1,2 milyar. Dari Rp 1,2 milyar ini, 600 juta akan dibagikan ke anggota lain sebagai komisi, dan kurang lebih Rp 100 juta akan digunakan untuk membeli mobil.
Lalu bagaimana sisa setoran sebesar Rp 1.2 milyar - Rp 600 juta - Rp 100 juta = Rp 500 juta? Tentunya akan masuk kantong pemilik ‘bisnis’ Samijaya ini. Bahkan jika setelah dikurangi biaya-biaya administrasi, asuransi dan sebagainya, jumlah yang masuk ke kantong pemilik ‘bisnis’ masih sangatlah besar.
Satu mobil APV tersebut didapatkan atas usaha ‘gotong royong’ dari 400 anggota. Lalu bagaimana caranya agar 400 anggota ini dapat mendapatkan mobil yang sama? Tentunya dengan secara langsung maupun secara tidak langsung merekrut 400 orang lain untuk menjadi anggota. Dengan kata lain, kurang lebih hanya ada satu dari 400 anggota yang mendapatkan Suzuki APV, atau hanya 1/4% saja. Sisanya tidak akan mendapatkan mobil dan hampir semuanya tidak akan balik modal.
Perhitungan yang sama juga dapat diterapkan untuk program-program Samijaya yang lain. Dan dapat dibuktikan bahwa ini hanyalah sebuah money game. Yang sangat disayangkan adalah lagi-lagi ibadah umroh dan naik haji kembali digunakan sebagai komoditas untuk hal-hal semacam ini.
Informasi dari Indi.
PERTAMINAAAAAAAAAA !!! EH PERTAMAAAAAXXXX
model kayak gini udah dari dulu sebelum jaman internet tuh mas…
istilahnya memang macam macam,
ada arisan bersama
arisan kejujuran
apalah apa lah..
konsepnya kayak gitu cari referensi,
saranku buat para komunitas blogger
JANGAN MAUU!!!
buang buang uang saja…
kita tidak hidup di dunia yg serba sempurna
yang semua penduduknya satu visi
satu misi dan satu pemikiran
hati hatilah sebelum bertindak, OK ..
salam.
Asyikkkkk 10 besar. Sekalian nge-cek bendera
Duit…duit…duit…..segalanya bisa terjadi karena ini
di solo, bisnis referensi yang pernah booming adalah bisnis voucher elektronik, ada yang namanya voucherkey, bankpulsa, mediapulsa, dan lain-lain. Seneng juga karena dengan mereka ikut bisnis tersebut, jadi sering ngenet, trus ngeprint, kan lumayan tuh buat pemasukan warnet
, tapi sekarang bisnis mereka tersebut udah gak begitu kedengaran gaungnya…kasihan yang ikut paling bawah, gak bakal dapet apa-apa
Emang masih ada ya yang terjebak sama money game kayak gini? Ck ck ck….
Sampai masa mendatang, di INdonesia masih akan banyak bisnis-bisnis seperti ini hanya dengan model yang berbeda-beda. Mungkin karena bangsa kita mudah untuk dibodohi? mudah diiming-imingi? mudah tergiur oleh untuk mendapatkan sesuatu yang besar dengan cepat/instant. Yayasan Amalillah yang sudah lama terbukti bermasalah saja sampai sekarang masih saja ada yang mau ikut dengan iming-iming akan mendapat dana hibah
Hehe.. ini juga tidak terjadi secara online saja mas Pri, bisnis ini sudah ditawarkan secara offline! Temen saya juga ada yg ikut ini
Hiks.. kecian dia!
hehehe ketigax
Money game sucks
PENGUASA 3 BESAR
UHUY.. UHUY..
UHUY.. UHUY..
UHUUUUUUUUUYYYYYY..
UHUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUYYYY…
Buat uang apa seh yang gak???
aseeeeeeeeeekkkk…ga nyangkaaa…akhirnya bisa masuk 15 besarrrrr …..


baca dulu ahhhh…
Cuma beda kemasan dan modus aja mas Pri, tujuannya tetap sama dengan yang sudah-sudah.
Konsep piramida yah (MLM)!!!
