10 September 2004

Anne Ahira Bukanlah Pahlawan, Dia Adalah Bagian Dari Masalah Internet

Posted under: at 00:19

Kemarin saya menerima spam berbahasa Indonesia yang isinya kurang lebih bercerita tentang cerita sukses Anne Ahira, seorang mojang Bandung yang konon sangat sukses dalam berbisnis di Internet. Saya sendiri menerima banyak spam, tetapi karena spam ini ditulis dalam Bahasa Indonesia dan jarang menerima spam dalam Bahasa Indonesia, spam ini tidak tertangkap oleh filter bayesian yang saya pasang.

Spam tersebut bercerita bahwa Anne Ahira memiliki penghasilan ribuan dolar sebulan dari Internet. Kemudian diceritakan juga bahwa dia telah diwawancarai oleh berbagai macam media di Indonesia. Juga disebutkan bahwa karena telah diwawancarai oleh media massa, maka artikelnya memiliki kredibilitas yang tinggi. (ingat “As seen on Oprah and CNN!”?)

Dari hasil pencarian di Google saya tidak dapat menemukan produk apa yang dijual Ahira sampai dia mendapatkan penghasilan sebanyak itu. Satu-satunya yang menjadi pendapatan Ahira adalah informasi bagaimana dia mendapatkan kesuksesan seperti itu. Program afiliasi juga kemungkinan besar menjadi sumber penghasilan Ahira. Tetapi tentunya di balik setiap program afiliasi harus ada produk atau jasa yang dijual, hal ini yang tidak dapat terlihat dengan jelas. Saya tidak akan heran jika ujung-ujungnya adalah bisnis spam, scam, pyramid scheme, make money fast, email address fishing, atau jenis bisnis lainnya yang ilegal atau tidak etis.

Yang berpengalaman menggunakan Internet tentunya sudah hafal dengan format situs web hasil pencarian Anne Ahira di Google. Situs-situs web tersebut penuh dengan slogan-slogan yang mengiming-imingi kekayaan, yang didapatkan dalam waktu cepat, yang dapat dikerjakan paruh waktu, dapat dikerjakan dari rumah, dan sebagainya dan sebagainya. Anda yang sering surfing Internet tentunya sudah hafal semua ini, tanpa melihat isi situs webnya pun kita sudah dapat melihat bahwa itu adalah situs web scam. Semua ini mengingatkan saya pada Siswo Nugroho, seorang spammer kambuhan dari Indonesia pada sekitar tahun 2001-2002. Memang Siswo saat ini sudah tidak terlihat lagi aksinya, tetapi yang saya kuatirkan adalah bahwa Anne Ahira adalah Siswo Nugroho baru, atau paling tidak itu yang dapat saya rasakan. Saya tidak akan terkejut jika Anne Ahira sebenarnya tidak memiliki pendapatan sebanyak itu, ia akan berusaha memikat calon korban untuk membeli ‘informasi-informasi’ yang ia jual.

Sebagai profesional di bidang Internet, saya melihat hal-hal yang Anne Ahira lakukan adalah bagian dari masalah Internet. Anne Ahira bukanlah pahlawan, dia adalah bagian dari masalah. Jangan mudah terkecoh dengan iming-iming kekayaan, belum tentu pekerjaan dengan penghasilan banyak etis atau legal. Anda dapat merampok untuk mendapat uang banyak, tapi kita tidak melakukannya, kenapa? Karena itu tidak etis dan tidak legal.

Terus terang sebagai orang yang mengerti Internet lebih banyak daripada kebanyakan orang, saya sedih karena figur Internet yang dimunculkan media massa bukanlah orang-orang yang memiliki andil besar di bidang Internet. Yang populer justru orang-orang yang tidak jelas macam Anne Ahira atau pakar gadungan seperti Roy Suryo (hi Roy!). Dan terus terang saya sudah tidak tahu lagi bagaimana memperbaiki situasi ini :(.

Update:

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Anne Ahira dalam blogosphere silakan kunjungi situs-situs ini:

Pada tanggal 28 Maret 2005, komunitas blog mengadakan Aksi Prihatin Terhadap Skema Bisnis Anne Ahira. Aksi ini diikuti tak kurang dari 50 buah blog dari seluruh penjuru Indonesia.

Ada beberapa blog yang mengkhususkan diri dalam membahas fenomena ini:

68 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

Sorry, comments are closed at this time.