15 September 2004

Lagi-lagi Anne Ahira

Posted under: at 01:07

Banyak rekan-rekan yang menulis komentar pada jurnal saya tentang Anne Ahira dan sedikit cerita saya tentang iming-iming uang. Pertama kali saya tahu yang namanya Anne Ahira ini dari email spam. Dari ini saja sebenarnya tanpa harus menyelidiki siapa itu Anne Ahira saya sudah mendapat kesan negatif. Prosedur standar saya untuk menangani hal ini adalah melaporkannya ke pihak terkait melalui Spamcop, masukkan ke corpus spam pada filter bayesian, buang dan lupakan. Hanya saja pada kasus ini, spam tersebut mengandung link ke sebuah artikel Kompas. Tentunya ini menarik perhatian saya mengapa seorang spammer dapat diwawancarai sebuah surat kabar terkemuka.

Kesan pertama yang saya tangkap setelah membaca artikel Kompas tersebut, dari situs web Anne Ahira, dan hasil pencarian di Google adalah seperti yang saya katakan pada jurnal saya sebelumnya. Saya tidak pernah mengaku sebagai pakar Internet, saya juga tidak muncul di media massa sesering Roy Suryo, tapi saya bisa mengatakan bahwa ada yang tidak benar pada bisnis yang dijalankan Anne Ahira.

Ada beberapa rekan-rekan yang ingin saya mencabut pernyataan saya sebelumnya tentang Anne Ahira. Saya tidak akan mencabut pernyataan saya, spam adalah masalah besar bagi kelangsungan hidup email di Internet. Tentunya kita semua tidak ingin email menjadi sarana komunikasi yang tidak layak untuk dipakai. Jika anda mengirim spam, maka anda adalah bagian dari masalah Internet. Ada juga yang bilang kalau saya bicara tidak berdasarkan fakta. Perlu diketahui saya bicara dengan nada opinionisme, misalnya “saya tidak akan terkejut jika…”, artinya adalah saya memiliki dugaan kuat, bukan berarti saya 100% yakin bahwa yang saya katakan sepenuhnya benar. Saya memang menerima spam dari Anne Ahira, tapi saya memang belum tahu (dan tidak mau tahu) secara detail mengenai produknya. Apa untungnya bagi saya kalau saya tahu dan mengerti ‘produk’ yang ditawarkan Anne Ahira? Saya tidak sok tahu, yang saya tahu adalah Anne Ahira mengirim spam, itu cukup menjadi masalah bagi saya dan bagi Internet secara keseluruhan. Ada yang sudah sukses karena telah mengikuti programnya Anne Ahira. So what? Orang juga bisa ‘sukses’ dengan merampok orang lain, bukan berarti hal tersebut etis atau legal untuk dilakukan. Terakhir, ini adalah situs web saya, ini bukan situs berita, ini bukan buletin board, ini bukan demokrasi! Saya berhak untuk menulis apapun disini dan bahkan untuk mengedit dan menghapus komentar. Jika anda tidak suka dengan apa yang saya tulis di sini, silakan anda buka situs web anda sendiri.

Saya sengaja tidak membahas bidang-bidang yang bukan kompetensi saya. Apakah yang Anne Ahira lakukan adalah money game, MLM, scam atau yang lainnya adalah bukan urusan saya. Urusan saya adalah urusan teknis Internet bahwa AA melakukan spamming, dan mungkin kegiatan pendukungnya seperti email address harvesting atau pembelian ‘prospek’. Untuk bidang-bidang lainnya yang non teknis Internet, saya tinggalkan untuk rekan-rekan lainnya untuk dibahas.

Terima kasih atas komentar rekan-rekan baik yang positif atau yang negatif sekalipun. Jawaban saya atas beberapa komentar negatif dapat dilihat beberapa pada paragraf sebelum ini. Selain itu ada beberapa pihak yang tidak ingin disebutkan namanya yang memberikan informasi dan dukungan moral kepada saya. Saya bisa mengerti perasaan anda-anda mengapa anda-anda tidak ingin identitasnya diungkapkan.

Bagi rekan-rekan yang mencantumkan URL, mohon maaf kalau ada yang saya samarkan, karena saya tidak ingin situs web saya diasosiasikan (oleh Google) pada situs-situs yang tidak jelas. Selain itu saya mendapat beberapa trackback dari rekan-rekan pemblog lainnya:

Saya tutup komentar pada kedua jurnal saya sebelumnya.

15 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

Sorry, comments are closed at this time.