Semakin dibawah semakin sengasara
20 besar?
wah… online… offline… semuanya udah pernah ditawarin… untung iman cukup kuat buat ga tergoda
*halah*… malah aku pernah lihat kayak ginian di brosur atm… tapi udah ga jelas gitu… masih ada aja yang tergoda… habis hitung2annya menggiurkan si…
eh… ntar lu… kok aku jadi penasaran ni… masa flag aku dari australia… cihuyyy
… aku tinggal di LN bo!!!… ke singapur yang deket aja ga pernah … ko bisa di australia… kok bisa mas???
h4t12
Ini maksudnya apa??
Mau dong kalo ada garansi jadi anggota DPR 
Ralat deng…
Setelah baca di situsnya, ternyata
Kepalang tanggung, saya mau mencalonkan diri menjadi Presiden aja ah…
Testing gravatar
Jangankan bisnis referensi,bisnis asuransi jiwa yg digabungkan dengan reksadanapun waktu klaim atau kita butuh uangnya bisa setengah mampus dan rugi.
kalo ingin tau bedanya
direct selling vs money game/scheme pyramid
liat di APLI.or.id
ataw WFDSA.org
Om Pri, coba dirangkum donk daftar usaha-usaha yang “meragukan” seperti ini. Who’s friend and who’s foe. Sepertinya bukan Sami.. whatever.. ini doank kan?
WFDSA ibaratnya APLI tingkat dunia, berkedudukan di AS
APLI dah buat draft utk melindungi konsumen
tp tdk kunjung digulirkan sbg UU
Deperindag hanya memberikan IUPB (ijin Usaha Penjualan Berjenjang)
tp tdk ada klausul ttg scheme pyramid
ada “kepentingan”
itulah Indonesia
AS paling ketat klo soal konsumen
gak usah jauh2
Malaysia aja jauh lbh ketat dr kita
nah yg gak lolos di sana, masuk sini
contohnya…si A, B, C dll
biaya registrasi klo sampe Rp. jutaan jelas gak normal
normalnya kurang dari Rp.100rb, itupun msh dpt kartu keanggotaan + starter kit (bentuk: agenda)
Bisnis MLM masih eksis ga sih ? kok tinshi malah sekarang iklan di TIPI ? Katanya tuj MLM u memotong biaya iklan dan distribusi….
Gimana sih ?
another side of money game.
kalo saya sich sekarang otomatis dah sadar kalo sesuatu itu penipuan….cara menyadarinya yah kalo penawarannya terlalu gila-gilaan, juga terlalu cepat bisa menerima uang banyak, pasti deh itu penipuan
yg paling menyebalkan adalah… mreka kan cari downlinenya dng cara nyepam email
Mungkin suatu saat ada MLM untuk dapatkan syurga
Gemesnya, yang udah ‘terinfeksi’ bisnis ginian, yakin bener kalo dia bakal nyampe target
Huff, ada beberapa temen yang sampe all-out di bisnis begini. Sampe sekarang yaa … masih tetep gitu-gitu aja.
#24: susah. bisa jadi 99% ‘peluang bisnis’ di internet itu scam. kemudian, setelah baca2 http://mlmlaw.blogspot.com, saya jadi yakin yang ikutan APLI belum tentu bener juga.
Udah banyak perasaan yang semacam itu

aku pernah denger kalo pakar ekonomi dunia ada yang bilang kalo sistem piramida itu membahayakan perekonomian Negara. bener gak ya? aku cari referensinya koq gak nemu2.
KAPOK IKUT KAYAK GITUAN, CUKUP SUDAH MASUK LUBANG YANG SAMA 4 KALI (*Parah ya…*)


wah.. ibu saya ikutan juga.. katanya sih dapet hasilnya tuh.. nah lho?
to: priyadi
kalo di luar,
- negara2 yg perangkat hukumnya benar2 ada
- lembaga independen yg benar2 melindungi konsumen
gak perlu lagi yg namanya Asosiasi
lah emangnya knapa sampe ada Asosiasi seperti APLI ?
utk memfasilitasi mereka yg benar2 mengharapkan sistem yg sehat, itulah gunanya Asosiasi saat dimana perangkat hukum yg disediakan kurang mendukung/malah tdk tersedia
contoh: Amway adlh yg pertama/tertua, 40th lbh tetap eksis sampe skrg + tetap ada peningkatan…tp NM bodong (Network Marketing) yg sistemnya “tdk sehat” spt A, B dll, brp th mereka mampu bertahan dgn sistem seperti itu ?
lalu knapa bbrp th silam ada 400-an, skrg yg terdaftar di APLI sisa 63 ?
