6 January 2005

Media Indonesia “Menemukan” Blog

Posted under: at 19:57

Enda’s Blog at Media Indonesia

Pada edisi hari ini, harian Media Indonesia memuat artikel berjudul ‘Blog’, Sarana Informasi Alternatif. Pada edisi cetaknya, bahkan artikel ini memuat ilustrasi berupa screenshot blog milik Enda Nasution.

Kebanyakan artikel teknologi informasi yang berasal dari Media Group memuat referensi dari sang self-appointed-multimedia-expert, siapa lagi kalau bukan Roy Suryo. Artikel ini juga bukan pengecualian.

Tetapi, pengamat multimedia Roy Suryo menyarankan pengakses internet untuk lebih percaya kepada situs-situs resmi daripada weblog. Alasannya, nilai pertanggungjawaban dari pembuat blog masih terbatas dan sumber penulisannya tidak bisa ditentukan. “Blog itu satu tren saja. Jadi, seperti agenda yang bisa ditulisi macam-macam. Saya melihat blog sendiri kebanyakan masih berupa katarsis atau tempat curahan emosi,” ungkap dosen UGM ini kepada Media kemarin.

Ah, menurut standar orang yang setiap harinya menggeluti IT, Roy Suryo memang ketinggalan jaman dalam hal-hal populer di dunia teknologi informasi, apalagi menurut standar seorang pakar. Untuk menggunakan email, beliau menggunakan perangkat lunak lawas keluaran setengah dasawarsa yang lalu. Tidak pernah terlihat mencoba/menggunakan sistem operasi alternatif seperti Linux. Tidak punya account Friendster, apa lagi tempat sejenis seperti Orkut atau Multiply. Tidak memiliki account Gmail. Tidak pernah terlihat online di Yahoo Messenger. Tidak pernah terlihat menggunakan account email selain account email dari ISP dan Universitas. Dan tentu saja tidak punya situs pribadi, apalagi memiliki blog :).

Bandingkan dengan pakar lainnya yang pakar sebenarnya. Seluruh point di atas memang bukanlah syarat kepakaran seseorang. Tetapi orang yang sehari-harinya menggeluti teknologi informasi tentunya tidak akan memiliki ciri-ciri yang saya sebutkan di atas :).

Saya sendiri lebih percaya kepada blog daripada media-media konvensional. Atau, saya gunakan blog untuk melakukan verifikasi terhadap informasi yang ada pada media-media konvensional. Hampir seluruh media konvensional bersifat satu arah. Koreksi terhadap kesalahan memang dapat dilakukan, tetapi tidaklah real time. Penulis pada blog dan media konvensional adalah manusia, sama-sama melakukan kesalahan. Bedanya, pada blog, sebuah informasi dapat dilakukan verifikasi dari para pengunjung atau pemblog lainnya.

Buktinya? Group Media kerap kali membuat kesalahan dengan memuat referensi dari ‘pakar’ yang salah. Saya yakin kesalahan demikian sama sekali tidak akan pernah terjadi di dunia blog :).

Hi Roy!™

40 Responses

Trackback: Use this URI to trackback this entry. Use your web browser's function to copy it to your blog posting.

Comment RSS: You can track conversation in this page by using this page's Comments RSS (XML)

Gravatar: You can have a picture next to each of your comments by getting a Gravatar.

Leave a Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Warning: Comments carrying links to questionable sites will be removed!