- krisis moneter, resesi ekonomi dll adlh salah satu faktor yg menentukan…apakh perusahaan mu benar2 kuat (sistem, pasar modal dll), atau segera gulung tikar
- penjurian yg ketat minimal spt Malaysia, maximal spt AS…benar2 melindungi kepentingan konsumen
yg saya maxud adlh APLI.or.id loh

bukan APLI.blogspot.com
bener kata om pri,
tidak semua yang aplii itu bener.
seperti kata iklan:
Tidak Semu ayang elu denger itu bener™
bener juga kata dolf.


biasanya yang bener2 bisnis (bukan moneygame) itu biaya daftarnya dikit, dan itupun sudah dapat starterkit.
saya liat kayak sophiemartin,avenue(avenue malah belom anggota APLII kayaknya,aku cari di webnya aplii lom ada) , oriflame , itu biaya registrasinya gak nyampe 50ribu, tapi udah dapet macem2,kayak majalah/katalog, id card , dllll.
bukan ngiklan loh… say agak pernah ikut gituan… cuman sering di tawarin ajah.
biasanya yang moneygame itu ada prinpsip gini:
“anda gak jual produk gak masalah,cukup nyari temen(=korban) aja”.
yah 5o besar.it’s okey
aku dapet brosurnya malahan
arghh
recursivepyramid_mlm_atoapajalahitunamanya.destroy!
tetep aja sux…
anehnya orang orang MLM itu pada gila semua…
udah tutup aja usaha itu… menipu kok dibilang halal
Semua orang maunya cepat kaya. Quick ways seperti ini are mostly scams, ngga beda jauh dari “Letter from Nigeria” yg kita sering dapat di email secara random.
Pastinya kebanyakan orang bila punya uang lebih maunya digandakan, tapi kebanyakan ngga tau caranya dan larinya (atau tersesat) ke schemes seperti ini.
to: 26, Raiu
kalo tuj MLM u memotong biaya iklan dan distribusi ?
Tiens/Tianshi kayaknya gak perlu deh sampe mendaftarkan bisnisnya yg bisa dibangun lintas negara/di 207 negara…trus buat apa Tiens membawa pesan “Health & Wealth” menyehatkan umat manusia, melayani masyarakat
masang iklan sah2 aja, baik perusahaan konvensional maupun yg basisnya network
to: 32, Agam
sistem pyramida membahayakan perekonomian negara ?
sistem pyramida merugikan, saya sepakat
tp klo hub.nya membahayakan perekonomian negara, saya malah baru tahu? (mikro atau makro ?)
nb:
bukannya promosi
tp klo tertarik, cari yg bisa menyalib peringkat upline
…jd kesuksesan bukan karena yg gabung duluan (scheme pyramid), tp siapa yg bekerja keras/cerdas dialah yg sukses
bisnis ini koq mirip2 ama bisnis sms2 yg laris di tipi2 yah? cuman mao duitnya ajah…ati2 gak barokah loh!!
Money game yang beginian muncul lagi muncul lagi.. dan ada aja yang ikutan, susyah deh yg pingin cepet kaya
. Berusaha educate people (minimal yg di sekitar kita) aja kali ya, trus ajak yg lain ngejelasin juga ke yang lainnya soal bahaya yg beginian… berjenjang versus berjenjang 
to: 43, Rendy
anehnya orang orang MLM itu pada gila semua…?
gila harafiah atau gila kiasan ?
klo dibilang gila, lalu knapa org2 cacat (buta, pincang dll) yg gabung, mereka sabar & tekun menjlnkan sistemnya, mereka bisa sukses ?
lalu knapa mereka yg putus sekolah, bahkan pengamen perempatan jln dll, mereka sabar & tekun, bahkan lbh sukses dari sarjana/manager perush konvensional ?
menipu kok dibilang halal ?
klo dibilang menipu, knapa byk polisi/pengacara/hajjah/kyai yg gabung ?
klo dibilang haram, knapa bisa dpt sertifikat halal dari Malaysia (yg jauh lbh ketat dari Indonesia) ?
knapa produknya bisa masuk di bbrp negara di Timteng, bahkan di Arab (markas fatwa dunia) ?
bgmn elo bisa tau isinya telur warna kuning klo gak dipecah dulu/diselidiki ? telur bebek warnanya hijau, apa terus isinya hijau, ternyata kuning juga kan ?
klo elo bilang sux, itu hak asasi elo, gak ada yg larang
tp klo elo bilang menipu/haram…buktiin dulu, apa justifikasi elo
Oalaaaa… Arisan Berantai toh? Tak kira apaan bisnis referensi… hehehe baru dengar soalnya
hi..hi… saya barusan juga mbikin flame dengan pengirim email beginiann.. eh malah dapet jawaban begini :
———–
buka pikiran anda, dan nyangkul pun bisa dikatan buka kerja, anda lihat dari kaca mata mana. Jadilah orang yng moderat, karena semua info tidak hanya dipandang sampah atau berlian.
selamat menikmati http://www.investasimandiri.com/?pentil=php. dari saya…. OK.
———–
luar biasa mantap
coy..ini ada bisnis yang gampang nih tak beresiko kalian bales komentarku yang paling pedess senin terima 100.ribu cantumkan rekeningnya sekalian.. ini serius, .. aq butuh data UKM di DIY dan JATENG…kalo ada info kirim ke emailku..aq amu belajar bayak dari mereka,saya minta datanya..100 rb juga lumayan utk bayar koneksi in
ternet..kasih aja info di blog kalian ntargw lihat..
Mustinya bisnis2 yang meragukan seperti ini musti dikontrol oleh departmen (apakah itu industri, perdaganan, etc.) pemerintah.
Yah…bagi yg dibutakan oleh uang..mudah saja tertipu. Jadi hati-hatilah..
wah gila om
yang kayak ginian biasanya fight backnya pasti bikin kita sendiri jadi gregetan
terakhir saya reply email ttg bisnis pulsa online.
malah saya lho yang dimarah2i, asem tenan.
padahal mustinya yang marah saya, kirim email spt itu dan dia gak kenal ama saya aja udah bikin saya sebel, kok malah saya dihuru2i dan dimarah2i..
yowis, akhirnya palign saya delete atau saya report ke google spam.
Makin banyak saja bentuk-bentuk MLM, hanya saja saya heran, masih saja banyak orang yang bisa tergiur dengan bisnis semacam ini…
Sedikit OOT, tapi hanya ingin mengingatkan dengan bahayanya MLM. Saya punya teman yang saat ini bergabung di AMWAY. Saya sendiri merasakan ada yang salah dengan bisnis teman saya itu, aneh. Ternyata setelah saya coba pelajari, luar biasa menakutkan!! Mereka menggunakan Mind Controlling untuk merekrut anggota-anggota yang loyal. Saya tidak tahu sudah berapa puluh juta yang teman saya habiskan untuk “bisnis”-nya itu
amway adalah salah satu contoh MLM yang sudah terorganisir dengan sangat baik, dengan backing-backing yang kuat, sehingga bisa menipu jutaan orang di dunia. Untuk yang pernah ditawari atau sudah bergabung dengan amway, coba silaken baca merchants of deception
betul… sux sampai ke demak…..
*tendang jauh jauh orang MLM*
mlm = unethical marketing, begitu lah kira-kira…
menjual barang yang sebetulnya tidak terlalu diperlukan.., manfaatnya sama saja dengan yang murah, tetapi dibeli dengan harga tinggi…
dan salesnya betul betul tidak terdidik, beribu alasan mengajak teman bergabung tak peduli waktu seolah olah kerja keras… kerja keras untuk menipu… itu betul betul sakit jiwa..
Klo di websitenya http://www.warungbarokah.com juga ada penawaran jadi dealer/agen pulsa elektronik dengan biaya Rp.5 juta doang+komisi tiap kali beli pulsa tp mereka claim itu bukan MLM apa betul bisa dipercaya atau gak ya? Soalnya gw masuk ke milis mereka di yahoo/google gw gak ingat tp isnya kok banyak komplainnya jadi ragu2 deh. Please yg punya pengalaman first hand ama mereka kasi input dong. Juga buat mesin2 hasil inovasi mereka dan program trainingnya apakah bener seperti yg diclaim oleh mereka itu?
unethical ? bahkan dlm MLM ada kode etik
menjual barang yang sebetulnya tidak terlalu diperlukan ?
yg tdk perlu kan elo
kalo ada org lain perlu & butuh lalu beli kemudian merasakan manfaatnya, trus knapa gitu aja kok repot
take it or leave it
dan salesnya betul betul tidak terdidik ?
distributor MLM money game/scheme pyramid, mungkin sekali
tp klo MLM APLI, ada support systemnya (sekolah pengembangan kepribadian semacam: john robert power, seven habits dll)
juga MLM Syariah
itu betul betul sakit jiwa ?
yg lbh sakit jiwa lagi adlh
kalo gak tau apa2, atau cuma tau sedikit, tapi seolah2 tau banyak
sekedar tau & pernah terjun
sekedar tau & pernah terjun
Mau donk Jaguarnya mas pri…???
Namanya juga usaha, cara apapun akan dilakukan orang/kelompok.
sekedar tau & pernah terjun, adlh 2 pemahaman berbeda…(priyadi: tanda panah kagak dieksekusi/gak tertampil ?)
saya juga pernah terperosok money game/scheme pyramid,
seblm kenal APLI…kalo mo diamati, mulai banyak yg pake metode NM atau katakanlah referal
contoh:
- pengguna kartu kredit HSBC
- pengguna pasca bayar XL
& akan semakin bertambah
knapa mereka skrg menggunakan metode tsb ? tdk akan tau kalo hanya mendengarkan mereka yg gagal…coba sekali2 dengarkan mereka yg sukses
wah MLM gaya bau tuh
hati2 aja deh…

salah2 uang bisa amblas…
Emangnya mencari uang dengan cara konvensional itu udah sulit lagi ya ? (pinter, dpt kerjaan bagus, rajin kerja, karir ok, dst atau bikin bisnis sendiri, ulet ‘n dapet return).
Aneh-aneh aja ya.
oh, masih ada juga yah orang yang ketipu sama bisnis model beginian..
wah, usaha gituan kudu distandardisasi tuh…
mau mobil jaguar?????????????????? Rampok aja kantor SAMIJAYA>>>>>>>heheheheheh just joky…setuju Kawan2???
Bismillah
#48
Sebenarnya mengenai MLM, Ulama Arab sudah melarang.
Mengenai masalah ini, apa bedanya dengan fatwa MUI di Jatim yang melarang judi SMS di televisi, namun sampai saat ini ternyata masih ada.
Jadi ulama Arab sudah berlepas diri dari masalah ini.
#53
, sekali-kali baca Fath al-Baari Bab Muamalah. Ini kitab lama lho, mulai larangan sistem indent tanpa ada barang riil seperti yang panjenengan sebutkan, sampai banyak masalah lain.
Males debat
hari gini, mau cepet kaya
.
saya pernah mengkritik modus beginian, sudah 2 kali malah. Nggak kapok-kapok, dan selalu saja ada korban baru.
MLM Suck!!!
–budiw
wah .. hari gini percaya money game kaya gituan .. kasian banget ya .. dah bodoh makin di bodohi
yu hu !! 69 !
bisa beli negara ngga ya ??
to: 67, Nisa
saya tdk ingin mengunggulkan salah satu NM APLI di sini, ini rumah priyadi, sbg tamu ada kode etik yg hrs saya jaga
saya hanya mengungkapkan yg umum2 saja, mengenai bisnis yg titik awal trendnya akan dimulai pd 2010 & booming pd 2018 nanti
kalo ingin tau lbh jelas ttg yg kmu maxud, silahkan mampir ke rumah kami
nb:
priyadi, maaf seblmnya klo ada tamu mu yg saya undang
terserah mereka yang mo ikutan aja dah, nyesel juga datangnya belakangan…
huaa…
syerem…
Ini kan menunjukkan kalo orang Indonesia kreatif… (kreatif nipu-nipu
)
bung pri, posting ginian dari anda ini yang saya sukai. membedah keanehan dengan argumentasi yang masuk akal.
saya sendiri kalo menghadapi ginian, pake matematika ngawur: hanya 10 orang pertama yang beruntung, dan kalo saya masuk cuma jadi orang ke-11.
sama-sama berharap, saya pilih yang pengorbanannya paling kecil. misalnya mengisi dan memasukkan kupon undian ultah mal/plaza. peluang menang, bahkan untuk sekadar payung, juga kecil. sementara kuponnya setelah itu hancur di mesin cuci.
dari dulu ada ada ini dan itu tapi orang gak kapok. kalo saya pake itungan sederhana:
1. lembaga keuangan gede, termasuk lembaga pembiayaan, aja gak berani gitu. kalo ada yang berani lebih, berarti ngawur
2. makin gede iming2 berarti makin gede risikonya.
ayo bung, jangan bosan nulis ginian.
penipu nggak pernah mati… heran gue…
um pri.
bisnis kayak gini kan menyesatkan.
apabisa perusahaan ini dituntut.?
dan pertanyaan selanjutnya
apakah perusahaan itu diam saja liat postingannya om pri..
he.he.he..
Terima kasih Om Pri atas informasinya..

80 besar?!#%^*!…
Bisnis seperti ini gak bakal surut, namanya juga orang indonesia, hampir semuanya kepingin jadi kaya baik dengan cara normal atau dengan cara instan…
sebelum memahami bisnis NM, yg mesti dipahami terlebih dahulu adlh…apa itu bisnis ?
kerja vs bisnis =
kerja:
- kita kerja utk uang
- barter wkt 7 jam kerj/hr utk dptin gaji sebln
- you have a job
dll
bisnis:
- uang kerja utk kita
- barter wkt utk membangun aset
- you have a system
dll
itulh knapa di perusahaan manapun
pegawai masuk jam 08:00, pulang jam 16:00 (7 jam/hr dipatok oleh perush) dst
owner mematok jamnya sendiri, tdk ditentukan oleh perush
bisnis ada bermacam2 cara, tp seblm memahami bisnis dgn metode jaringan…pahami dulu arti dari bisnis itu sendiri
selama masih berpola pikir kuadran kiri (kita kerja utk uang)
tdk akan prnh memahami pola pikir kuadran kanan (uang kerja utk kita)
hukum Pareto
20:80
org yg tdk mau seumur hidup jd org gajian, pasti lbh sedikit dari
org yg mau seumur hidup jd org gajian
untung ga jadi ikut (masih punya akal sehat) haha
Itu Member Get Member(MGM) : “Gue dapet duit kalo gue dapet member” begitulah kira-kira.
Semestinya beda dengan MLM murni (yang ada aliran produk). Khan MLM itu hanya suatu cara “marketing” (=berarti harus ada aliran produk).
Aliran produk menyebabkan omzet perusahaan. Dan omzet itulah yang kemudian dilempar ke membernya sebagai bonus sesuai dengan kinerja masing-masing.
Sedangkan MGM membayar bonus dari “memakan orang lain” Tidak ada aliran produk = tidak ada omzet. Ini memang money game. Akan ada titik jenuh, lalu perusahaan kolaps.
Perbedatan tentang kerancuan MLM - Money Game sudah sering ya di bahas di blog nya Mas Pri ini .. cuma memang nampaknya masih bias …
busyet.. dalam dua hari aja.. postingan om pri ini udah mencapai 80++ komentar…
hal ini menandakan bahwa hal2 yang mengnyangkut MLM ini sangat krusial dimasyarakat…
komentar-nya pun “lucu2″ ada yang sumpah mati “MLM sux” tapi ada juga yang mengunggul-unggulkan kalau “loe lom tahu sih.. MLM tuh gimana…”
hehehe.. mencoba ngomong dengan kepala dingin..
tentunya kalau ngajak sukses.. harusnya ngajaknya yang jelas.. jangan kebanyakan prospeknya.. entar keburu berbusa tuh..
to: 85, Johan
org yg prnh terjun vs yg tdk prnh sama sekali,
adlh 2 pemahaman berbeda
ibaratnya
org yg membaca teori lalu melakukan praktek (praktek tdk selalu semudah teori)
vs
org yg hanya cukup membaca teori lalu seolah2 tau byk/prnh menjalani
adlh 2 pemahaman berbeda
mis:
baca buku panduan instalasi & setting wave LAN lalu mempraktekannya
vs
yg hanya cukup dgn membaca
jelas akan sangat berbeda sekali
memangnya gampang yg namanya wave LAN ?
pd level extrim saya ingin katakan
memangnya gampang membangun bisnis jangka panjang ?
krn realitas yg terjadi org justru lbh senang kerja